Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Komposter Bertenaga Surya untuk Pembuatan Pupuk Organik dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Wanagiri Titin Fatimah; Budiyanto, Utomo; Amalia, Anissa; Prabowo, Yani; ARIESTA, Atik; Ariyani, Pipin Farida
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v6i1.6697

Abstract

This community service activity aims to increase the use of solar-powered composter technology in making organic fertilizer as part of community empowerment efforts in Wanagiri Village, Saketi District, Pandeglang Regency, Banten. This technology allows the organic waste processing process to take place more efficiently by utilizing solar energy as the main resource, thereby reducing dependence on conventional energy sources and increasing environmental sustainability. The methods used in this activity include outreach regarding the importance of recycling organic waste, application of solar-powered composter technology on a household scale, technical training for the community regarding the operation and maintenance of solar-powered composters, as well as an evaluation program to ensure its sustainability. Assistance is carried out intensively to increase people's understanding and skills in using this technology independently. The results of the activity show that the use of a solar-powered composter is not only able to speed up the process of making organic fertilizer but also provides economic benefits for the people of Wanagiri Village. In addition, this community service program contributes to reducing the volume of household waste, increasing environmental awareness, and strengthening the local resource-based economy. The conclusion of this program is that the use of solar-powered composter technology has proven to be effective and can be an innovative solution in helping the Wanagiri Village community manage organic waste sustainably and improve the welfare of the village community.
Aplikasi Mobile Smart Room Untuk Mewujudkan Kenyamanan Optimal Melalui Monitoring Suhu Pipin Farida Ariyani; Juliasari, Noni
Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer (J-ICOM) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer ( J-ICOM)
Publisher : E-Jurnal Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/j-icom.v6i1.8531

Abstract

Perubahan iklim global dan peningkatan suhu di berbagai wilayah menyebabkan kondisi cuaca yang lebih panas yang dapat berdampak pada kesehatan serta kenyamanan dalam beraktifitas. Seiring peningkatan pendapatan serta perubahan gaya hidup, kebutuhan akan kenyamanan dalam segala segi aktifitas kehidupanpun menjadi meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan segar adalah dengan penggunaan Air conditioner (AC). Peningkatan penggunaan AC saat ini kemudian memunculkan adanya kebutuhan pengontrolan terhadap pola penggunaan AC yang fleksibel dari sisi pengguna. Meski berfungsi untuk memberikan kesejukan di ruangan, AC bisa menjadi sumber penggunaan energi yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah prototype smart room yang dilengkapi dengan fitur mobile suhu dan pengendalian AC. Sistem ini menggunakan sensor suhu DHT22 dan mikrokontroler ESP32, dengan kontrol yang dapat diakses melalui perangkat mobile berbasis Internet of Things (IoT). Pada tahap perancangan, sensor suhu DHT22 diintegrasikan dengan mikrokontroler Arduino Uno untuk mendapatkan data suhu ruangan secara real-time. Mikrokontroler tersebut kemudian terhubung dengan modul komunikasi nirkabel untuk mentransmisikan data suhu ke aplikasi. Aplikasi mobile dikembangkan untuk memonitor suhu ruangan dan mengontrol perangkat AC secara jarak jauh. Pengujian meliputi verifikasi pengambilan data suhu yang akurat, pengiriman data suhu ke aplikasi mobile, dan pengendalian perangkat AC sesuai dengan perintah dari aplikasi. Hasil dari penelitian ini adalah prototype dan aplikasi mobile yang dapat memonitoring suhu serta mengontrol perangkat AC dari jarak jauh sehingga pengguna dapat menentukan pola pemakaian AC sesuai kebutuhannya.
Prototype Penyiraman Tanaman dan Kanopi Otomatis Pada Greenhouse dengan Sensor Kelembapan Tanah dan Sensor Hujan Menggunakan Arduino Jordy Arfiansyah; Pipin Farida Ariyani
Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ticom-Januari 2023
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer Provinsi DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70309/ticom.v11i2.89

Abstract

Kebutuhan air pada tumbuhan sangatlah penting. Kekurangan atau kelebihan air dapat berdampak buruk buat tanaman, diantaranya adalah kekeringan dan busuk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem deteksi hujan dan kelembaban tanah menggunakan sensor rain sensor dan soil moisture untuk mencegah atau meminimalisir kerugian pada greenhouse. Sistem ini dapat memperlihatkan nilai soil moisture secara langsung pada saat hujan turun. Penelitian dilakukan pada greenhouse yang berukuran 5 x 5 meter. Jika sensor kelembaban tanah berada dibawah ketentuan yang telah ditetapkan, maka water pump akan menyala secara otomatis sehingga value kelembaban tanah mencapai nilai yang telah ditentukan. Sensor hujan dapat mendeteksi adanya hujan, sehingga sistem akan memperbaharui data yang ada di aplikasi terkait keadaan kelembaban tanaman yang sudah terupdate di aplikasi. Manfaat dari pembuatan sistem ini untuk memudahkan pemilik greenhouse mengontrol air dan kanopi secara otomatis yang diberikan pada tanamannya. Dalam penelitian ini, sudah dilakukan riset yang terdiri dari beberapa kali tahapan pengujian untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Tingkat akurasi yang di dapat dalam penelitian ini di peroleh setelah melakukan pengujian sensor kelembapan tanah dan sensor hujan yaitu 100%. Sehingga mendapatkan hasil penelitian yaitu sistem akan mendeteksi hujan sebagai dikirim ke aplikasi, serta pada saat sensor membaca nilai soil moisture maka sistem akan meng-update data ke aplikasi yang telah di rancang.
Sistem Monitoring Suhu dan Kelembapan di Ruang Server Siloam Hospitals Lippo Village berbasis Arduino Uno R3 dan Sensor DHT11 dengan Notifikasi Melalui Telegram San Charles, Johanes; Juliasari, Noni; Farida Ariyani , Pipin
Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Ticom-September 2021
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer Provinsi DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70309/ticom.v10i1.13

Abstract

Telah berhasil dibuat suatu sistem yang dapat memonitoring suhu dan kelembapan serta mengirimkan pesan peringatan ketika suhu atau kelembapan di ruang server melebihi batas. Sistem tersebut menggunakan mikrokontroler Arduino Uno R3 dan sensor DHT11. Sensor DHT11 akan mengirimkan data suhu dan kelembapan ke Arduino Uno R3 untuk selanjutnya data diolah dan dikirimkan ke komputer melalui port serial. Data yang dikirim ke port serial akan disimpan ke dalam database. Ketika suhu atau kelembapan di ruang server mendekati batas yang telah ditentukan, maka sistem akan menyalakan buzzer sebagai peringatan dini. Namun ketika suhu atau kelembapan naik melebihi batas maka sistem akan menyalakan kipas dan mengirimkan pesan peringatan ke user melalui Telegram. Sistem akan terus mengirim pesan peringatan selama suhu atau kelembapan belum kembali normal. User juga sewaktu-waktu dapat mengecek kondisi suhu dan kelembapan di ruang server dengan memanfaatkan bot Telegram. Log data yang ada di dalam database dapat dilihat melalui program, kemudian disimpan dalam bentuk spreadsheet. Dengan sistem ini, maka user dapat mengontrol suhu dan kelembapan di ruang server tanpa mendatangi ruang server dan segera mendapatkan informasi ketika kondisi suhu dan kelembapan di ruang server melewati batas.
Peningkatan Kecakapan Digital Pondok Pesantren Nurul Hidayah Melalui Mobile Learning Witarti, Denik Iswardani; Ariyani, Pipin Farida; Ariesta, Atik
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.959

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Bogor, dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan mobile learning. Permasalahan utama yang dihadapi pesantren adalah keterbatasan akses belajar santri non-mukim, minimnya tenaga pengajar, dan rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan pengguna (user-centered design) yang melibatkan ustadz, ustadzah, dan santri dalam perencanaan, pelatihan, penerapan, serta evaluasi. Hasil evaluasi menggunakan USE Questionnaire menunjukkan tingkat kelayakan usefulness 79%, ease of use 72%, ease of learning 89%, dan satisfaction 84%, yang menandakan mobile learning layak digunakan dan berdampak positif pada kegiatan belajar mengajar di pesantren. Selain itu, hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 24,3%, yaitu dari rata-rata skor 62,4% menjadi 86,7% setelah pelatihan, yang mengindikasikan peningkatan signifikan dalam kemampuan penggunaan teknologi pembelajaran digital. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya penerapan inovasi teknologi pembelajaran di pesantren sebagai langkah strategis untuk mendukung pencapaian SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas. 
Aktivitas Nasionalisme Digital: Studi Netnografi Fandom K-Pop di Indonesia Witarti, Denik Iswardani; Putri, Safitri Resita; Ariyani, Pipin Farida
Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Vol. 18 No. 1 (2026): Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v18i1.13303

Abstract

Di Indonesia, fandom K-pop telah menunjukkan keterlibatan nyata dalam berbagai isu publik seperti dalam penolakan RUU Cipta Kerja, kampanye #TolakPPN12Persen, gerakan #IndonesiaGelap dan #PeringatanDarurat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana aktivitas digital fandom K-pop berkontribusi dalam membentuk narasi nasionalisme digital di media sosial. Aktivitas digital fandom K-pop dikaji dalam kerangka budaya partisipatif (participatory culture). Fandom K-Pop dipandang bukan hanya sekadar komunitas hiburan melainkan sebagai sebagai aktor sosial  yang aktif berpartisipasi dalam membincangkan demokrasi di ruang digital. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana aktivitas digital fandom K-pop berkontribusi dalam membentuk narasi nasionalisme digital di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan mix methods dengan paradigma pragmatis. Netnografi dilakukan melalui observasi komunitas daring, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan anggota fandom yang aktif pada kampanye digital bertema kebangsaan. Data kuantitatif diperoleh dari kuesioner daring yang diolah menggunakan teknik text mining dan model klasterisasi teks.  Hasil analisis data ditemukan tiga klaster utama dengan kata-kata dominan seperti retweet, suara, bangga, budaya, donasi, dan konser. Kata-kata tersebut merefleksikan dimensi afiliasi, ekspresi, pemecahan masalah kolektif, dan sirkulasi yang muncul dalam partisipasi digital fandom. Temuan penelitian menegaskan bahwa fandom K-pop di Indonesia berperan sebagai agen partisipatif yang memanfaatkan ruang digital untuk menyuarakan kepedulian sosial, solidaritas nasional, serta kebanggaan budaya Indonesia, sehingga membentuk narasi nasionalisme digital yang inklusif, kolaboratif, dan relevan dengan konteks masyarakat masa kini. In Indonesia, the K-pop fandom has demonstrated tangible involvement in various public issues, ranging from the rejection of the RUU Omnibus Law Cipta Kerja and the #TolakPPN12Persen campaign, to the #IndonesiaGelap (Indonesia is Dark) and #PeringatanDarurat movements. This digital activism illustrates that the K-pop fandom is no longer merely an entertainment community, but a new social actor that also influences democracy in the digital space. This research aims to explain how the digital activity of the K-pop fandom contributes to shaping the narrative of digital nationalism on social media. The research method uses a mixed-methods approach with a pragmatic paradigm. Qualitatively, the study utilizes netnography through online community observation, in-depth interviews, and focus group discussions (FGD) with fandom members who are active in digital campaigns with national themes. Quantitatively, data from online questionnaires are analyzed using text mining techniques and a text clustering model. The initial analysis found three main clusters with dominant words such as retweet, suara, bangga, budaya, donasi, and konser. These words reflect the dimensions of affiliation, expression, collective problem-solving, and circulation that emerge in the fandom's digital participation. The study shows that K-pop fandoms in Indonesia function as participatory agents who utilize digital spaces to express social concern, foster national solidarity, and showcase pride in Indonesian culture, thereby shaping a digital nationalism narrative that is inclusive, collaborative, and relevant to contemporary society.