Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN WAWASAN KEBANGSAAN DI SEKOLAH DASAR Bq.Indana Zulfa; Yayuk Hidayah; Meiwatizal Trihastuti; Ernawati Simatupang
Jurnal Dikdas Bantara Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/dikdasbantara.v5i1.2183

Abstract

Pembelajaran wawasan kebangsaan merupakan upaya dalam memelihara jati diri bangsa. Wawasan kebangsaan menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya dalam memelihara eksistensi bangsa dengan berlandaskan nilai-nilai luhur. Pembelajaran wawasan kebangsaan di Sekolah Dasar  di maksudkan sebagai upaya pengenalan jati diri bangsa sejak usia dini. Fokus  masalah dalam penelitian adalah bagaimana implementasi pembelajaran wawasan kebangsaan di SDN 193 Caringin Kota Bandung. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekaan deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas VB, peserta didik kelas VB SDN 193 Caringin Kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi.  Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, pengajian data dan penarikan kesimpulan.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran wawasan kebangsaan di SDN 193 Caringin Kota Bandung adalah terintergarsi dalam mata pelajaran Tematik pada muatan PPKn dan pengkondisian iklim kelas.  Kendala dalam implementasi pembelajaran wawasan kebangsaan di SDN 193 Caringin Kota Bandung yaitu keterbatasan waktu  dan lingkungan tempat bergaul peserta didik yang dapat melunturkan penanaman konsep wawasan kebangsaan. Implikasi dari hasil riset ini untuk pengembangan IPTEK yaitu dapat menambah wawasan mengenai wawasan kebangsaan di Sekolah Dasar.
MEMBANGUN KESADARAN BELA NEGARA MASYARAKAT PEDESAAN BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL Usman Alhudawi; Ernawati Simatupang; Fazli Rachman
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v5i2.10156.2021

Abstract

Participating in State Defense is one of the important mandates contained in the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. State Defense needs to be done by all responsible holders in creating Indonesia as a smart and prosperous nation. State Defense becomes important because national defense and security activities are not only left entirely to TNI and POLRI institutions.Therefore, various efforts are needed to reach all elements of Indonesian citizens who are dynamic and varied in their knowledge. The village community as a distinctive entity for Indonesian citizenship has not been properly touched with regard to efforts to instill awareness of defending the country. This article will discuss in detail the potential for the involvement of local wisdom values in the development of awareness of state defense in rural communities. Local wisdom is part of the strategy of a particular community group in order to achieve their needs. The research method used is qualitative. This research was conducted by studying literature with qualitative data collection techniques in the form of a literature study (literature). Meanwhile, the data analysis process used is data reduction, data display, verification, and conclusion. The results show that the approach to the value of local wisdom has an influence on the awakening of awareness of state defense in rural communities. The nature of the approach based on the valuesof local wisdom which is closely related to the habits of community life has implications for the awakening of awareness of state defense in such levels of society. Ikut serta dalam Bela Negara merupakan salah satu amanat penting yang termuat dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Bela Negara perlu dilakukan oleh seluruh pemegang tanggung jawab dalam menciptakan Indonesia sebagai bangsa yang cerdas dan sejahtera. Bela Negara menjadi penting karena aktivitas pertahanan dan keamanan nasional tidak hanya diserahkan sepenuhnya kepada institusi TNI dan POLRI. Oleh sebab itu, diperlukan berbagai upaya dalam dalam menjangkau seluruh elemen warga negara Indonesia yang dinamis dan variatif dalam pengetahuannya. Masyarakat desa sebagai suatu entitas khas kewarganegaraan Indonesia belum tersentuh dengan baik terkait upaya-upaya menanamkan kesadaran bela negara. Artikel ini akan mengulas dengan rinci potensi pelibatan nilai kearifan lokal dalam pembangunan kesadaran bela negara di tatanan masyarakat pedesaan. Kearifan lokal merupakan bagian dari strategi suatu kelompok masyarakat tertentu dalam rangka mencapai kebutuhan hidupnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur dengan teknik pengumpulan data kualitatif berupa studi pustaka (literatur). Sementara itu, proses analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukan bahwa pendekatan nilai kearifan lokal memberikan pengaruh atas terbangunnya kesadaran bela negara masyarakat pedesaan. Sifat pendekatan berbasis nilai kearifan lokal yang lekat dengan kebiasaan kehidupan masyarakat, berimplikasi pada terbangunnya kesadaran bela negara pada lapisan masyarakat demikian. 
Pembudayaan Nilai-nilai Pancasila dalam Konsep Etika Ruang Digital di Era Post-Pandemi Yayuk Hidayah; Ernawati Simatupang; Aprillio Poppy Belladonna
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 2 No. 2 (2022): VOLUME 2 NOMOR 2 OKTOBER 2022
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v2i2.91

Abstract

Persoalan perkembangan dan kemajuan teknologi menciptakan berbagai analisis dan tafsiran yang bermuara pada kemaslahatan umat manusia. Dalam hal ini karsa umat di hadapkan pada dilema global terlebih tentang warga negara global yang melek digital. Urgensi penulisan ini diharapkan mampu menjadi jawaban dalam menghadapi pengaruh penggunaan teknologi yang berbasis digital yang dihadapkan dengan nilai-nilai luhur Bangsa.  Pembahasan dalam artikel ini menekankan pada beberapa aspek tentang pembudayaan nilai-nilai Pancasila dalam konsep etika ruang digital di era post-pandemi yaitu, pertama perlu penguatan literasi digital yang di sinergikan dengan nilai-nilai Pancasila, sehingga saat masyarakat akan dapat tetap nyaman dalam penggunaan teknologi. Kedua nilai-nilai Pancasila perlu divisualisasikan dalam konsep etika ruang digital di era post-pandemi sehingga Pancasila tetap melekat dalam kehidupan digital dan dunia nyata masyarakat. Ketiga, pembudayaan nilai-nilai Pancasila dalam konsep etika ruang digital di era post-pandemi berorientasi pada kemampuan personal dan intrapersonal komunikasi yang bersifat praktik partisipatif dan bermakna. Artikel ini menyimpulkan bahwa dalam pembudayaan nilai-nilai Pancasila dalam konsep etika ruang digital di era post-pandemi akan berdampak dalam penguatan karakter warga negara yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila. Oleh sebab itu, melalui artikel ini, pembudayaan nilai-nilai Pancasila dalam konsep etika ruang digital ialah menjadi pedoman seseorang dalam melakukan interaksi digitalnya sehingga akan memperkuat fungsi Pancasila  sebagai pedoman, sebagai pengatur tingkah laku orang termasuk dalam etika ruang digital di era post-pandemi.
BIDAK BACA: MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERMUATAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA Adi Iwan Hermawan; Ernawati Simatupang; Megie Syauta
Jurnal Muara Pendidikan Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 2, Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i2.1420

Abstract

Initial reading ability level at SD Inpress 38 Matawolot Kab. Sorong is still quite low. An alternative solution to improve initial reading skills is to develop educational reading media containing local wisdom. This research uses quantitative methods. Based on the ADDIE model development method (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This research was conducted at SD Inpress 38 Matawolot District. Shove. With a total of 19 students. Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation techniques. Data was collected through validation sheets from material experts, media experts, language experts, and teacher responses. The results of testing the effectiveness of reading learning media have proven to be able to improve the learning outcomes of class 1 students. This can be explained by the N-gain score of 0.4 which is included in the medium category, namely in the range 0.3 – 0.7. The results of this research show that the reading media educational media containing local wisdom is very valid and practical for use in initial reading learning at SD Inpress 38 Matawolot District Sorong.
BIDAK BACA: MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERMUATAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA Adi Iwan Hermawan; Ernawati Simatupang; Megie Syauta
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 2, Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i2.1420

Abstract

Initial reading ability level at SD Inpress 38 Matawolot Kab. Sorong is still quite low. An alternative solution to improve initial reading skills is to develop educational reading media containing local wisdom. This research uses quantitative methods. Based on the ADDIE model development method (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This research was conducted at SD Inpress 38 Matawolot District. Shove. With a total of 19 students. Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation techniques. Data was collected through validation sheets from material experts, media experts, language experts, and teacher responses. The results of testing the effectiveness of reading learning media have proven to be able to improve the learning outcomes of class 1 students. This can be explained by the N-gain score of 0.4 which is included in the medium category, namely in the range 0.3 – 0.7. The results of this research show that the reading media educational media containing local wisdom is very valid and practical for use in initial reading learning at SD Inpress 38 Matawolot District Sorong.