This Author published in this journals
All Journal JIKI
Idris Yani Pamungkas
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MOBILISASI SEKRET DENGAN TINGKAT KEPATUHAN STANDAR OPERATING PROSEDUR BATUK EFEKTIF PADA PERAWAT DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT PARU dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA Warti .; Idris Yani Pamungkas; Wahyu Bintoro
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Batuk efektif adalah tindakan yang diperlukan untuk membersihkan sekret. Pemahaman tentang latihan batuk begitu penting bagi perawat dan modalitas ini harus didukung dengan pengetahuan tentang anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem pernafasan agar proses pemberian latihan dapat berjalan optimal. Pengetahuan perawat yang baik tentang mobilisasi sekret dan SOP batuk efektif, akan menimbulkan sikap yang positif untuk melaksanakan latihan batuk efektif sesuai dengan SOP. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan tentang mobilisasi sekret dengan tingkat kepatuhan standar operating prosedur batuk efektif pada perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru (RSP) dr. Ario Wirawan Salatiga. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis korelasi dengan pendekatancross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga sejumlah 27 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling,sehingga diperoleh sampel sejumlah 27 orang. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan sedang sejumlah 24 orang (88,9%) dan sebagian kecil memiliki pengetahuan tinggi sejumlah 3 orang (11,1%). Sebagian besar responden memiliki kepatuhan sedang sejumlah 23 orang (85,2%) dan sebagian kecil memiliki kepatuhan tinggi sejumlah 4 orang (14,8%). Hasil uji Fisher 's Exact Test menunjukkan bahwa nilai adalah 0,049, hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai < 0,05 sehingga hipotesis kerja (Ha) diterima yaitu terdapat hubungan pengetahuan tentang mobilisasi sekret dengan tingkat kepatuhan tandar operating prosedur batuk efektif pada perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru (RSP) dr. Ario Wirawan Salatiga. Simpulan: Terdapat hubungan pengetahuan tentang mobilisasi sekret dengan tingkat kepatuhan tandar operating prosedur batuk efektif pada perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru (RSP) dr. Ario Wirawan Salatiga.
EFEKTIFITAS TEKNIK RELAKSASI GUIDED IMAGINARY TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG PULIH SADAR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANDAN ARANG BOYOLALI Tri Ratno Timur; Ahmad Syamsul Bahri; Idris Yani Pamungkas
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Setelah selesai dilaksanakan tindakan operasi, pasien segera dipindahkan ke ruang pulih sadar (Recovery room). Nyeri adalah salah satu permasalahan yang dijumpai padapasien pasca operasi karena proses hilangnya pengaruh anestesi. Permasalahan nyeri harus segera ditangani oleh perawat guna memberikan perasaan aman dan nyaman terhadap pasien. Studi pendahuluan yang dilaksanakan di Ruang Pulih Sadar IBS RSUD Pandan Arang Boyolali, 20 pasien post operasi merasakan nyeri beberapa menit setelah operasi selesai operasi atau sadar. Intervensi yang dilakukan oleh perawat sebagian besar dengan berkolaburasi dengan dokter dalam pemberian obat analgetika dan teknik relaksasi. Teknik relaksasi yang sering dilaksanakan dengan mengajarkan teknik nafas dalam dan distraksi. Sedangkan teknik guided imaginery belum banyak diaplikasikan. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas teknik relaksasi guided imaginary terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi di Ruang Pulih Sadar Instalasi Bedah Sentral RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode: Jenis penelitian ini adalah comparatif dengan desain experiment study. Uji statistik menggunakan T-test. Penelitian ini melibatkan 60 responden. Hasil: Rata-rata skala nyeri pada pasien post operasi sebelum diberikan guided imaginary adalah 1,73 dan sesudah diberikan guided imaginary adalah 1,0. Hasil uji T-tes yang didapatkan bahwa t hitung = 5.117 > t table (0.05, df 58) = 1.671. Simpulan: Teknik relaksasi guided imaginary efektif terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi.
PENGARUH PERILAKU CARING DAN KU PENGARUH PERILAKU CARING DAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT GRIYA HUSADA MADIUN: caring dan kualitas pelayanan anik suwarni; Idris Yani Pamungkas; Lia Anggraini
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1090

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan keperawatan yang didasari perilaku caring perawat mampu meningkatkan kualitas pelayanan, dengan kualitas pelayanan akan berdampak pada kepuasan pasien. Studi pendahuluan terhadap 10 pasien diketahui kepuasan pasien baru 40% saja yaitu pasien mengaku puas dengan pelayanan keperawatan dan 60% belum puas, hal ini menunjukkan bahwa masih ada pasien yang tidak puas terhadap pelayanan keperawatan yang diberikan, dan penyebabnya adalah perilaku caring yang diberikan masih kurang memuaskan. Tujuan: Mengetahui pengaruh perilaku caring dan kualitas pelayanan keperawatan terhadap tingkat kepuasan pasien. Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien di Ruang Kelas III RS Griya Husada Madiun sebanyak 106 pasien, diambil sampel 51 orang dengan teknik purposive sampling. Alat analisis dengan analisis deskriptif, uji t-test, analisis regresi berganda dan uji F-test. Hasil: (1) Perilaku caring sebagian besar tergolong cukup sebanyak 30 orang (58,8%); (2) Kualitas pelayanan sebagian besar tergolong cukup sebanyak 35 orang (68,6%); (3) Ada pengaruh perilaku caring terhadap kepuasan pasien (thit = 3,538; r = 0,001); (4) Ada pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien (thit = 7,848; r = 0,000); (5) Ada pengaruh antara perilaku caring dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien (Fhit = 36,586; r = 0,000). Kesimpulan: Ada pengaruh antara perilaku caring dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di RS Griya Husada Madiun. Kata kunci: Perilaku caring, Kualitas pelayanan, Kepuasan pasien