Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimalisasi Keuntungan Usaha Industri Kecil Menengah Tempe di Kota Samarinda Firda - Juita; Syarifah Maryam; Dina Agung Citra Dewi
Paradigma Agribisnis Vol 5 No 2 (2023): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i2.8318

Abstract

Tempe merupakan makanan hasil fermentasi antara kedelai dan jamur rizhopus sp. Tempe memiliki banyak protein nabati dengan harga relatif murah. Kegiatan IKM tempe merupakan kegiatan menghasilkan produksi tempe sebagai usaha agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi, keuntungan dan optimalisasi produksi tempe di Kota Samarinda. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak Oktober sampai Desember 2020 di 3 Kelurahan Kota Samarinda. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah 7 responden. Metode pengumpulan data primer dan data sekunder Data dianalisis dengan menggunakan Linier Pragramming dan metode Simplek dan analisis biaya produksi, keuntungan dan optimalisasi hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi yang dihasilkan oleh IKM Tempe di Kota Samarinda dalam 1 bulan adalah 3.676.14 kemasan-1 sehingga doperoleh biaya penerimaan responden sebesar Rp. 22.793.285,71 bln-1 dengan rata-rata biaya produksi tempe sebesar Rp. 16.852.608,86 bln-1 sedangkan rata-rata pendapatan responden yaitu sebesar Rp. 5.940.676,86 bln-1 dari hasil yang diperoleh yang kemudia dianalisis menggunakan Software QM For Windows 3 responden yang mempunyai hasil keuntungan dan produksi yang optimal dan 4 rensponden belum memiliki keuntungan dan produksi kurang optimal dari hasil faktual. Kata kunci: Keuntungan, Optimalisasi, Produksi, Tempe.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Nanas Madu Kelurahan Bukit Merdeka Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara Firda - Juita; Pandu Risvino Adji; Siti Balkis
Paradigma Agribisnis Vol 6 No 1 (2023): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v6i1.8386

Abstract

Tingkat produksi nanas yang sangat tinggi menyebabkan perlunya pihak penyalur nanas madu dari tingkat petani hingga konsumen, yang mana pada penelitian ini adalah pedagang nanas madu lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha pedagang nanas madu Kelurahan Bukit Merdeka Kecamatan Samboja. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan Maret 2022.Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 pedagang nanas madu yang ada di Kelurahan Bukit Merdeka. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui arah dan seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.Hasil penelitian menunjukan data sebagai berikut, variabel X1 (modal) diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel ( 4,787 > 1,729). Pada variabel X2 (tenaga kerja), X3 (lama usaha), dan X4 (jam berdagang) diperoleh nilai thitung  lebih kecil dari ttabel secara berturut-turut sebagai berikut (1,530 < 1,729), (0,853 < 1,729), dan (0,656 < 1,729).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel modal berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan pedagang nanas madu di Kelurahan Bukit Merdeka. Variabel tenaga kerja, lama usaha, dan jam berdagang secara berturut-turut terbukti tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan pedagang nanas madu di Kelurahan Bukit Merdeka. Kata kunci : Analisis, faktor, pendapatan, pedagang, nanas
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETERNAK DALAM MELAKUKAN PROGRAM VAKSINASI JEMBRANA PADA SAPI BALI Widia Kamalasari; Fikri Ardhani; Firda Juita
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v2i1.2643

Abstract

ABSTRACT Jembrana vaccination program in Bali cattle has been done since 2006. The decision of farmers in the adoption of Jembrana vaccination technology in Bali cattle can be influenced by many factors. This study aims to determine the internal and external factors affect the decision of farmers in conducting Jembrana vaccination program in Bali cattle. The data taken include primary data and secondary data. The method of determining the location in the study was taken by purposive. Proportional sampling method and simple random sampling. The measurement used in this research in Likert scale. Analyzed by qualitative descriptive method. This study show that internal factors consisting enough influence to decision of farmer in conducting Jembrana vaccination program on Bali cattle with an average score of 46.20. External factors consisting enough to affect the decision of farmers in conducting Jembrana vaccination program in Bali cattle with an average number of scores 18.07. 
Peran Faktor Peternak dan Inseminator terhadap Keberhasilan Inseminasi Buatan pada Sapi Potong di Kecamatan Kota Bangun Fikri Ardhani; Lukman Lukman Lukman; Firda Juita
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v3i1.3701

Abstract

Some of the factors that influence the success of artificial insemination are livestock, semen quality and human (breeders and inseminator). The research aim is to characterize on human factors including the characteristics, knowledge, and skills and its role affecting the success of artificial insemination in the Kota Bangun District. This research was conducted in Kota Bangun District, by interview method in the form of questionnaire to 54 breeders and 3 inseminators. The data were analyzed using descriptive statistics, including; frequency distribution, percentage and Guttman measurements. This research shows that breeder characteristics; age, education and breeding experience, as well as characteristics of inseminator officers; age, education, training and AI experience are high and good in supporting knowledge and skills. The knowledge level of breeders and inseminators about reproduction and AI technology are high so it can affect the success of AI. Farmer’s skill; time of observation lust, the right time for AI and pregnancy detection are high, as wel as inseminator officer skills; recognize the signs of lust, the right time for AI and pregnancy detection are high, so it can affect the success of AI. The success of AI with S/C value of 1,44 and CR of 76% are good and ideal. Thus, the factor of breeder and inseminator officer is high with percentage of 78,4% in the success of artificial insemination in beef cattle in the Kota Bangun District.