Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Health Education in Pandemic: Students’ Perception and Motivation Correlate with Prevention Behaviors Rosa Susanti; Ilmi Zajuli Ichsan; Nina Sri; Rita Istiana
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v7i2.2702

Abstract

The prevention of Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is everyone’s effort everywhere including in health education. University is one of the most vulnerable places for Covid-19 transmission. Students, as one of the community components in the university, have a vital role in preventing the spread of Covid-19 with appropriate perception and motivation. The research aims to identify the correlation between perception, motivation, and efforts of preventing Covid-19 transmission to students of the Faculty of Health. The research method is descriptive with surveys as the data collection technique. Instruments used in the research are in the form of instruments of perception, motivation, and behavior that are developed with 10 items each. The research results indicate a significant relationship between perception, motivation, and behavior of Covid-19 prevention. Several items with the lowest average score are the first item for perception (4.05), the ninth item for motivation (4.06), and the fifth item related to preventive behaviors (4.14). Efforts in improving the behavior of Covid-19 prevention can be carried out through the enhancement of education at the university level. The research concludes that there is a relationship between the perception, motivation, and behavior of students of the Faculty of Health in preventing Covid-19 transmission. Keywords:  Prevention Behaviors, Health Education, Preventing Covid-19
Pelatihan Pembuatan Furnitur Bertema Industrial di SMA Trisoko Kramatjati Akhmad Subkhi Ramdani; Noerlina Anggraeni; Hasan Basri; Rosa Susanti; Lily Nabila; Mansur Mansur; Endang Iryani; Mutmainatul Mardiyah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.925

Abstract

Upaya yang dilakukan untuk menekan angka penggangguran yaitu dengan memberikan Motivasi serta membuka peluang usaha untuk menghasilkan sebuah karya kreatif, inovatif merupakan bekal bagi mahasiswa yang akan berwirausaha sehingga diharapkan dapat menjadi cikal bakal kemunculan produk usaha sebagai karya mandiri bangsa. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa-siswi kelas XII SMA Trisoko mampu membuat dan menjual furnitur bertema industrial sebagai usaha atau menjadi penghasilan tambahan; Hasil wawancara dengan bagian kemahasiswaan SMA trisoko Kramat jati, Kota Jakarta Timur menyatakan bahwa siswa/siswinya belum memiliki pengetahuan tentang bahan dan pembuatan dalam furnitur bergaya industrial, dan juga belum mengetahui tentang bagaimana menjual barang secara online. Berdasarkan hasil wawancara tersebut didapatkan beberapa tawaran solusi permasalahan diantaranya: 1) memberikan pelatihan pembuatan furnitur bergaya industrial, dan 2) memberikan pelatihan penjualan secara online. Pelatihan dalam kegiatan ini diberikan selama 1 bulan (Oktober), sebanyak 3 kali pertemuan, 1 kali seminggu dengan alokasi waktu 120 menit/pertemuan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi tiga tahapan yang disesuaikan dengan materi pelatihannya. Hasil dari kegiatan ini terlihat para peserta mampu membuat rak dan lampu bertema industrial. Rekomendasi pada kegiatan ini bahwa kegiatan ini dapat terus ditingkatkan sehingga kemampuan siswa/siswi dapat maksimal dan dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi pengembangan sebuah produk serta diharapkan pelatihan yang serupa dapat dilakukan pada mitra lainnya. The Training of Creating Industrial-Style Furniture at Trisoko Senior High School-Kramatjati One mean that can be done to reduce the unemployment rate is to motivate and to give an opportunity to run a business in producing creative and innovative products, so that the products will be the provision for students to start business as an independent work of the nation. Moreover, the objective of this training is students of twelfth grade of Trisoko High School will be able to make and to sell industrial-style furniture as a business or as an additional income; the result of interview from the students of Trisoko High School shows that they have no knowledge of how to build the industrial-style furniture and its material, nor did they know how to sell goods online. The solutions to the problems that the trainers offer are 1) providing training on how to build industrial-style furniture, and 2) providing online sales training. The expected output of this Community Service Program is scientific article that will be published through National Journals accredited with ISSN. The training in this activity is given for 1 month (October), 3 meetings, once a week with an allocation of 120 minutes/meeting. The implementation of this training activity is divided into three stages according to the training material. The result of this training shows that the participants are able to bulid industrial-style shelves and lamps. Furthermore, the recommendations of this activity are that this activity can be continuously improved so that the ability of students can be maximized and can increase creativity and innovation in product development; also it is hoped that similar training can be carried out on other partners
Health Education in Pandemic: Students’ Perception and Motivation Correlate with Prevention Behaviors Rosa Susanti; Ilmi Zajuli Ichsan; Nina Sri; Rita Istiana
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v7i2.2702

Abstract

The prevention of Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is everyone’s effort everywhere including in health education. University is one of the most vulnerable places for Covid-19 transmission. Students, as one of the community components in the university, have a vital role in preventing the spread of Covid-19 with appropriate perception and motivation. The research aims to identify the correlation between perception, motivation, and efforts of preventing Covid-19 transmission to students of the Faculty of Health. The research method is descriptive with surveys as the data collection technique. Instruments used in the research are in the form of instruments of perception, motivation, and behavior that are developed with 10 items each. The research results indicate a significant relationship between perception, motivation, and behavior of Covid-19 prevention. Several items with the lowest average score are the first item for perception (4.05), the ninth item for motivation (4.06), and the fifth item related to preventive behaviors (4.14). Efforts in improving the behavior of Covid-19 prevention can be carried out through the enhancement of education at the university level. The research concludes that there is a relationship between the perception, motivation, and behavior of students of the Faculty of Health in preventing Covid-19 transmission. Keywords:  Prevention Behaviors, Health Education, Preventing Covid-19
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Penularan HIV/AIDS: The Effect of Health Education on Adolescent Knowledge About Prevention of HIV/AIDS Transmission Nina Sri; Rosa Susanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.2877

Abstract

Latar belakang: HIV merupakan virus yang menyerang kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan AIDS. Jumlah kumulatif ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di Indonesia sampai dengan bulan Maret tahun 2021 yaitu 427.201 kasus. Provinsi Jawa Barat berada pada peringkat kedua dengan ODHA terbanyak di Indonesia yaitu sebanyak 1.115 kasus. Remaja merupakan kelompok usia 15-29 tahun dan beresiko tertular HIV/AIDS. Data kasus ODHA pada remaja dengan umur 5-14 tahun sebanyak 0,5% dan umur 15-19 tahun sebanyak 2,7% serta umur 20-24 tahun sebanyak 16,3%. Tahun 2030 telah ditetapkan menjadi tahun untuk mengakhiri epidemi HIV/AIDS. Sebagai penyakit infeksi yang sampai dengan saat ini belum ada obatnya, promosi kesehatan menjadi upaya yang menjadi dasar untuk mencegah bertambahnya kasus baru HIV. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Metode: Desain penelitian yaitu semi eksperiman dengan one-group pra-post test design yang dilakukan bulan Agustus 2022. Sampel penelitian berjumlah 74 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Pada uji Wilcoxon yang dilakukan pada kelompok sample berpasangan terhadap pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan HIV/AIDS didapatkan Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Ada perbedaan rata-rata antara hasil pre test dan post test sehingga dapat dikatakan adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan HIV/AIDS SMAS Islam Riyadlul Jannah.
Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, dan Sumber informasi terhadap Sikap Remaja dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja : Relationship of Reproductive Health Knowledge, and Information Sources to Adolescent Attitudes in Efforts to Prevent Teen Pregnancy Rosa Susanti; Nina Sri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3312

Abstract

Latar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi antara masa kana-kanak dan masa dewasa dimana kondisi kesehatan dimulai saat remaja perempuan ditandai dengan haid pertama dan pada remaja laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Permasalahan kesehatan reproduksi remaja sangat berkaitan dengan perilaku remaja yang bersesiko yaitu diantaranya adalah perilaku merokok, minum yang mengandung alkhohol, penggunaan narkoba serta melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, dan Sumber informasi Terhadap Sikap Remaja Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain cross sectional. Dengan responden sebanyak 37 orang siswa/I yang menjabat sebagai pengurus OSIS. Penelitian dilakukan pada September 2022. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square untuk menguji hubungan signifikan antara variabel pengetahuan dan Sumber informasi Terhadap variable Sikap. Hasil: Hasil penelitian diketahui P value 0.005 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan Terhadap Sikap Remaja Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja dengan OR 9,500 artinya responden yang memiliki pengetahuan yang tinggi mempunyai peluang 9,500 kali untuk memiliki sikap yang positif Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja. Kesimpulan: Dari hasi penelitian ini diketahui bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, dan Sumber informasi Terhadap Sikap Remaja Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja. Diharapkan di sekolah mengadakan penyeluhan tentang kesehatan khususnya tentang kesehatan reproduksi dan dibentuk konselor sebaya