Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurna Beta Kimia

Review: Zeolite Alam Sebagai Material Penghantar Obat Riwu, Arsel A. Pau; Neolaka, Yantus A. B.
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5574

Abstract

Abstrak-Laporan mengenai pengkajian terhadap zeolit alam telah mengalami peningkatan dengan spektrum aplikasi yang relative luas termasuk dalam bidang biomedis dan farmasi. Salah satu potensi aplikasi zeolite yang menarik perhatian para peneliti ialah dalam bidang penghantar obat (drug delivery). Dalam artikel ini, disajikan review berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan terkait material zeolit alam dari aspek struktur dan karakteristik serta aplikasinya sebagai bagian dari system penghantar obat. Berdasarkan struktur dan komposisinya, zeolit alam terdiri atas beberapa jenis seperti Analcime, Kabasite, Klinoptilotit, Erionite, Faujasite, Ferrierite, Laumontite, Mordenite dan Phillipsite. Dari beberapa jenis zeolit tersebut, Klinoptilotit dan Mordenit merupakan mineral yang paling luas ditemukan dan dilaporkan aplikasinya. Karakteristik struktur dan komposisi dengan variasi yang luas menjadikan zeolit alam meiliki sifat yang cocok untuk diaplikasikan sebagai material penghantar obat. Sifat tersebut juga termasuk biokompatibilitas dan toksisitas yang mendukung aplikasinya dalam sistem biologis. Sebagai material dengan potensi pemanfaatan dalam bidang penghantar obat, zeolite dalam beberapa laporan terbatas telah diketahui memiliki sifat dan daya adaptabilitas yang baik dalam system biologis. Beberapa aplikasi zeolit sebagai material penghantar vitamin hingga obat diantaranya seperti Vitamin A, D3 dan E, diclofenac sodium (DS), ibuprofen, diclofenac, indomektin, cephalexin, dan temozolomide.
Konsentrasi Optimum dan Model Isotherm Bovine Serum Albumin (BSA) dalam Matriks Silika Gel dengan Pemanfaatan Silika yang bersumber dari Pasir Alam Naat, Johnson N.; Lawa, Yosep; Neolaka, Yantus A. B.; Haki, Horiana; Lestarani, Dewi; Sugiarti, Sri; Iswantini, Dyah
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Nomor 2: November 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v1i2.5584

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi optimum dan model isotherm bovine serum albumin (BSA) dalam matriks silika gel dengan pemanfaatan silika yang bersumber dari pasir alam Takari. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan preparasi sampel, ekstraksi silika (SiO2), penentuan konsentrasi optimum, dan model isotherm BSA pada matriks silika gel yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Penentuan konsentasi optimum BSA dalam matriks silika gel dibuat dengan variasi konsentrasi 10, 20, 30, 40, dan 50 mg/L pada pH dan waktu kontak optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi optimum adsorpsi BSA pada konsentasi 40 mg/L dengan efisiensi adsorpsi sebesar 99,06%. Adsorpsi BSA mengikuti model isotherm Langmuir tipe 2 dengan nilai R2 = 0,9492 dan kapasitas adsorpsinya sebesar 9,5057 mg/g. Proses adsorpsi BSA oleh silika dalam matriks silika gel terjadi secara kimia dan monolayer.
Adsorpsi Zat Warna Metil Merah menggunakan Hydrochar dari Tempurung Kelapa Neolaka, Yantus A.B.; Lalang, Arvinda C.; Seran, Stefania Yani
Jurnal Beta Kimia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2, Nomor 2: November 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v2i2.9595

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai studi kinetika, isotherm dan termodinamika adsorpsi zat warna metil merah menggunakan Hydrochar berbasis tempurung kelapa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mekanisme adsorpsi zat warna metil merah menggunakan adsorben Hydrochar tempurung kelapa teraktivasi pelarut HCl di tinjau dari modeling kinetika, isotherm, dan termodinamika adsorpsi. Kondisi optimum adsorpsi zat warna metil merah mengunakan Hydrochar tempurung kelapa dipelajari dengan menggunakan beberapa parameter seperti inisial konsentrasi awal, massa adsorben, pH adsorpsi, waktu kontak, temperatur, dan selanjutnya dilakukan pengkajian terhadap kinetka adsorpsi, isothrem adsorpsi, dan termodinamika adsorpsi. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa kondisi optimum adsorpsi zat warna metil merah menggunakan Hydrochar tempurung kelapa pada parameter insial konsentrasi awal 30 mg/L, massa adsorben 1 g, pH adsorpsi 4, waktu kontak 10 menit dan temperatur 40℃ (313 K). Kinetika adsorpsi zat warna Metil Merah pada adsorben Hydrochar tempurung kelapa mengikuti model kinetika orde kedua semu dengan nilai R2= 0,9812. Model isotherm adsorpsi yang sesuai untuk adsorpsi zat warna metil merah menggunakan adsorben Hydrochar tempurung kelapa teraktivasi pelarut yaitu model Temkin dengan nilai R2 = 0,9553. Studi termodinamika adsorpsi menggunakan beberapa fungsi seperti ∆H⁰ = (-8, 201 kJ/mol), ∆S⁰ = (0,034 kJ/mol), ∆G⁰ (298 K) = -18, 492, ∆G⁰ (303 K) = -18, 665, ∆G⁰ (308 K) = -18, 837, ∆G⁰ (313 K) = -19, 010. Berdasarkan beberapa fungsi menunjukkan bahwa proses adsorpsi zat warna metil merah menggunkan Hydrochar tempurung kelapa berlangsung spontan dan eksotermik pada suhu pada suhu 313 K.
Mini Review: Peran Biofertilizer Pada Pertanian Lahan Kering Benu, Frederik L.; Lawa, Yosep; Neolaka, Yantus A. B.
Jurnal Beta Kimia Vol 3 No 1 (2023): Volume 3, Nomor 1: Mei 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v3i1.11656

Abstract

Mini review ini menyajikan mengenai penggunaan biofertilizer pada pertanian lahan kering. Penggunaan biofertilizer pada pertanian lahan kering telah menjadi topik yang menarik dalam upaya meningkatkan keberlanjutan pertanian. Dalam mini review ini akan dibahas mengenai berbagai Bahan baku berbasis biomassa dapat digunakan dalam pembuatan biofertilizer. Metode pembuatan biofertilizer juga akan disajikan mengingat metode pembuatan biofertilizer memiliki peran penting dalam memproduksi pupuk organik yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan. selanjutnya akan disajikan mengenai metode pengukuran pertumbuhan tanaman yang merupakan langkah penting dalam memantau dan mengevaluasi respons tanaman terhadap lingkungan dan perlakuan pertanian khususnya pada pertanian lahan kering. Pada bagian akhir paper akan di sajikan mengenai aplikasi biofertilizer pada berbagai tanaman yang di tanam pada berbagai tipe lahan kering. Meskipun ke depan masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami interaksi antara biofertilizer dan tanaman spesifik serta mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi efektivitasnya, penggunaan biofertilizer pada pertanian lahan kering menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian.
Analisis bibliometric adsorpsi Pb(II) menggunakan adsorben berbasis zeolite alam Neolaka, Yantus Aristarkus B.; Kalla, Eka B.S.
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i1.15461

Abstract

Penggunaan zeolit alam sebagai adsorben untuk penyisihan Pb(II) telah menjadi fokus penelitian yang signifikan. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tren, kontribusi institusi, kerjasama penulis, dan fokus penelitian terkait penggunaan zeolit alam sebagai adsorben Pb(II) menggunakan analisis bibliometrik. Data dari Scopus menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat penelitian tentang adsorpsi Pb(II) menggunakan zeolit alam dari tahun 2000 hingga 2023. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan VOSviewer untuk melihat hubungan objek penelitian, penyebaran makalah, dan kolaborasi penulis, serta menggunakan Excel 2016 untuk profil penelitian. China adalah negara paling aktif dalam publikasi penelitian ini, diikuti oleh Iran, Turki, dan lainnya. Institut seperti Ministry of Education of the People's Republic of China, University of Belgrade, dan National Technical University of Athens memberikan kontribusi yang signifikan. Bidang studi terkait, seperti environmental science, chemistry, dan chemical engineering, mendominasi publikasi tentang penggunaan zeolit alam untuk menghilangkan Pb(II). Analisis kerjasama penulis mengungkapkan kolaborasi yang erat antara peneliti dari berbagai institusi dan negara. Kata kunci yang umum terkait adalah adsorpsi, zeolit, timbal, logam berat, dan clipnotilolit. Hasil analisis ini memberikan wawasan tentang tren penelitian dan dapat mendukung pengembangan lebih lanjut dalam pengelolaan air limbah khususnya pemanfaatan zeolite alam sebagai adsorber dalam penyisihan Pb(II).
Model Isotherm Adsorpsi Triptamin menggunakan Adsorben Silika termodifikasi BSA Deram, Rosalia Febriana; Anarato, Antonius Umbu; Lestarani, Dewi; Neolaka, Yantus A.B.; Lawa, Yosep; Kalla, Eka B.S.; Baunsele, Anselmus B.; Nitti, Fidelis; Naat, Johnson N.
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 2 (2024): Volume 4, Nomor 2: November 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i2.19684

Abstract

This article reports the adsorption isotherm model of tryptamine using bovine serum albumin-modified silica adsorbent (SiO₂@BSA) obtained from Takari natural sand as a silica source. Silica was extracted from natural sand and then modified with BSA. The SiO₂@BSA adsorbent was used to adsorb tryptamine in a batch system with 5, 10, 20, 30, 40, and 50 mg/L concentrations. Tryptamine content was analyzed using a UV-Vis spectrophotometer at 423 nm. Eight models were employed to describe the adsorption isotherm of tryptamine. The modeling results revealed that tryptamine adsorption follows the Langmuir isotherm model, with an R² value of 0.938 and a maximum adsorption capacity of 7.961 mg/g. This study confirms the potential of SiO₂@BSA as an effective adsorbent for tryptamine adsorption, contributing to the development of adsorption technology for organic compounds.
Isolation and Identification of Halotolerant Bacteria in Saline Soils from the Coastal Areas of Oebelo White Sand Beach and Pariti Beach Lawa, Yosep; Utami, Serlina; Lede Kore, Rut Delviana; Neolaka, Yantus A. B.; Lalang, Arvinda Ceniorita; Nenohai, Jacky Anggara; Kutu Woa, Maria Anastasia
Jurnal Beta Kimia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Number 2, November 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v5i2.19815

Abstract

A study has been conducted to isolate and identify halotolerant bacteria in saline soils from the coastal areas of Oebelo White Sand Beach and Pariti Beach. The sampling method used was random sampling. During sampling, pH, electrical conductivity (EC), and soil temperature were also measured. Bacterial isolation was performed using a serial dilution technique, resulting in three pure isolates from each beach sand sample. The isolates were cultured on Nutrient Agar (NA) medium and incubated at 37°C for 24 hours. The colonies obtained were small, round, and white. The isolates were then purified using the streak plate method. The halotolerant test was conducted using Tryptic Soy Agar (TSA) medium without added salt. The results showed that the bacterial colonies were halotolerant, as indicated by growth after 24 hours of incubation. Further biochemical tests, including motility, citrate utilization, urease, and sugar hydrolysis, revealed that all isolates from Oebelo White Sand samples showed positive results for all tests, whereas isolates from Pariti Beach exhibited some variations. These findings indicate that the isolates were capable of hydrolyzing urea into ammonia, utilizing citrate as a carbon and energy source, and fermenting sugars present in the medium.