Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ADAPTASI PELAKSANAAN PERKULIAHAN MATA KULIAH PRAKTIK PEMBELAJARAN DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Setyo Eko Atmojo; Beny Dwi Lukitoaji
Kurikula : Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Kurikula : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.685 KB) | DOI: 10.56997/kurikula.v5i2.486

Abstract

This study aims to describe the process of teaching practical learning in SD and PKN SD courses. This research was conducted from September 2020 to January 2021 in the PGSD Study Program FKIP Universitas PGRI Yogyakarta. This research method is descriptive, data collection techniques through observation, questionnaires and documentation and descriptive data analysis. The results of the study show that the online lecture process as a form of adaptation to the Covid 19 pandemic is running well, which can be seen in the student response questionnaire where> 80% responded positively. The competency indicators for the subjects were achieved well, which was evident from the acquisition of an average grade of the subject indicators> 70 (Good).
PENGEMBANGAN MEDIA KONKRET DIOSIR (DIORAMA SIKLUS AIR) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS 5 SD MUHAMMADIYAH AMBARBINANGUN BANTUL Novia Anggraeni; Beny Dwi Lukitoaji
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7898

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya pengembangan media konkret Diosir sebagai sarana untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada peserta didik kelas V sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan mengadaptasi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian mencakup 17 siswa kelas V MI Al Ihsan Medari sebagai kelompok uji coba terbatas, serta siswa kelas V SD Muhammadiyah Ambarbinangun Bantul sebagai subjek uji coba lapangan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa media Diosir yang dikembangkan melalui tahapan ADDIE terbukti layak, praktis, dan efektif. Kelayakan media ditunjukkan melalui penilaian ahli materi dengan rata-rata skor 84,33% serta ahli media dengan rata-rata 86,67%. Aspek kepraktisan tercermin dari respons positif guru sebesar 88,86% dan siswa sebesar 73,75%. Sementara itu, efektivitas media terlihat dari perbandingan hasil pretest dan posttest, di mana kelompok eksperimen memperoleh skor 82,09%, sedangkan kelompok kontrol hanya mencapai 50,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Diosir mampu memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan prestasi belajar peserta didik.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA FLIP CHART BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SD N KRAPYAK WETAN Yuniarti Dwirahayu; Beny Dwi Lukitoaji
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9361

Abstract

This study was conducted due to the low learning achievement of students in Pancasila Education. Based on Midterm Assessment (PTS) data, 60% of students did not meet the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). This situation highlights the importance of updating learning media to make it more interesting, enjoyable, and able to motivate students while learning. The purpose of this study was to determine the extent of the influence of local culture-based flip chart media on the learning achievement of Pancasila Education in fifth grade students at SD N Krapyak Wetan. This study used a quasi-experimental method, sometimes known as a pseudo-experiment. There were two groups of research subjects: the experimental class used local culture-based flip chart media, and the control class used video media. Data collection techniques included multiple-choice tests, observation, and documentation. The results of the study proved that the average post-test scores of students in the experimental class and the control class were significantly different. With an average score of 85.00 for the experimental class and an average score of 80.00 for the control class, there was a difference of 5.00 between the two. Based on the t-test results, HO was rejected and Ha was accepted because the post-test scores of the students who had been given the treatment had a significance value of 0.047, which is less than 0.05. Local culture-based flip chart media has been proven to be useful in improving student learning achievement.
PENGUATAN PERSPEKTIF GLOBAL DALAM PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR DI ERA GLOBALISASI Septiyana Astri Wulandari; Alif Fia Amin Utaminingsih; Fatika Meilani Cahya Arifaputri; Ika Safitri Purwandari; Beny Dwi Lukitoaji
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.2307

Abstract

Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk tuntutan kompetensi guru sekolah dasar. Guru tidak hanya dituntut menguasai kompetensi pedagogik, tetapi juga memiliki perspektif global agar mampu mengaitkan pembelajaran dengan dinamika dunia yang saling terhubung tanpa mengabaikan nilai lokal dan nasional. Namun, pendidikan guru sekolah dasar masih cenderung berfokus pada kurikulum nasional, sementara penguatan perspektif global belum menjadi perhatian utama. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual penguatan perspektif global dalam pendidikan guru sekolah dasar di era globalisasi, meliputi konsep, tantangan, dan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui kajian literatur terhadap jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, serta dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perspektif global mencakup pemahaman isu global, kesadaran keberagaman budaya, keterampilan berpikir kritis, serta sikap toleransi, empati, dan tanggung jawab sosial. Penguatan perspektif global dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum berwawasan global, pembelajaran aktif-kontekstual, dan pemanfaatan teknologi digital.
Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Karawitan Jawa Dalam Menanamkan Nilai Cinta Budaya Sebagai Penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan Pelajar Pancasila Di Sekolah Dasar Angelita Safitrianingrum; Beny Dwi Lukitoaji
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v16i1.14092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan ekstrakurikuler karawitan Jawa dalam menanamkan nilai cinta budaya sebagai penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan Pelajar Pancasila di SD Negeri Tirtomulyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru pembina ekstrakurikuler karawitan, serta empat siswa kelas IV yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler karawitan di SD Negeri Tirtomulyo dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta didukung oleh kerja sama antara kepala sekolah, guru, dan pelatih. Penanaman nilai cinta budaya dilakukan melalui pembiasaan, praktik langsung, pengenalan alat musik tradisional, serta penanaman rasa bangga terhadap budaya lokal. Kegiatan ekstrakurikuler karawitan juga berkontribusi dalam penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, disiplin, tanggung jawab, kreativitas, kemandirian, dan bernalar kritis. Faktor pendukung kegiatan meliputi dukungan sekolah, pelatih, orang tua, dan antusiasme siswa, sedangkan faktor penghambatnya berupa keterbatasan sarana gamelan, perbedaan kemampuan siswa, serta keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan.