Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN KOMPENSASI TERHADAP KESEJAHTERAAN KARYAWAN PADA BANK ACEH CABANG MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA Syamsul Akmal, Riski Munandar
Jurnal Real Riset Vol 3, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jrr.v3i1.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya manusia  dan kompensasi   terhadap kesejahteraan karyawan pada Bank Aceh Cabang Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 42  karyawan, data dikumpulkan melalui kuesioner kepada responden, analisis data menggunakan regresi linier berganda. Nilai koefisien kolerasi  diperoleh sebesar  91,7% maka hubungannya sangat erat antara faktor pengembangan sumber daya manusia  dan kompensasi  terhadap kesejahteraan karyawan. Sedangkan nilai koefisien diterminasi (R2) sebesar  84,0% berpengaruh secara siginifikan (sig 0,000) terhadap kesejahteraan karyawan, sedangkan selebihnya 16% dipengaruhi oleh variable lain di luar penelitian ini. Dengan  persamaan regresi sebagai berikut:Y  =   1.195   +  .601X1 + .322X2Konstanta sebesar 1.195 artinya bahwa, pada keadaan variabel pengembangan sumber daya manusia  (X1), apabila X1 naik 1% maka Y (kesejahteraan karyawan) meningkat sebesar 0,601% sementara variabel X2 diasumsikan tetap. Selanjutnya apabila X2 (kompensasi) meningkat sebesar 1% saja, maka Y (kompensasi) meningkat sebesar 0,322% sementara variabel X1 diasumsikan tetap. Ada  pengaruh  yang signifikan antara pengembangan sumber daya manusia  dan kompensasi   terhadap kesejahteraan karyawan. Dengan hasil uji  hipotesisnya  bahwa, uji-t dan Uji-F diperoleh nilai t-hitung sebesar 3,914 variabel Pengembangan SDM (X1) dan 2,097 variabel Kompensasi (X2) lebih besar dari nilai  t-tabel sebesar 1,684 dan nilai F-hitung 102,593 lebih besar dari  F-tabel 2,44 sehingga dalam penelitian ini diterima hipotesis Ha dan menolak hipotesis Ho.Kata Kunci: Pengembangan Sumber   Daya   Manusia,  Kompensasi  dan Kesejahteraan  Karyawan
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GAMPONG (DPMG) KABUPATEN PIDIE Syamsul Akmal; Raisnaiyah Raisnaiyah
Jurnal Sains Riset Vol 10, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v10i2.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi dan kompensasi terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie. Jumlah sampel diambil sebanyak 41 pegawai dengan metode total samling. Adapaun data di analsisi dengan menggunaan SPSS versi 22. Sebelum dilakukan Analisi Regresi Lineier Berganda terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabiltas data. Selanjutnya uji Asumsi Klasik yang meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas dan multikolonearitas. Hasil analisis Regresi Linier Berganda diperoleh persamaan sebagai berikut: Y = 2,034 + 0.361X1+ 0.519X2. Dari hasil perhitungan pada Tabel 4.11 di atas, diperoleh Fhitung 33,067 dengan tingkat probabilitas 0,00, sedangkan Ftabel sebesar 3,245. Karena probabilitas jauh lebih  kecil dari 0,05. Fhitung lebih besar dari Ftabel maka dapat dikatakan bahwa benar variabel kepuasan kerja dipengaruhi secara simultan (bersama-sama) dan signifikan oleh budaya organisasi dan kompensasi pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Kabupaten Pidie. Hasil penelitian terhadap pengaruh budaya organisasi diperoleh nilai thitung 2,669 sedangkan untuk nilai ttabel 2,02. Karena nilai thitung lebih besar dari ttabel  dengan  tingkat signifikan sebesar 0.011 lebih kecil dari 0,05 dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong. Selanjutnya hasil penelitian terhadap pengaruh kompensasi diperoleh nilai  thitung 3,375 sedangkan untuk nilai ttabel 2,02. Karena nilai thitung lebih besar dari ttabel dengan  probabilitasnya sebesar 0.002 lebih kecil dari 0,05 dapat diartikan bahwa kompensasi memiliki pengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJAPEGAWAI PADA PUSKESMAS KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Syamsul Akmal
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 1, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3642.044 KB) | DOI: 10.47647/jsh.v1i2.130

Abstract

This study aims to determine "The Influence of Competence on Employee Performance at Puskesmas Darussalam District, Aceh Besar District". Where the independent variables are Knowledge (X1), Skills (X2), Behavior (X3) and Work Experience (X4) and Employee Performance (Y) as the dependent variable. Population in this research is employee Puskesman District Darussalam. Samples were taken as many as 97 samples using saturated sampling technique (census). Data were collected using questionnaires filled out by respondents. The data obtained were analyzed by multiple linear regression. This analysis includes Test Validity, Reliability Test, Multiple Regression Analysis Test Classic Assumption, Hypothesis Testing through F Test and t Test , and Determination Coefficient analysis (R2). Based on the results of the study, obtained Y = 1.581 + 0.268 X1 + 0.232 X2 + 0.232 X3 + 0.430 X4. Of the four variables studied, only the working experience variables (X4) has the most dominant effect of 0.430 to the Performance of employees at the Puskesmas Darussalam District, Aceh Besar District. The relationship of each Knowledge (X1), Skill (X2), Behavior (X3) and Work experience (X4) to the Performance of employees at Puskesmas Darussalam District, Aceh Besar Regency with correlation coefficient (R) of 0.961 means that the relationship is very strong. Fcount> Ftable at 95% confidence level (a = 0.05), that is 175.092> 2.47. Then the coefficient of determination of each variable Knowledge (X1), Skills (X2), Behavior (X3) and Work Experience (X4) of 0.924 or 92.4% to Employee Performance (Y) means the four variables simultaneously affect Employee Performance on Puskesmas Darussalam District, Aceh Besar District, only 7,6% influenced by other variable not examined in this research. Keywords: Knowledge, Skills, Behavior, Work Experience and Performance
ANALISIS PENGARUH SITUASIONAL KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BUPATI KABUPATEN PIDIE Syamsul Akmal; Muhammad Ikbal Yasir
Jurnal Ekobismen Vol 2, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Jurnal Ekobismen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh situasional kerja dan kompetensi serta variabel yang dominan berpengaruh terhadap efektifitas kerja pegawai pada kantor Bupati Kabupaten Pidie, yang terletak di jalan Prof Mohammad Ibrahim, Sigli. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor Bupati Kabupaten Pidie yaitu 144 orang pegawai, kemudian diambil sampel sebanyak 50% dari populasi atau 72 orang pegawai.  Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara dan kuesioner. model yang digunakan adalah model regresi berganda. Berdasarkan output SPSS diperoleh model regresi berganda yaitu          Y =  4.807+ 0.258X1+ 0.180X2.  Secara simultan diperoleh nilai Fhitung9.823 Ftabel3.773, menunjukkan bahwa variabel Situasional Kerja (X1) dan Kompetensi (X2) secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Variabel Situasional Kerja (X1) diperoleh nilai thitung 2.731 ttabel 1.994, dan variabel Kompetensi (X2) diperoleh nilai thitung 2.778 ttabel 1.994, maka variabel Kompetensi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Koefisien determinan (R2) sebesar 0,222 atau sebesar 22,2%  variabel Situasional Kerja (X1) dan Kompetensi (X2) mempengaruhi variabel Efektivitas kerja  Pegawai (Y) sedangkan sebesar 77.8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA JURNALIS MEDIA ONLINE SEKRETARIAT DPC PWI KABUPATEN PIDIE Syamsul Akmal, Nazarullah
Jurnal Ekobismen Vol 1, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Jurnal Ekobismen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja jurnalis media online Sekretariat DPC PWI Kabupaten Pidie. Sedangkan lokasi penelitian di lakukan pada Kantor pada Sekretariat DPC PWI Pidie yang beralamat di Jalan. Gampong Lampuedue Baroh, Kecamatan Pidie. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 25 responden. Sedangkan pengumpulan data pada penelitian ini adalah pengumpulan data primer dan data skunder. Peratan analisis data menggunakan regresi linier berganda Y = a+ b1X1 + b2X2 + e. Dari hasil perhitungan statistik dengan menggunakan program SPSS versi 2.1. diperoleh. Dari hasil perhitungan statistik dengan menggunakan program SPSS versi 2.1. diperoleh nilai F-hitung sebesar 7.956 dengan tingkat probabilitas 0,003 Sedangkan F-tabel = 7.956 untuk lebih jelas bisa dilihat pada lampiran F-tabel penelitian. Karena probabilitas lebih besar dari 0,05. Dimana F-hitung (7.956) ? Ftabel (4,279) maka dapat dikatakan bahwa variabel kinerja jurnalis dapat dijelaskan bersama-sama secara positif oleh variabel independen namun tidak signifikan atau dengan kata lain penelitian ini menolak hipotesis Ha dan menerima hipotesis Ho. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,648 yang menunjukkan bahwa derajat hubungan (korelasi) antara variabel bebas dengan varibel terikat sebesar 64,8%. Artinya variabel pendidikan dan pelatihan, mempunyai hubungan yang baik terhadap kinerja jurnalis. Dari kedua variabel independen yaitu pendidikan dan pelatihan. Setelah dilakukan pengujian secara parsial dapat disimpulkan bahwa variabel pendidikan (X1) lebih dominan pengaruhnya dibandingkan dengan variabel (X2) pelatihan, hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai t-hitung untuk variabel pendidikan (X1) sebesar (3.067). sedangkan untuk nilai t-tabel variabel pengaruh pelatihan (X2) diperoleh nilai  t-hitung sebesar (2.233). Kata Kunci: Pendidikan, Pelatihan dan Kinerja.
PENGARUH PENGHARGAAN ATASAN DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN PIDIE Syamsul Akmal; Sarbunis Sarbunis
Jurnal Ekobismen Vol 1, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Jurnal Ekobismen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk “Pengaruh Penghargaan Atasan Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie”. Dimana variabel independen yaitu Penghargaan Atasan (X1) dan Komitmen Organisasi (X2) dan Kepuasan Kerja Pegawai (Y) sebagai variabel dependennya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 responden. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persamaan regresi: Y =  4,801+ 0,382X1+ 0,436X2. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa dari keduavariabel yang diteliti, ternyata variabel Komitmen Organisasi (X2) mempunyai pengaruh yang paling dominan sebesar 43,6% terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie. Hubungan antara variabel dependen dan independen yaitu masing-masing variabel Penghargaan atasan (X1) dan Komitmen Organisasi (X2) terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie dengan indeks korelasi sebesar 81,6% Ini berarti hubungan tersebut sangat kuat.  Kemudian indeks determinasi masing-masing variabel Pengembangan variabel Penghargaan atasan (X1) dan Komitmen Organisasi (X2) sebesar 81,6%, ini berarti berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie dan sebesar 18,4% yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Penghargaan Atasan, Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja Pegawai
PENGARUH SISTEM REKRUTMEN DAN PERILAKU ORGANISASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI PADA PALANG MERAH INDONESIA (PMI) SIGLI KABUPATEN PIDIE Syamsul Akmal; Siska Hariyanti
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 3, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v3i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Sistem Rekrutmen dan Perilaku Organisasi Terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie. Variabel independen yaitu Sistem Rekrutmen (X1), Perilaku Organisasi (X2) dan Kinerja Organisasi (Y) sebagai variabel dependennya. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie. Sampel diambil sebanyak 32 orang sampel dengan menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survey melalui kuesioner yang diisi oleh responden. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Analisis ini meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Analisis Regresi berganda Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis melalui Uji F dan Uji t, serta analisis Koefisien Determinasi (R²). Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dari keempat variabel yang diteliti, ternyata variabel Sistem Rekrutmen (X1) mempunyai pengaruh yang paling dominan sebesar 0.470 % terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie. Hubungan antara variabel dependen dan independen yaitu masing-masing variabel Sistem Rekrutmen (X1), Perilaku Organisasi (X2) terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie dengan indeks korelasi sebesar 0,929 % Ini berarti hubungan tersebut sangat kuat. Kemudian indeks determinasi masing-masing variabel Sistem Rekrutmen (X1), Perilaku Organisasi (X2) sebesar 0,864 %, ini berarti keempat variabel berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie, dan sebesar 13,6 % yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci: Sistem Rekrutmen, Perilaku Organisasi dan Kinerja Organisasi
INOVASI KKN MULTISEKTORAL: STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS KOMUNITAS DI ERA SDGS DESA Syamsul Akmal; Ari Mujiburrahman; Zurrahmah Zurrahmah
Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v4i2.3814

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) konvensional seringkali bersifat sektoral dan berjangka pendek, sehingga dampaknya kurang berkelanjutan. Artikel ini menyajikan inovasi model KKN multisektoral yang diimplementasikan di Desa Mesjid Tongpudeng, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, sebagai strategi penguatan kapasitas komunitas yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan empat klaster program: pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan seni-budaya. Selama delapan minggu pelaksanaan, sebanyak 15 program kerja diimplementasikan dengan melibatkan 11 mahasiswa dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas masyarakat: kemampuan literasi-numerasi anak meningkat 30%, partisipasi dalam kegiatan lingkungan mencapai 80%, dan revitalisasi tiga bentuk seni tradisional. Model ini berhasil menciptakan sinergi antarsektor dan mengakselerasi pencapaian SDGs Desa khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas), 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Disimpulkan bahwa KKN multisektoral dapat menjadi strategi efektif untuk penguatan kapasitas komunitas yang berkelanjutan dan relevan dengan konteks pembangunan desa kontemporer.
Pengaruh Beban Kerja, Etika kerja, dan Keterikatan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Bupati Kabupaten Pidie dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Syamsul Akmal; Herizal Herizal; Muhammad Nur; Arjuniadi Arjuniadi; Megawati Megawati
Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Vol 9, No 2 (2025): JURNAL BISNIS DAN KAJIAN STRATEGI MANAJEMEN
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbksm.v9i2.14836

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja, etika kerja, dan kebergantungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Bupati Pidie, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Data dikumpulkan dari seluruh 121 pegawai (metode sensus) melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) melalui SmartPLS 3.0. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja, etika kerja, dan kelangsungan kerja tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap kinerja pegawai (masing-masing p=0,116; p=0,938; p=0,057), tetapi ketiganya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (p=0,000; p=0,005; p=0,000). Kepuasan kerja memiliki pengaruh langsung yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja (p=0,000) serta berperan sebagai perantara penuh (mediasi penuh) dalam hubungan antara variabel ketiga bebas dengan kinerja (semua jalur mediasi signifikan, p<0,01). Model penelitian ini memiliki daya prediksi yang sangat tinggi dengan R² kepuasan kerja = 0,904 (90,4%) dan R² kinerja pegawai = 0,998 (99,8%). Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai, manajemen harus memprioritaskan strategi peningkatan kepuasan kerja, seperti mengelola beban kerja yang proporsional, memperkuat etika kerja dalam budaya organisasi, serta meningkatkan kelangsungan kerja melalui pengembangan karir dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung