Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA MELALUI METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) PADA JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SILIWANGI Raden Roro Suci Nurdianti; Suhendra Suhendra
Jurnal Siliwangi: Seri Pendidikan Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Siliwangi Seri Pendidikan
Publisher : LP2M-PMP Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jspendidikan.v5i1.942

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang permasalahan yakni  adanya ketidakpuasan mahasiswa di jurusan Pendidikan ekonomi, sehingga perlu diadakan penelitian mengenai kepuasan mahasiswa dan juga komponen-komponen yang mempengaruhinya. Salah satu metode yang biasanya digunakan dalam analisis kepuasan konsumen adalah SERVQUAL (Service Quality) yang  melihat kepuasan konsumen dari lima dimensi utama yakni Responsiveness, Assurance, Tangible, Empathy, dan Reliability. Metode ini biasanya digunakan juga untuk melihat bagaimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.  Adapun metode penelitian yang digunakan adalah Survei Eksplanatori, dengan objek penelitian yakni mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Siliwangi. Sampel diambil sebanyak 300 orang secara proporsional dari mahasiswa angkatan 2015, 2016, 2017.
Sosialisasi Financial Technology (FinTech) bagi Guru SMK Produktif Administrasi Perkantoran di Kabupaten Tasikmalaya Raden Roro Suci Nurdianti; Kurniawan Kurniawan; Syamsudin Arnasik
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2020): EDISI MARET 2020
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial technology/FinTech merupakan hasil gabungan antara jasa keuangan dengan teknologi yang akhirnya mengubah model bisnis dari konvensional menjadi moderat. FinTech muncul seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang saat ini didominasi oleh pengguna teknologi informasi tuntutan hidup yang serba cepat. Dengan FinTech, permasalahan dalam transaksi jual-beli dan pembayaran seperti tidak sempat mencari barang ke tempat perbelanjaan, ke bank/ATM untuk mentransfer dana, keengganan mengunjungi suatu tempat karena pelayanan yang kurang menyenangkan dapat diminimalkan. Dengan kata lain, FinTech membantu transaksi jual beli dan sistem pembayaran menjadi lebih efisien dan ekonomis namun tetap efektif. Permasalahan yang terjadi adalah, belum semua masyarakat memahami perkembangan teknologi keuangan ini. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi guna memperkenalkan FinTech ini ke masyarakat.
Penerapan Model Pembelajaran Roar (Read, Observe, Auditory, Review) Berbantukan Media Baamboozle Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI Martha Yuniar; Yoni Hermawan; Raden Roro Suci Nurdianti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v1i1.193

Abstract

The main problem related to this research is the low concept understanding ability of students in economic subjects so that the purpose of this study is to determine the effect of using the ROAR (Read, Observe, Auditory, Review) learning model assisted by Baamboozle on students' concept understanding. The method used in this research is an experimental method with a non-equivalent control group design, and data collection techniques through multiple choice tests. The population of this study was all XI social studies classes at SMAN 4 Tasikmalaya in the 2023/2024 school year totaling 186 with 76 samples of students, consisting of 36 experimental class students and 36 control class students with sampling techniques using probability sampling. Data analysis techniques using the help of the SPSS 25 program, namely paired sample t-test and independent sample t-test with a significance level of 5% or 0.05. Based on the results of the study obtained a sig. (2-tailed) value of 0.000 <0.05 which indicates that Ho is rejected so that it can be seen that there is an effect of the ROAR learning model assisted by Baamboozle media on increasing students' concept understanding in economic subjects
Penggunaan Metode Servqual dalam Pengukuran Kualitas Layanan Pendidikan Suhendra Suhendra; Raden Roro Suci Nurdianti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 2 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: December 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i2.15103

Abstract

Keberhasilan suatu lembaga pendidikan salah satunya dapat terlihat dari jumlah pendaftar atau jumlah siswa pada lembaga tersebut. Semakin baik citra lembaga di masyarakat, akan berdampak pada meningkatnya jumlah pendaftar untuk mengecap pendidikan di lembaga tersebut. Dalam Industri jasa Pendidikan, promosi yang paling efektif adalah rekomendasi dari pengguna atas kepuasan dari layanan yang diterima pada saat bertransaksi maupun layanan setelah transaksi dilakukan. Oleh karena itu, layanan akademik yang diberikan memegang peranan penting dalam keberlangsungan suatu lembaga pendidikan.Model kualitas pelayanan yang hingga kini banyak dijadikan sebagai acuan dalam riset pemasaran jasa adalah model servqual (service quality) yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry. Servqual yang dijadikan acuan untuk mengukur kualitas  pelayanan adalah dengan 5 dimensi : (1) kehandalan (reliability), (2) jaminan (assurance), (3) daya tanggap (responsiveness), (4) empati (empathy) dan (5) bukti langsung (tangibles). Model ini dapat diterapkan di berbagai aspek yang terdapat pada pelayanan/jasa yang disediakan oleh lembaga masing-masing. Kajian ini bertujuan untuk membahas bagaimana penggunaan metode Servqual ini diterapkan dalam pengukuran kualitas layanan pendidikan
Penggunaan Metode Servqual dalam Pengukuran Kualitas Layanan Pendidikan Suhendra Suhendra; Raden Roro Suci Nurdianti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 2 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: December 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i2.15103

Abstract

Keberhasilan suatu lembaga pendidikan salah satunya dapat terlihat dari jumlah pendaftar atau jumlah siswa pada lembaga tersebut. Semakin baik citra lembaga di masyarakat, akan berdampak pada meningkatnya jumlah pendaftar untuk mengecap pendidikan di lembaga tersebut. Dalam Industri jasa Pendidikan, promosi yang paling efektif adalah rekomendasi dari pengguna atas kepuasan dari layanan yang diterima pada saat bertransaksi maupun layanan setelah transaksi dilakukan. Oleh karena itu, layanan akademik yang diberikan memegang peranan penting dalam keberlangsungan suatu lembaga pendidikan.Model kualitas pelayanan yang hingga kini banyak dijadikan sebagai acuan dalam riset pemasaran jasa adalah model servqual (service quality) yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry. Servqual yang dijadikan acuan untuk mengukur kualitas  pelayanan adalah dengan 5 dimensi : (1) kehandalan (reliability), (2) jaminan (assurance), (3) daya tanggap (responsiveness), (4) empati (empathy) dan (5) bukti langsung (tangibles). Model ini dapat diterapkan di berbagai aspek yang terdapat pada pelayanan/jasa yang disediakan oleh lembaga masing-masing. Kajian ini bertujuan untuk membahas bagaimana penggunaan metode Servqual ini diterapkan dalam pengukuran kualitas layanan pendidikan
Pengaruh Disiplin Belajar terhadap Motivasi Belajar dan Implikasinya pada Prestasi Belajar Siswa Kelas XI SMAN 1 Singaparna Mata Pelajaran Ekonomi Aldian Adesa; Kurniawan; Raden Roro Suci Nurdianti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2909

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Prestasi Belajar siswa yang diakibatkan oleh Motivasi Belajar siswa yang menurun. Hal ini dilihat dari hasil nilai ulangan harian masih berada di bawah KKM pada mata pelajaran ekonomi sehingga menunjukan Prestasi Belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh Disiplin Belajar terhadap Motivasi Belajar serta implikasinya pada Prestasi Belajar siswa secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas XI yang berjumlah 231. Teknik pengambilan sampel yaitu probability sampling dengan cara simple random sampling sampel yang diambil yaitu 147 siswa. Data diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis jalur (Path Analysis) dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian dari pengaruh langsung menunjukan Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Motivasi Belajar dengan signifikan 0,001 < 0,005, Motivasi Belajar berpengaruh terhadap Prestasi Belajar dengan signifikansi 0,001 < 0,05 dan Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Prestasi Belajar dengan signifikansi 0,001 < 0,05. Kemudian, hasil penelitian dari pengaruh tidak langsung menunjukan Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Prestasi Belakar melalui Motivasi Belajar dengan nilai Z-Sobel 3,427. Kesimpulan dari penjelasan ini yaitu Disiplin Belajar berpengaruh terhadap Motivasi Belajar dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap Prestasi Belajar siswa.
Pengaruh Dukungan Keluarga dan Pendidikan Kewirausahaan terhadap Entrepreneurial Effectuation (Survei kepada Siswa Kelas XII di SMKN Bantarkalong) Trisna Siswara; Edi Fitriana Afriza; Raden Roro Suci Nurdianti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2957

Abstract

Entrepreneurial Effectuation merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi ketidakpastian di dunia usaha dan persaingan kerja yang semakin kompetitif. Namun, pada kenyataannya masih terdapat siswa yang belum memiliki keberanian untuk mengambil keputusan usaha, beradaptasi terhadap perubahan, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal. Kondisi ini menunjukkan bahwa Entrepreneurial Effectuation siswa masih perlu ditingkatkan dan diduga dipengaruhi oleh faktor dukungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan terhadap entrepreneurial effectuation. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 700 siswa kelas XII SMKN Bantarkalong, dengan jumlah sampel 255 responden yang ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap entrepreneurial effectuation (β = 0,172; p = 0,003). Pendidikan kewirausahaan juga berpengaruh signifikan terhadap entrepreneurial effectuation (β = 0,690; p = 0,000). Selain itu, secara simultan dukungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap entrepreneurial effectuation siswa (F = 210,615; p = 0,000). Model penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,626. Yang berarti bahwa 62,6% variasi entrepreneurial effectuation dapat dijelaskan  oleh dukungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan. Sedangkan sisanya sebesar 37,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini menegaskan bahwa dukungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kreatif, memanfaatkan peluang, menghadapi risiko, serta mengambil keputusan secara fleksibel dan adaptif.
Konformitas Teman Sebaya dan Motivasi Belajar Terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Cahyani Yulisti Yuniar; Raden Roro Suci Nurdianti; Ati Sadiah
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v11i1.5274

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konformitas teman sebaya dan motivasi belajar terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada siswa SMA Negeri6 Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 1.300 siswa dengan sampel sebanyak 306 responden yang ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya dan motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi baik secara parsial maupun simultan.Abstract:This study aims to determine the influence of peer conformity and learning motivation on students’ interest in continuing higher education at SMA Negeri 6 Tasikmalaya. This study used a quantitative approach with a survey method and associative causal research design. The population consisted of 1,300 students, with a sample of 306 respondents selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results showed that peer conformity and learning motivation had a positive and significant influence on students’ interest incontinuing higher education both partially and simultaneously
Pengaruh Self Regulated Learning, Minat Belajar dan Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Zasmin Shulhatul Cholis; Rendra Gumilar; Raden Roro Suci Nurdianti
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5998

Abstract

Abstract: Learning outcomes are one indicator of success in the learning process. However, relatively low learning outcomes are still found in the Economics subject of eleventh-grade students at SMA Negeri 10 Tasikmalaya. This study aims to determine the influence of self-regulated learning, learning interest, and the school environment on student learning outcomes. This study used a quantitative approach with a survey research method. The sampling technique used probability sampling with simple random sampling. The population in this study was 286 students, with a sample of 167 respondents determined using the Slovin formula. Data collection was conducted using a questionnaire. The results showed that 1) Self-regulated learning has a positive and significant effect on learning outcomes; 2) Learning interest has a positive and significant effect on learning outcomes; 3) The school environment has a positive and significant effect on learning outcomes; 4) Simultaneously, self-regulated learning, learning interest, and the school environment have a positive and significant effect on learning outcomes. Therefore, it can be concluded that self-regulated learning, learning interest, and the school environment influence student learning outcomes in the Economics subject of eleventh-grade students at SMA Negeri 10 Tasikmalaya. Keywords: learning interest; learning outcomes; Self-Regulated Learning; school environment.   Abstrak: Hasil belajar merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam proses pembelajaran. Namun pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI SMA Negeri 10 Tasikmalaya masih ditemukan hasil belajar yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self regulated learning, minat belajar, dan lingkungan sekolah terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Populasi pada penelitian ini adalah 286 peserta didik, sampel penelitian sebanyak 167 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Self regulated learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar; 2) Minat belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar; 3) Lingkungan sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar; 4) Secara simultan, self regulated learning, minat belajar, dan lingkungan sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa self regulated learning, minat belajar, dan lingkungan sekolah berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI SMA Negeri 10 Tasikmalaya.  Kata kunci: hasil belajar;  lingkungan sekolah; minat belajar; Self Regulated Learning.
Finansial Cerdas, Keluarga Sejahtera: Edukasi Keuangan Inklusif Berbasis GEDSI untuk Guru SMPN 1 Bojonggambir Gugum Gumilar; Sri Hardianti Sartika; Raden Roro Suci Nurdianti; Ati Sadiah; Riki Junaedi; Febrialdy Hendrawan
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22025

Abstract

Studi awal mengidentifikasi keterbatasan akses dan kontrol keuangan di kalangan guru perempuan, serta rendahnya partisipasi dalam keputusan ekonomi keluarga. Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan untuk melibatkan guru aktif dalam pelatihan yang mencakup penyusunan anggaran, cerdas meminjam-menabung, dan penerapan prinsip GEDSI. Pelatihan dilakukan di SMPN 1 Bojonggambir dengan 28 orang peserta. Pelatihan menekankan kesetaraan, inklusi sosial, serta pemanfaatan teknologi dalam pencatatan keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan guru mengelola keuangan rumah tangga secara efektif dan inklusif. Pendekatan GEDSI memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong lingkungan pendidikan yang adil dan berkelanjutan. Program ini menghasilkan bahan edukasi berkelanjutan yang dapat memperluas dampak sosial bagi komunitas sekolah dan masyarakat luas.