Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Efektivitas Pendidikan Seksual Melalui Program “You & Me” Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Pencegahan Kekerasan Seksual Bagi Anak Usia Dini Ellya Rakhmawati; Tri Suyati; Wiwik Kusdaryani; Suhendri Suhendri
Syntax Idea Vol 3 No 10 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i10.1475

Abstract

Salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual, yaitu membekali anak usia dini dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan untuk melindungi diri dari ancaman kekerasan seksual yang terangkum dalam program pendidikan seksual. Pendidikan seksual pada anak usia dini salah satunya melalui program “You and Me”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas program “You and Me” terhadap pendidikan seksual bagi anak usia dini. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain One Group PreTest - Post Test Design. Berdasarkan hasil akumulasi total pada pre-test, kelima partisipan rata-rata mendapatkan skor 20,2 dengan presentase 40,4%. Kemudian setelah mendapatkan perlakuan dengan memperoleh program “You & Me” dan selanjutnya akan dilakukan post-test, hasil akumulasi skor yang diperoleh kelima partisipan rata-rata 43,2 deegan persentase 86,4%. Oleh sebab itu, pemrolehan skor rata-rata perubahan positif kelima subjek sebesar 23 dengan presentase 46%. Selain itu, karena hasil yang diperoleh T hitung sama dengan T table maka T hitung berada di posisi daerah penolakan Ho dengan taraf signifikansi 0,01. Oleh sebab itu, berdasarkan perhitungan tersebut dapat ditarik keputusan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga, kesimpulannya adalah terdapat keefektifan yang sangat signifikan pada program “You & Me” terhadap pendidikan seksual bagi anak usia dini
Desain model penguasaan konten melalui teknik modelling simbolik untuk mengembangkan karakter Mahasiswa Siti Fitriana; Gregorius Rohastono Ajie; Suhendri Suhendri
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 2 Number 2 December 2016
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.427 KB) | DOI: 10.26858/jpkk.v2i2.2446

Abstract

The purpose of the research is the development of student character and know the effectiveness of the content mastery service with the technique of modeling. The experimental method. The population of the research is the students of BK semester V amounted to 212 students. The pre-test recapitulation obtained a total score of 2205 with an average of 105. The total score is classified into low character category with the percentage of 14.3%. From the empirical data above, the researcher wants to make the low student character become moderate, which is being able to increase to high and high become very high. So the steps taken is to provide mastery of the content through modeling techniques to develop student character BK. Post-test results after given content mastery service to develop the character, obtained data that 76% of students are in very high category and 24% high. While the scores obtained medium and low characters are absent or 0%. The content mastery service model with developed modeling techniques can be effective by providing examples and models for students who are intensive and ongoing.
MAKNA KESEJAHTERAAN PADA GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Desi Maulia; Ellya Rakhmawati; Agus Suharno; Suhendri Suhendri
Jurnal Psikologi Integratif Vol 6, No 2 (2018): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.824 KB) | DOI: 10.14421/jpsi.v6i2.1502

Abstract

Kajian kesejahteraan pada guru anak usia dini belum banyak dikaji. Pemaknaan mengenai kesejahteraan psikologis pada guru akan memberikan gambaran mengenai bagaimana guru memaknai kesejahteraan terhadap profesinya. Penelitian menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk memahami bagaimana guru memaknai kesejahteraan. Partisipan melibatkan 5 narasumber guru Taman Kanak – Kanak di Kota Semarang yang sekolahnya memperoleh akreditasi A dan telah bekerja minimal 5 tahun. Instrumen penelitian menggunakan wawancara semi terstruktur.Hasil penelitian menggambarkan bahwa kesejahteraan bagi guru pendidikan usia dini mengacu pada perasaan bahagia dan tercukupi dalam menjalankan perannya sehingga mampu mengarahkannya pada pencapaian yang lebih baik. Kesejahteraan ini muncul dari rasa dicintai oleh siswa, teman guru dan orang tua; rasa dihargai; dan adanya rasa didukung. Perasaan sejahtera hadir semakin kuat apabila disertai rasa syukur dan adanya tujuan yang akan dicapai dan memberikan dampak positif bagi sekitar. Pemahaman ini akan membantu dalam proses diskusi mengenai pemetaan kebutuhan guru dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP KONTROL DIRI SISWA DALAM PENGGUNAAN HANDPHONE KELAS XI SMA MARDISISWA Sys Maf’qhul Umi; Siti Fitriana; Suhendri Suhendri
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2018): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v5i1.2932

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh siswa yang ketergantungan dengan handphone. Handphone sebagai media untuk menukar jawaban dan mencari jawaban melalui internet pada saat ujian berlangsung.Permasalahan yang dikaji dalam penelitian adalah apakah bimbingan kelompok dengan teknik self management berpengaruh untuk meningkatkan kontrol diri dalam penggunaan handphone siswa kelas XI SMA Mardisiswa?.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk True Eksperimental Design dengan desain Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Mardisiswa. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis presentase dengan Uji t (t-test).Hasil analisis skala kontrol diri dalam penggunaan handphone pada kelompok eksperimen dengan menggunakan uji-t hasil post-test menunjukan rata-rata kelompok eksperimen sebesar 70,2 dan kelompok kontrol 49. Sehingga terjadi peningkatan rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 21,2. Pada penghitungan uji-t diperoleh hasil thitung  (7,46) > ttabel  (2,048), maka hipotesis kerja (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self management berpengaruh terhadap kontrol diri siswa dalam penggunaan handphone kelas XI SMA Mardisiswa.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat peneliti sampaikan yaitu: hendaknya guru pembimbing memberikan layanan yang berkelanjutan terhadap kontrol diri siswa dalam penggunaan handphone. Kata kunci         : Bimbingan Kelompok, Teknik Self Management, Kontrol Diri Siswa dalam Penggunaan Handphone
PENGARUH LAYANAN PENEMPATAN DAN PENYALURAN MELALUI MEDIA FILM TERHADAP PEMILIHAN KARIR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PECANGAAN Ryan Eka Hidayat; Suhendri Suhendri; G. Rohastono Ajie
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2017): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v4i2.2061

Abstract

This study is based on the low understanding of students about career choices. The form of low understanding of career students Based on the results of the Check List Problems given to students of class VIII SMP Negeri 1 Pecangaan academic year 2016/2017 note that students have problems related to the future and the ideal with a percentage of 17.03%. From the results of DCM analysis is known that the problem experienced by most students is not knowing the talent and ability with the percentage of 68.1% or 47 students with the degree of problem E. followed by the ideals always waver with the percentage of 39.1% or 27 students with degree of problem D.This research method is experiment, with true experimental design of pretest-posttest control group design. The sample used consisted of two classes that selected 20 students who have high self-adjustment, low, very low. The technique used is cluster random sampling. Data collection using the psychological scale of Career Selection.The results of the scores of career selection scores of students of grade VIII SMP Negeri 1 Pecangaan before and after the treatment seemed to change in the selection of career students in the experimental group. After being treated, the student career selection increases. In the experimental group the average score of pretest and posttest score of career election for grade VIII students increased from 62.13 to 93.73. Thus there was an increase of 31.6 While the control group, obtained pretest and posttest score with an average of 59.70 to 75.63 thus an increase of 15.93. In the sense that there is a better change with the treated treatment than the untreated.Based on t-test calculation, the result of t_count is 16,52 while t_ (table) with db (total subject n1 + n2) - 2 = (30 + 30) - 2 = 58 with significance level 5% (0.05) equal to 2,00172 . Because the number of t_hount> t_table is 16.52> 2.00172 then Ho is rejected and Ha accepted. Therefore the hypothesis that reads "There is Influence of Placement Service and Distribution through Film Media to Career Election Students of Class VIII SMP Negeri 1 Pecangaan" accepted the truth. Keywords: Placement and Distribution Through Film Media, Career Selection
Pengembangan UMKM Melalui Literasi Digital pada Era 4.0 Untuk Meningkatkan Minat Berwirausaha Ismah Ismah; Suhendri Suhendri; Wiwik Kusdaryani
Altruis: Journal of Community Services Vol. 1 No. 4 (2020): Altruis
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/altruis.v1i4.13351

Abstract

Permasalahan perkembangan UMKM yaitu belum berkembang secara maksimal dan belum mampu berkembang mengikuti perkembangan zaman yaitu perkembangan UMKM di era digital. Hal ini disebabkan masyarakat kurangnya sikap mandiri dalam mengembangkan usaha, rendahnya minat berwirausaha di era digital 4.0 dan ketidakmampuan mengembangkan strategi interaksi terhadap pemasaran produk. Jika menilik kondisi pentingnya perkembangan UMKM sangat memberikan manfaat terkait kesejahteraan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu perkembangan UMKM sangat penting untuk di kembangkan agar masrayarakat mendapatkan kesejahteraan perekonomian yang baik. Program PKM ini bekerja sama dengan mitra yaitu PKK UMKM kelurahan kemijen kota semarang. Program ini, tim Universitas PGRI Semarang memberikan materi kepada anggota UMKM terkait perkembangan UMKM di era digital.Target luaran yang dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yaitu anggota UMKM memperoleh pemahaman dan keterampilan terkait pengembangan UMKM sebagai sarana penting dalam pengembangan perekonomian masyarakat. Berkembangnya perokonomian masyarakay maka diharapkan mampu memenuhi kebutuhannya. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta UMKM dapat memilikin pemahaman dan keterampilan terkait pengembangan sikap mandiri dalam berwirausaha dan mampu mengembangkan minat untk mengembangkan UMKM serta memiliki keterampiian interaksi terhadap pemasaran produk.Kata kunci : Pengembangan UMKM, Meningkatkan Minat Berwirausaha
Penerapan online & offline marketing terstruktur serta perbaikan desain kemasan guna meningkatkan daya saing UMKM King Keripik di Kabupaten Batang Alpin Hidayatulloh Hidayatulloh; Rita Dewi Kristiana; Aziz Prabowo; Andre Geza H; Iffah Muflihati; Sari Suhendriani
Riau Journal of Empowerment Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.5.1.1-12

Abstract

MSMEs have an important role in various aspects, both economic, social, and cultural, in the lives of Indonesian people. However, some MSMEs such as the “King Keripik” MSME in Batang Regency still have some shortcomings in the marketing, packaging, and labeling systems. Based on these various shortcomings, it is necessary to assist to improve the quality of these MSMEs. The method used is through focus group discussion activities, conducting interviews with MSME owners, marketing strategy assistance, as well as packaging and labeling assistance. The outputs or results obtained include structured online and offline marketing systems obtained products with K-Pack packaging with a layer of aluminum foil on the inside, attractive labeling that has been adjusted to product labeling rules.
The Effectiveness Of Classical Guidelines Using Film Media To Improve Student Discipline Dede Teska Yustika; Suhendri Suhendri; Rohastono Ajie; Wayan Eka Paramartha
Bisma The Journal of Counseling Vol. 4 No. 3 (2020): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v4i3.22874

Abstract

This research is aimed at increasing students' understanding of discipline through classical guidance services with film media. This study uses quantitative research design using the posttest-only control design. The subjects of this study were students of class XI Pelita Nusantara 2 Vocational School in Semarang collecting 62 students who were divided into two groups namely the experimental group and the control group, collecting subjects using cluster random sampling, data collection techniques used were interviews. The instrument used in the study is the psychological scale of discipline, through a Likert scale design using four options namely strongly agree (SS), agree (S), disagree (TS), very unacceptable (STS) the level of reliability is 0.914. Data analysis techniques used the t_independent sample test (O1-O2).The results of the study showed that there was a significant difference between classical guidance services and media films that were effective in increasing student discipline. This is shown by the results of statistical analysis through the t_independent test of the test sample that is the control group sig.0,000 < 0.05 which shows a significant increase, while the experimental group sig. 0,000 < 0.05 means significant improvement. Thus the classical tutoring service with effective film media increases student discipline.
The Effectiveness of Group Guidance with Modeling Techniques to Improve Students Motivation Learning Nuri Shofiah; Suhendri Suhendri; Farikha Wahyu Lestari
Bisma The Journal of Counseling Vol. 4 No. 1 (2020): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v4i1.24085

Abstract

This research is motivated because of low learning motivation shown by sleepy behavior during class hours, often forgetting assignments given by the teacher, cheating on friends' work, less attractive to him in doing assignments, difficulty understanding lessons, learning if there are exams or tests, discouraging each face difficulties. This research was conducted quantitatively in a quasi-experimental design with the form of a pretest-posttest control group design. The population in this study were all students of class XI Kesatrian 2 Semarang High School. Samples taken in this study were 34 students of class XI IPS 3 which were divided into two groups, namely the experimental group of 17 students and the control group of 17 students. With the determination of research subjects using simple random sampling techniques. The data of this study were obtained through a psychological scale of learning motivation. Then the modeling guidance services provided by the modeling technique are on target and on the right material. This is because students after getting a modeling technique group guidance services can apply effective study habits, able to increase enthusiasm in achieving learning goals. Suggestions for supervising teachers are expected to help the supervising teacher to find out student competencies in enhancing learning motivation.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Untuk Mencegah Perilaku Asertif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Semarang Triana Khikmawati; Supardi Supardi; Suhendri Suhendri
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol 15 No 1 (2020): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.99 KB) | DOI: 10.33084/pedagogik.v15i1.1280

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk mencegah perilaku asertif siswa.Jenis penelitian ini adalah penelitian true eksperimental dengan model pretes-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 284 siswa kelas VIII, . Sampel sejumlah 20 siswa dan teknik yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel adalah cluster random sampling jumlah cluster random sampling tersebut dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok yaitu 10 siswa kelompok eksperiment dan 10 siswa kelompok kontrol pada kelompok kontrol tidak di berikan treatment. Sugiyono (2007:107) mendefinisikan bahwa penelitian eksperimen yaitu penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali.Teknik pengumpulan data yaitu wawancara,dan observasi serta skala psikologis perilaku asertif.Hasil analisis uji hipotesis yang di peroleh thitung 3,74 selanjutnya dikonsultasikan dengan ttabel dengan taraf signifikan 5% (0,5) yaitu 2,101. Hal tersebut menujukan bahwa thitung 3,74 > ttabel atas dasar perhitungan tersebut maka hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “ ada efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk mencegah perilaku asertif siswa”diterima kebenaranya pada taraf signifikam 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk mencegah perilaku asertif.