Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implikasi Penetapan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Terhadap Permintaan Dispensasi Nikah (Studi Kasus Pengadilan Agama Takalar) Rahmawati Rahmawati; Patimah Patimah; Musyfikah Ilyas
Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/qadauna.v3i1.19247

Abstract

Pokok permasalahan penelitian ini adalah Implikasi Penetapan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 terhadap Permintaan Dispensasi Nikah (Studi Kasus Pengadilan Agama Takalar). Adapun sub masalah yakni: 1) Bagaimana penerapan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang batas usia perkawinan di Pengadilan Agama Takalar? 2) Bagaimana permintaan dispensasi nikah pasca lahirnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang batas usia perkawinan di Pengadilan Agama Takalar?. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pengadilan Agama Takalar menerapkan dan melaksanakan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Akan tetapi Undang-Undang tersebut diikuti dengan beberapa instrument lain. Di dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019, bahwa disamping masalah usia juga harus mempertimbangkan perlindungan serta kepentingan terbaik bagi anak. Lahirnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 berdampak pada meningktanya permintaan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Takalar. Namun hal tersebut bukan satu-satunya faktor. Faktor lain diantaranya rendahnya kesadaran hukum masyarakat, faktor pendidikan dan faktor ekonomi. Kata Kunci: Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, Permintaan, Dispensasi, Nikah, Pengadilan 
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI GURU DAN BUDAYA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU Rahmawati Rahmawati; Arifuddin Siraj; Andi Achruh
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): jUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v5i1.19001

Abstract

Abstract: The Relationship between Teacher’s Competence, School Culture and Teacher’s Performance This article aims to prove the relationship between teacher’s competence, school culture, and teacher’s performance at State Senior High School 10 in Maros, South Sulawesi. This research is quantitative or research by using quantitative approach.  The population in this study was 24 teachers and 351 students. The sample was determined by using disproportionate random sampling so that a sample of 77 people was obtained, consisting of 24 teachers taken in total and 53 students taken as many as 15% of the population. The data techniques used were questionnaire and documentation. Data analysis is performed using descriptive statistics and inferential statistics through correlation tests. The results of this study prove that there is a positive relationship between teacher’s competence, school culture, and teacher’s performance at State Senior High School 10 in Maros. Thus, teacher’s performance can be improved through the application of good competencies and the creation of a conducive school culture at schools. Abstrak: Hubungan antara Kompetensi Guru dan Budaya SekolahArtikel ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi guru dan budaya sekolah dengan kinerja guru pada SMA Negeri 10 Maros, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah guru yang berjumlah 24 orang dan peserta didik yang berjumlah 351 orang. Sampel ditentukan dengan menggunakan disproportionate random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 77 orang, terdiri dari 24 orang guru yang diambil secara keseluruhan dan 53 orang peserta didik yang diambil sebanyak 15% dari populasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji korelasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi guru dan budaya sekolah dengan kinerja guru di SMA Negeri 10 Maros. Dengan demikian, kinerja guru dapat ditingkatkan melalui penerapan kompetensi yang baik dan terciptanya budaya sekolah yang kondusif di sekolah.
Prinsip-Prinsip Ekonomi Syari’ah Abdullah AF; Abd Wahab; Rahmawati Rahmawati
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 4 No 1 (2023): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i1.3394

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the experience of the system adopted by the Indonesian state having two economic policies. The research method is library (Library research). Source data (primary) in the form of books relating to Islamic thought models and complementary (secondary) data to interpret source data in the form of magazines, newspapers relating to the title to be discussed. The results of this study discuss Islamic Economics; the existence of Islamic economic principles in Indonesia which are based on five universal values namely; The principles of monotheism, Adl, Nubuwwah, Khilafah and Ma'ad and the existence of Islamic economic law are the Principle of Representative (Khalifah), The Principle of Amar Ma'ruf Nahy Munkar, Amar Ma'ruf , The Principle of Tazkiyah, tazkiyah , The Principle of Falah, is the concept of success human beings., The Principle of Honesty and Truth, this principle is reflected in every transaction that must be firm, clear, and certain both the goods and the price.
Latar Belakang Muncul dan Berkembangnya Pembaharuan Dalam Islam Maria Ulfah Ashar; Anis Abdurrahman; Andi Hasriani Hasfar; Makrifa Makrifa; Rahmawati Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5826

Abstract

Munculnya pembaharuan dalam Islam (tajdīd) merupakan respons historis terhadap kemunduran peradaban Islam serta meningkatnya tantangan modernitas. Setelah melemahnya dinamika intelektual pasca kejatuhan pusat-pusat keilmuan klasik, umat Islam menghadapi stagnasi epistemologis yang ditandai dengan menguatnya praktik taklid dan merosotnya etos ijtihad. Sejak abad ke-18, berbagai pemikir dan reformis Muslim berupaya melakukan reinterpretasi ajaran Islam agar selaras dengan tuntutan rasionalitas, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kompleksitas sosial. Tokoh seperti Ibnu Taimiyah dan Muhammad ibn Abd al-Wahhāb menekankan purifikasi akidah dan pemurnian praktik keberagamaan, sementara Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh memperkenalkan pendekatan modernisme Islam yang mengintegrasikan wahyu, rasionalitas, dan kemajuan sains. Dalam konteks abad ke-20, Fazlur Rahman memperluas gagasan pembaharuan dengan menawarkan rekonstruksi metodologis berbasis hermeneutika dan maqāṣid al-sharīʿah untuk menjawab persoalan sosial kontemporer. Tujuan penelitian. Untuk untuk mengkaji latar belakang teologis, sosial, dan epistemologis munculnya pembaharuan Islam yang melatarbelakangi munculnya gerakan pembaharuan Islam dari periode klasik hingga era modern. Metode. Kualitatif-deskriptif dengan pendekatan historis melalui analisis sumber primer dan sekunder terkait perkembangan pemikiran pembaharuan. Hasil Penelitian. Menunjukkan bahwa pembaharuan Islam lahir dari tiga faktor utama, yaitu kemunduran peradaban Islam dan melemahnya Lembaga keilmuan, pengaruh rasionalisme Barat yang mendorong refleksi ulang terhadap metodologi berpikir Islam, dan kebutuhan mendesak untuk mengontekstualisasikan ajaran Islam dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan ilmu pengetahuan modern. Kesimpulan. Pembaharuan Islam merupakan bentuk revitalisasi epistemologi Islam agar tetap relevan dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip fundamental syariat.