Banjarnahor, Nurmauli
STBA YAPARI ABA Bandung

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN TINGKAT KREATIVITAS PAUD (Penelitian Kuantitatif kepada Guru PAUD dan AUD di Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung) Wiwin Yuliani; Rima Irmayanti; Nurmauli Banjarnahor
Tunas Siliwangi Vol 6, No 2 (2020): VOL 6 NO 2, OKTOBER 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v6i2p91-97.2098

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kreativitas dan motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif   AUD. Populasi pada penelitian ini adalah guru dan  AUD di kecamatan Ujung Berung Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan 56 guru PAUD dan AUD dari 22 PAUD di kecamatan Ujung berung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasional dengan teknik analisis data korelasi product moment berdasarkan data angket motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif  dan kreativitas AUD. Analisis data dibantu dengan aplikasi SPSS 22 diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kreativitas dan motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif   AUD dengan nilai korelasi 0,822 dalam kategori hubungan positif yang sangat kuat. Artinya apabila motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif  mengalami peningkatan maka kreativitas AUD pun akan meningkat. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Kreativitas, Motivasi Guru dalam pengembangkan media pembelajaran. 
HUBUNGAN SELF EFFICACY TERHADAP KEMATANGAN KARIER MAHASISWA SEMESTER III PADA MATA KULIAH KODE ETIK PROFESI Nurmauli Banjarnahor
QUANTA Vol 3, No 2 (2019): VOLUME 3 NUMBER 2, MAY 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v3i2p%p.1664

Abstract

METODE PENELITIAN PENGEMBANGAN (RND) DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING Yuliani, Wiwin; Banjarnahor, Nurmauli
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2021): VOL 5, NO 3 (2021): VOLUME 5, NUMBER 3, SEPTEMBER 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v5i3p111-118.3051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait langkah langkah metode penelitian dan pengembangan (R&D) model Borg and Gall dalam bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Berdasarkan hasil library research diketahui bahwa metode penelitian dan pengembangan (R&D) model Borg dan Gall memiliki sepuluh tahap penelitian. Dimana berdasarkan penelitian penelitian terdahulu diketahui bahwa sepuluh tahapan penelitian tersebut dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan dan tujuan penelitian itu sendiri. Dalam penelitian bimbingan dan koseling metode penelitian dan pengembangan (R&D) dapat digunakan untuk mengembangkan produk berupa media, modul, program, rencana pelaksanaan layanan atau pun instrumen penelitian bimbingan dan konseling. 
PENGARUH EKSTRAKULER BAHASA TERHADAP MINAT KARIER STUDI LANJUTAN BAHASA ASING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DAN KEJURUAN DI KAB. SUMEDANG Yuliani, Wiwin; Banjarnahor, Nurmauli; Syamsiah, Nurul
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2022): VOLUME 6, NUMBER 3, SEPTEMBER 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/quanta.v6i3.3362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan profil minat studi lanjut bahasa asing di perguruan tinggi dan pengaruh ekstrakulikuler bahasa asing di sekolah menenga atas maupun kejuruan di kab. Sumedang pada tahun ajaran 2021/2022. dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner minat studi lanjut dan keaktifan kegiatan ekstrakulikuler. Data dianalisis dengan menggunakan skala likert untuk mengukur pendapat responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Profil minat studi lanjut bahsa asing di perguruan tinggi siswa sekolah menengah atas maupun kejuruan di kab. Sumedang memiliki kategori tinggi.(2) Berdasarkan hasil analisis uji parametrik data minat studi lanjut dan ekstrakulikuler bahasa asing diperoleh ada pengaruh signifikan kegiatan ekstrakulikuler bahasa asing dengan minat studi lanjut bahasa asing di perguruan tinggi dengan nilai signifikasi 0,025.Kata Kunci: Minat studi lanjut, kegiatan ekstrakulikuler bahasa asing.
HUBUNGAN MOTIVASI GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN TINGKAT KREATIVITAS PAUD (Penelitian Kuantitatif kepada Guru PAUD dan AUD di Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung) Yuliani, Wiwin; Irmayanti, Rima; Banjarnahor, Nurmauli
Tunas Siliwangi Vol 6 No 2 (2020): VOL 6 NO 2, OKTOBER 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v6i2p91-97.2098

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kreativitas dan motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif   AUD. Populasi pada penelitian ini adalah guru dan  AUD di kecamatan Ujung Berung Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan 56 guru PAUD dan AUD dari 22 PAUD di kecamatan Ujung berung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasional dengan teknik analisis data korelasi product moment berdasarkan data angket motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif  dan kreativitas AUD. Analisis data dibantu dengan aplikasi SPSS 22 diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kreativitas dan motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif   AUD dengan nilai korelasi 0,822 dalam kategori hubungan positif yang sangat kuat. Artinya apabila motivasi guru dalam pengembangkan media pembelajaran yang kreatif  mengalami peningkatan maka kreativitas AUD pun akan meningkat. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Kreativitas, Motivasi Guru dalam pengembangkan media pembelajaran. 
Perspectives of Multicultural Counseling in Elementary School Educatio Yuliani, Wiwin; Banjarnahor, Nurmauli
Proceedings of Siliwangi Annual International Conference on Guidance and Counselling Vol. 1 No. 1 (2022): SAICGC, Volume 1 (December 2022)
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/saicgc.v1i1.13

Abstract

Counseling is a process to help individuals overcome obstacles to their own development and achieve optimal development of their personal abilities. Given that the people being assisted come from different cultural backgrounds, a deep understanding of counseling services is required. Multicultural counseling, also known as cross-cultural counseling, is a form of counseling to understand clients with different background characteristics. The type of research used by researchers in this research is library research or library research. In carrying out educational activities, multicultural education must also be taught in classrooms, schools and to build students'' and teachers'' critical awareness of what is happening at the moment. The main goal of multicultural education is to make the younger generation become agents to reduce inter-group conflicts (SARA), which usually involve radicalism movements that often occur in Indonesia. Being able to be a role model who is able to accept differences with full tolerance makes the teacher''s task as an educator, this must be balanced with a holistic understanding of multicultural concepts. The attitude that must be changed or improved is that what is must be changed to universalism, with the hope of giving birth to a generation ready to live in tolerance (tasamuh) and multiculturalism, so that there is no exclusive attitude which can make students extreme towards their understanding and less able to have a sense of tolerance and differences between other students (Nugraha, Agung, 2018).