Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Perubahan Siklus Menstruasi Akibat Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik Triwulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Totoli Raehan Sawabir
Celebes Health Journal Vol 1 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.67 KB)

Abstract

Abstract. The study aims at determining the relationship between the use of quarterly injection contraception and changes in the menstrual cycle in family planning acceptors in the Totoli Health Center work area in 2017. This study used a cross sectional study approach with a total sample of 41 respondents selected by using simple random sampling technique. The results showed that the majority of respondents had long been family planning acceptors and had a change in the menstrual cycle after the use of quarterly injections.Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan alat kontrasepsi suntik triwulan dengan perubahan siklus menstruasi pada akseptor Keluarga Berencana di wilayah kerja Puskesmas Totoli tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 41 responden dan dipilih dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden sudah lama menjadi akseptor KB dan mengalami perubahan siklus mentruasi setelah pemakaian suntik triwulan.
The Relationship between Mother's Knowledge and Repeated Fever Seizures in Seruni Nursing Room at Majene in Regional Hospital Raehan Raehan
J-HEST Journal of Health Education Economics Science and Technology Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Polewali: Dewan Pengurus Daerah Sulawesi Barat Forum Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.757 KB) | DOI: 10.36339/jhest.v1i1.23

Abstract

Kejang demam merupakan kejang yang paling sering terjadi pada anak sebanyak 2% sampai 5% anak yang berumur kurang dari 5 tahun pernah mengalami kejang disertai demam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian kejang demam berulang di ruang perawatan seruni RSUD Majene tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan yaitu analitik observational dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang anaknya mengalami kejang demam sebanyak 39 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 22 anak. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis person chi-square dengan α = 0.05. Pengetahuan ibu tentang kejadian kejang demam berulang, sama besar antara pengetahuan cukup dan pengetahuan kurang, kejadian kejang demam berulang lebih banyak pada kategori kejang demam berulang. Kesimpulan: hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian kejang demam berulang di ruang perawatan seruni RSUD Majene tahun 2017. Saran: merencanakan kebutuhan pendidikan kesehatan bagi ibu khususnya dengan anak penderita kejang demam, sehingga dapat mengontrol kejadian kejang demam berulang
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKOMSUMSI TABLET FE Raehan Sawabir
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol 6 No 3 (2021): Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v5i1.5

Abstract

Masa kehamilan adalah suatu fase penting dalam pertumbuhan anak karena calon ibu dan bayi yang dikandungnya membutuhkan gizi yang cukup banyak. Oleh karena itu sangat diperlukan gizi yang cukup salah satunya adalah asupan Zat Besi (tablet Fe). zat besi dapat meningkatkan jumlah sel darah merah bagi ibu hamil dan janinnya. Tujuan penelitian mengedintifikasi faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil hamil dalam mengkomsumsi tablet Fe. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 36 responden, dengan teknik simple random sampling. Hasil uji chi-square dengan nilai α (0,05) menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkomsumsi tablet Fe adalah Pengetahuan (nilai 0,00), Dukungan Keluarga (nilai 0,02), Motivasi (nilai 0,034),dan yang tidak berhubungan adalah Kunjungan Antenatal Care (nilai 0,333), dan Efek samping Tablet Fe (nilai 0,640). Kesimpulannya, Tenaga Kesehatan diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai tablet Fe,manfaat tablet Fe, dan pentingnya mengkonsumsi Fe selama hamil serta memenuhi kebutuhan akan tablet Fe pada ibu hamil.
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGGAE I KECAMATAN BANGGAE KABUPATEN MAJENE TAHUN 2022 Raehan Sawabir
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol 6 No 1 (2022): November 2022
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v6i1.38

Abstract

Abstract: Every pregnant woman will experience physical and psychological changes that can trigger anxiety in the mother. Anxiety that occurs in third trimester pregnant women if not handled properly can have a negative impact on both the mother and the fetus. Hypnobirthing is a technique that can reduce anxiety in pregnant women. This study aims to determine the effect of hypnobirthing on the anxiety level of pregnant women in the third trimester in the work area of ​​the Banggae I Health Center. This type of research is Quasy Experimental with a pretest and posttest control group design. This research was conducted at the Banggae I Public Health Center, Banggae sub-district. A sample of 30 pregnant women in the third trimester who met the inclusion criteria using the accidental sampling method, the independent variable of this study was hypnobirthing and the dependent variable was the level of anxiety of pregnant women in the third trimester and used the HARS questionnaire as an anxiety measure. The data analysis technique used the Wilcoxon test with the SPSS program. From the results of the Wilcoxon test, all pregnant women experienced a decrease in anxiety after being given treatment in the form of Hypnobirthing with a p value of 0.01 smaller than 0.05 so it was said that there was an effect of Hypnobirthing on the anxiety level of third trimester pregnant women. Proud I, Banggae Sub-district, Majene Regency in 2022. Abstak: Setiap ibu hamil akan mengalami perubahan fisik dan psikologis sehingga dapat memicu kecemasan pada ibu. Kecemasan yang terjadi pada ibu hamil trimester III apabila tidak ditangani dengan baik dapat memberikan dampak buruk baik pada ibu maupun janin. Hypnobirthing merupakan salah satu teknik yang dapat menekan kecemasan pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hypnobirthing terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Banggae I. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimental dengan desain pretest dan postest kontrol grup desain . Penelitian ini dilakukan dipuskesmas Banggae I kecamatan Banggae. Sampel sebanyak 30 ibu hamil Trimester III yang memenuhi kriteria inklusi dengan metode axidental sampling, variabel independen penelitian ini adalah Hypnobirthing dan variabel dependen tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dan menggunakan alat ukur kecemasan Kuesioner HARS. Teknik analisa data menggunakan uji Wilcoxon program spss. Dari hasil uji Wilcoxon semua ibu hamil mengalami penurunan kecemasan setelah diberikan perlakuan berupa Hypnobirthing dengan nilai p 0.01 lebih kecil dari 0.05 sehingga dikatakan ada pengaruh hypnobirthing terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III.Terdapat pengaruh hypnobirthing terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Banggae I Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Tahun 2022.
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY R USIA KEHAMILAN 34 MINGGU 1 HARI DENGAN FAKTOR RESIKO USIA IBU TERLALU TUA DI PUSKESMAS BANGGAE ranita puteri; Nur Anita; Raehan Raehan
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i1.119

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah ibu hamil dengan berbagai faktor resiko yang dapat menganggu proses kehamilan sampai bersalin atau mengancam jiwa ibu dan janin. Kontribusi kematian ibu dapat dikelompokkan menjadi penyebab tidak langsung, dimana penyebab langsung dari kematian ibu adalah faktor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan. Metode pengumpulan data menggunakan pendekatan asuhan kebidanan continuity of care (pengkajian, diagnose kebidanan, rencana tindakan, implementasi, evaluasi) secara holistic dan menekankan pada tindakan dan masalah yang sesuai topic penelitian. Dalam pembahasan asuhan kebidanan continuity of care pada Ny “R” dengan usia kehamilan 34 minggu 1 hari dengan resiko kehamilan usia ibu terlalu tua di puskesmas banggae II Kabupaten Majene diperoleh bahwa asuhan kebidanan pada Ny “R” dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB di Puskesmas bangga II. Asuhan kebidanan proses persalinana berjalan dengan normal. Keadan bayi baru lahir baik, tidak ada masalah berhari. Proses post partum atau nifas pada Ny “R” berlangsung normal. Asuhan nifas cukup maksimal sesuai dengan teori dan apa yang penulis lihat di lapangan Ny “R” sebagai calon apsektor KB IUD serta dalam proses asuhan yang diberikan dan kondisi yang dialamu oleh pasien tidak terdapat kesenjangan atau ketidaksesuaian antara teori dan lahan praktek lapangan.
Analisis Efektivitas Model Asuhan Berbasis Holistik dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ibu dan Bayi Mildaratu; Raehan; Halisah; Fyzria Qudratullah; Armiyati Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2816

Abstract

Model asuhan kebidanan yang berfokus secara biomedis sering kali belum mampu menjawab kebutuhan menyeluruh ibu dan bayi dalam periode perinatal. Pendekatan holistik dipandang mampu meningkatkan kesejahteraan dengan memperhatikan aspek fisik, emosional, sosial, dan spiritual secara terpadu. Menilai efektivitas model asuhan berbasis holistik dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi pascapersalinan. Penelitian ini merupakan studi quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 60 ibu bersalin yang dibagi menjadi kelompok intervensi (asuhan holistik) dan kelompok kontrol (asuhan konvensional). Asuhan holistik meliputi pijat relaksasi, konseling emosional, aromaterapi, dan dukungan spiritual. Data dikumpulkan melalui kuesioner depresi postnatal (EPDS), kepuasan pasien (CSQ-8), dan bonding ibu-bayi (MIBS), kemudian dianalisis menggunakan uji paired dan independent t-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kesejahteraan ibu dan bayi pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol, dengan penurunan skor depresi postnatal (p=0,001), peningkatan kepuasan pelayanan (p=0,000), dan perbaikan ikatan ibu-anak (p=0,004). Model asuhan berbasis holistik efektif dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi, serta layak diintegrasikan ke dalam pelayanan kebidanan sebagai pendekatan komplementer terhadap model konvensional.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil sebagai Upaya Mendukung Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Nur Anita; Nurul Aeni; Raehan Raehan; Erna Amin
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i3.896

Abstract

Introduction: Breastfeeding is a crucial component of maternal and child health, yet many mothers still face challenges related to knowledge and preparedness for exclusive breastfeeding. Community-based educational interventions are needed to improve maternal understanding and promote the use of locally available resources that may support lactation. Objective: The purpose of this service was to improve the knowledge of pregnant women regarding exclusive breastfeeding and the potential use of basil leaves as a natural support for breast milk production. Method: This public service was conducted through a community-based educational program involving lectures, interactive discussions, and practical demonstrations. Participants were pregnant women who attended the activity. Knowledge levels were measured using pre-test and post-test questionnaires, and the results were analyzed descriptively. Result: The activity involved 20 pregnant women and was implemented successfully with active participation. The results showed an increase in participants’ knowledge after the educational intervention, indicated by a higher proportion of participants in the good knowledge category and the absence of participants in the poor category at post-test. Conclusion: Educational interventions combined with participatory approaches and the utilization of local resources effectively improved pregnant women’s knowledge and readiness to support exclusive breastfeeding practices.
Edukasi Gizi Seimbang dan Deteksi Dini Tanda Bahaya Pada Kehamilan Raehan Raehan; Nur Anita; Tri Noviyanti Mansyur; Yesi Gusnawati
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i3.904

Abstract

Introduction: Pregnancy is a critical period that greatly influences the health outcomes of both the mother and the fetus. Adequate maternal nutrition plays a crucial role in supporting fetal growth and development, preventing pregnancy complications, and reducing the risk of stunting. In addition to nutritional adequacy, early detection of danger signs during pregnancy is an important preventive measure to reduce maternal morbidity and mortality. However, limited knowledge among pregnant women and their families regarding balanced nutrition and pregnancy danger signs often leads to delays in seeking appropriate medical care. Therefore, educational interventions are needed to improve awareness and understanding of these issues. Objective: This community service activity aimed to improve the knowledge and awareness of pregnant women regarding balanced nutrition and the early detection of pregnancy danger signs in the working area of Lembang Public Health Center. Method: This activity was conducted through health education sessions involving lectures, interactive discussions, and question-and-answer sessions. Educational materials focused on balanced nutrition during pregnancy and the identification of pregnancy danger signs. The effectiveness of the education was evaluated using a pre-test and post-test to measure participants’ knowledge improvement. In addition, health screening was conducted, including hemoglobin examination, measurement of mid-upper arm circumference (MUAC), and blood pressure assessment to identify potential pregnancy risks. Result: The results showed a significant increase in participants’ knowledge regarding balanced nutrition, with average scores improving from 62% in the pre-test to 85% in the post-test. Understanding of pregnancy danger signs also increased from 58% to 88%. Furthermore, 90% of participants expressed commitment to regularly consuming iron tablets, and 85% were able to mention at least three pregnancy danger signs after the educational session. Screening results revealed that 20% of pregnant women were at risk of anemia, 15% had MUAC below 23.5 cm indicating risk of chronic energy deficiency, and two cases of hypertension were referred for further medical examination. Conclusion: The educational program on balanced nutrition and early detection of pregnancy danger signs was successfully implemented and resulted in improved knowledge and awareness among pregnant women. This activity contributes to strengthening promotive and preventive health efforts in improving maternal health outcomes and supporting safe pregnancies.
Implementation Of Continuity Of Care (CoC) In Midwifery Care Ainun Jariyah; Raehan Raehan; Eka Mustika Sari Abukasim; Rezqiqah Aulia Rahmat; Sulistyani Prabu Aji
International Journal of Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v4i1.1116

Abstract

Continuity of The Continuity of Care (CoC) is a continuous approach to midwifery care, encompassing pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning services. This approach positions midwives as the primary providers of continuous care, thus improving service quality, maternal satisfaction, and reducing the risk of maternal and neonatal complications. This study aims to determine the application of Continuity of Care (CoC). of Care in midwifery care. The study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 40 mothers who received continuous midwifery care, selected using a purposive sampling technique. Data were collected through observation sheets and questionnaires. The results showed that most mothers received midwifery care with good implementation of CoC, especially in the aspects of pregnancy and childbirth. It was concluded that the implementation of CoC in midwifery care plays an important role in improving the quality of midwifery services and the experience of mothers during the reproductive period.