Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BAKTI SOSIAL DAN PELATIHAN BUDIDAYA LELE DAN KANGKUNG SKALA RUMAH TANGGA DALAM MASA PANDEMI COVID- 19 Agus Mulyono; Agus Nurrokhman; Agus Witono; Aod Abdul Jawad; Nova Wisnianingsih
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jlkklkk.v1i3.p81-86.7728

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan dalam rangka memenuhi kewajiban dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi dan untuk meringankan sedikit beban berupa pembagian bingkisan sembako dan pelatihan budidaya lele dan kangkung dalam skala kecil keluarga kepada beberapa keluarga di daerah Desa Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang yang terkena dampak ekonomi secara langsung akibat wabah Covid-19. Hasil kegiatan PKM menunjukan bahwa permasalahan mitra, dengan adanya pandemic covid 19 yang mengakibatkan mereka tidak mendapatkan penghasilan seperti pedagang kecil, informal, ojol dan supir. Kami berinisiatif membantu program pemerintah dalam meringankan beban masyarakat khususnya masyarakat menengah kebawah yang sangat terpengaruh dengan adanya wabah covid 19 ini, dengan memberikan bantuan sembako sebagai bentuk langsung yang bias dikonsumsi untuk meringankan beban saudara kita yang terkena dampak virus corona Metode kegiatan yang digunakan adalah melakukan kerjasama dengan pengurus RT25 RW09 Mulya Asri 2 Sukamulya Cikupa Tangerang. Sebelum kegiatan dilaksanakan, kami melakukan komunikasi awal dengan pengurus lingkungan setempat yang kemudian dilakukan survei lapangan untuk mengetahui kondisi riil masayarakat dan mengidentifikasi keluarga sasaran dalam pelaksanaan kegiatan PKM. Setelah mendapatkan data keluarga yang memenuhi kriteria sebagai sasaran maka komunikasi lanjutan kepada pengurus lingkungan dalam menetukan waktu pelaksanaan dan teknis kegiatan
Analisis Pengambilan Keputusan Pemasaran Produk Ayam Rempah dengan Metode Analisis Competitive Profile Matriks di Kawasan Kuliner Tmp Kalibata Agus Nurrokhman
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 2 (2018): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.679 KB) | DOI: 10.32493/jitmi.v1i2.y2018.p171-179

Abstract

Penelitian ini merupakan kegiatan untuk menganalisis pengambilan keputusan pemasaran produk Ayam Rempah di kawasan kuliner TPM Kalibata. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan matrik IFE, matrik EFE, matrik IE, matrik CPM, dan matrik SWOT. Matrik IFE, EFE, dan IE digunakan untuk mengetahui kondisi perusahaan pada saat ini. Matrik CPM digunakan untuk membandingkan kondisi perusahaan dengan pesaing. Sedangkan matrik SWOT digunakan untuk mencari solusi yang tepat untuk memasarkan produk Ayam Rempah tersebut. Dari analisis matik IFE, EFE, dan IE dapat0diketahui bahwa posisi perusahaan0berada pada koordinat (290,317) yang berarti bahwa kondisi perusahaan saat ini sedang dalam kondisi  Tumbuh dan Membangun dengan nilai IFE= 2,90 dan EFE = 3,17. Dari analisis matrik CPM dapat diketahui bahwa Ayam Rempah memperoleh posisi tertinggi dari pesaingnya yaitu Ayam Arbaya dan Ayam Kremes dengan skor nilai 3,25. Sedangkan dari analisis matrik SWOT dapat diperoleh keputusan terbaik dengan melakukan strategi yaitu dengan Pelatihan karyawan, Menjalin kemitraan, Penambahan karyawan, Perluasan pasar, Memaksimalkan media promosi, Pinjam bank, Menjaga kualitas rasa, Meningkatkan pelayanan. 
PENGARUH ADHESION RESIN TERHADAP PERFORMANCE RUBBER COMPOUND UNTUK STEEL BELT PADA PROSES PEMBUATAN TIRE Aod Abdul Jawad; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 3, No 1 (2020): TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/teknologi.v3i1.9518

Abstract

Perusahaan-perusahaan otomotif sudah barang tentu terus membuat inovasi dan terobosan baru agar produknya bisa diterima oleh konsumen, begitu juga komponen-komponen pendukungnya. Salah satu komponen tersebut yang tidak kalah pentingnya adalah tire atau ban. Tire merupakan suatu komponen yang langsung berhubungan dengan nyawa seorang pengendara atau penumpangnya, jika performance tire buruk maka fatal akibatnya.Tire terdiri dari beberapa komponen penyusun, mulai dari telapak, sidewall sampai steel belt yang memberikan kekuatan, handling, serta rolling resistance pada tire. Komponen stell belt ini terdiri dari rubber compound dan raw material steel. Steel tersebut dilapisi oleh compound. Adhesion merupakan salah nilai yang penting dalam proses pelapisan tersebut. Nilai adhesion menunjukkan bahwa seberapa besar gaya rekat steel terhadap karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resin resorcinol dan resin phenol terhadap performance rubber untuk pelapisan steel pada proses pembuatan tire. Resin phenol ini merupakan jenis resin yang baru dan lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan resin resorcinol. Target yang diharapkan dalam penelitian ini adalah penggunaan phenolic resin pada rubber compound steel sama atau lebih baik performance dibandingkan dengan resin resolcinol. Hasil pengujian untuk sifat fisik (physical properties) untuk kedua compound tersebut menunjukkan hasil yang sebanding, hanya nilai kekuatan/hardness yang terdapat gap sebesar 5 point tapi masih masuk kedalam standar. Begitupun  dengan hasil pengujian processing properties menunjukkan hasil yang sebanding, nilai viskosity untuk compound resin baru memiliki nilai yang lebih lunak dan ini dapat mempermudah saat proses calendering berikutnya. Nilai adhesi pada kedua compound test dan kontrol juga menunjukkan hasil yang sebanding yaitu 627.08 kg untuk compound dan 635.49 kg untuk compound kontrol dengan satandar minimal untuk adhesi ban adalah 35 kg.  
ANALISIS WAKTU PERENCANAAN PRODUKSI SPOILER SUB ASSY RR DI PT. INOAC POLYTECHNO INDONESIA DENGAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 1 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i1.23824

Abstract

Penelitian ini merupakan kegiatan untuk untuk mengetahui bentuk jaringan kerja proses produksi Spoiler Sub Assy RR dan mengaplikasikan Metode Critical Path Method (CPM) di PT. Inoac Polytechno Indonesia. Dalam penelitian ini terdapat 21 kegiatan dalam proses pembuatan spoiler. Dari hasil analisis dengan Metode Critical Path Method (CPM), diperoleh 4 jalur  litasan pada proses pembuatan spoiler diantaranya jalur ABCDEFGHJKLMOPQRSTU dengan lama waktu 92,90 menit, jalur ABCDEFGHJNPQRSTU dengan lama waktu 88,57 menit, ABCDEFGIJKLMOPQRSTU dengan lama waktu 92,23 menit, dan ABCDEFGIJKNPQRSTU dengan lama waktu 87,90 menit. Dengan melihat keempat pilihan lintasan tersebut, maka yang merupakan lintasan kritis adalah lintasan yang mempunyai waktu paling banyak, maka dapat disimpulkan bahwa lintasan kritisnya adalah ABCDEFGHJKLMOPQRSTU dengan lama waktu 92,90 menit atau 1jam 55 menit.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN AQUADEMIN DENGAN METODE PERIODIC ORDER QUANTITY (POQ) DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI PT. MITRALAB BUANA Samuel Pardamean; Franka Hendra Sukma; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 1 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i1.23786

Abstract

PT Mitralab Buana merupakan perusahaan jasa pengujian laboratorium lingkungan, 80% kegiatan pengujian laboratorium/produksi di perusahaan ini memerlukan Aquademin sebagai bahan baku. Kebutuhan Aquademin yang fluktuatif menyebabkan pengendalian persediaan belum optimum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode pengendalian yang memberikan hasil yang optimum, menghitung titik pemesanan kembali (reorder point), stok pengaman (safety stock), dan tingkat efisiensi biaya. Hasil perhitungan MAD, MSE, dan MAPE menunjukan least square sebagai metode peramalan terpilih. Metode Economic Order Quantity (EOQ) digunakan karena metode ini mempertimbangkan kuantitas pemesanan berdasarkan biaya simpan dan biaya pesan. Metode Periodic Order Quantity (POQ) digunakan karena metode ini memberikan interval atau frekuensi pemesanan yang lebih terpola dan merupakan perkembangan dari Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukan metode Economic Order Quantity (EOQ) menghasilkan nilai pesanan optimum sebesar 303,1 liter/pemesanan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 14 kali setahun dan metode Periodic Order Quantity (POQ) menghasilkan nilai pesanan sebesar  345,6 liter/pemesanan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 12 kali setahun.  Hasil perhitungan titik pemesanan kembali (Reorder Point)  sebesar 299,98 liter dengan Safety Stock sebesar 299,8 liter. Tingkat efisiensi biaya dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) memiliki tingkat efisiensi biaya sebesar 26,44% sementara metode Periodic Order Quantity (POQ) memiliki tingkat efisiensi biaya sebesar 25,79%.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PENGERINGAN JAHE MERAH BUBUK DENGAN PENDEKATAN SATISTIK ANOVA PADA PT. NSP agus Nurrokhman; Nova Wisnianngsih; Yusuf Purwanto
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keseragaman mesin pengeringan atau mesin oven yang digunakan dalam membuat jahe merah bubuk  pada PT. Natrindo Surya Prima agar kualitas produk jahe tersebut tetap terjaga. Diketahui kadar air jahe merah bubuk yang ditetapkan oleh perusahaan adalah sebesar 7,5%. Mesin pengering yang digunakan untuk mengeringakan jahe merah bubuk diketahui ada 7 buah. Sedangakan untuk mengetahu keseragaman mesin digunakanlah analisis pendekatan Anova satu arah dengan melakukan tabulasi data terlebih dahulu. Langkah yang dilakukan adalah dengan cara. Pertama mengumpulkan sampel dan mengelompokkan data berdasarkan kategori tertentu serta membuat hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternatif (H1). Dari hasil perhitungan dengan analisa ANOVA diperoleh F hitung sebesar 14.87, sedangkan dengan taraf nyata sebesar 5% diketahui F tabel sebesar 3.49, sehingga bisa disimpulkan bahwa Jenis mesin berpengaruh terhadap kadar air yang dihasilkan dikarenakan F hitung lebih besar dari pada F tabel
Sosialisasi Pelatihan Pembuatan Jahe Merah Instan Untuk Minuman Kesehatan di Masa Pandemi Covid 19 Agus Nurrokhman; Nova Wisnianingsih; Wuguh Pitono
DEDIKASI PKM Vol. 3 No. 2 (2022): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v3i2.20166

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri serta memberikan pelatihan pembuataan jahe merah instan untuk menjaga kesehatan dimasa pandemi Covid 19 di Desa Sukamekarsari Kecamatan Kalang Anyar Kabupaten Lebak Propinsi Banten. Dari penyuluhan tentang pentingnya selalu menjaga kesehatan diharapkan masyarakat mau menerapkan protokol kesehatan yang telah dihimbau oleh pemerintah dan menjaga kesehatan fisik maupaun mental, mengingat musuh yang kita lawan adalah virus yang tak kasat mata. Untuk menjaga kesehatan mental bisa dengan melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi, menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok, membuat rutinitas sendiri, lebih bijak dalam memilah informasi, dan menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat. Dari pelatihan pembuatan jahe merah instan utuk minuman kesehatan dimasa pandemi Covid 19 ini diharapkan masyarakat dapat membuat sendiri ekstrak minuman herbal tersebut agar dapat digunakan setidaknya untuk menjaga ketahanan tubuh agar terhindar dari ancaman virus ini. Karena ketika sudah terpapar oleh virus ini maka ketahanan dari imun tubuh saja yang bisa menolong penderita dikarenakan vaksin untuk virus ini belum diketemukan. Selain untuk dikonsumsi sendiri, jahe merah instan ini juga dapat digunakan untuk tambahan pemasukan jika dikembangkan sebagai usaha baru bagi warga masyarakat desa ini.
PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG BARANG JADI MENGGUNAKAN METODE CLASS BASSED STORGE GUNA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM PENYIMPANAN DI PT. RIANTI CHEMINDO PERKASA Nur Kholis; Adi Candra; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31004

Abstract

PT Rianti Chemindo Perkasa merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pengolahan cairan kimia, PT Rianti Chemindo memiliki 2 gudang penyimpanan salah satunya adalah gudang produk jadi, dalam penelitian terlihat nampak kondisi gudang penyimpanan yang belum teratur serta belum menerapkan kaidah perangcangan tata letak gudang yang baik, Sifat penyimpanan dan pola penempatan produk masih mnerapkan sistem Randomazid storge / produk di letakan secara acak yang dapat menyebabkan penumpukan produk dan bauran produk pada pallet/rak penyimpanan. Selain itu kondisi ini pula menyebabkan waktu pencarian produk menjadi lebih lama. Oleh sebab itu perlunya perancangan ulang tatak letak gudang usulan sebagai solusi, Penelitian ini menjelaskan tentang perencangan tata letak gudang  penyimpanan Produk jadi dengan menggunakan metode berbasis kelas / Class bassed Storge method, dengan meneliti 10 elemen produk yang bertujuan mengatur pola penempatan produk di gudang agar lebih memudahkan dalam pencarian produk, setelah dilakukan penelitian  dengan metode class bassed storge barang di letakan berdasarkan  jenisnya dan di urutkan menurut jumlah permintaannya, produk dengan permintaan terbesar di letakan di dekat pintu masuk / keluar sehingga mempercepat pencarian dan dengan metode class bassed storge kapasitas penyimpanan untuk pallet meningkat menjadi 83 Pallet dari yang sebelumnya hanya 65 Pallet, maka efisensi penyimpanan saat ini meningkat 109% atau dengan kata lain efisiensi meningkat menjadi sebesar 29,5%
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DAN BAHAYA K3 DENGAN METODE HAZOPS DI PT. KARUNIA ARTHA PRATAMA Abdul Khanif; Ruspendi Ruspendi; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31589

Abstract

PT. Karunia Artha Pratama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti dan memiliki tanggung jawab sebagai pengelola gedung atau building management. Pada rentang waktu tahun 2017 hingga 2018 terjadi beberapa permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja berupa kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan khusus nya divisi engineering yang bertugas melakukan perawatan dan perbaikan sistem equipment gedung.Penelitian ini diawali dengan melakukan identifikasi kecelakaan kerja dan selanjutnya mencari sumber potensi bahaya kecelakaan kerja sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan kecelakaan dengan menggunakan metode Hazard And Operability Study (HAZOPS). Proses identifikasi dilakukan menggunakan HAZOPS Worksheet. Berdasarkan proses dari identifikasi bahaya pada proses pengerjaan perawatan dan perbaikan sistem equipment gedung ditemukan 7 sumber potensi bahaya, diantaranya kondisi lingkungan kerja, sikap pekerja, panel dan kabel listrik, genangan air, benda – benda tajam, suara bising dan asap genset, juga masalah penggunaan alat kerja yang tidak standar. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam kelancaran produksi sehingga program K3 harus diterapkan di perusahaan dan bukan hanya sekedar wacana. Kecelakaan kerja merupakan kecelakaan yang terjadi dalam lingkungan kerja yang dapat terjadi karena kondisi lingkungan kerja yang tidak aman ataupun karena human error. Kecelakaan kerja tersebut memiliki tingkatan level yang berbeda tergantung dari risiko yang ditimbulkan diantaranya yaitu level ekstrim, level tinggi, level sedang, level rendah dan level sangat rendah.
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS SABLON MANUAL DENGAN METODE SEVEN TOOLS DI UNIT PRODUKSI SABLON TEKNIK INDUSTRI Esar Agung Laksono; Adi Candra; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31584

Abstract

Masalah pengendalian kualitas bagi sebuah perusahaan merupakan hal penting karena dapat meningkatkan hasil produktivitas dari produk yang dihasilkan, pada umumnya banyak kendala yang dihadapi oleh perusahaan terutama masalah deffect di produk. Unit produksi sablon teknik industri juga mengalami terjadi di masalah pada kualitas yang dihasilkan masalah ini sering timbul banyak faktor yang mempengaruhinya, mulai dari manusia, mesin, teknik, dan juga lingkungan. Salah satu teknik pemecahan masalah dalam pengendalian kualitas yaitu menggunakan metode seven tools. Metode ini menggunakan beberapa alat yang dapat menjabarkan bagaimana pemecahan masalah pada setiap kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode seven tools pada hasil produksi unit produksi sablon teknik industri. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan beberapa poin berikut. (1) Hasil analisa cheet sheet didapatkan jenis kecacatan produk sablon sebanyak empat jenis kecacatan yaitu sablon meleset, salah peeling, salah cutting, dan salah posisi. (2) Hasil analisis diagram histogram kecacatan tertinggi terdapat pada jenis kecacatan sablon meleset yang sebesar 5 unit. (3) Hasil analisa diagram pareto jenis kecacatan sablon meleset berada pada presentase 45,5%. (4) Berdasarkan hasil diagram fishbone penyebab utamanya disebabkan manusia, material, metode, dan mesin. (5) Peta kendali menunjukkan bahwa proses produksi tidak pernah berada di luar batas kendali, (6) Diagram tebar menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara jumlah produksi dan jumlah cacat. (7) Diagram alir menunjukkan proses pembuatan sablon manual.