Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Monitoring Pemakaian Daya Listrik Secara Realtime Berbasis Internet Of Things Tukadi1 Tukadi1; Wahyu Widodo; Maretha Ruswiensari; Aryo Qomar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring energi listrik diperlukan karena pemanfaatan energi listrik saat ini kurang efektif dan pemakaiannya sangat berlebihan. Selain listrik pasca bayar yang sudah ada sebelumnya di Indonesia telah di implementasikan listrik prabayar, Layanan ini mempunyai keungulan di bandingkan teknologi terdahulu, karena pelanggan dapat mengontrol biaya pengeluaran dari kebutuhan listrik, seperti mengisi pulsa melalui ponselnya. Kenyataannya pencatatan kWh (kilowatt-jam) tidak dapat di kontrol secara real-time, sering kali pemakaian yang over bugjet. Maka dibuatlah aplikasi pengendalian jarak jauh (mobile control) peralatan elektronik yang meliputi lampu, kipas dan pompa air. Serta juga dibuat aplikasi yang dapat monitoring pemakaian daya listrik, biaya yang harus dibayarkan, dapat melihat lama penggunaan peralatan listrik, dan dapat memberikan estimasi biaya penggunaan kwh listrik yang akan datang berbasis internet of things menggunakan mikrokontroler wemos. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, lamanya pemakain peralatan listrik berbanding lurus dengan biaya yang harus dikeluarkan. Hasil dari pengujian pengiriman data sensor ke database mendapatkan rata – rata 312ms. Hal tersebut menunjukan pengiriman data dapat dilakukan secara realtime.
Rancang Bangun Pengering Ikan Menggunakan Mikrokontroler Berbasis Web Tukadi Tukadi; Rachman Arief; Wahyu Widodo; Farida Farida
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeringan merupakan suatu cara yang dilakukan untuk mengawetkan ikan agar supaya ikan bisa bertahan dalam kurun waktu yang cukup lama. Proses pengawetan ikan dengan cara dikeringkan membutuhkan sinar matahari sehingga kadar air yang terdapat dalam daging ikan tersebut mengalami penurunan. Proses pengeringan ini butuh waktu yang lama dan pada saat musim hujan proses pengeringan akan mengalami kesulitan. Penelitian ini merancang dan membangun sistem pengering ikan berbasis internet of things (IOT) pada Android, dengan menerapkan sensor suhu dan kelembapan pada alat pengering untuk memonitoring dan kontrol menggunakan mikrokontroler melalui smartphone android. Pada metode pengujian yang dilakukan Sebanyak 1 kg ikan Layang Biru yang dijadikan sampel berhasil diuji bahwa sistem pengering ikan yang dirancang telah berhasil mengurangi kandungan air yang terdapat pada daging ikan layang biru dengan lama pengeringan 8 jam, sedangkan pengeringan dengan cara manual dengan penjemuran dibawah sinar matahari membutuhkan waktu pengeringan selama 27 jam
Rancang Bangun Prototipe Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Gudang Berbasis Scada Edhy Susanto; Tukadi Tukadi; Wahyu Setyo Pambudi
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v8i6.3628

Abstract

A warehouse to store goods requires parameters related to humidity and temperature. For rice to be durable in the warehouse, it is necessary to control and monitor these conditions to reduce the level of damage to rice. However, control and supervision must be carried out continuously, which results in a group of efficiency in terms of cost and time. The operator can do some control techniques by looking directly at and controlling by turning the heating or cooling machine on and off to condition the room with the settings. In this study, the implementation of SCADA was carried out by making a prototype of a temperature and humidity monitoring system in a warehouse using the AHT10 sensor. Temperature and humidity data can be stored in a computer used as a reference for controlling and analysing rice resistance in warehouses. As a reference, the stored rice is Bulog rice stored in a warehouse with temperature requirements not below 28 C and humidity not exceeding 55% based on references from previous studies. The system is equipped with fan PID control to lower the humidity and raise the temperature according to a set target. Using tuning with the Ziegler-Nichols method, the value of Kp 14.88 Ki 0.2976 Kd 186 is obtained at the temperature control, and the importance of Kp is 16.56 Ki 0.3312 Kd 207, and the error rate at temperature readings is 0.10096%, and humidity is 0.138%.
Reservasi Area Parkir Berbasis Internet Of Things tukadi - tukadi; Rahcman - Arief; Wahyu Arief Rosyadi
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je.v5i2.458

Abstract

In this study, a parking area reservation application was designed and made to solve this problem. In this study an application was designed using the application of IoT (internet of things) with the Wemos microcontroller and the HCSR-04 ultrasonic sensor as the main component by integrating google maps fire. This system allows visitors to monitor the parking area to make reservations for a parking area. The results obtained from making a web application visitors can see the available parking area, and can reserve one of the parking areas through the parking area reservation application that has been made. Based on the results of observations that have been made from the results of sensor testing to the database, the average is 0.0049 ms. This shows the application can work in realtime.
Implementasi Internet Of Things Dengan Qrcode Dan Sensor Suhu Untuk Aplikasi Presensi Pegawai Dimasa Pandemi Covid-19 tukadi tukadi tukadi
Journal of System and Computer Engineering (JSCE) Vol 3 No 2 (2022): JSCE: Juli 2022
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jsce.v3i2.468

Abstract

The outbreak of the COVID-19 disease that has attacked the world since the end of 2019 began in the city of Wuhan, China. Covid-19 is an infectious disease caused by SARS-CoV-2, a type of coronavirus. Various efforts have been made by companies to keep their employees free from COVID-19 cases. Several regulations were changed during the COVID-19 pandemic, such as those on employee absenteeism. Companies that initially employed fingerprints can now use QR Codes for employee attendance. This research applied an automatic system for serving the employee attendance process by recording the employee data, attendance time, and body temperature check. If an employee's body temperature is declared high, there will be a notification indicating an unfavorable health condition, and the employee is not allowed to work that day. The component used in the series was ESP32, as a functional centre and an intermediary between tools and applications. Next, there was the GY-906 MLX90614 body temperature sensor, functioning as an infrared thermometer for non-contact temperature measurement. The barcode scanner served as a tool to read the QR-code on each employee's cellphone. To test the system, the Quality of Service (QoS) test, consisting of three parameters, was applied. In terms of presence and body temperature systems, first, the throughput value of 72.01812 bytes/s was classified into the poor (medium) category. Second, the delay average value of 0.00000117 ms was categorized as Very Good (Best), and finally, the jitter value of 0 ms was classified as very good (Perfect). Keywords: Covid-19, QRCODE, ESP32, Body Temperature Sensor GY-906, Quality of Service (QoS)
Sistem Monitoring dan Kontrol Rumah Berbasis Internet Of Things (IoT) Agus Bambang Aldiansyah; Maftahatul Hakimah; Tukadi Tukadi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi semua orang sebagai tempat berlindung dan berkumpulnya keluarga. Rumah harus memiliki rasa aman bagi semua orang. Kebanyakan orang sering berpergian keluar rumah dalam waktu yang lama dapat membuat khawatir pemilik rumah dalam menjaga barang-barang berharga. Selain itu jika rumah tidak diawasi maka akan memicu terjadinya pencurian. Sistem smart home bukanlah konsep yang asing untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem monitoring rumah berbasis Internet of Things. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah perangkat monitoring mikrokontroler yang dapat diakes menggunakan sinyal RFID dan mampu mengambil gambar foto dan video. Hasil tersebut dapat ditinjau melalui web aplikasi yang terhubung dengan REST API sistem. Dan didapatkan Quality of Service: kualitas delay 24 ms sangat baik, kualitas throughtput 391 Kb/s  yaitu sangat bagus, kualitas jitter 0,179 ms yaitu sangat bagus, dan paket loss 0,4% sangat bagus.
Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Ikan Menggunakan Mikrokontroler Pada Kolam Dengan Menjadwalkan Secara Teratur Memakai Energi Panel Surya Mulyono, Arjun Bagus; Tukadi, Tukadi; Suryowinoto, Andy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2024: SNESTIK IV
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2024.5824

Abstract

In this era, there are many scientific technologies that make human work easier, including for developing businesses in the plantation, agriculture, livestock, and fisheries industries. However, Indonesia's natural resources have not been fully utilized due to several factors, such as a lack of human resources and inadequate technology. Much of the energy in this world has not been used optimally, such as the energy produced from sunlight that shines for about 12 hours a day. This sort of device is often called a solar panel or photovoltaic panel. It is a technological device to convert solar energy into electrical energy. Solar panels contain many solar cells made of semiconductor materials, such as silicon. They work based on photovoltaic effects, in which solar cells absorb sunlight and produce a flow of electrons to yield an electric current. Solar panels have become a popular and environmentally friendly source of renewable energy because they generate electricity without carbon emissions or air pollution. The use of solar panels has grown rapidly in recent years, including providing a voltage source for fish feeders to support the fishing business so that the costs incurred to care for fish are cheaper compared to manual feeding. The results of this project indicated that this fish-feeding system could feed 100 koi seeds twice a day, in the morning and evening at 8:00 WIB and 16:30 WIB. This tool was also equipped with a microcontroller, so that each time the feed opened for about 30 seconds, the pellet grain came out at approximately 100 grams. So, people can provide enough feed of 200 grams per day for 100 koi fish aged 2 months.
Sistem Kontrol Kadar Klorin pada Kolam Air Tawar Dilengkapi Sistem Monitoring Berbasis Web Tukadi, Tukadi; Muhdiyah, Anisatul Satul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7667

Abstract

Kualitas air merupakan faktor terpenting dalam pemeliharaan ikan, yang dipengaruhi oleh beberapa variabel, termasuk tingkat keasaman, suhu, oksigen, klorin, dan lainnya. Salah satu faktor yang paling krusial adalah kadar klorin, karena klorin merupakan bahan kimia beracun bagi ikan yang dapat merusak sel protein dan sistem enzim. Oleh karena itu, diperlukan alat yang memungkinkan untuk menetralkan kadar klorin dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem penetral kadar klorin menggunakan beberapa kombinasi filter seperti filter mekanis, biologi dan juga filter kimia yang nantinya dapat dimonitor melalui webserver. Sistem ini dapat digunakan sebagai pencegahan peningkatan angka kematian ikan akibat kadar klorin yang berlebih dalam air. Alat yang dirancang pada penelitian ini menggunakan sensor gas electrochemical ME3–CL2 karena memiliki sensitivitas pembacaan yang stabil. Dari pembacaan sensor diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno, dan NodeMCU ESP8266 digunakan sebagai untuk mengirim data ke webserver. Hasil alat menunjukkan bahwa alat penetralisir kadar klorin ini berhasil membaca kadar klorin dalam air melalui uapan gas yang terbaca oleh sensor. Percobaan pengambilan data dilakukan sebanyak 10 kali dengan kandungan nilai klorin yang berbeda-beda. Data sensor klorin berhasil ditampilkan pada LCD dan juga dapat dilakukan monitoring pada webserver dengan menggunakan jaringan yang sama dengan alat. Rata-rata error pembacaan sensor dalam 10 kali percobaa yaitu sebesar 0,11%.
Rancang Bangun Rompi Pintar Menggunakan Sensor Jarak untuk Penyandang Tunanetra Adi, Agung Prasetya; Tukadi, Tukadi; Rahmawati, Weny Mistarika
KERNEL: Jurnal Riset Inovasi Bidang Informatika dan Pendidikan Informatika Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.kernel.2024.v5i1.7629

Abstract

Tunanetra merupakan individu yang indra penglihatannya (kedua-duanya) tidak berfungsi sebagai saluran penerima informasi dalam kegiatan sehari-hari seperti orang normal. Penyandang tunanetra mengalami berbagai permasalahan berkaitan dengan segi kehidupan manusia yang mempengaruhi kesejahteraan sosial bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Selain itu mereka juga kesulitan dalam mencari arah jalan dari satu tempat ke tempat lainnya. Sehingga banyak penyandang tunanetra lebih keras dalam menghafal jalan untuk menuju satu tempat ke tempat lainnya. Maka dari itu yang sudah dipaparkan pada penelitian ini akan dirancang sebuah rompi bantu tunanetra untuk membantu aktivitas penyandang tunanetra. Rompi bantu tunanetra dilengkapi dengan sensor ultrasonik dan berbasis arduino uno. Pengujian sistem yang dilakukan dihitung menggunakan pengujian Quality of Service (QoS) terdiri dari tiga parameter. Yang pertama, throughput yang diperoleh adalah byte/s digolongkan kedalam Kategori Sangat Jelek (Low) untuk penggunaan Sistem Alat Bantu Rompi Pintar bagi penyandang tunanetra. Selanjutnya, delay didapatkan nilai rata–rata sebesar digolongkan kedalam Kategori Sangat Bagus (Best) untuk Sistem Alat Bantu Rompi Pintar bagi penyandang tunanetra. Terakhir, jitter didapatkan nilai sebesar yang digolongkan kedalam Kategori Sangat Baik (Perfect) untuk Sistem Alat Bantu Rompi Pintar bagi penyandang tunanetra.