Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KARAKTERISTIK KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM (HEG) DI RUMAH SAKIT PALEMBANG TAHUN 2021 Sri Handayani
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 12 No 24 (2022): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v12i24.196

Abstract

Maternal mortality according to WHO (World Health Organization, 2014) is around 830 women die from complications of pregnancy or childbirth worldwide every day. Hyperemesis Gravidarum is excessive nausea and vomiting in pregnant women to the point of interfering with daily work because it generally becomes worse due to dehydration. The purpose of this study was to determine the characteristics of the incidence of hyperemesis gravidarum at Muhammadiyah Hospital Palembang in 2021. The research method used a quantitative research type that was descriptive analytic with a retrospective approach. The population is pregnant women who are treated in the obstetrics room as many as 828 people with a total sample of 270 people taken by means of Simple Random Sampling. The results of the study based on the chi-square test showed that there was a relationship between the incidence of hyperemesis with maternal age (p value = 0.041), parity (p value = 0.043), education (p value = 0.022), and occupation (p value = 0.001). Suggestions for Palembang Muhammadiyah Hospital to increase counseling about hyperemesis gravidarum in pregnant women so that pregnant women can easily recognize the signs and symptoms of HEG.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KUNJUNGAN NEONATAL Sri Handayani; Linda Wulandari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 11, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v11i1.253

Abstract

Latar Belakang: Kunjungan neonatal merupakan kontak neonatal dengan tenaga kesehatan minimal dua kali untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Cakupan kunjungan neonatal lengkap di kota Palembang sebesar 95,17%. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap kunjungan neonatal di RSI Siti Khadijah Palembang Tahun 2018. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross-Sectional., sampel penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi (0-28 hari) sebanyak 32 responden di RSI Siti Khadijah Palembang pada bulan Mei-Juni tahun 2018 dengan alat ukur menggunakan kuisioner serta dianalisis menggunakan komputerisasi. Hasil: penelitian ini yang dilakukan pada 32 responden menunjukkan bahwa pngetahuan ibu sebagian besar berpengetahuan tinggi yaitu sebesar 17 responden (53,1%) dan sikap positif  ibu sebanyak 20 responden (62,5%). analisa bivariat didapatkan p-value pengetahuan (p=0.005) dan sikap (p=0.002). Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat terharap perawatan bayi baru lahir, dan ASI ekslusif selama 6 bulan. Kata kunci: kunjungan neonatal, pengetahuan, sikap
ASUHAN KEBIDANANKOMPREHENSIF (KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS DAN BAYI BARU LAHIR) PADA G1P0A0 Sri Handayani; Puput Kurnia Desi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i2.1034

Abstract

Latar belakang: Seorang bidan harus mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab persalinan, sehingga dapat memberikan asuhan kebidanan yang komprehensif pada saat proses persalinan berlangsung, serta memantau persalinan untuk deteksi dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu dan janin. Tujuan: Membadingkan Asuhan Kebidanan Komprehensif antara teori dengan praktik di Bidan Praktik Mandiri. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik melalui cross sectional dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah Asuhan Kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir normal. Subjek penelitian adalah Ny “B” G1P0A0 Hamil 38 minggu 3 hari janin tunggal hidup presentasi kepala, Asuhan kebidanan dilakukan 13 Januari sampai dengan 21Februari 2020. Analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan cara mendeskripsikan data yang terkumpul untuk membuat suatu kesimpulan yang disajikan secara tekstular/narasi. Hasil: Usia kehamilan 38 minggu 3 hari, 39 minggu 3 hari, sampai 39 minggu 6 hari,yaitu dengan hasil ANC I – ANC III berlangsung normal. Selama 3 kali ANC ibu tidak pernah mempunyai keluhan.Diagnosa yang didapatkan adalah G1P0A0 hamil 39 minggu 6 hari inpartu kala I fase aktif, janin tunggal hidup presentasi kepala. Lama persalinan Ny “B” dari kala I sampai kala IV yaitu kala I berlangsung 10 jam, kala II 20 menit, kala III 15 menit, dan kala IV berlangsung 2 jam, berlangsung normal tidak ada komplikasi. Saran: Diharapkan pada Ny. “B” untuk tetap menjaga kesehatannya dan bayinya dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, memberikan imunisasi lengkap pada bayinya secara teratur serta memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama 6 bulan. Kata Kunci: Asuhan kebidanan komprehensif 
ANALISIS UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMA Sri Handayani; Miming Oxyandi; Hestin Dwi Rahayu
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.1048

Abstract

Latar belakang: Perilaku seksual pranikah merupakan salah sattu akibat pergaulan bebas. Permasalahan ini cenderung dilakukan oleh kelompok remaja tengah (15-18 tahun) dan remaja akhir (19-21 tahun). Upaya pencegahan seks pranikah dilakukan dengan meningkatkan kualitas hubungan orang tua dan remaja, keterampilan menolak tekanan negatif dari teman, meningkatkan religiusitas remaja yang baik, pengaturan peredaran media pornografi, pendidikan kesehatan bagi remaja yang melibatkan peran sekolah, pemerintah dan lembanga non pemerintah. Tujuan: Mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan perilaku seksual pranikah siswa pada SMA Metode: Jenis penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel yang diambil secara total sampling berjumlah 64 responden di SMA „Aisyiyah Palembang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2019. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan variabel jenis kelamin (p value = 0.420), peran orang tua (p value = 0.003) ada hubungan bermakna dengan upaya pencegahan perilaku seksual, peran guru BK (Bimbingan Konseling) (p value = 0.221), pengetahuan (p value = 0.516) dan sikap (p value = 0.545) tidak ada hubungan bermakna dengan upaya pencegahan perilaku seksual pranikah. Saran: Siswa/siswi diharapkan meningkatkan religiusitas dan kualitas hubungan atau komunikasi orang tua dan anak, Serta pihak sekolah lebih mengaktifkan ekstrakurikuler lagi dan meningkatkan lagi program-program dengan mengadakan kegiatan seminar, diskusi mengenai upaya pencegahaan seksual pranikah pada remaja.Kata Kunci : Upaya Pencegahan, Perilaku Seksual, Pranikah 
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF (KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS DAN BAYI BARU LAHIR) PADA G3P2A0 Sri Handayani; Wiwin Riansari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.1038

Abstract

Latar belakang: Seorang bidan harus mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab persalinan, sehingga dapat memberikan asuhan kebidanan pada proses persalinan, memantau persalinan untuk mendeteksi dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu dan janin. Tujuan: Membadingkan Asuhan Kebidanan Komprehensif antara teori dengan praktik di Bidan Praktik Mandiri. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik melalui cross suctional dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah Asuhan Kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir normal. Subjek penelitian adalah Ny “L”, Asuhan kebidanaan dilakukan 13 Januari sampai dengan 27 Februari 2020. Analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan cara mendeskripsikan data yang terkumpul untuk membuat sutau kesimpulan yang disajikan secara tekstular/narasi. Hasil: Usia kehamilan 38 minggu 2 hari, 39 minggu 4 hari, sampai 40 minggu 4 hari, yaitu dengan hasil ANC I – ANC III berlangsung normal. Selama 3 kali ANC ibu tidak pernah mempunyai keluhan. Diagnosa yang didapatkan adalah G3P2A0 hamil 40 minggu 4 hari inpartu kala I fase aktif, janin tunggal hidup presentasi kepala. Lama persalinan Ny “L” dari kala I sampai kala IV yaitu kala I berlangsung 6 jam, kala II 20 menit, kala III 5 menit, dan kala IV berlangsung 2 jam, berlangsung normal tidak ada komplikasi. Saran: Diharapkan pada Ny. “L” untuk tetap menjaga kesehatannya dan bayinya dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, memberikan imunisasi lengkap pada bayinya secara teratur serta memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama 6 bulan. Kata Kunci: Asuhan kebidanan, Ibu Hamil, Bersalin, Nifas dan Bayi Baru Lahir Normal 
POSISI MIRING KIRI PADA PERSALINAN TERHADAP LAMA KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN Sri Handayani; Adelina Pratiwi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 13, No 2 (2021): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v13i2.1044

Abstract

Latar Belakang: Posisi miring ke kiri pada saat persalinan membuat ibu lebih nyaman dan efektif untuk meneran dan membantu perbaikan oksiput yang melintang pada bayi untuk berputar menjadi posisi oksiput anterior serta mengurangi risiko terjadinya laserasi dan memperlancarkan aliran darah melalui plasenta serta suplai oksigen kejanin. Tujuan: Mengetahui hubungan antara posisi miring kiri terhadap lama kala I fase aktif pada ibu bersalin. Metode: Design penelitian perspektif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional untuk mengeksplorasi adakah hubungan posisi miring ke kiri dengan kemajuan kala I  fase aktif. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang bersalin di PMB Suryati, pengambilan sampel dimulai dari bulan November 2019 - Januari 2020 dengan teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji statistik chi-square menunjukkan ada hubungan antara posisi miring kiri dengan lama kala I fase aktif p value 0,042 < α 0,05. Saran: Tenaga kesehatan dapat memilih posisi miring untuk mempercepat kemajuan persalinan. Kata Kunci: Posisi Miring, Kala 1, Persalinan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KUNJUNGAN NEONATAL Sri Handayani; Linda Wulandari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 11, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v11i1.1035

Abstract

Latar Belakang: Kunjungan neonatal merupakan kontak neonatal dengan tenaga kesehatan minimal dua kali untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Cakupan kunjungan neonatal lengkap di kota Palembang sebesar 95,17%. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap kunjungan neonatal di RSI Siti Khadijah Palembang Tahun 2018. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross-Sectional., sampel penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi (0-28 hari) sebanyak 32 responden di RSI Siti Khadijah Palembang pada bulan Mei-Juni tahun 2018 dengan alat ukur menggunakan kuisioner serta dianalisis menggunakan komputerisasi. Hasil: penelitian ini yang dilakukan pada 32 responden menunjukkan bahwa pngetahuan ibu sebagian besar berpengetahuan tinggi yaitu sebesar 17 responden (53,1%) dan sikap positif  ibu sebanyak 20 responden (62,5%). analisa bivariat didapatkan p-value pengetahuan (p=0.005) dan sikap (p=0.002). Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat terharap perawatan bayi baru lahir, dan ASI ekslusif selama 6 bulan. Kata kunci: kunjungan neonatal, pengetahuan, sikap
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR Sri Handayani; Meita Hipson
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 15, No 1 (2023): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v15i1.1075

Abstract

Latar Belakang : Asfiksia neonatorum adalah kegagalan napas secara spontan dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah saat lahir yang ditandai dengan hipoksemia, dan asidosis. Istilah neonatorum digunakan karena asfiksia ini terjadi pada neonatus. Sering dikenal pasti apabila bayi tidak segera menangis sesudah lahir. Tujuan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif, Jenis sampel yang digunakan adalah dengan teknik simple random sampling, dengan sampel penelitian sebanyak 81 bayi. Data penderita yang menderita asfiksia neonatorum dari rekam medis yang dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2020. Hasil: Berdasarkan hasil analisis univariat, dari 81 bayi didapatkan umur ibu berisiko rendah, berdasarkan umur kehamilan, dan yang di dapatkan berdasarkan berat badan lahir pada bayi. Berdasarkan hasil yang didapat terdapat tidak ada hubungan yang bermakna antara kejadian asfiksia dengan umur ibu dengan nilai p value (0,424), dan terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian asfiksia dengan umur kehamilan dengan nilai p value (0,000) dan juga terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian asfiksia dengan berat bayi baru lahir dengan nilai p value (0,000). Saran : Diharapkan ibu hamil sebaiknya memeriksakan kehamilannya secara rutin, sehingga bisa memantau perkembangan janin Kata Kunci:  Asfiksia, Bayi Baru Lahir, Umur Ibu, Umur  Kehamilan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TEKNIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) SESUAI SOP PADA ANAK USIA PRASEKOLAH 4-6 TAHUN Rhipiduri Rivanica; Sri Handayani; Marchatus Soleha; Wita Solama
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 2: Agustus 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i2.1108

Abstract

Latar Belakang: Teknik cuci tangan yang benar sangat perlu diajarkan pada anak sejak dini dan harus menjadi suatu kebiasaan. Karena mencuci tangan adalah teknik yang mendasar dalam mencegah dan mengendalikan terjadinya infeksi. Mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun dapat lebih efektif membersihkan kotoran dan telur cacing yang terdapat pada permukaan kulit, kuku dan jari-jari kedua tangan. Tujuan: Hubungan Pengetahuan Dengan Teknik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sesuai SOP Pada Anak Usia Prsekolah 4-6 Tahun. Metode: Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Sample Penelitian siswa bersekolah di TK Kemala Bhayangkari 4 Palembang dengan teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling berjumlah 36 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Oktober-27 Desember 2022. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian dari 36 responden diperoleh sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu 31 responden (86,1%) dan Teknik  Cuci Tangan Pakai sabun (CTPS) Sesuai SOP dengan benar sebesar 21 responden (58,3%) dan terdapat hubungan dengan nilai PValue 0.015 ≤ 0.05 Saran: Diharapkan kepada pihak sekolah untuk memberikan informasi kepada siswa tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun dengan membuat leaflet atau poster  langkah-langkah cuci tangan pakai sabun sesuai SOP. Kata kunci: Pengetahuan; Teknik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)