Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN CAPAIAN PRESTASI MAHASISWA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA Taebenu, Rimin; Siagian, Nurhayati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43779

Abstract

Penggunaan media sosial oleh mahasiswa semakin meningkat dan dapat berdampak pada capaian prestasi akademik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat memengaruhi kinerja mahasiswa secara positif, negatif, atau bahkan tidak berpengaruh sama sekali terhadap prestasi mahasiswa. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan capaian prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dan Capaian Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa Fakultas Keperawatan di Universitas Advent Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah 278 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 117 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah penggunaan media sosial, sementara variabel dependen adalah capaian prestasi akademik mahasiswa yang diukur melalui IPK. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dokumentasi IPK, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini didapati bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat penggunaan media sosial dalam kategori sedang hingga tinggi, dengan persentase masing-masing 49,6% dan 50,4%. Sementara itu, capaian akademik terbanyak berada pada kategori sangat memuaskan (52,1%), diikuti oleh cum laude (24,8%). Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan capaian prestasi akademik mahasiswa (p = 0,442). Kesimpulan dari penelitian ini yakni didapati bahwa penggunaan media sosial tidak secara langsung mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Faktor lain seperti metode belajar, manajemen waktu, dan lingkungan akademik kemungkinan lebih berperan dalam menentukan prestasi mahasiswa dibandingkan dengan penggunaan media sosial.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA Sigalingging, Elen; Siagian, Nurhayati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43960

Abstract

Diabetes melitus menjadi isu kesehatan yang semakin serius di Indonesia, dengan tingkat kejadian mencapai 11,7% pada tahun 2023 dan diprediksi lebih dari 20 juta individu akan mengalami kondisi ini pada tahun 2024. Di seluruh dunia, tercatat ada 425 juta kasus Diabetes pada tahun 2017. Angka ini diperkirakan akan naik sebesar 45% menjadi sekitar 629 juta kasus pada tahun 2045. Penelitian kuantitatif deskriptif desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Febuari 2025. Populasi penelitian adalah mahasiswa program studi sarjana keperawatan. Pengambilan  sampel  dengan  teknik  purposive  sampling  berjumlah  73 orang.  Analisis  data  secara  univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko diabetes melitus yang dominan adalah aktivitas fisik (67,1%), di mana sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah. Sebaliknya, faktor risiko yang non dominan ditemukan pada riwayat keluarga (17,8%), yang menunjukkan bahwa tidak semua individu dengan riwayat keluarga. Simpulan: Faktor risiko diabetes melitus yang dominan adalah aktivitas fisik maka mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegah diabetes melitus.  
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seks Pra-nikah pada Remaja Malau, Erlin Angeline; Siagian, Nurhayati
NUTRIX Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Issue 1, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i1.1098

Abstract

Lack of knowledge of adolescents about reproductive health and premarital sex affects the attitudes and behaviors of adolescents who ignore aspects of reproductive health and pre-marital sex. In the growth and development of adolescents, there are many things they want to know or try to do new things that are against even prohibited actions without thinking about the consequences. Cases of premarital sex in adolescents are currently found in Indonesia which affects their reproductive health. Researchers aim to determine the relationship between knowledge and attitudes about reproductive health with premarital sex behavior in adolescents. Quantitative research method with descriptive correlation type, using purposive sampling technique using the slovin formula in taking samples participating 102 adolescents. The results of this study, knowledge and attitudes about reproductive health are simultaneously significantly related to premarital sexual behavior in adolescents. Therefore, it is important to provide knowledge about reproductive health and attitudes towards premarital sex behavior so that adolescents do not ignore aspects of reproductive health and pre-marital sex. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan seks pra-nikah mempengaruhi sikap dan perilaku remaja yang mengabaikan aspek kesehatan reproduksi dan seks pra-nikah. Dalam tumbuh kembang remaja banyak hal yang ingin remaja ketahui atau mencoba melakukan hal-hal baru yang sifatnya menentang bahkan tindakan yang terlarang tanpa memikirkan konsekuensinya. Kasus seks pranikah di remaja saat ini sudah banyak sekali ditemukan di indonesia yang mempengaruhi pada kesehatan reproduksi remaja. Peneliti bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasi, menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin dalam mengambil sampel yang berpartisipasi 102 remaja. Hasil dari penelitian ini, pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi secara simultan berhubungan signifikan terhadap perilaku seks pranikah pada remaja. Oleh karena itu pentingnya diberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan sikap menghadapi perilaku seks pra-nikah agar remaja tidak mengabaikan aspek tentang kesehatan reproduksi dan seks pra-nikah.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Gizi Seimbang pada Siswa Sekolah Menegah Pertama Pasaribu, Grace; Siagian, Nurhayati
NUTRIX Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Issue 2, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i2.1205

Abstract

Pengetahuan gizi dapat membantu remaja menentukan makanan bergizi dan memahami makanan yang tidak sehat yang dapat menyebabkan penyakit. Remaja yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik mengenai gizi secara benar akan berpengaruh pada sikap remaja dalam kebiasaan makan yang apabila hal itu tidak disadari mengakibatkan risiko-risiko kesehatan yang akan mereka alami di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang gizi seimbang pada anak SMP kelas VII dan VIII di Perguruan Advent Parompong. pada penelitian ini, menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ialah korelasi deskriptif. Penelitian memakai metode studi yaitu cross sectional menggunakan uji Chi-Square. Subjek penelitian terdiri dari siswa SMP kelas VII dan VIII di Perguruan Advent Parompong. Hasil Analisa menunjukkan bahwa hasil rata-rata pengetahuan itu sebesar 77,8%, dan hasil rata-rata dari sikap itu sebanyak 81,6%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam hal tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang dan sikap gizi seimbang sebanyak 0,814. Disimpulkan hasil penelitian dalam hal sikap tentang gizi seimbang tidak ada hubungan yang signifikan . Selanjutnya saran bagi responden untuk tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan pengetahuan dan sikap. Kata Kunci : Gizi Seimbang, Sikap, Pengetahuan
Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Metode Ceramah dan Video Animasi Pada Siswa Sekolah Dasar Angellica, Angellica; Siagian, Nurhayati
NUTRIX Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Issue 1, 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v9i1.1295

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue masih tinggi di Indonesia, termasuk pada anak usia sekolah dasar yang memiliki tingkat pengetahuan rendah terkait pemberantasan sarang nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi menggunakan metode ceramah dan video animasi. Desain penelitian adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan posttest only control group. Sampel terdiri dari 54 siswa kelas V yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan kelompok video animasi sebesar 89 dan ceramah sebesar 86, dengan nilai p = 0,137. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua metode, sehingga keduanya dianggap sama efektif. Edukasi kesehatan di sekolah dapat memanfaatkan kombinasi metode ceramah dan video animasi. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan desain pretest-posttest dan sampel yang lebih besar. Dengue fever cases remain high in Indonesia, especially among elementary school students who often have limited knowledge about mosquito nest eradication. This study aimed to examine if there is a difference in students’ knowledge levels after receiving health education through lecture or animated video methods. The study used a quasi-experimental design with a posttest only control group approach. A total of 54 fifth-grade students were randomly assigned to either the lecture or animated video group. Data were collected using a questionnaire and analyzed with the Mann-Whitney test. The results showed that the average knowledge score in the animated video group was 89, while the lecture group scored 86, with a p-value of 0.137. The difference was not statistically significant, indicating that both methods were equally effective. Combining both approaches in school health education could enhance learning outcomes. Further research using a pretest-posttest design and a larger sample size is recommended.
Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Kepada Korban Dalam Praktik Penerapan Hukum Pidana Br. Sembiring, Mila Sari; Ogestina Tampubolon, Salendion; Siagian, Nurhayati; Hutahaean, Hendra; Yunita, Sri
GEMA EKONOMI Vol 12 No 4 (2023): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

The Act Number 35 of 2014, violence is any act against children that results in physical, psychological, sexual, and/or neglectful misery or suffering, including threats to commit unlawful acts, coercion, or deprivation of independence. Sexual violence is defined as any sexual act, attempt to perform a sexual act, comment or suggest to involuntary sexual behavior or vice versa, an act of violation to have sexual intercourse by force on someone. (WHO, 2017). Sexual assault is an issue that has long been a topic of discussion in Indonesian society. In Indonesia itself, the word sexual harassment is familiar because almost every year cases of sexual harassment occur. The problem of sexual violence has often been heard in the ears of the Indonesian people. However, Indonesian law has not fully provided strict legal consequences for perpetrators and protection for victims, Therefore, the purpose of writing this research is to find out what law enforcement is like against perpetrators of sexual violence and how legal protection is for victims. This study uses a normative legal research method which is part of the typology of doctrinal research. The research approach used statutory approach and a conceptual approach. The results of this study indicate that the draft criminal law for cases of sexual violence is an urgent matter, given the rise of cases of sexual violence in Indonesia. The making laws that protect victims of sexual violence, the resolution of cases of sexual violence and protection of victims of cases of sexual violence can be carried out properly
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Remaja Putri Mengenai Pemberian Tablet Tambah Darah sebagai Tindakan Pencegahan Stunting di SMP Kristen Hidup Baru Hutapea, Moudy; Siagian, Nurhayati
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.343

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang banyak dialami oleh balita diseluruh dunia terutama di Indonesia. Salah satu faktor penyebab stunting adalah anemia pada remaja putri. Meskipun sebagian besar remaja mengetahui bahwa konsumsi TTD dapat mengatasi anemia, hubungannya dengan pencegahan stunting masih perlu diperkuat, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri mengenai pemberian tablet tambah darah (TTD) sebagai tindakan pencegahan stunting di SMP Kristen Hidup Baru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisa diskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan kisaran usia 12 sampai 16 tahun di SMP Kristen Hidup Baru dengan jumlah sampel 32 orang, Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data primer adalah dengan menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian didapati bahwa remaja putri SMP Kristen Hidup Baru memiliki pengetahuan yang baik sebesar dengan presentasi sebesar 59.4%, remaja putri dengan pengetahuan cukup sebesar 18.75% dan remaja putri dengan pengetahuan kurang sebesar 21.9%. Meskipun pengetahuan dan sikap remaja putri terkait konsumsi TTD tergolong baik, analisa koefisien korelasi menunjukkan hubungan yang signifikan sangat rendah dengan (p<0,5) dimana p value 0.088.
Hubungan Kualitas Tidur Terhadap Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Keperawatan di Universitas Advent Indonesia Sihombing, Angelica Sabatani; Siagian, Nurhayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i4.58757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa Keperawatan di Universitas Advent Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 164 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik probabilitas sampling, dengan instrumen utama Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner IPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (95,7%) memiliki kualitas tidur yang buruk, namun sebagian besar tetap memiliki IPK sangat baik (41,5%) dan baik (40,2%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara kualitas tidur dan IPK (p = 0.164). Namun, uji korelasi Spearman menunjukkan adanya korelasi sedang dan positif (r = 0.434). Temuan ini menyiratkan bahwa meskipun kualitas tidur penting bagi kesehatan dan performa akademik, terdapat faktor lain seperti motivasi, manajemen waktu, dan strategi belajar yang turut berperan dalam pencapaian akademik mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan intervensi terkait manajemen tidur untuk meningkatkan kesejahteraan dan potensi akademik mahasiswa keperawatan.
Differences in Stress Levels Before and After Deep Breathing Relaxation Techniques Were Given to Nursing Students Wadu, Tomi Lorenzo Kana; Siagian, Nurhayati
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.10841

Abstract

The prevalence of students experiencing stress in Indonesia ranges from 36.7-71.6%. One method that can be used to overcome stress is alternative therapy, such as deep breathing. Therefore, this researcher aims to analyze the difference in stress levels before and after being given a breathing relaxation technique in nursing students at the Adventist University of Indonesia in facing final semester exams. This type of research is an experimental study using the One-Group Pretest-Posttest Design. The results found that the initial stress levels of students showed variations ranging from normal to very severe categories, so that respondents had varying stress conditions before the intervention was carried out. There was a decrease in stress scores after being given the deep breathing relaxation technique, as seen from a decrease in the average post-test score compared to the pre-test. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test showed a p-value of 0.059, so the decrease in stress was not statistically significant. Overall, deep breathing has potential as a stress management method, but its effectiveness in this study has not been proven significant.