Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Berisiko Pada Remaja Pengkonsumsi Minuman Keras di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Sutri Purjiati; Siti Fitriana; MA Primaningrum Dian
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11856

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya beberapa remaja di kecamatan Juwana yang melakukan perilaku menyimpang saat mengkonsumsi minuman keras yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menegtahui bentuk-bentuk perilaku berisiko yang dilakukan oleh remaja pengkonsumsi minuman keras di kecamatan juwana kabupaten pati. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan motode studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah remaja pengkonsumsi minuman keras di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati sebanyak 2 orang Responden, 2 Teman Dekat Responden, 2 Orang Tua Responden, dan 1 Responden pendukung Bayan Desa. Dalam melakukan penelitian ini di peroleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian bahwa bentuk-bentuk perilaku berisiko yang dilakukan pada remaja pengkonsumsi minuman keras antara lain berupa penggunaan minuman keras oplosan, yang mencampur beberapa minuman keras yang tidak sesuai dengan dosis serta menggunakan campuran yang tidak wajar seperti lotion nyamuk dan bahan berbahaya lainnya. Selanjutnya adalah tindak kekerasan : verbal dan non verbal, kecelakaan berkendara yang dialami oleh pemabuk dapat berakibat fatal apabila terjadi disekitar orang yang tidak melakukan tindakan menyimpang, penggunaan obat-obatan berbahaya : seperti pil koplo, jenis obat tidur dan obat batuk lainnya, tempramental : memicu tindak perkelahian , dan tindakan kriminal : seperti mencuri dan pemalakan.
17. Hubungan Regulasi Diri Dalam Belajar Dengan Perilaku Menyontek Peserta Didik Kelas XII MIPA Di SMA Negeri 2 Pati Khairu nisa; M.Th.S.R. Retnaningdyastuti; M.A. Primaningrum Dian
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i02.2297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dalam belajar dengan perilaku menyontek peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif. Sasaran penelitian yaitu kelas XII MIPA Di SMA Negeri 2 Pati. Populasi penelitian 228 peserta didik. Sampel yang diambil sebanyak 167 peserta didik. Pengumpulan data berupa skala regulasi diri dan skala perilaku menyontek. Hasil penelitian bahwa tinggi 43,7%, sangat tinggi 35,3%, sedang 19,2%, rendah 1,8%. Prosentase tingkat perilaku menyontek dari tertinggi sampai terendah yaitu, sedang 54,5%, tinggi 26,9%, rendah 15%, sangat rendah 3,6%. Hasil uji hipotesis terdapat nilai 18,274 maka maka t hitung > dari t tabel yaitu 18,274 > 0,05. Analisis korelasi Product Moment nilai signifikansi 0,000>0,05. Nilai koefisien korelasi hasil  dengan taraf signifikansi 5% (0,5). Kesimpulannya bahwa ada hubungan negatif antar variabel regulasi diri dengan perilaku menyontek peserta didik kelas XII MIPA Di SMA Negeri 2 Pati. Kata Kunci : regulasi diri dalam belajar, perilaku menyontek
The Coping Stress Differences among Work from Home and Work from Office Individuals Arri Handayani; Desi Maulia; Padmi Dhyah Yulianti; Primaningrum Dian
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v8i1.8742

Abstract

Abstract. Working from home and working permanently in the office (work from office) have their problems. These differences indeed lead to different responses in coping with stress. This research aims to analyze the differences in coping with stress in individuals who experience work-from-home and work-from-office periods, as well as analyze coping strategies during the work-from-home period. This research uses a quantitative method, using a t-test. The sampling technique uses purposive random sampling, with the characteristics of the population being married and having children, working in agencies either from home or the office. Data collection techniques used a stress coping scale and an open questionnaire regarding identifying feelings and problems that arise, expressed via Google Forms. Quantitative analysis is carried out using t-tests and descriptive analysis. Based on the Mann-Whitney test, the Mean Rank or average group ranking was obtained, namely for work from home, it was 95,15, and work from office was 94.54 with a significance value of  (0.947) > 0.05. The quantitative research results show no difference in coping with stress between individuals who experience the work-from-home period and during the work-from-office period. Meanwhile, the results of the descriptive analysis show that the most dominant feeling during the work-from-home period is anxiety, anxiety, or worry (40.74%), while the problem most frequently experienced by respondents is difficulty dividing their time between office work and homework (26.45 %). In general, coping strategies overcome feelings of worry by conveying hobbies (23.28%), while coping strategies overcome problems during the work-from-home period by interacting online (26.45%) and doing good time management (17.98%).Keywords: Coping Stress; Work from Home; Work from Office
PENGARUH OTONOMI KERJA TERHADAP KESEIMBANGAN KERJA-KELUARGA DENGAN KOMITMEN PERAN SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI Arri Handayani; Desi Maulia; M.A. Primaningrum Dian M; Ng. Ayu Nyoman M
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 1, No 1: Januari 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v1i1.9924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh otonomi kerja terhadap keseimbangan kerja keluarga dengan komitmen peran sebagai variabel pemediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah dosen perempuan di kota Semarang. Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling dengan karakteristik populasi dosen perempuan di Kota Semarang, sudah berkeluarga, hanya tinggal bersama dengan keluarga inti, suami tinggal dalam satu rumah, dan mempunyai anak sulung berusia di bawah 18 tahun.Hasil penelitian diketahui bahwa pengaruh langsung sebesar 0,233 lebih kecil daripada pengaruh tidak langsung sebesar 0,427. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh yang muncul terhadap keseimbangan kerja keluarga, selain dari variabel otonomi kerja juga didukung oleh variabel komitmen peran. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa komitmen peran merupakan variabel pemediasi pengaruh antara otonomi kerja dengan keseimbangan kerja keluarga.