Orang dengan gangguan jiwa (ODMK) sering mengalami stigma negatif yang menyebabkan isolasi sosial dan menurunnya kepercayaan diri. Penelitian ini menunjukkan efektivitas pelatihan sablon sebagai media pemberdayaan ODMK di Griya Peduli dan Bahagia PMI Kota Surakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada 2 informan utama dan pengamatan langsung, data dianalisis menggunakan teori pemberdayaan Freire dan pendekatan pengembangan masyarakat. Hasil menunjukkan pelatihan sablon berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi peserta sosial. Terjadi peningkatan signifikan dalam interaksi sosial, dari yang awalnya tertutup menjadi aktif berkomunikasi. Stigma berkurang melalui apresiasi karya dan kolaborasi dengan mahasiswa serta komunitas eksternal. Pelatihan juga menciptakan peluang ekonomi melalui brand Solvnesia yang menghasilkan merchandise dan pendapatan donasi untuk Griya. Kesimpulannya, pelatihan keterampilan berbasis apresiasi karya merupakan strategi efektif untuk pemberdayaan ODMK sekaligus mengubah persepsi masyarakat terhadap kemampuan dan potensi produktif mereka dalam kontribusi ekonomi sosial.
Copyrights © 2026