Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS HOTS MATERI GEOMETRI UNTUK SISWA SMA KELAS X Afri Nur Cahyani; Rima Aksen Cahdriyana
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2022): VOL 2 NO 2 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.231 KB) | DOI: 10.46368/kjpm.v2i2.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis HOTS pada materi trigonometri untuk siswa kelas X SMA yang memenuhi aspek kevalidan dan kelayakan. Metode penelitian yang digunakan Research and Development (RD) dengan model 4D yang hanya dibatasi pada 3 tahapan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Uji coba dilakukan melalui 2 tahap yaitu uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 85,7% dengan kriteria “Baik” dan oleh ahli media diperoleh skor rata-rata sebesar 87,23% dengan kriteria “Sangat Baik” sehingga modul siap digunakan untuk diujicobakan dalam penelitian. Pada uji coba kelompok kecil diperoleh rata-rata skor sebesar 90% dengan kriteria sangat baik dan uji coba kelompok besar memperoleh rata-rata skor 85,62% dengan kriteria baik sehingga modul layak dan siap digunakan dalam pembelajaran. Adapun karakteristik pada modul adalah terdapat tujuan pembelajaran untuk tercapainya tugas-tugas yang harus dikuasai, terdapat materi atau contoh soal berdasarkan problem solving serta soal-soal yang disajikan dalam kategori HOTS.
KEEFEKTIFAN INSTRUMEN TES HASIL BELAJAR BERDASARKAN KOMPONEN PROSES LITERASI MATEMATIKA rusmining rusmining; rima aksen cahdriyana
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2379

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya, dimana sebelumnya telah dikembangkan instrument tes hasil belajar berdasarkan standar proses literasi matematika. Dari hasil pengembangan instrument yang telah dilakukan, dihasilkan bahwa instrument yang dikembangkan dikatakan layak untuk digunakan dengan indikator kelayakan ditinjau dari segi kevalidan dan kepraktisan. Dari segi kevalidan, telah dinyatakan valid oleh tiga validator ahli, sedangkan dari segi kepraktisan telah dikatakan praktis dari hasil angket respon mahasiswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu mengetahui sejauh mana keefektifan instrumen tes hasil belajar yang telah dikembangkan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan mengambil satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol dengan masing-masing sampel sebanyak 20 mahasiswa. Dari hasil eksperimen, diperoh hasil bahwa:(1) nilai tes dari instrumen yang telah dikembangkan diperoleh nilai signifikansi hasil uji saphiro-wilk sebesar 0,16 dengan demikian H0 diterima yang menunjukkan data normal; (2) pada uji levene test diperoleh nilai signifikansi 0,337 yang berarti H0 diterima maka data homogen; (3) hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,001maka H0 ditolak sehingga terdapat perbedaan rata-rata yang sangat signifikan antara kelas kelas eksperimen dan kontrol. Dari ketiga hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan instrumen tes berdasarkan standar proses literasi efektif.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS: STEM UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENYENANGKAN Fina Hanifa Hidayati; Aflich Yusnita Fitrianna; Rima Aksen Cahdriyana
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no02.a6811

Abstract

Learning abilities that are elements of learning in the 21st century require teachers to have skills in guiding students to develop communication skills, process information, think creatively, solve problems, collaboration and manage themselves. These abilities can be developed through the implementation of innovative learning in the classroom, one of which is the STEM approach. STEM-based learning integrates four fields, namely science, technology, engineering and mathematics in one learning activity. This service activity was carried out by 30 mathematics teachers who were members of the Mathematics teacher community in Denpasar City. The activity is carried out using the Asset Based Community Development (ABCD) method. The service activities that have been carried out have a good impact on teachers. At the end of the activity, teachers can understand STEM-based mathematics learning through practical learning activities and are able to develop learning innovations by compiling STEM-based learning scenarios.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Komputasi Rima Aksen Cahdriyana; Burhanudin Arif Nurnugroho
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(1).9-14

Abstract

Jeda waktu antara paparan representasi yang berbeda (dari konkret ke simbolik) akibat penggunaan media konkret/maniputaif dapat menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami materi. Begitu juga dengan beban kognitif yang dialami siswa saat menggunakan multimedia berbasis komputer, jauh lebih besar dibandingkan jika siswa menggunakan media Augmented Reality (AR). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan yang diperlukan dalam pengembangan multimedia pembelajaran matematika berbasis AR untuk mengembangkan keterampilan berpikir komputasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian survei pendidikan. Subjek penelitian terdiri atas 11 guru matematika di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah angket analisis kebutuhan yang terdiri atas 13 pertanyaan. Pengolahan data dilakukan dengan mengumpulkan jawaban subjek dari pengisian angket melalui google form, menghitung persentase jawaban, menganalisa hasil persentase jawaban, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) sebagian besar guru sering mengalami kesulitan dalam membelajarkan materi bangun ruang sisi datar; (2) sebagian besar guru menemukan bahwa siswanya mengalami kesulitan dalam mempelajari materi bangun ruang sisi datar; (3) sebagian besar guru matematika belum pernah menggunakan multimedia pembelajaran berbantuan Augmented Reality; (4) sebagian besar guru belum mengajarkan matematika dengan mempertimbangkan keterampilan di era 4.0; (5) sebagian besar guru belum pernah menggunakan aplikasi AR berbasis keterampilan berpikir komputasi; dan (6)  semua guru matematika sangat membutuhkan inovasi multimedia pembelajaran untuk mengajarkan materi bangun ruang sisi datar dengan Augmented Reality. Berdasarkan hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan perlunya pengembangan multimedia pembelajaran berbasis Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi datar untuk mengembangkan salah satu keterampilan di era 4.0 yaitu keterampilan berpikir komputasi.Kata Kunci: Augmented Reality, Berpikir Komputasi, Matematika, Multimedia