Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM binaan Pertamina Hulu Rokan Asra, Yunelly; Sunarto, Nazrantika; Maulana, Hutomo Atman
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/jv6t7z14

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyelenggarakan Worksop Peningkatan kapasitas UMKM binaan PT Pertamina Hulu Rokan (PT. PHR) di Minas Kabupaten Siak. Kegiatan ini diusulkan sesuai dengan program kerjasama Politeknik Negeri Bengkalis dengan PT. PHR melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Pemuda tahun 2024. Kegiatan ini diharapkan akan mendapatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan peningkatan kapasitas pelaku usaha UMKM dibawah binaan PT. PHR dengan target 100 pelaku usaha UMKM. Metode yang digunakan adalah workshop dan pelatihan. Luaran kegiatan (Output) adalah terselenggaranya kegiatan workshop dan pelatihan serta sosialisasi hasil program dalam seminar atau media. Dampak (outcome) kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas pengetahuan dan kemampuan para pelaku UMKM dan mendapatkan apresiasi masyarakat terhadap Polbeng serta terjalinnya hubungan harmonis antara Polbeng. PT. PHR dan masyarakat pelaku UMKM
Penerapan Digital Marketing pada UMKM Karya Bunda Kerupuk Ikan dan Udang di Desa Pangkalan Batang Barat Putri Rizkiyah; Nazrantika Sunarto
ABDIMAS TERAPAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: ABDIMAS TERAPAN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/abdimasterapan.v3i2.1176

Abstract

This Community Service program aims to analyze and implement digital marketing strategies for the Karya Bunda MSME, a fish and shrimp cracker producer in Pangkalan Batang Barat Village, Bengkalis Regency. The implementation of digital marketing is carried out as an effort to overcome limitations in conventional marketing and increase market reach. The methods used in this community service include SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) analysis, and STP (Segmentation, Targeting, Positioning). The digital marketing strategies implemented include creating a Google My Business account, utilizing social media (Instagram, Facebook, and WhatsApp Business), preparing a content calendar, and marketing through local marketplaces. The results of the implementation of digital marketing strategies show an increase in the visibility of the Karya Bunda MSME on digital platforms, growth in interaction with consumers, and increased sales during the community service period. Obstacles faced include limited digital literacy of business owners and limited internet network, but these can be overcome through mentoring and training. This research is expected to serve as a reference and motivation for other MSMEs in developing more effective and adaptive marketing strategies for the digital era.
Penyusunan Panduan Sosialisasi Dan Literasi Ekonomi Kreatif Kabupaten Bengkalis Astuti, Dwi; Dwi Astari, Yanisha; Sunarto, Nazrantika
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/gq5dps25

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan penyusunan panduan sosialisasi dan literasi ekonomi kreatif Kabupaten Bengkalis. Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep yang menempatkan kreativitas dan pengetahuan sebagai aset utama dalam menggerakkan ekonomi.  Berdasarkan hasil diskusi tim pengusul dengan bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada bulan Januari 2023 dapat identifikasi permasalahan dalam pengembangan ekonomi kreatif adalah belum adanya standar pelaksanaan teknis kegiatan sosialisasi pelaku ekonomi kreatif dan dari segi kualitas dan kuantitas pelaku usaha yang belum memadai untuk mendukung dalam menghasilkan produk kreatif menggunakan ide-ide inovatifnya. Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini adalah diskusi awal dengan bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melakukan penyusunan panduan sosialisasi dan literasi ekonomi kreatif, selanjutnya perlu masukan dan saran dari dinas terkait lainnya dan Lembaga Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Bengkalis dan Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Kabupaten Bengkalis. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah tersusunnya panduan sosialisasi dan memberikan literasi ekonomi kreatif kepada pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkalis sehingga mereka dapat memiliki knowledge, comprehension, dan application  tentang ekonomi kreatif serta diharapkan dapat saling berkoordinasi dan bekerjasama antar instansi pemerintah, pelaku ekonomi kreatif dan institusi Pendidikan dalam menjalankan sektor-sektor ekonomi kreatif daerah.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP USAHA KERUPUK AMPLANG (Studi Kasus Kelompok Wanita Mandiri Desa Pambang Pesisir-Bengkalis) Pramadita, Retni; Sunarto, Nazrantika
Jurnal Daya Saing Vol. 4 No. 2 (2018): Tata Kelola, SDM, dan Perilaku Konsumen dalam Mendorong Pembangunan Ekonomi Lok
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v4i2.226

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon masyarakat tentang bauran pemasaran yang dilakukan pada Bisnis Amplang Cracker (Studi Kasus Kelompok Wanita Mandiri Desa Pambang Pesisir). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari masing-masing pernyataan indikator berjumlah 4 indikator dengan 8 pernyataan, maka didapat nilai total untuk variabel bauran pemasaran yaitu sebanyak 4,25 yang berarti bauran pemasaran dilakukan dengan kategori sangat tinggi. Tanggapan masyarakat tentang Marketing Mix Variables adalah yang paling dominan adalah promosi dengan total rata-rata 4,50 dengan kategori sangat tinggi yang berarti orang tertarik dengan promosi yang dilakukan baik secara langsung maupun melalui media sosial. Untuk yang terkecil dari masing-masing indikator adalah harga dengan total rata-rata 4,13 dengan kategori tinggi yang berarti bahwa harga jual yang ditawarkan tidak sesuai dengan kualitas produk dan harga rendah dari produk pesaing mungkin tidak dapat mengendalikan pangsa pasar yang lebih besar.