Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Pantomim Untuk Meningkatkan Kepercayaan diri Siswa SMK Negeri 1 Sayung Fikri, Rizalul; Maulia, Desi; Hartini, Tri
EMPATI Vol 3, No 1 April (2016): Empati
Publisher : EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Pantomim Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri  Siswa SMK Negeri 1 Sayung ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa belum mempunyai kepercayaan diri yang disebabkan oleh faktor pada dalam diri, keluarga, lingkungan, teman sebaya maupun sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Quasi experimental dengan model nonequivalent control design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakulikuler teater dengan jumlah 20 siswa. Sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Try out diberikan kepada siswa yang mengikuti ekstrakulikuler teater berjumlah 20 siswa yang mempunyai masalah kepercayaan diri. Alat pengumpul data yang dipergunakan adalah skala kepercayaan diri. Analisis yang digunakan untuk menguji validitas instrument adalah korelasi antara butir dan skor yang dikerjakan dengan korelasi Product Moment sedangkan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha dari Cronbach. Hipotesis penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif dan sign test wilcoxon dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil rata-rata pre-test sebesar 43,8 untuk kelompok eksperimen, dan 44,5 untuk kelompok kontrol. Hasil rata-rata post-test sebesar 56,1 untuk kelompok eksperimen, dan 48,9 untuk kelompok kontrol. Sebelum diberi treatmen dan setelah diberi treatmen. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kepercayaan diri dari hasil pre-test dan post-test yang rendah dan sedang menjadi kepercayaan diri yang tinggi. Hasil analisis data dengan sign test wilcoxon kelompok eksperimen diperoleh nilai Thitung 44 dan Ttabel 8 dengan taraf signifikan 5%, sehingga Thitung>Ttabel yaitu 44> 8. Sedangkan hasil analisis data dengan sign test wilcoxon kelompok control diperoleh nilai Thitung sebesar 33 dan Ttabel 8 dengan taraf signifikan 5%, sehingga Thitung>Ttabel yaitu 33> 8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik pantomim efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa SMK Negeri 1 Sayung. Kata Kunci: bimbingan kelompok teknik pantomim, kepercayaan diri.
STUDI PENELUSURAN TERHADAP ALUMNI JURUSAN PPB FIP IKIP PGRI SEMARANG (DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KURIKULUM) Suyati, Tri; Widiharto, Chr. Argo; Rakhmawati, Dini; Maulia, Desi
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi penulusuran adalah suatu deskriptif yang dilakukan secara berkesinambungan terhadap lulusan perguruan tinggi, mengenai berbagai data yang menyangkut diri lulusan, seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), lama waktu studi, jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal.  Studi penulusuran digunakan  sebagai sumber data yang berguna bagi pengembangan dan evaluasi kurikulum serta mengembangkan visi dan misi perguruan tinggi. Penelitian ini melibatkan 60 alumni kelas regular Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB) FIP IKIP PGRI Semarang selama periode 2006 – 2009, yang berdomisili di Jawa Tengah. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan multiple regression dan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal dengan Indeks Prestasi Kumulatif (r=0,492; p<0,01) dan terdapat korelasi antara jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal dengan lama waktu studi (r=0.521; p<0.01).   Kata kunci: studi penelusuran, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), lama waktu studi, jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal.
The Optimalization of Toddler Family Guidance (BKB) in Preventing Child Sexual Abuse Yuliejantiningsih, Yovitha; Rakhmawati, Dini; Maulia, Desi
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v9i2.1609

Abstract

The numbers of sexual abuse always increase annually. There is a need for direct involvement from the community. Education about sexual abuse and prevention can be started from toddler family guidance done monthly. This research sees the optimization of toddler family guidance in preventing child sexual abuse. It is a Research and Development using procedures covering the preliminary study, planning, designing an initial product, initial trial run with a small sample, and revising the product. The population involves mothers from the Integrated Health Service of the whole Gunung Pati District divided into 16 administrative villages. The samples of the research are the people of administrative villages with intermediate to lower levels of socio-economy and have 2 – 6-year children. The study uses purposive sampling to collect data using a scaled instrument, questionnaire, and interview. Analyze data used a comparison test.
Hubungan Dukungan Sosial Orang Tua terhadap Perencanaan Karir Remaja Karang Taruna Hidayatussani, Nur; Fitriana, Siti; Maulia, Desi
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i1.30680

Abstract

Kurangnya dukungan dan arahan dari orang tua terhadap perencanaan karir remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan sosial orangtua dengan perencanaan karir remaja karang taruna. Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Populasi dalam penelitian adalah remaja Karang Taruna desa Wonosalam dengan jumlah 142 remaja. Kelompok 4 adalah kelompok yang dipergunakan untuk try out sebanyak 35 remaja. Sampel dalam penelitian yaitu 107 remaja kelompok 1, kelompok 2 dan kelompok 3 dengan menggunakan aplikasi google form. Metode ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasi, teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologis dukungan sosial orang tua. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kecenderungan variabel dukungan sosial orang tua pada remaja karang taruna berada pada kategori tinggi dengan prosentase sebesar 78% dan pada tingkat kecenderungan variabel perencanaan karir pada remaja karang taruna berada pada kategori tinggi dengan prosentase sebesar 73%, variabel dukungan sosial orang tua memiliki prediksi positif terhadap perencanaan karir remaja dengan signifikan 0,000 > 0,005 dengan product moment sebesar 0,451. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara dukungan sosial orang tua dengan perencanaan karir remaja.
Interaksi Sosial Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa Damayanti, Anggun Prastika; Yuliejantiningsih, Yovitha; Maulia, Desi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.27576

Abstract

Masih banyak dijumpai motivasi belajar siswa yang rendah. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya interaksi sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara interaksi sosial teman sebaya dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya hubungan antara variabel Interaksi Sosial dengan motivasi belajar siswa. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 288 siswa, maka yang diteliti adalah sebagian dari populasi tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 74 siswa. Teknik pengambilan sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Teknik Simple Random Sampling.Subjek yang diteliti sebanyak 52 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara interaksi sosial teman sebaya dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Semarang. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung ˃ ttabel yaitu 254 ˃ 235 dengan nilai signifikan 5% (0,000 ˂ 0,05). Besarnya determinan sebesar 0,064 yang berarti bahwa sebesar 0,64% motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh interaksi sosial teman sebaya, sedangkan sisanya dapat dipengaruhi oleh variabel lain. Implikasi penelitian ini memberikan dampak pada interaksi sosial siswa yang semakin membaik dan motivasi belajar siswa meningkat.
Kontribusi Guru pada Pendidikan Seksualitas Anak Usia Dini Maulia, Desi; Rakhmawati, Dini; Dewanto, Febrian Murti
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 13, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v13i2.31846

Abstract

Intervensi terhadap kasus kekerasan seksual pada anak telah menjadi perhatian utama berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan mengkaji kaitan pemahaman guru TK dengan sikap terhadap pendidikan seksualitas, keterlibatan guru dalam pelatihan seksualitas, dan masa waktu guru bekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei online dengan tes pengetahuan dan kuesioner. Populasi penelitian adalah guru TK di Kota Semarang. Sampel penelitian melibatkan 136 guru TK di Kota Semarang dengan teknik pengumpulan sampel acak. Data dianalisis dengan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan (1) ada korelasi pemahaman guru mengenai pendidikan seksual pada anak usia dini terhadap sikap yang dimiliki guru pada pelaksanaan pendidikan seksual anak usia dini (Chi Square = 27,227; p value = 0,00), (2) ada korelasi keterlibatan guru TK dalam pelatihan terhadap pemahaman guru mengenai pendidikan seksual pada anak usia dini (Chi Square = 9,583; p value = 0,002), dan (3) ada korelasi masa kerja guru terhadap pemahaman guru mengenai pendidikan seksual pada anak usia dini (Chi Square = 13,575; p value = 0,000)Interventions in cases of sexual violence against children have become the primary concern of various parties. This study examines the relationship between the understanding of kindergarten teachers with attitudes towards sexuality education, teacher involvement in sexuality training, and the length of time the teacher works. The research uses a quantitative approach. Data was collected through online surveys with knowledge tests and questionnaires. The research population is kindergarten teachers in the city of Semarang. The research sample involved 136 kindergarten teachers in the city of Semarang with a random sample collection technique. Data were analyzed by bivariate analysis. The results showed (1) there was an effect of teachers’ understanding of sexual education in early childhood on the attitudes of teachers in the implementation of early childhood sexual education (Chi-Square = 27,227; p-value = 0.00), (2) there was an influence of teacher involvement Kindergarten in training on teachers’ understanding of sexual education in early childhood (Chi-Square = 9.583; p-value = 0.002), and (3) there is an effect of tenure [NS1] of teachers on teachers’ understanding of sexual education in early childhood (Chi-Square = 13,575; p-value = 0.000).
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI DI TK NEGERI PEMBINA SEMARANG Ellya Rakhmawati; Desi Maulia; Tri Suyati; Agus Suharno
Jurnal Psikologi Integratif Vol 7, No 1 (2019): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.714 KB) | DOI: 10.14421/jpsi.v7i1.1670

Abstract

The implementation of character education for students at school is done through various ways and is adjusted to condition and environment of the school. The researchers want to find out the implementation done by educators or caregivers of school institution sustainably to observe changes on habits and attitudes of the students completely. The implementation of character education of early children at Pembina Public Kindergarten Semarang is done qualitatively by using descriptive method. The participants are 40 children of B2 and B3 groups, 4 kindergarten teachers, and the principal. The instruments of the research are observation, interview, and documentation. Findings show that character education at the kindergarten can be implemented through habituation in daily life activities. The kindergarten becomes pilot project to promote character education in Semarang city. Varieties of characters to be developed at the kindergarten are taken based on its vision. Character education of Pembina Public Kindergarten Semarang has been lasting for 9 years by bringing positive impacts for the students, school, and parents. 
MAKNA KESEJAHTERAAN PADA GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Desi Maulia; Ellya Rakhmawati; Agus Suharno; Suhendri Suhendri
Jurnal Psikologi Integratif Vol 6, No 2 (2018): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.824 KB) | DOI: 10.14421/jpsi.v6i2.1502

Abstract

Kajian kesejahteraan pada guru anak usia dini belum banyak dikaji. Pemaknaan mengenai kesejahteraan psikologis pada guru akan memberikan gambaran mengenai bagaimana guru memaknai kesejahteraan terhadap profesinya. Penelitian menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk memahami bagaimana guru memaknai kesejahteraan. Partisipan melibatkan 5 narasumber guru Taman Kanak – Kanak di Kota Semarang yang sekolahnya memperoleh akreditasi A dan telah bekerja minimal 5 tahun. Instrumen penelitian menggunakan wawancara semi terstruktur.Hasil penelitian menggambarkan bahwa kesejahteraan bagi guru pendidikan usia dini mengacu pada perasaan bahagia dan tercukupi dalam menjalankan perannya sehingga mampu mengarahkannya pada pencapaian yang lebih baik. Kesejahteraan ini muncul dari rasa dicintai oleh siswa, teman guru dan orang tua; rasa dihargai; dan adanya rasa didukung. Perasaan sejahtera hadir semakin kuat apabila disertai rasa syukur dan adanya tujuan yang akan dicapai dan memberikan dampak positif bagi sekitar. Pemahaman ini akan membantu dalam proses diskusi mengenai pemetaan kebutuhan guru dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis.
FAKTOR PENDUKUNG KESUKSESAN AKADEMIK MAHASISWA UNIT KEGIATAN KORPS SUKARELAWAN PALANG MERAH INDONESIA UNIT UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Ayda Tatsa Asyari; Heri Saptadi Ismanto; Desi Maulia
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2018): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v5i1.2933

Abstract

Berbicara mengenai mahasiswa tidak terlepas tentang sebuah organisasi mahasiswa atau yang sering disebut dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dimana dalam tiap perguruan tinggi atau universitas terdapat sebuah unit kegiatan mahasiswa. Terutama pada mahasiswa Korps Sukarelawan (KSR) Palang Merah Indonesia yang memiliki berbagai aktivitas serta agenda dalam kesehariannya. Walaupun demikian mahasiswa yang sekaligus menjadi relawan atau KSR mempu mengahsilkan sebuah kesuksesan dalam prestasi akademik. Hal tersebut tentunya di latarbelakangi oleh berbagai faktor pendukukng dalam kesuksesan akademiknyaSecara umum kesuksesan akademik dapat diartikan bahwa adanya sebuah keberhasilan atau ketercapaian tujuan dalam proses pendidikan. Kesuksesan akademik ini tak terlepas dari adanya sebuah dukungan dari orangtua, dan faktor lainnya, baik itu faktor internal dan faktor ekstrenal.Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap faktor pendukung kesuksesan akademik mahasiswa korps sukarelawan disimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi pendukung bagi mahasiswa korp sukarelawan diantaranya yaitu adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya yaitu sikap, intelegensi tinggi, kemampuan manajeman waktu dan cara belajar. Sedangkan faktor eksternal yaitu dukungan orangtua, lingkungan sosial dan teknologi atau budaya. Kata kunci         : Korps Sukarela, Kesuksesan Akademik, Faktor Sukses   Akademik
KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK PSIKODRAMA TERHADAP RESOLUSI KONFLIK SISWA Vita Purnamasari; Desi Maulia
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i1.4127

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat resolusi konflik sesudah diberi treatment konseling kelompok dengan teknik psikodrama, untuk mengetahui  tingkat resolusi konflik  pada kelompok yang tidak diberikan treatment konseling kelompok dengan teknik psikodrama, untuk mengetaui seberapa besar pengaruh konseling kelompok dengan teknik psikodrama terhadap resolusi konflik siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan metode penelitian true eksperimental design denganbenrukpretest-posttest control group design. Sampel yang diambil sebanyak 20 siswa, 10 siswa untuk kelompok eksperimen dan 10 siswa untuk kelompok control dengan menggunakan multistage sampling yang merupakan kombinasi dua sampling yaitu cluster sampling dan purposive sampling atau sampel bertujuan. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui instrumen penelitian berupa skala psikologi resolusi konflik. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatment dilaksanakan sebanyak lima kali pada sampel.Hasil penelitian kelompok eksperimen setelah diberikan treatment meningkatdari 49,7 dan menjadi 69,6dan kelompok control meningkat dari 50,1 menjadi 61,2. Sehingga terjadi peningkatan rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 19,9. Hasil uji hipotesis diperoleh hasil thitung= 4,482. Dikonsultasikan dengan ttabel taraf signifikansi 5% (0.05) yaitu2,306. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung =4,482>ttabel = 2,306. Disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik psikodrama terhadap resolusi konflik siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Petarukan tahun ajaran 2018/2019. KATA KUNCI: Konseling Kelompok, Teknik Psikodrama, Resolusi Konflik.
Co-Authors Agus Setiawan Agus Suharno Ancella Primaningrum, Maria Arifianto Astri Nugroho Arisul Ulumuddin arisul ulumudin Arri Handayani Arri Handayani Arri Handayani Arsat, Mahyudin Bin As Zahra Anggita Narasati Ayda Tatsa Asyari Ayu Safriyana Chr Argo Widiharto Christina Nanimusiani Damayanti, Anggun Prastika Desanda Puspitasari Dewi Sekar Millati dheva widya rahmawati Mahasiswa Dhyah Yulianti, Padmi Dian M, M.A. Primaningrum Dini Rahmawati Dini Rakhamawati Dini Rakhmawati Dini Rakhmawati Dini Rakhmawati Dini Rakhmawati Diyah, Fatimahtus Sadiyah Dzul Fahmi, Lilik Sahal Eka Sari Setianingsih Eka Sari Setianingsih Ellya Rakhmawati Farikha Wahyu Lestari, Farikha Wahyu FarlinKinase, Arsya Febrian Murti Dewanto Firda Lulu Chafidoh Heri Saptadi Ismanto Hidayatussani, Nur Hippy Jovaniza Surya Putri Ika Zenita Ratnaningsih Ira Lelly Wahyuni Kartinah Kartinah M. Th. S. R. Retnaningdyastuti Murywantobroto Ng. Ayu Nyoman M NUR CHOLIFAH Nur Hidayatussani Nur Siti Aisyah Nyoman M, Ng. Ayu Padmi Dhyah Yulianti Pradani, Dita Cipta Primaningrum Dian Prita Adiningsih Putri, Ayudha Permata Rachel Veronik Refas Ziddan Retna Ningdyastuti Retnaningdyastuti Rizalul Fikri Rizalul Fikri, Rizalul Setyari, Fadhilla Nova Siti Fitriana Siti Fitriana Sitinjak, Charli Suhendri Suhendri Supardi Supardi Surya Ihza Mahista Suwarno Widodo Tri Hartini Tri Suyati Tri Suyati Tri Suyati upgris, siti khoirunnisa Vita Purnamasari Wahyuni, Ira Lelly Wilda Kamalia Wiwik Kusdaryani Wiwik Kusdaryani Wiwik Kusdaryani Wiyaka Wiyaka Yovitha Yuliejantiningsih Yovitha Yuliejantiningsih, Yovitha Yovitha Yuliejatiningsih Yovitha Yuliejatiningsih Yudho Bawono