Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PSEUDO-GROUP SOCIAL CONFLICT WHAT HAPPENED IN THE COMMUNITY POST THE VILLAGE HEAD ELECTION Yoga Pratama Hardaniwan; Drajat Tri Kartono; Ahmad Zuber
Moestopo International Review on Social, Humanities, and Sciences Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/mirshus.v4i1.66

Abstract

The study aims to delve into the social conflicts that arise post-Village Head Election (Pilkades) in Balongdowo Village, Kepohbaru District, Bojonegoro Regency. It seeks to shed light on the conflict's background, its triggers, and the subsequent social dynamics within the village. Moreover, it intends to examine the steps taken by relevant stakeholders and the local community to resolve the conflict. Employing a qualitative research methodology, the study utilizes descriptive data gathered from informants and the community's behavior. Data collection methods include interviews, observations, and documentation. The findings underscore that the conflict emerges due to the insufficient support from villagers for the village head candidate from their own community, particularly evident in Kampung Karikil, the residence of the elected candidate. The proposed resolution entails mediation with active involvement from the local community.
Pelatihan Sablon sebagai Media Pemberdayaan ODMK untuk Meningkatkan Keterampilan, Partisipasi Sosial dan Mengurangi Stigma Masyarakat Rahmawati, Triana; Ahmad Zuber; Theofilus Apolinaris Suyadinata; Aris Arif Mundayat; Rezza Dian Akbar; Fitri Ayu Handayani; Effieta Alfi Wulandari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17532

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa (ODMK) sering mengalami stigma negatif yang menyebabkan isolasi sosial dan menurunnya kepercayaan diri. Penelitian ini menunjukkan efektivitas pelatihan sablon sebagai media pemberdayaan ODMK di Griya Peduli dan Bahagia PMI Kota Surakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada 2 informan utama dan pengamatan langsung, data dianalisis menggunakan teori pemberdayaan Freire dan pendekatan pengembangan masyarakat. Hasil menunjukkan pelatihan sablon berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi peserta sosial. Terjadi peningkatan signifikan dalam interaksi sosial, dari yang awalnya tertutup menjadi aktif berkomunikasi. Stigma berkurang melalui apresiasi karya dan kolaborasi dengan mahasiswa serta komunitas eksternal. Pelatihan juga menciptakan peluang ekonomi melalui brand Solvnesia yang menghasilkan merchandise dan pendapatan donasi untuk Griya. Kesimpulannya, pelatihan keterampilan berbasis apresiasi karya merupakan strategi efektif untuk pemberdayaan ODMK sekaligus mengubah persepsi masyarakat terhadap kemampuan dan potensi produktif mereka dalam kontribusi ekonomi sosial.