Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Manajemen Pengembangan Desa Wisata Dieng Wonosobo, Jawa Tengah Iis Novianti; Juwita Ramadani Fitria; Riri Oktarini
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen
Publisher : Unpam Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kmm.v3i1.30286

Abstract

Pengrajin keset dari kain perca berkarakter saat ini sudah mampu memproduksi aneka model keset seperti angry bird, keropy, smile dan sebagainya namun karena pemasaran yang masih sangat terbatas serta belum adanya pengemasan sebagai identitas pengrajin mengakibatkan masyarakat luas belum mengenal produk keset dari daerah ini.  Di samping itu belum adanya SDM dari pengrajin yang mampu melakukan pembukuan, sehingga barang masuk dan keluar serta keuangan tidak tercatat dengan baik. Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan diupayakan untuk meningkatkan pemasaran melalui media internet. Strataegi pemasaran yang diterapkan dengan pengenalan internet sangat berpengaruh dan berperan penting bagi peningkatan penjualan. Dengan strategi pemasaran yang tepat diharapkan mampu meningkatkan omzet penjualannya dan meningkatkan laba. Pelatihan ini lebih bersifat untuk memperbaiki dan mengelola agar tetap update dengan produk terkini. Oleh karena itu perlu menciptakan desain keset baru untuk mendapatkan produk baru secara periodik sehingga website pun akan berkembang terus serta lebih menarik bagi pengunjung situs tersebut.  Selain itu pengemasan dengan logo dan identitas pengrajin atau produsen perlu diberikan pada produk agar dikenal masyarakat luas sehingga ke depannya mampu bersaing di pasar nasional dan dapat menjadi ikon atau produk unggulan dari daerah Ponpes Mathla’ul Hidayah Cisauk.  Pembuatan perangkat lunak dan penggunaan komputer untuk kepentingan pembukuan sangat perlu dilakukan untuk mengetahui secara pasti untung/rugi usaha kerajinan keset ini serta kemungkinan pengembangannya.
PENYULUHAN DAN PEMAHAMAN PEMASARANPRODUK YANG KREATIF DAN INOVATIF PADA UMKM MERTA YASA, BAMBU MAS, DESA BELEGA, KABUPATEN GIANYAR, DENPASAR, BALI Lismiatun Lismiatun; Juwita Ramadani Fitria; Bambang Purnomo Yanuarso; Hira Maulida; Selvy Dwi Widiyanti
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 2 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jlkklkk.v2i2.p51-57.11644

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu TriDharma Perguruan Tinggi. Selain itu agar para penggerak bisnis UMKM dapat meningkatkan pemasaran dan membantu semua Program Pemerintah untuk masyarakat sekitar terutama dalam memberdayakan keaktifan anggotanya berwirausaha mengembangkan potensi wilayah terutama di lingkungan masyarakat Desa Belega, guna meningkatkan kesadaran untuk mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik lagi. Metode kegiatan yang digunakan adalah kami melakukan survey dengan mendatangi lokasi serta melakukan wawancara dan observasi kepada pemilik UMKM UD Merta Yasa, Desa Belega, Kabupaten Gianyar, Denpasar, Bali dan menyampaikan maksud akan memberikan pelatihan pada tanggal 1-3 Maret. Pelatihan ini bertujuan agar para anggota dan pemilik UMKM Merta Yasa dalam pengembangan usaha UMKM atau Usaha Rumahan ini mampu berkembang yang tentunya harus didasari dengan memiliki pengetahuan manajemen yang baik. Hasil pengabdian masyarakat yang diperoleh adalah bertambahnya keilmuan dan pengalaman para anggota dan pemilik UMKM Merta Yasa yang selama ini masih minim tentang pemasaran, promosi, manajemen keuangan, suply chain, inventory dan pemanfaatan teknologi digital sehingga mereka memiliki pandangan yang lebih baik lagi tentang pentingnya meningkatkan keilmuan mereka sebagai wirausahawan atau enterepreneur sehingga mampu menciptakan produk unggulan yang berkualitas agar mampu menembus pasar global. diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi kita dalam menyampaikan materi dan motivasi serta berkontribusi bagi generasi muda, baik dilingkungan sekolah, kampus, masyarakat dan keluarga. Pelatihan tersebut juga diharapkan tidak hanya berpedoman pada hasil saja melainkan juga pada proses sehingga masyarakat mampu mempertahankan dan juga meningkatkan kualitas dari produk jualannya.
Pelatihan Pendampingan dan Peningkatan Keterampilan SDM untuk Kemandirian Ekonomi di Perumnas Monang Maning Denpasar Barat Lia Asmalah; Feb Amni Hayati; Juwita Ramadani Fitria
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i1.1748

Abstract

This community service activity was conducted to address the need for enhancing the economic capacity and self-reliance of residents in Perumnas Monang Maning, West Denpasar. The objective was to improve the skills and knowledge of local community members in managing economic activities to support sustainable economic independence. The activity took place on October 25–26, 2025, and was led by 10 lecturers from Universitas Pamulang, with 24 community members participating. The program was carried out through material presentations, practical exercises, discussions, and question-and-answer sessions. The implementation followed three stages: preparation, execution, and reporting. During the training, participants actively engaged in hands-on practice and interactive discussions, which enhanced their understanding of economic management, entrepreneurship, and human resource development. The results showed a noticeable improvement in participants’ skills and confidence in applying economic strategies to increase household income and develop community-based initiatives. The activity also strengthened collaboration between the university and the local community, providing a foundation for continued support and guidance. Overall, structured training combined with mentorship effectively empowered residents to achieve economic self-sufficiency.