Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keefektifan Penerapan Berbagai Model Penyemprotan Disinfektan Pada Masa Pandemi Covid-19 Diastian Vinaya Wijanarko; Novi Sukma Drastiawati; Yunus Yunus; Iskandar Iskandar; Muamar Zainul Arif
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol 7, No 1 (2022): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ipteks.v7i1.5731

Abstract

Disinfeksi merupakan langkah mencegah penularan dengan membunuh virus [COVID-19] yang mungkin masih bertahan di benda atau tempat tertentu. Penyemprotan disinfektan, selain di rumah, sebaiknya dilakukan juga di tempat ramai dan fasilitas umum atau benda lainnya yang sering disentuh manusia. Pada saat ini, upaya pemerintah untuk melakukan mencegah peyebaran virus adalah dengan melakukan penyemprotan desinfektan di jalan raya. Adapun kedua model penyemprotan yang digunakan oleh pemerintah, yaitu dengan menggunakan water canon dan dengan menggunakan drone. Oleh sebab itu, penulis tertarik untuk meneliti keefektifan model penyemprotan dari segi kemudahan penggunaan dan efisiensi biaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat perbedaan hasil posttest terkait penyemprotan water cannon dan penyemprotan drone antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada saat posttest yaitu diperoleh nilai signifikansi pada kolom Levene's Test sebesar 0,009. Nilai signifikansi tersebut menunjukkan 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah penelitian ini berjalan dengan baik serta penyemprotan disinfektan menggunakan water cannon lebih efektif ditinjau dari segi efisiensi biaya dan kemudahan pengoperasian daripada menggunakan drone.
Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas Produksi Melalui Perbaikan Teknologi Produksi Pada UKM Pengrajin Tas Budihardjo Achmadi Hasyim; Iskandar Iskandar; Yunus Yunus
Otopro Vol 12 No 2 Mei 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v12n2.p58-62

Abstract

Kegiatan   ini   bertujuan   untuk   membantu   menyelesaikan   rendahnya produktvitas UKM pengrajin tas œENDXEN dan tas œSYAFAAT di Gresik. Permasalahan urgen yang harus  segera  diselesaikan  dalam  upaya  meningkatkan produktivitas kedua  UKM  pengrajin  tas  ini adalah perbaikan teknologi produksi melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) berupa mesin jahit elektrik untuk menggantikan mesin jahit manual. Metode untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan melalui penerapan mesin jahit elektrik melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa  pengusaha kecil pengrajin tas ini telah dapat meningkatkan produktivitas produksinya dan karyawan meningkat penghasilannya, yakni untuk jenis tas rangsel laptop dari 7 tas/hari menjadi 14 tas/hari sehingga ada peningkatan produksi 100% dan upah  untuk satu tas rangsel Rp.8.000 sehingga penghasilan karyawan meningkat dari Rp.56.000 menjadi Rp.112.000, dan untuk jenis tas sekolah dari 12 tas per hari menjadi 30 tas per hari, sehingga ada peningkatan produksi 150% dan upah untuk satu tas sekolah Rp.4.000 sehingga penghasilanya karyawan meningkat dari Rp.48.000 menjadi Rp.120.000.
INOVASI MESIN PEMBELAH BAMBU KARYA MAHASISWA SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM ANYAMAN DI DESA SEKETI, SIDOARJO Aris Purwanto; Handini Novita Sari; Akhmad Hafizh Ainur Rasyid; Aris Ansori; Iskandar Iskandar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.57435

Abstract

UMKM anyaman bambu di Desa Seketi, Sidoarjo, menghadapi kendala utama pada tahap pembelahan bambu yang masih dilakukan secara manual, sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas dan kualitas hasil yang tidak seragam. Kondisi ini menjadi hambatan dalam meningkatkan kapasitas produksi serta memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan mesin pembelah bambu sederhana yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan mesin, pelatihan penggunaan, serta evaluasi kinerja sebelum dan sesudah implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin mampu menurunkan waktu pembelahan dari ±10 menit menjadi ±3 menit per batang serta meningkatkan kapasitas produksi dari ±20 batang menjadi ±60 batang per hari. Selain itu, kualitas hasil pembelahan menjadi lebih seragam dan kebutuhan tenaga kerja lebih efisien. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berbasis mesin sederhana memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM anyaman bambu secara berkelanjutan