Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF POWER POINT BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR KKG GUGUS I KABUPATEN MUSI RAWAS EFUANSYAH; RENY WAHYUNI
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.42 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif power point bagi guru-guru Sekolah Dasar KKG Gugus 1 Kabupaten Musi Rawas, sehingga mampu menambah pengetahuan dan wawasan bagi guru. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan tanya jewab, serta demonstrasi dan praktik. Pengabdian pada Masyarakat ini dilaksanakan di aula SD Negeri 1 Srikaton yang merupakan SD inti dari Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 1 Kabupaten Musi Rawas. Melalui kegiatan ini akhirnya guru dapat membuat presentasi yang baik dan menarik menggunakan power point dan mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran di kelas. Karena salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada para guru KKG Gugus 1 Kabupaten Musi Rawas dalam membuat media pembelajaran interaktif power point. Hasil dari kegiatan ini diharapkan guru mampu membuat sendiri media pembelajaran interaktif yang menarik bagi siswa, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan di kelas lebih menyenangkan dan siswa dapat memahami materi yang disampaikan guru dengan baik.
Pelatihan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) bagi Guru Kelas Sekolah Dasar di Kota Lubuklinggau Reni Wahyuni; Efuansyah
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.823 KB)

Abstract

Matematika yang bersifat abstrak seringkali membuat siswa kesulitan dalam memahami materinya, sehingga tidak sedikit siswa yang merasa bosan dan jenuh dalam mengikuti pembelajaran matematika. Hal ini akan berdampak pada hasil ulangan matematika yang didapat, banyak siswa yang selalu mendapatkan nilai di bawah KKM sehingga proses pembelajaran harus diulang. Belum adanya pembelajaran matematika yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak, membuat pelajaran matematika menjadi momok yang menakutkan buat mereka. Alternative yang dapat dilakukan oleh guru adalah menggunakan pembelajaran melalui pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) merupakan suatu pendekatan yang dibuat khusus untuk pembelajaran matematika. Pendekatan PMRI sangat cocok untuk diterapkan di Sekolah Dasar karena pendekatan ini beranjak dari kehidupan nyata siswa, lingkungan yang dekat dengan kehidupan siswa. Siswa diajak untuk melakukan suatu aktivitas sederhana, melalui aktivitas ini siswa dapat memahami konsep dari suatu pembelajaran matematika. Sehingga kami akan mengadakan Pelatihan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Bagi Guru Kelas Sekolah Dasar di Kota Lubuklinggau. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa dan guru dalam memahami pelajaran matematika. Kata kunci: Matematika, KKM, PMRI
Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) Menggunakan Strategi Think Talk Write (TTW) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Reny Wahyuni; Efuansyah Efuansyah
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 1 (2018): EDISI MARET
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.631 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v2i1.778

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) menggunakan strategi Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, perbedaan skor rata-rata kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menggunakan model pembelajaran MMP dikombinasi dengan strategi TTW. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Xaverius Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis eksperimen yang digunakan adalah True Experimental Design. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui peningkatan skor rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 31,07 dan berada pada kategori sangat baik dengan persentase 89,53%. Sedangkan peningkatan skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sebesar 15,19 sudah berada di kategori baik dengan persentase sebesar 69,90%. Setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas data diperoleh kesimpulan pada uji-t’ yaitu H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan skor kemampuan berpikir kritis dengan skor kemampuan pemecahan masalah menggunakan Model Missouri Mathematics Project dikombinasi dengan Strategi Think Talk Write.Kata Kunci : Missouri Mathematics Project (MMP), Strategi Think Talk Write (TTW), Kemampuan Berpikir Kritis, Kemampuan Pemecahan Masalah
Mathematics anxiety in mathematics education: a bibliometrics analysis Wahyuni, Reny; Juniati, Dwi; Wijayanti, Pradnyo
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 1: February 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i1.21768

Abstract

This research is based on a bibliometric analysis of publications on math anxiety. It aims to analyze the distribution of the results of publications on math anxiety in the last ten years based on research trends and topics, reputable journals, influential authors, institutions, and productive countries. Scopus was used as a data collection database and was analyzed using the VOSviewer and Biblioshiny tools. The workflow carried out in this research consists of research design, data collection, data analysis, data visualization, and data interpretation. Three hundred twenty-one articles published from 2013 to 2023 were retrieved and read carefully. The results of the analysis show that many research studies on mathematics anxiety have been carried out in mathematics education, and this theme influences mathematics learning. The Journal Frontiers in Psychology is at the top, and the University of Barcelona is the most influential institution. The United States has significant relevance in this field. The results of this research also provide researchers with insight into the extent to which this field has been studied, and they can explore various alternatives to this major based on research trends and influential articles.
DEVELOPING STUDENT WORKSHEET BASED ON MISSOURI MATHEMATICS PROJECT MODEL BY USING THINK-TALK-WRITE STRATEGY OF CLASS VIII Reny Wahyuni; Efuansyah Efuansyah; Sukasno Sukasno
Jurnal Infinity Vol 9 No 1 (2020): Volume 9, Number 1, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/infinity.v9i1.p81-92

Abstract

This study aims to develop the worksheet based Learning Model Missouri Mathematics Project using Think Talk Write Strategy on cube and cuboid material, and to find out the quality of the worksheet developed in terms of validity and practicality. Subjects in this study are students of class VIII SMP N 11 Lubuklinggau in the even semester of the 2018/2019 school year. This research is a development research that refers to the 4-D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). Based on the analysis results, it was found that the quality of worksheets developed was based on the assessment of 3 validators, the validity aspect was in the Good category with an average score of 3.99, while the quality of worksheets from the practical aspect was in the Very Practical category with an average score of 0.903.
Pelatihan Penggunaan Kahoot Untuk Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Bagi Guru SD N 13 Rejang Lebong Nur Fitriyana; Sari Erander; Ria Dwi Jayati; Reny Wahyuni
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1855

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 13 Rejang Lebong dalam memanfaatkan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif yang berorientasi pada konteks lingkungan lokal. Kegiatan diawali dengan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum familiar dengan Kahoot dan memerlukan pelatihan teknis. Berdasarkan temuan tersebut, tim PKM menyusun pelatihan yang meliputi pengenalan aplikasi, penyusunan kuis, pendampingan teknis, serta integrasi konteks lokal seperti Tari Kejei, Taman Wisata Tebing Suban, Air Terjun Tri Sakti, dan Suban Air Panas. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan berlangsung interaktif. Guru tidak hanya menerima materi tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan kuis berbasis konteks lingkungan. Seluruh peserta berhasil membuat kuis Kahoot yang siap digunakan dalam pembelajaran. Evaluasi melalui pretest–posttest menunjukkan peningkatan pemahaman lebih dari 20 poin, dan hasil angket memperlihatkan bahwa guru merasa pelatihan mudah diikuti, bermanfaat, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital di SD Negeri 13 Rejang Lebong.
Disparitas Level Berpikir Geometri Berdasarkan Teori Van Hiele pada Pemahaman Konsep Lingkaran Siswa SMP Zhafira Salsabila; Reny Wahyuni; Salsabila Putri Lathifah; Depa Azarina; Lingga Novia Ayu Wangi; Putri Balqis Humairoh; Jaka Wijaya
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.11138

Abstract

This study aims to analyze the disparity in geometry thinking levels of junior high school students on circle material based on Van Hiele’s theory. This research employed a descriptive qualitative approach involving 42 ninth-grade students of SMP Negeri 11 Lubuklinggau selected through random sampling. Data were collected through tests and informal interviews and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The results indicate a marked disparity in students’ geometry thinking levels. Most students have not achieved mastery at Level 0 (Visualization) with 88.1% and Level 1 (Analysis) with 81.0%, as shown by their inability to identify elements of a circle visually. At Level 2 (Informal Deduction), 45.2% of students have not reached mastery, although some were able to apply concepts correctly. These findings suggest that students’ abilities are still dominated by instrumental understanding without adequate relational understanding. Furthermore, this study reveals the presence of epistemological learning obstacles, characterized by a leap in thinking without strong mastery of fundamental concepts.
Exploring Students’ Long-term Retention and Conceptual Mastery in Two-Dimensional Kinematics: A Descriptive Study Hindi Risma Devita; Reny Wahyuni; Salsabila Defta Ramadhani; Arifah Lutfiah Zahra; Mochamad Imam Bhakti Luhur; Nopran Pernandi; Cindi Cantika; Zulfajri Zulfajri
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 11, No 2 (2026): Volume 11 Number 2, September 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v11i2.8599

Abstract

This study aims to comprehensively describe students’ understanding of projectile motion by analyzing the results of three essay-type questions. These questions were designed to measure conceptual understanding of the trajectory, the ability to separate horizontal and vertical components of motion, and the skill to apply basic quantitative calculations within the context of two-dimensional kinematics. The research employed a quantitative descriptive method, with data collected through written tests and direct observation of students’ answer patterns. This approach enabled the identification of dominant types of errors, both conceptual and procedural, thus providing a thorough picture of students’ overall understanding. A total of 67 eleventh-grade students participated in this study. All responses were classified into five accuracy categories: completely incorrect, partially correct, one correct, two correct, and entirely correct. Data analysis was carried out using percentage techniques to clearly and quantitatively present the distribution of students’ abilities in each category. The findings show that 74.63% of students still struggle to solve projectile-motion problems, particularly in separating the initial velocity components and determining an object’s position at a given time—tasks that require simultaneous understanding of vector concepts and motion equations. Only 7.46% of students were able to answer all questions correctly, while the remaining 17.91% fell into the partially correct to one-correct-answer categories. Based on these results, it can be concluded that students’ understanding of the basic concepts of projectile motion remains low and tends to rely on formula memorization rather than conceptual comprehension. Therefore, more systematic, contextual, and concept-focused learning strategies are needed to improve mastery of two-dimensional kinematics more effectively.Eksplorasi Retensi Jangka Panjang dan Penguasaan Konseptual Siswa dalam Kinematika Dua Dimensi: Studi ObservasiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif tingkat pemahaman siswa terhadap materi gerak parabola melalui analisis mendalam terhadap hasil pengerjaan tiga butir soal uraian. Ketiga soal tersebut dirancang untuk mengukur pemahaman konsep lintasan, kemampuan memisahkan komponen gerak horizontal dan vertikal, serta keterampilan menerapkan perhitungan kuantitatif sederhana dalam konteks kinematika dua dimensi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa tes tertulis dan observasi langsung terhadap pola jawaban siswa. Pendekatan ini memungkinkan peneliti mengidentifikasi bentuk kesalahan yang paling dominan, baik yang bersifat konseptual maupun prosedural, sehingga dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai kualitas pemahaman siswa. Sebanyak 67 siswa kelas XI berpartisipasi dalam penelitian ini. Seluruh jawaban diklasifikasikan ke dalam lima kategori ketepatan, yaitu tidak benar sama sekali, sebagian benar, satu benar, dua benar, dan seluruh jawaban benar. Analisis data dilakukan menggunakan teknik persentase untuk menunjukkan distribusi kemampuan siswa pada masing-masing kategori secara lebih jelas dan terukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,63% siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal gerak parabola, terutama dalam memisahkan komponen kecepatan awal serta menentukan posisi benda pada waktu tertentu yang memerlukan pemahaman simultan terhadap konsep vektor dan persamaan gerak. Hanya 7,46% siswa yang mampu menjawab seluruh soal dengan benar, sedangkan 17,91% lainnya berada pada kategori sebagian benar hingga satu jawaban benar. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep dasar gerak parabola masih rendah dan cenderung bergantung pada hafalan rumus. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada eksplorasi konsep untuk meningkatkan penguasaan kinematika dua dimensi secara lebih efektif.Kata Kunci :Gerak parabola; pemahaman konsep; analisi deskriptif
Pengembangan Instrumen Kepercayaan Diri terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Reny Wahyuni; Efuansyah
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 1 (2025): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah adalah rasa percaya diri yang ada pada diri siswa sehingga menimbulkan rasa yakin terhadap kemampuannya. Rasa percaya diri akan memperkuat motivasi untuk meraih keberhasilan, karena semakin tinggi keyakinan terhadap kemampuan diri maka semakin kuat pula semangat untuk menyelesaikan pekerjaan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan instrumen yang dapat mengukur rasa percaya diri siswa dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen rasa percaya diri dalam memecahkan masalah matematika siswa yang valid dan reliabel. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D), dengan penelitian pengembangan yang terdiri dari tiga tahap yaitu analisis produk, pengembangan produk awal, dan uji coba produk. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII tahun ajaran 2022–2023 yang berjumlah 68 orang. Instrumen rasa percaya diri dalam memecahkan masalah matematika berupa angket dengan menggunakan skala likert dengan 45 butir pernyataan. Berdasarkan hasil validasi ketiga validator angket rasa percaya diri dalam memecahkan masalah diperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,367 yang termasuk dalam kategori valid. Hasil analisis data untuk menguji validitas butir soal diperoleh bahwa 45 butir soal yang telah diujicobakan kepada siswa secara keseluruhan memiliki nilai valid. Nilai korelasi r terendah terdapat pada butir soal nomor 2 dengan nilai sebesar 0,394 dan nilai korelasi terbesar terdapat pada butir soal nomor 40 sebesar 0,740. Sementara itu dari hasil uji reliabilitas diperoleh nilai cronbach’s alpha untuk instrumen sebesar 0,955. Angka tersebut menunjukkan bahwa reliabilitas instrumen tergolong tinggi.
Media Pembelajaran Flipbook Berbasis Flip PDF Pada Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review Moniko Triharjo; Reny Wahyuni; Idul Adha
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: With the advancement of technology today, teachers are required to be able to utilize various media. Educators only use blackboards, books, worksheets, and regular PowerPoint slides as learning media, and students only listen to what the educators explain. This causes boredom and monotonous learning, making students uninterested in the learning process. One solution is the presence of interactive media alternatives to make learning more interesting and facilitate students. Professional flip PDF-based e-books are one alternative media that can be used by both educators and students. Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of using Flipbook learning media based on Flip PDF Corporate in mathematics learning, particularly to improve students' conceptual understanding, learning independence, and problem-solving skills. Method: The method used is a systematic literature review (SLR), by examining various previous studies relevant to the application of Flipbook in mathematics learning. Review: The research results indicate that the use of this media is effective in enhancing mathematical concept understanding, as the multimedia elements in the Flipbook help students grasp abstract concepts. In addition, the use of e-modules based on Flip PDF Corporate increasing students' learning independence and interest in learning, as well as problem-based learning models (PjBL) in Flipbooks contributing positively to students' mathematical problem-solving skills. Conclusion: This study concludes that Flipbook-based media can improve the quality of mathematics learning, provide a more interactive learning experience, and develop students' critical thinking and problem-solving skills. For further research, it is recommended to implement it in classes with a larger sample and to test the application of this media on various mathematics materials.