Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemberdayaan Pemerintahan Desa melalui Penguatan Demokrasi Partisipatif di Desa Tamilouw Kabupaten Maluku Tengah Jusuf Madubun; V. S. Ruhunlela; Judy de Fretes; Rukoyah Rukoyah; Muhtar Muhtar
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/05mmnr28

Abstract

Pemberdayaan pemerintahan desa melalui penguatan demokrasi partisipatif merupakan upaya penting dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. Desa Tamilouw Kabupaten Maluku Tengah masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya partisipasi masyarakat dalam musyawarah desa, keterbatasan pemahaman mengenai demokrasi partisipatif, serta belum optimalnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pembangunan desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi partisipatif, memperkuat kapasitas pemerintahan desa, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pemerintahan desa. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif berupa observasi, sosialisasi, penyuluhan, Focus Group Discussion (FGD), diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan meliputi aparatur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan masyarakat umum di Desa Tamilouw. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi partisipatif dan pentingnya keterlibatan warga dalam pemerintahan desa. Tingkat keberhasilan kegiatan terlihat dari kehadiran peserta yang mencapai lebih dari 80% dari target kegiatan, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam diskusi dan musyawarah, serta adanya komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan transparansi informasi dan pelibatan masyarakat dalam pembangunan desa. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih demokratis, partisipatif, dan berkelanjutan.
DigiDes dan Reorientasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Menuju Pelayanan Publik Digital yang Inklusif di Indonesia Judy de Fretes; Muhtar Muhtar; Syamsul Bahri Abdul Rasyid
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ma1s8x37

Abstract

This article aims to analyze the role of DigiDes in reorienting village government governance toward inclusive digital public services in Indonesia. This study employs a descriptive qualitative approach with a conceptual literature-based design. The data were obtained from journal articles, official documents, statistical publications, and institutional sources relevant to the digital transformation of village governance. The findings show that DigiDes functions not only as a village administrative application but also as an institutional instrument for strengthening data governance, service efficiency, information transparency, accountability, responsiveness, and citizen participation. However, the success of DigiDes is not automatic, as it is strongly influenced by the capacity of village officials, consistency in system use, data quality, digital infrastructure, financial sustainability, community digital literacy, and personal data protection. This article emphasizes that village digital public services must be developed inclusively to prevent the emergence of new inequalities among vulnerable groups, including older adults, low-income communities, persons with disabilities, and residents with limited internet access. The novelty of this article lies in positioning DigiDes as an instrument for reorienting village government governance, rather than merely as a technical innovation in administrative services.
Strategies for Strengthening Local Institutions in the Regency of Central Maluku Victor S. Ruhunlela; Judy de Fretes; Rukoyah Rukoyah
Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis
Publisher : Univiversitas Dr. Djar Wattiheluw

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines strategies to strengthen local institutions in Piru Village, West Seram Regency, particularly the Negeri and Saniri institutions. These traditional bodies, part of the community governance system in Maluku, face challenges that weaken their roles. Using a qualitative approach, the study identifies key factors influencing institutional decline and explores how members empower themselves through education and training. The findings reveal strong enthusiasm among members to enhance their knowledge and skills, significant support for those who can participate in learning activities, and high expectations that trained individuals will share their knowledge with others. Overall, the study highlights the importance of collective commitment and knowledge-sharing as essential strategies for strengthening the capacity and sustainability of local institutions in West Seram Regency.
Study of the Role of Customary Institutions in Government Systems in Hitu Lama State, Leihitu District, Central Maluku Regency Nurainy Latuconsina; Judy De Fretes; Johan Tehuayo
Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Vol 6 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH Tata Sejuta STIA Mataram
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32666/tatasejuta.v6i1.106

Abstract

HILIRISASI SASIGOV SMART VILLAGE KIT UNTUK PENGUATAN TATA KELOLA NEGERI BERBASIS SASI DI NEGERI LIMA MALUKU TENGAH Muhtar Muhtar; Jusuf Madubun; Wahab Tuanaya; Judy de Fretes; Rukoyah Rukoyah; Sonia Putri Marsaolly; Aci Nadia Kabakoran
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7303

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat tata kelola negeri adat berbasis Sasi melalui hilirisasi SasiGov Smart Village Kit di Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan dilatarbelakangi oleh belum optimalnya transparansi layanan publik, keterlacakan pengaduan, dokumentasi Sasi, serta promosi ekonomi lokal masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-kolaboratif dengan siklus Plan–Do–Check–Act melalui tahapan sosialisasi, asesmen kebutuhan, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan. Sasaran kegiatan meliputi Pemerintah Negeri Lima, Saniri, Kewang, admin layanan, kelompok ekonomi lokal, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SasiGov Smart Village Kit mampu menghasilkan perangkat tata kelola berupa service charter, pusat informasi layanan, sistem pengaduan berbasis register, log layanan, dashboard indikator triwulan, Sasi register, publikasi status Sasi, arsip dokumen, dan katalog ekonomi lokal. Implementasi kit memperkuat transparansi layanan, meningkatkan akuntabilitas pengaduan, mendukung pelaporan berbasis data, serta mengintegrasikan kelembagaan adat dengan promosi ekonomi lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa smart village pada negeri adat perlu dikembangkan melalui inovasi yang sederhana, kontekstual, partisipatif, dan replikatif.
Political Participation of Rural Communities: A Case Study of Negeri Rutah, Amahai Sub-District, Central Maluku Regency Safrudin Bustam Layn; Syaifulrijal Mahulauw; Judy de Fretes; Sy. Nur A Almahdaly; Chounthaese Jeistin Stevany Kakiay
Socious Journal Vol. 3 No. 4 (2026): Journal Socious - August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/a7dsew09

Abstract

Political participation is a central pillar of village-level democracy in Indonesia, yet in customary (adat) villages facing prolonged leadership vacuums, the mechanisms through which residents exercise this right remain understudied. This study examines the political participation of the rural community of Negeri Rutah, Amahai Sub-district, Central Maluku Regency, Maluku Province, a customary village that has been administered by an Acting Head of Government for approximately thirteen years in the continued absence of a definitive traditional ruler. Employing a descriptive quantitative design supported by a community-based outreach intervention, data were collected through a structured satisfaction questionnaire administered to residents, village officials, and community leaders, complemented by observation and discussion. The results show that participants rated the outreach highly relevant (95%), well delivered (88%), effective in enhancing political knowledge (85%), beneficial for governance practice (90%), well facilitated and coordinated (87%), and strongly warranting follow-up (95%), yielding an average satisfaction of approximately 90 percent. These findings indicate that structured political education measurably strengthens residents' understanding of participatory mechanisms even where formal customary leadership is absent. The study contributes new empirical evidence on political participation in an eastern Indonesian customary-village context and recommends sustained political literacy programmes, strengthened deliberative forums, and inclusive engagement of women and vulnerable groups.