Beny Yulianto
Program Studi Kesehatan Masyarakat Stikes Hangtuah Pekanbaru

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

GANGGUAN PERNAPASAN PADA PEKERJA DAN PENGUKURAN KADAR DEBU DI TEMPAT PEMBUATAN BATU BATA DI KECAMATAN TENAYAN RAYA Beny Yulianto; Nadhiya Sahira; Zhaky Wahyu Putra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1399

Abstract

Pembuatan batu bata merupakan salah satu industri sektor informal yang banyak ditekuni oleh masyarakat Indonesia. Tidak ada data yang pasti tentang pekerjaan di sektor informal baik tentang jumlah pekerjaan, resiko yang dihadapi kejadian ganguaan pernapasan maupun kecelakaan kerja. Namun tidak berarti tidak ada bahaya yang dihadapi para perajin batu bata. Laporan organisasi kesehatan dunia (WHO) dalam World Health Report 2000 menyebutkan, lima penyakit paru utama merupakan 17,4% dari seluruh kematian di dunia, masing-masing terdiri dari infeksi paru 7,2% PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) 4,8% tuberculosis 3,0% kanker paru/trakea/bronkus 2,1% dan asma 0,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gangguan pernapasan pada pekerja di tempat pembuatan batu bata serta pengukuran kadar debu di tempat pembuatan batu bata di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain observasional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2020. Lokasi penelitian di lakukan di Kecamatan Tenayan Raya. Jumlah sampel sebanyak 70 pekerja, penggumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran kadar debu menggunakan Light House Meter. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pekerja yang mengalami gangguan pernapasan sebanyak 61 pekerja (87.1%), tidak menggunakan alat pelindung diri (masker) sebanyak 58 pekerja (82.9%), kadar debu di tempat pembuatan batu bata melebihi nilai ambang batas yang dipersyaratkan.
PENGELOLAAN LIMBAH B3 FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN (MEDIS PADAT) DI PUSKESMAS X Masruddin Masruddin; Beny Yulianto; Surahma Asti Mulasari; Suci Indah Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1547

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan instalasi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat yang lebih mengutamakan upaya pelayanan promotif dan preventif. Limbah adalah bahan buangan dan tidak terpakai yang berdampak negatif terhadap masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Pengelolaan Limbah B3 (medis padat) di Puskesmas XIII Koto Kampar X. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain survei. Penelitian ini dilakukan selama bulan April-Juni 2020. Subjek dalam penelitian ini yaitu Kepala Puskesmas, Bagian Sanitasi Kesehatan Lingkungan, Cleaning Service, Bidan , Perawat. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi atau pengamatan langsung dengan menggunakan lembar checklist dan metode wawancara mendalam. Volume limbah medis selama 3 bulan yaitu 6,5 kg. Status pengelolaan limbah medis di Puskesmas XIII Koto Kampar X ini masih belum mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI/No.56/2015, karena pihak Puskesmas masih melakukan pembakaran manual terhadap limbah yang dihasilkan. Disarankan bagi pihak Puskesmas XIII Koto Kampar X agar dapat melakukan pengelolaan limbah medis padat mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI/No.56/2015.