Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MAHASISWA MELALUI PELATIHAN OLAHAN MAKANAN UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA Mai Della Jamar; Rahmad Dani; Meisanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6040

Abstract

Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa melalui pelatihan kewirausahaan berbasis produk olahan makanan, yaitu sempol ayam, guna meningkatkan keterampilan dan motivasi berwirausaha. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perlunya menyiapkan sumber daya manusia mahasiswa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi serta keterbatasan lapangan kerja. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang terdiri atas tiga tahap, yaitu edukasi, praktik produksi, dan evaluasi usaha. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2025 dengan melibatkan 26 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner evaluasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman kewirausahaan, keterampilan produksi pangan, serta motivasi berwirausaha mahasiswa. Dengan demikian, pelatihan kewirausahaan berbasis produk olahan makanan terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan mahasiswa.
Rancang Bangun Tungku Pembakaran Berbahan Baku Oli Bekas Rahmad Dani
ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi Vol. 5 No. 01 (2025): ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi
Publisher : Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/enotek.v5i01.3173

Abstract

Kompor berbahan bakar oli bekas merupakan teknologi pemanfaatan limbah yang bertujuan mengubah residu pelumas menjadi sumber energi panas yang berguna. Oli bekas memiliki nilai kalor tinggi dan ketersediaan yang melimpah, sehingga berpotensi menjadi bahan bakar alternatif yang ekonomis. Penelitian ini berfokus pada rancang bangun tungku pembakaran berbahan baku oli bekas untuk meningkatkan efisiensi pembakaran sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Tahapan penelitian meliputi perancangan sistem pengabutan oli, mekanisme suplai udara, serta desain ruang bakar untuk mencapai nyala api yang stabil dan temperatur operasi yang optimal. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi performa tungku, termasuk distribusi temperatur, konsumsi bahan bakar, serta kestabilan proses pembakaran. Hasil menunjukkan bahwa tungku mampu menghasilkan panas secara konsisten dengan efisiensi yang memadai. Temuan ini menegaskan potensi pemanfaatan oli bekas sebagai energi alternatif sekaligus solusi pengelolaan limbah.
Analisis Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Kota Parepare Syukri, Fitriyani; Sofyan, Sofyan; Dani, Rahmad; Pajrin, Pajrin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas perencanaan pembangunan daerah serta keterkaitannya dengan kesejahteraan masyarakat di Kota Parepare. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui analisis dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, serta studi dokumentasi dan observasi lapangan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola hubungan antara perencanaan, implementasi, dan capaian pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dokumen RPJMD secara struktural telah memenuhi ketentuan formal, namun masih lemah dalam perumusan indikator kinerja yang terukur serta konsistensi antara tujuan, sasaran, dan program. Proses penyusunan RPJMD telah melibatkan berbagai aktor, tetapi partisipasi masyarakat masih bersifat formal dan belum substantif. Selain itu, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan dan implementasi akibat keterbatasan sumber daya, dinamika kebijakan, serta lemahnya koordinasi lintas sektor dan kapasitas kelembagaan. Dari sisi outcome, pembangunan daerah menunjukkan tren positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dan penurunan tingkat kemiskinan. Namun, manfaat pembangunan belum sepenuhnya merata, terutama dalam akses terhadap peluang ekonomi dan layanan publik. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas perencanaan pembangunan memiliki peran penting, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada kapasitas kelembagaan, konsistensi implementasi, dan partisipasi masyarakat yang bermakna. Temuan ini berkontribusi pada penguatan literatur pembangunan daerah dengan menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan, implementasi, dan evaluasi kebijakan berbasis bukti.
Pengaruh Fasilitas Kerja Dan Komunikasi Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada PT. Teknoplast Kabupaten Tangerang Dani, Rahmad; Tumanggor, Rahmayanti
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 2 (2026): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara fasilitas kerja dan komunikasi baik secara parsial maupun simultan terhadap motivasi kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif, dengan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 55 responden dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa fasilitas kerja dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan, yang dibuktikan dengan persamaan regresi Y = 16,151 + 0,298X₁ + 0,343X₂. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,813 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara variabel fasilitas kerja dan komunikasi terhadap motivasi kerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,661 atau 66,1% menunjukkan bahwa motivasi kerja karyawan dipengaruhi oleh fasilitas kerja dan komunikasi, sedangkan sisanya sebesar 33,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Nilai F hitung sebesar 50,752 lebih besar dari nilai F tabel sebesar 3,18 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fasilitas kerja dan komunikasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan.