Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERPEN "SENYUM KARYAMIN" KARYA AHMAD TOHARI Siti Maemunah
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 2 No. 3 (2024): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v2i3.6682

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa yang digunakan dalam cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang mengandung gaya bahasa dalam cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ahmad Tohari memanfaatkan berbagai gaya bahasa, seperti metafora, personifikasi, hiperbola, simile, repetisi, dan ironi. Gaya bahasa tersebut berfungsi memperkuat penggambaran kehidupan masyarakat miskin pedesaan, membangun suasana cerita, serta menyampaikan kritik sosial secara halus. Gaya bahasa yang dominan adalah personifikasi dan metafora yang memberikan efek estetis sekaligus mempertegas realitas sosial yang dialami tokoh utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa dalam cerpen tidak hanya berfungsi sebagai unsur keindahan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan kemanusiaan dan kritik sosial
Tindakan Rasionalitas Instrumental dalam Novel Animal Farm Karya George Orwell (Kajian Sosiologi Sastra) Siti Maemunah
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan rasionalitas instrumental dalam novel Animal Farm karya George Orwell Kajian Sosiologi Sastra. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra Weber untuk menganalisis tindakan sosial rasionalitas instrumental. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan tindakan sosial rasionalitas berdasarkan perspektif Weber dalam novel Animal Farm karya George Orwell.. Dalam penelitian ini penulis memperoleh data dari novel yang berjudul Animal Farm karya George Orwell. Diterbitkan pada tahun 2020 dan terdiri dari 142 halaman.  Data dalam penelitian ini adalah 1) data primer, yaitu kalimat, dialog atau narasi yang mengandung unsur tindakan sosial rasionalitas Weber dalam novel Animal Farm karya Geroge Orwell, 2) data sekunder diperoleh penulis melalui artikel, skripsi, dan jurnal-jurnal rujukan yang mengandung tindakan sosial berdasarkan perspektif Weber. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi yaitu data dikumpulkan dengan cara mengamati novel melalui proses pembacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berupa tindakan sosial rasionalitas intrumental yaitu tindakan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan efektivitas sebuah cara serta mempertimbangkan keuntungan dan kerugian untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan, ditemukan sebanyak 10 data, yang berbentuk kalimat, narasi atau dialog dalam novel Animal Farm karya George Orwell. Studi ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tindakan sosial dalam sebuah karya sastra khususnya terkait tindakan rasionalitas instrumental dan rasionalitas bernilai,sesuai dengan teori tindakan sosial yang dikemukakan Weber.
The Need For Indonesian Language Textbooks For Elementary School School Students In Lebak District siti Maemunah; Lisa Novia
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i1.2437

Abstract

This study aims to examine the characteristics of Indonesian language textbooks used by fourth-grade elementary school students in Lebak Regency, focusing on material relevance, language accessibility, variety of learning activities, and visual presentation. The approach used was descriptive qualitative with content analysis. Data were obtained through document review of the textbooks used and reinforced by interviews with teachers to obtain a more contextual picture of learning. The research findings indicate that, in general, the textbooks adhere to curriculum standards and present material in a structured manner. However, the learning content is still dominated by general national themes and does not optimally accommodate the local socio-cultural context. The activities presented also focus more on literal understanding, so opportunities for developing higher-order thinking skills are still limited. In terms of language, the use of sentences is relatively simple and appropriate to the students' developmental level, although some sections still require additional explanation from the teacher. Meanwhile, the visual aspect is quite helpful in supporting understanding, but does not yet strongly represent the richness of local culture. Based on these results, this study recommends the need to develop textbooks that are more oriented towards contextual learning, strengthening the representation of local culture, and increasing activities that encourage critical thinking skills to support the effectiveness of learning at the elementary education level.
BENTUK KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Siti Maemunah; Aditya Pratama Puryono
Jurnal Metamorfosa Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v13i1.2827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik sosial dalam novel gendut? Siapa Takut!, memaparkan faktor penyebab konflik sosial dalam novel Gendut? Siapa Takut! . Dalam novel ini pun dapat dikaitkan dengan teori dari Sujarwa dan Wahyudi tahun 2019 dengan bentuk konflik sosial. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif untuk menghimpun dan menelaah data deskriptif termasuk tulisan, perasaan, dan perilaku. Metode pengumpulannya digunakan adalah metode simak, baca dan mencatat. Sumber penelitian ini dari novel Gendut? Siapa Takut! Karya Alnira. Gendut? Siapa Takut! adalah novel karya Alnira yang dirilis pada tahun 2019 oleh Gramedia Pustaka Utama. Novel ini telah difilmkan pada tahun 2022 yang diperankan oleh artis ternama Indonesia, Marshanda. Karena, cerita tersebut dapat menggambarkan masalah sosial yang terjadi di masyarakat kita secara cukup akurat. Novel ini berisi 320 halaman terdiri dari bab 1 (satu) hingga bab 31 (tiga puluh satu). Dalam penelitian ini, terdapat 40 (empat puluh) data yang terdiri dari bentuk dan faktor penyebab konflik sosial, Judul skripsi terkait “Konflik Sosial Dalam Novel "Gendut? Siapa Takut! Karya Alnira (Kajian Sosiologi Sastra)“ menarik untuk dibahas.Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis data dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis, mendeskripsikan, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang telah saya analisi terdapat ada beberapa data mengenai konflik sosial dalam novel Gendut? Siapa Takut! Karya Alnira yang terdiri dari 1.) bentuk konflik sosial dan 2.) faktor penyebab konflik sosial.AbstractThis research aims to: Describe the forms of social conflict in the novel Gendut? Who's Afraid!, explain the factors that cause social conflict in the novel Gendut? Who's Afraid!. In this novel, it can also be linked to the theory of Sujarwa and Wahyudi in 2019 with the form of social conflict. This study uses a qualitative approach to collect and examine descriptive data including writing, feelings, and behavior. The collection method used is the listening, reading and recording method. The source of this research is the novel Gendut? Who's Afraid! by Alnira. Gendut? Who's Afraid! is a novel by Alnira which was released in 2019 by Gramedia Pustaka Utama. This novel has been filmed in 2022 starring the famous Indonesian artist, Marshanda. Because, the story can describe social problems that occur in our society quite accurately. This novel contains 320 pages consisting of chapters 1 (one) to chapter 31 (thirty one). In this study, there are 40 (forty) data consisting of forms and factors causing social conflict, The title of the thesis related to "Social Conflict in the Novel "Gendut? Who's Afraid! By Alnira (Literary Sociology Study)" is interesting to discuss. The data in this study were analyzed using data analysis techniques by identifying, classifying, analyzing, describing, and drawing conclusions. The results that I have analyzed contain several data regarding social conflict in the novel Gendut? Who's Afraid! By Alnira which consist of 1.) forms of social conflict and 2.) factors causing social conflict.
Pengujian Fungsional Sistem Informasi Inventori Berbasis Web Menggunakan Standar ISO/IEC 29119 Siti Maemunah; Latifah Chumai Roh; Chairul Anwar
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 4 No 12 (2025): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology encourages the use of web-based systems to support business processes, including inventory management in retail stores. An inventory information system plays an important role in helping store owners manage product data, stock levels, and categories efficiently. However, the developed system must be tested to ensure that all functionalities operate according to user requirements. This study aims to conduct functional testing on a web-based inventory information system using the ISO/IEC 29119 standard. The testing method applied is black-box testing by preparing Test Plan, Test Case, and Test Report documents based on the standard. The testing results indicate that most of the system’s main functions operate properly, although several functional defects were identified in certain modules. The implementation of ISO/IEC 29119 provides a structured and well-documented testing process that can be used as a basis for evaluating the quality of the store inventory system.