Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery

PENGARUH PEMBERIAN BUAH PEPAYA TERHADAP KECUKUPAN ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS LUBUK DURIAN BENGKULU UTARA JUMITA JUMITA; LEZI YOVITA SARI; DESI AULIA UMAMI; REKA MARZALENA
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu Tahun 2016 sebesar 55,7%. Cakupan bayi yang mendapat ASI eksklusif di Bengkulu Utara 69%. Cara meningkatkan produksi ASI dengan memberikan buah pepaya. Buah pepaya mengandung laktagogum yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian buah pepaya terhadap kecukupan ASI pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Lubuk Durian Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan Quasi Ekperimen dengan Two Group Comparation. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang ibu nifas yang terdiri dari 15 orang pada kelompok intervensi (diberikan buah pepaya) dan 15 orang pada kelompok kontrol (tidak diberikan buah pepaya) diambil dengan tekhnik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan Independent T-test. Perbedaan rata-rata kecukupan ASI dilihat dari berat badan bayi hari ke-14 pada kelompok ibu diberikan buah pepaya dan pada kelompok ibu yang tidak diberikan buah pepaya sebesar 392. Ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap kecukupan ASI dilihat dari berat badan bayi (p=0.025) di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Lubuk Durian Tahun 2018. Diharapkan ibu menyusui bisa meningkatkan cakupan ASI eksklusif dengan cara meningkatkan produksi ASI melalui konsumsi buah pepaya.
KHASIAT AROMATERAPI LAVENDER DAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN PRIMIGRAVIDA DI BPM INDRA ISWARI LEZI YOVITA SARI; NIMAS AYU LESTARI NURJANAH; DESI AULIA UMAMI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i1.4438

Abstract

Persalinan merupakan saat yang dinanti-nantikan ibu hamil untuk merasakan kebahagiaan yang didambakan. Namun bagi beberapa wanita, persalinan kadang diliputi oleh rasa takut dan cemas terhadap rasa nyeri saat persalinan. Terdapat banyak metode untuk mengatasi nyeri persalinan. Cara untuk mengatasi nyeri persalinan, yaitu dengan metode farmakologis dan non- farmakologis. Cara non farmakologis dengan pemberian aromaterapi lavender dan aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh aromaterapi lavender dan aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas nyeri pada persalinan primigravida. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experiment (eksperimen semu) dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent control group pretest and posttest. Penelitian ini dilakukan di BPM Indra Iswari Jumlah Sampel Pada Penelitian ini sebanyak 20 orang ibu bersalin primigravida. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada tingkat intensitas nyeri antara kelompok intervensi dan kontrol p value (0,000) . Pelayanan kesehatan dapat mengaplikasikan metode aromaterapi lavender dan aromaterapi lemon sebagai metode asuhan untuk ibu bersalin yang mengalami nyeri sehingga ibu bersalin dapat menjalankan proses persalinan menjadi nyaman.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN SUAMI DENGAN PELAKSANAAN PIJIT ENDORPHIN PADA IBU PASCA PERSALINAN DI BPM “J” BENGKULU YESI PUTRI; LEZI YOVITA SARI; TAUFIANIE ROSSITA
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i1.4443

Abstract

Pengetahuan manusia didasari oleh rasa ingin tahu, usaha dalam mencari tahu, dan dari pengalaman yang dimilik. Dalam kaitannya dengan pemeliharaan kesehatan, individu merespon perilaku lingkungan, perilaku kesehatan untuk dirinya sendiri. Munculnya endorfin dalam tubuh bisa dipicu melalui berbagai kegiatan, seperti pernafasan yang dalam, relaksasi dan mediasi. Sensasi relaksasi pada ibu disarankan melalui: terapi pijat, akupunktur, yoga, olahraga, relaksasi, hipnosis, music terapi dan aromaterapi. Melalui peningkatan peran suami pada masa nifas dalam memberikan pijat endorphin lembut penuh cinta, dapat membantmnu merangsang produksi hormone endorphin yang dapat membantu mengendalikan perasaan stress, melepaskan perasaan tidak nyaman setelah proses persalinan, meningkatkan relaksasi otot, melepaskan perasaan tidak nyaman dan meningkatkan system kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah masalah psikologis selama masa postpartum. Tujuan Penelitian : Hubungan Pengetahuan Dan Peran Suami Dengan Pelaksanaan Pijit Endorphin Pada Ibu Pasca Persalinan di BPM “J” Bengkulu. Desain Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Hasil Penelitian: Hasil Penelitian berdasarkan Chi-Square Test, hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan pijit endorphin pada ibu pasca persalinan diperoleh p=0.001, dan hubungan peran suami dengan pelaksanaan pijit endorphin pada ibu pasca persalinan diperoleh p=0,000. Kesimpulan: Terdapat Hubungan pengetahuan dan peran suami dengan pelaksanaan pijit endorphin pada pasca persalinan di BPM “J” Bengkulu.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU TENTANG PIJAT BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU SYAMI YULIANTI; LEZI YOVITA SARI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i1.4540

Abstract

Pendahuluan: Pijat bayi merupakan teknik relaksasi yang diberikan pada anak bayi dan balita yang memiliki banyak manfaat. Sentuhan pada pijat bayi yang dilakukan oleh ibu akan memberikan stimulasi pada panca indra dan perkembangan otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang pijat bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik correlation dengan rancangan cross sectional. Populasi peneletian ini adalah semua ibu yang memilki bayi usia 0-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Sampel penelitian sejumlah 33 orang diambil secara proportional random sampling. Variabel independent adalah pengetahuan ibu tentang pijat bayi dan variable dependent adalah sikap ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan Editing, Coding, Scooring, Tabulating dan uji statistik Chi square Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan analisis dan pembahasan maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) pengetahuan ibu tentang pijat bayi pada ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu sebagian besar cukup, (2) sikap ibu tentang pijat bayi pada ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu sebagian besar baik, (3) terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu pijat bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang pijat bayi terhadap sikap ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri.