Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Senam Kebugaran Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Yang Menderita Hipertensi Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru Adelia Ramadhanti; Nor Afni Oktavia; Andika Andika
CNJ: Caring Nursing Journal Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.412 KB)

Abstract

Penyakit pada lanjut usia cenderung ke arah penyakit degenerative salah satunya hipertensi. Penanganan hipertensi secara non farmakologi antara lain dengan melakukan senam kebugaran lansia. Untuk Mengetahui pengaruh senam kebugaran lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain pra-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel adalah lansia dengan hipertensi yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 17 orang, yang diambil dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dilakukan senam kebugaran lansia adalah 156,17/92,30 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sesudah dilakukan senam kebugaran lansia adalah 147,98/86,51 mmHg. Disimpulkan terdapat pengaruh dilakukannya senam kebugaran lansia terhadap tekana darah.
Perawat dan Keselamatan Pasien: Studi Tinjauan Literatur Indrayadi Indrayadi; Nor Afni Oktavia; Meti Agustini
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1465

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu isu global, terutama saat keberadaan pasien di rumah sakit. Penerapan keselamatan pasien di rumah sakit memerlukan peran perawat sebagai tenaga kesehatan yang paling dominan dan langsung bertemu pasien selama 24 jam, oleh sebab itu perlu melihat sejauh mana peran perawat dalam mencegah insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hasil penelitian tentang penerapan keselamatan pasien oleh perawat di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review, menggunakan basis data elektronik diidentifikasi dari Pubmed, Google Scholar, Google and Grey literature (National Library of Indonesia) dengan kata kunci: keselamatan pasien, kepatuhan, penerapan keselamatan pasien oleh perawat. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah implementasi keselamatan pasien yang dilakukan oleh perawat, rancangan penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif, penelitian menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif, makalah empiris berbahasa Inggris atau Indonesia yang dipublikasikan antara tahun 2018-2020. Artikel yang terjaring sebanyak sembilan makalah yang disintesis secara naratif. Hasil ditemukan empat makalah mengenai penerapan keselamatan pasien, satu makalah mengenai penggunaan surgical safety check list, dua makalah mengenai pengurangan risiko infeksi, satu makalah mengenai handover dan satu makalah mengenai pengurangan risiko jatuh. Hasil kajian pustakan ini menemukan berbagai inovasi yang dilakukan oleh perawat dalam menjalankan keselamatan pasien di rumah sakit. Inovasi ini dapat dijadikan acuan bagi rumah sakit sebagai inovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan yang mengedepankan keselamatan pasien sebagai aspek kepuasan pasien selama di rumah sakit.
Psikoedukasi Keluarga dan Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Mengalami Skizofrenia: Literatur Review Meti Agustini; Indrayadi Indrayadi; Nor Afni Oktavia
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 2 (2023): April 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i2.803

Abstract

Penatalaksanaan skizofrenia memerlukan berbagai upaya dari aspek farmakologi dan non farmakologi. Keberhasilan pengobatan tidak hanya ditentukan oleh komitmen pasien, namun juga dipengaruhi oleh kemampuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi keluarga terhadap kemampuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia/gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menyaring artikel melalui data base Science Direct, Proquest, Google Scholar, dan SAGE. Pencarian dilakukan dengan memasukkan kata kunci dan seleksi sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan dan didapatkan 8 artikel untuk dianalisis. Psikoedukasi keluarga berpengaruh terhadap kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami skizofrenia. Pemberian psikoedukasi keluarga mampu meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami skizofrenia.
Hubungan Lama Hospitalisasi Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Pada Pasien Anak Penderita Ispa Di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Wilda Nur Jannah; Yosra Sigit Pramono; Yurida Olviani; Nor Afni Oktavia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.336

Abstract

dapat menimbulkan perasaan tidak aman. Peran orang tua tidak terputus bagi anak saat mereka berada di Rumah Sakit pada kenyataannya, anak akan lebih membutuhkan peran orang tua dalam situasi ini daripada saat mereka tidak sakit. Tentu saja, hal itu memengaruhi kesehatan mental orang tua ketika mereka menanyakan kondisi anak mereka saat mereka menerima perawatan jika anak tersebut menunjukkan tandatanda ketidaknyamanan, kegelisahan, tangisan, atau kerewelan .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lama hospitalisasi dengan tingkat kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Populasi penelitian ini 368 orang tua yang anaknya menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Idaman Banjarbaru dengan menggunakan purposive sampling dengan hasil berjumlah 79 responden. Analisis data menggunakan Spearman Rank didapatkan hasil p value (0,001) < (0,05) dapat disimpulkan adanya hubungan lama hospitalisasi dengan kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Diharapkan para tenaga kesehatan, khususnya perawat yang ada diruangan merak agar bisa memberikan penjelasan kepada orang tua terkait lama perawatan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit yang diderita anak.
Perawat dan Keselamatan Pasien: Studi Tinjauan Literatur Indrayadi Indrayadi; Nor Afni Oktavia; Meti Agustini
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1465

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu isu global, terutama saat keberadaan pasien di rumah sakit. Penerapan keselamatan pasien di rumah sakit memerlukan peran perawat sebagai tenaga kesehatan yang paling dominan dan langsung bertemu pasien selama 24 jam, oleh sebab itu perlu melihat sejauh mana peran perawat dalam mencegah insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hasil penelitian tentang penerapan keselamatan pasien oleh perawat di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review, menggunakan basis data elektronik diidentifikasi dari Pubmed, Google Scholar, Google and Grey literature (National Library of Indonesia) dengan kata kunci: keselamatan pasien, kepatuhan, penerapan keselamatan pasien oleh perawat. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah implementasi keselamatan pasien yang dilakukan oleh perawat, rancangan penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif, penelitian menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif, makalah empiris berbahasa Inggris atau Indonesia yang dipublikasikan antara tahun 2018-2020. Artikel yang terjaring sebanyak sembilan makalah yang disintesis secara naratif. Hasil ditemukan empat makalah mengenai penerapan keselamatan pasien, satu makalah mengenai penggunaan surgical safety check list, dua makalah mengenai pengurangan risiko infeksi, satu makalah mengenai handover dan satu makalah mengenai pengurangan risiko jatuh. Hasil kajian pustakan ini menemukan berbagai inovasi yang dilakukan oleh perawat dalam menjalankan keselamatan pasien di rumah sakit. Inovasi ini dapat dijadikan acuan bagi rumah sakit sebagai inovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan yang mengedepankan keselamatan pasien sebagai aspek kepuasan pasien selama di rumah sakit.
Hubungan Resiliensi Keluarga Berfokus Pada Sistem Kepercayaan dan Pola Komunikasi dengan Kesejahteraan Fisiologis Pada Pasien dengan Penyakit Kronis Gita Nor Alifah Ramadhia; Milasari Milasari; Nor Afni Oktavia
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i2.1222

Abstract

Chronic diseases require continuous management and often impact patients’ physiological well-being. Family resilience, especially in belief systems and communication patterns, has an important role in supporting adaptation and recovery. This study aimed to examine the relationship between family resilience and physiological well-being in patients with chronic diseases. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted on 86 patients at Dr. H. Moch Ansari Saleh General Hospital, Banjarmasin, selected through purposive sampling. Data were collected using the Family Resilience Questionnaire focusing on belief systems and communication patterns, and a physiological well-being instrument. Data analysis was performed using Spearman’s Rho correlation. The findings showed that most respondents had moderate levels of family resilience and physiological well-being. The statistical test results revealed a significant positive correlation between family resilience and physiological well-being (p = 0.000; r = 0.701). These results indicate that the stronger the family’s belief system and communication patterns, the better the physiological health outcomes experienced by patients with chronic diseases. This study highlights the importance of involving families in patient care, especially through interventions that strengthen resilience and communication, to improve treatment adherence and overall health outcomes. Healthcare providers are encouraged to adopt family-centered strategies in chronic disease management
Hubungan Sleep Hygiene dengan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMKN 1 Daha Selatan Sofya Aziza Amali; M. Syafwani; Nor Afni Oktavia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41109

Abstract

Sleep hygiene merupakan kumpulan aspek lingkungan dan kebiasaan yang berperan penting dalam menentukan kualitas tidur seseorang. Aspek tersebut meliputi keteraturan jadwal tidur, rutinitas sebelum tidur yang konsisten, serta penciptaan suasana tidur yang nyaman dan kondusif. Remaja yang tidurnya tidak memadai rentan mengalami gangguan kesehatan fisik, masalah emosional, penurunan konsentrasi, serta prestasi belajar yang kurang optimal, terutama pada siswa kelas XII dengan tuntutan akademik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja di SMKN 1 Daha Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah118 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengambilan data dilakukan secara daring menggunakan Google Form dengan menggunakan kuesioner sleep hygiene index (SHI) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki sleep hygiene kategori sedang dan kualitas tidur kategori buruk. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur (p < 0,001; r = 0,316) dengan kekuatan hubungan cukup. Semakin tidak optimal penerapan sleep hygiene, kualitas tidur remaja cenderung semakin menurun. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja di SMKN 1 Daha Selatan.