Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Organik Cair Ecofarm Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.): Effect Various Doses of Ecofarm Liquid Organic Fertilizer Against the Growth and Production of String Bean Plants (Vigna sinensis L. ) M. Darmawan; Tuti Handayani Arifin; Nurul Ainun Tangge
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 1 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i1.3155

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk organik cair ecofarm terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yang dicobakan adalah dosis pupuk organik cair ecofarm yang terdiri dari tanpa pupuk cair organik (C0), pupuk organik cair ecofarm dengan dosis 4 liter/ha (C1), pupuk organik cair ecofarm dengan dosis 6 liter/ha (C2), pupuk organik cair ecofarm dengan dosis 8 liter/ha (C3) dan pupuk organik cair ecofarm dengan dosis 10 liter/ha (C4). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat20 bedengan percobaan. Hasil analisis uji lanjut menunjukkan perlakuan POC ecofarm memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang. Perlakuan dosis 10 liter/ha (C4), yang memberikan pengaruh nyata, baik terhadap tinggi tanaman kacang panjang yaitu 127,8 cm, jumlah daun kacang panjang 17,8 helai, panjang polong kacang panjang 59,1 cm, berat polong kacang panjang 43,0 g dan berat polong/ha 2485,0 kg. The aim of this research was to determine the effect of the dosage of Ecofarm liquid organic fertilizer on the growth and production of long bean plants. This research was carried out in the form of an experiment using a Randomized Block Design (RAK) with the treatments tested being the dosage of Ecofarm liquid organic fertilizer consisting of no organic liquid fertilizer (C0), ecofarm liquid organic fertilizer with a dose of 4 liters/ha (C1), ecofarm liquid organic fertilizer with a dose of 6 liters/ha (C2), ecofarm liquid organic fertilizer with a dose of 8 liters/ha (C3) and ecofarm liquid organic fertilizer with a dose of 10 liters /ha (C4). Each treatment was repeated 4 times so that there were 20 experimental beds. The results of further test analysis showed that the POC ecofarm treatment had a real influence on the growth and production of long bean plants. The treatment dose was 10 liters/ha (C4), which had a significant effect on the height of the long bean plants, namely 127.8 cm, the number of long bean leaves 17.8, the length of the long bean pods 59.1 cm, the weight of the long bean pods 43 .0 g and pod weight/ha 2485.0 kg.
Pemanfaatan Pati Ubi Jalar Ungu sebagai Alternatif Pengental Alami Saus Tomat M. Darmawan; Megasari, Ria; A. Khairun Mutia
Wanatani Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/wanatani.v5i2.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai bahan pengental alami terhadap mutu saus tomat yang dihasilkan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan berupa pambahan bubur ubi jalar ungu kukus ke dalam bubur tomat, terdiri atas tiga taraf yaitu A = 5%, B = 10% dan C = 15%. Parameter yang diamati meliputi kadar vitamin C, Kadar pH, Kekentalan (Operating Instructioo/viskometer), Total padatan terlarut, Uji organoleptic (warna, aroma, rasa dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubur ubi jalar ungu tidak mempengaruhi kadar vitamin C tetapi sangat berpengaruh terdapat kadar pH, kadar kekentalan dan kadar total padatan terlarut yang dihasilkan. Uji organoleptik menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis berada pada kategori agak suka hingga suka dengan nilai 2,76–3,76, dan perlakuan penambahan ubi jalar ungu 15% menghasilkan tingkat kesukaan tertinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pati ubi jalar ungu berpotensi digunakan sebagai alternatif pengental alami yang mampu meningkatkan mutu fisik dan penerimaan konsumen terhadap saus tomat.