Rini Fitriani Permatasari
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dukungan Sosial dan Kepercayaan Diri Terhadap Keterbukaan Diri Pada Remaja Di Panti Asuhan Tenggarong Aditya S, Yoga; Permatasari, Rini Fitriani
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 4 (2021): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i4.6797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik pengaruh dukungan sosial dan kepercayaan diri terhadap keterbukaan diri remaja di panti asuhan Tenggarong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah remaja dengan usia 12-18 tahun sebanyak 100 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala keterbukaan diri, skala dukungan sosial, dan skala kepercayaan diri. Skala tersebut disusun dengan model skala likert. Penelitian ini menggunakan IBM statistik SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dukungan sosial dan kepercayaan diri terhadap keterbukaan diri remaja di panti asuhan Tenggarong, dengan nilai signifikan (P) 0.000 dan F hitung 5.509 dengan besar pengaruh 10.2% . Pada dukungan sosial terhadap keterbukaan diri remaja di panti asuhan terdapat pengaruh dengan nilai koefisien beta (β) 0.247, serta nilai t hitung 2.436, t tabel 1.984, dan (p) 0.017. Pada kepercayaan diri terhadap keterbukaan diri remaja di panti asuhan tidak terdapat pengaruh dengan nilai koefisien beta (β) 0.139, serta t hitung 1.366,  t tabel 1.984, dan (p) 0.175. This study aims to empirically examine the influence of social support and self-confidence on adolescent self-disclosure in Tenggarong orphanages. This study uses a quantitative approach. The subjects of the study were 100 adolescents aged 11-17 years. The sample technique used is purposive random sampling. Measuring instruments in this study use a scale of self-disclosure, scale of social support, and scale of self-confidence. The scale is arranged by likert scale model. This study uses IBM statistical spss version 25. The results of this study indicate that there is an influence of social support and confidence in adolescent self-disclosure in the Tenggarong orphanage, with a significant value (P) 0,000 and Fcount 5,509 with a large influence of 10.2%. In social support for adolescent self-disclosure in orphanages there is an influence with the beta coefficient value (β) 0.400, and the value of t count 2.436, t table 1.984, and (p) 0.017. In self-confidence in adolescent self-disclosure in orphanages there is an influence with the coefficient value of beta (β) 0.139, t count 1.336,  t table 1.984, and (p) 0.175.
I Positive Untuk Mengurangi Inferiority Feeling Rini Fitriani Permatasari; Rima Nur Hidayati; Irwina Dyah Apriani; Muhammad Zulkifli
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 2 (2017): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v6i2.2375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat inferiority feeling pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Psikologi Universitas Mulawarman setelah mengikuti I Positive. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala inferiority feeling yang diadaptasi dari The Feeling of Inadequacy Scale yang dikembangkan oleh Fleming dan Courtney pada tahun 1984 yang terdiri dari 33 item. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang memiliki tingkat inferiority feeling yang tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Psikologi Universitas Mulawarman sejumlah 30 orang mahasiswa. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan menggunakan bantuan program computer SPSS (Statistical Packages for Social Sci-ence) versi 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan ada penurunan tingkat inferiority feeling pada subjek setelah mengikuti I Positive dengan nilai z = -3.408 dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.001 (Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.05. Hal tersebut menunjukan I Positive berhasil menurunkan tingkat inferiority feeling pada subjek.
Hubungan Antara Empati Dengan Respect (Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman) Lisda Sofia; Rini Fitriani Permatasari; Muhammad Ali Adriansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v8i1.2386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dengan respect pada mahasiswa program studi psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mualwarman dengan jumlah sampel sebanyak 46 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang didapat dianalisis dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 21.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara empati dengan respect pada mahasiswa Program Studi Psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Hal tersebut ditunjukan dari hasil koefisiensi korelasi product moment sebesar 0.745 dengan signifikansi sebesar 0.000, oleh karena nilai signifikansi < 0.050, maka hipotesisnya yaitu ada hubungan antara empati dengan respect mahasiswa. Dengan harga koefisien korelasi bertanda positif, maka terdapat adanya arah hubungan yang searah, artinya semakin tinggi empati yang dimiliki oleh mahasiswa maka semakin tinggi juga respect yang dapat diberikan oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman.