Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN FILSAFAT DALAM ILMU PENGETAHUAN: FONDASI EPISTEMOLOGIS DAN RELEVANSINYA DI ERA MODERN Nurpina, Ainun; Sonia, Gina; Maulidina, Siti; Zurrahmah, Zurrahmah; Parhan, Muhamad
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 6, No 3 (2025): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v6i3.19476

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi peran filsafat dalam ilmu pengetahuan, menekankan fondasi epistemologis dan relevansinya di era modern. Filsafat memberikan dasar berpikir kritis dan sistematis yang penting untuk memahami konsep-konsep dasar serta prinsip etika yang membimbing perkembangan ilmu. Metode yang digunakan adalah literature review sistematis untuk menganalisis sumber-sumber ilmiah yang relevan. Temuan utama menunjukkan bahwa filsafat berkontribusi signifikan dalam merumuskan masalah penelitian, mengembangkan metode ilmiah, dan mengevaluasi teori secara kritis. Filsafat juga berfungsi sebagai alat reflektif yang memastikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan berjalan secara rasional dan etis. State of the art merujuk pada studi-studi mutakhir yang menyoroti sinergi antara filsafat dan sains, seperti yang dicatat oleh Muzakir et al. (2024) dan Lubis et al. (2024). Penelitian ini memberikan analisis integratif yang mengisi kekosongan dalam literatur, menawarkan panduan praktis bagi pendidik dan peneliti. Implikasi penelitian ini mendorong kolaborasi interdisipliner dan pengembangan praktik ilmiah yang lebih etis dan kontekstual.
Peran Guru PAI dalam Memajukan Eksistensi Moral pada Peserta Didik Izdihar, Najla Zalfa; Julianti, Sapna; Zurrahmah, Zurrahmah; Zalfina, Nabila; Parhan, Muhamad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menerapkan nilai-nilai etika dan akhlak di lingkungan pendidikan formal. Guru PAI memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk karakter siswa melalui penanaman nilai-nilai keislaman yang relevan dengan tantangan moral di era modern. Artikel ini menyoroti pentingnya citra guru sebagai panutan moral, strategi pemberdayaan guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogis dan spiritual, serta penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk internalisasi nilai-nilai etika dan akhlak pada siswa. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai aspek yang mendukung keberhasilan guru PAI, termasuk penguatan kepribadian guru, penggunaan metode pembelajaran berbasis nilai, dan sinergi dengan lingkungan sekolah serta keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara metode pembelajaran aktif, pemberdayaan profesional, dan teladan yang baik dari guru dapat secara signifikan meningkatkan efektivitas pendidikan nilai di sekolah. Artikel ini memberikan rekomendasi praktis bagi guru PAI dalam menghadapi tantangan pendidikan moral di era globalisasi.
INOVASI KKN MULTISEKTORAL: STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS KOMUNITAS DI ERA SDGS DESA Akmal, Syamsul; Mujiburrahman, Ari; Zurrahmah, Zurrahmah
Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v4i2.3814

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) konvensional seringkali bersifat sektoral dan berjangka pendek, sehingga dampaknya kurang berkelanjutan. Artikel ini menyajikan inovasi model KKN multisektoral yang diimplementasikan di Desa Mesjid Tongpudeng, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, sebagai strategi penguatan kapasitas komunitas yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan empat klaster program: pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan seni-budaya. Selama delapan minggu pelaksanaan, sebanyak 15 program kerja diimplementasikan dengan melibatkan 11 mahasiswa dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas masyarakat: kemampuan literasi-numerasi anak meningkat 30%, partisipasi dalam kegiatan lingkungan mencapai 80%, dan revitalisasi tiga bentuk seni tradisional. Model ini berhasil menciptakan sinergi antarsektor dan mengakselerasi pencapaian SDGs Desa khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas), 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Disimpulkan bahwa KKN multisektoral dapat menjadi strategi efektif untuk penguatan kapasitas komunitas yang berkelanjutan dan relevan dengan konteks pembangunan desa kontemporer.