Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Protokol Kesehatan Pada Mahasiswa Stikes Siti Hajar Sulaiman Sulaiman; Anggriani Anggriani; Yeni Vera; Maryaningsih Maryaningsih
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal KeFis - Oktober 2021
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.001 KB)

Abstract

New normal is a phase where changes in human behavior will occur during the Covid-19  pandemic, where humans will limit all forms of physical touch and tend to limit touch with other individuals. The spread of Covid-19 can also happen to students if the implementation of the health protocol does not go well. Method. This research is a descriptive study with a cross-sectional approach. The population in this study were active students in the Stikes Siti Hajar Physiotherapy Program as many as 154 students. The sampling technique in this study used the accidental sampling technique. Results. Implementation of health protocols on the spread of Covid-19, with p < 0.010, level of knowledge p < 0.045, smaller than p < 0.05. Conclusion. There is a very significant influence on the application of health protocols and knowledge of the risk of being exposed to covid-19.Keywords: health protocol; covid-19 Ris; new normal
Hubungan Masa Kerja Dengan Resiko Carpal Tunnel Syndrome Pada Pengguna Komputer Di Kantor DPPKB Kabupaten Simalungun Tina Putri Alysia; R.Eko Legsytyanto; Yeni Vera
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal KeFis - April 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi pada zaman sekarang semakin canggih dan terus berkembang.  Kemajuan teknologi sangat berpengaruh dan memberikan dampak positif tidak hanya dalam bidang ekonomi, sosial, politik, kebudayaan, pendidikan tetapi jugak di dunia perkantoran. Pekerja kantor akan selalu menggunakan komputer sehingga pekerja kantor memerlukan fleksi dan ekstensi jari berulang dalam waktu lama sehingga menyebabkan beberapa keluhan. Carpal Tunnel Syndrome didefinisikan sebagai kompresi nervus medianus pada pergelangan tangan dan termasuk sindrom kompresif yang paling sering terjadi. Kejadian adalah 99 per 100.000 patient individu dan paling sering terjadi pada pasien yang berusia di atas 40 tahun.Tujuan: Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome di kantor DPPKB Kabupaten Simalungun.Metode: penelitian Observasion Analitik, yaitu penelitian yang diarahkan untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi. Dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk menentukan jumlah sampel, peneliti mengambil sampel dengan cara total sampling, yaitu seluruh pengguna computer di kantor DPPKB yaitu 28 orang.Hasil penelitian dianalisis dengan memggunakan uji normalitas data Kolmogrov dan uji Chi-Square.Hasil: Hasil Uji Chi square didapatkan hasil yaitu Pvalue 0.000 artinya  ada hubungan  masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada pengguna computer di kantor DPPKB Kabupaten Simalungun.Kesimpulan: Adanya hubungan masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome di kantor DPPKB Kabupaten SimalungunKata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome,Masa Kerja 
Pengaruh Teknik Proprioceptive Neuromuscular Facilitation Terhadap Peningkatan Kualitas Berjalan Pada Pasien Stroke Di RSU. Haji Medan Winda Fadilah Rahma; Trisno Susilo; Yeni Vera
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal KeFis - April 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Stroke masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Penyakit stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Stroke menurut World Health Organization adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian. Masalah umum setelah stroke adalah gangguan fungsi motorik termasuk keseimbangan dan gaya berjalan, defisit sensorik, defisit persepsi, keterbatasan kognitif, defisit visual, afasia dan depresi. Stroke adalah penyebab utama kecacatan di kalangan orang dewasa dan sering mengakibatkan gangguan mobilitas. Defisit neurologis yang menyebabkan hilangnya kekuatan kaki dan gangguan keseimbangan adalah dua faktor yang berkorelasi dengan kemampuan berjalan, Banyak pasien tetap tidak dapat berjalan atau mengalami kesulitan berjalan setelah stroke. Kemampuan berjalan secara mandiri merupakan prasyarat untuk banyak aktivitas sehari-hari.Tujuan : penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik proprioceptive neuromuscular facilitation terhadap peningkatan kualitas berjalan pada pasien stroke di Rsu.haji medan. Metode : penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan pendekatan one groups pre and post test. Penetapan sampel berdasarkan buku Roscoe dengan judul “research methods for business” dengan jumlah sampel 20 orang Hasil : Uji pengaruh dengan uji paired t-test didapatkan hasil pvalue 0,018 artinya ada pengaruh yang singnifikan terhadap pemberian latihan pnf terhadap peningkatan kualitas berjalan pada pasien stroke di rsu.haji medan. Kesimpulan : Adanya pengaruh teknik proprioceptive neuromuscular facilitation terhadap peningkatan kualitas berjalan pada pasien stroke di RSU .Haji Medan.Kata Kunci: Proprioceptive Neuromuscular Facilitation, Kualitas berjalan,
Sosialisasi dan Penanganan Fisioterapi pada Lansia di Puskesmas Kutalimbaru Sulaiman Sulaiman; Ronald Erwansyah; Maryaningsih Maryaningsih; Anggriani Anggriani; Yeni Vera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2023): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v4i1.5627

Abstract

Masyarakat di Indonesia khususnya di Sumatera Utara masih banyak yang mengalami gangguan nyeri pinggang  dan masih belum tertangani dengan baik. Selain itu  masih banyak yang belum paham tentang peran fisioterapi dalam kesehatan, bahkan tak banyak dari masyarakat yang tidak kenal apa itu fisioterapi terkhusus nya para lansia di pedesaan. Dimana mayoritas lansia di pedesaan memiliki keluhan sakit nyeri pinggang yang memerlukan tindakan penanganan fisioterapi orang tua sangat rentan terhadap masalah kesehatan. Masalah kesehatan ini terkadang dilupakan oleh keluarga lansia untuk dibawa ke Posyandu Lansia terdekat. Dari 100 lansia yang mengikuti sosialisasi pelayanan kesehatan di Desa Kutalimbaru, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang rata-rata mengalami masalah fisik terutama di daerah pinggang bagian belakang yang memerlukan tindakan fisioterapi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengenalkan fisioterapi pada masyarakat dan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan pemberian sinar infra merah. Dalam pengabdian ini metode yang dilakukan dengan melakukan penyuluhan kesehatan,  memberikan tindakan fisioterapi dengan menggunakan infra merah bagi lansia yang membutuhkan. Pemberian tindakan fisioterapi kepada lanjut usia dan diakhir kegiatan pengabdian membagikan sembako kepada masyarakat Kutalimbaru yang mengikuti kegiatan. Kesimpulannya adalah terdapat perubahan penurunan nyeri pada lansia sebanyak 90% setelah mendapatkan treatment fisioterapi dengan menggunakan sinar infra merah dan terjadi peningkatan yang signifikan dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia di Puskesmas Kutalimbaru Kecamatan Kutalimbaru