Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analysis of Coliform and Colifecal Total Pollution Test on Various Types of Drinking Water Using the MPN (Most Probable Number) Method Wanda Aulya; Fadhliani Fadhliani; Vivi Mardina
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 2, No 2 (2020): Serambi Journal of Agricultural Technology (December, 2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v2i2.2416

Abstract

Water is the main source for life and also the most severe substance caused by pollution. The mandatory parameters for determining microbiological quality of drinking water are total non-fecal Coliform bacteria and Coliform fecal (Escherichia coli). Coliform bacteria are a group of microorganisms commonly used as indicators, where these bacteria can be a signal to determine whether a water source has been contaminated by bacteria or not, while fecal Coliform bacteria are indicator bacteria polluting pathogenic bacteria originating from human feces and warm-blooded animals (mammals) . The water inspection method in this study uses the MPN (Most Probable Number) method which consists of 3 tests, namely, the presumption test, the affirmation test, and the reinforcement test. The results showed that of 15 drinking water samples 8 samples were tested positive for Coliform bacteria with the highest total bacterial value of sample number 1, 15 (210/100 ml), while 7 other samples were negative. From 8 positive Coliform samples only 1 sample was stated to be negative fecal Coliform bacteria and 7 other samples were positive for Coliform fecal bacteria with the highest total bacterial value of sample number 1 (210/100 ml).
Anticancer Activity of N-Hexane Extract from Sphagneticola trilobata (L.) J.F Pruski Against MCF-7 Breast Cancer Cell Vivi Mardina; Tisna Harmawan; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Syafruddin Ilyas; Masitta Tanjung
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i1.6183

Abstract

Abstract : Sphagneticola trilobata (L.) J.F. Pruski is one of the perennial herbs that is widely used by the national and international community to treat various diseases including cancer. The objective of this study was to assessment the anticancer activity of n-hexane extract of S. trilobata leaves for inhibiting the growth of MCF-7 breast cancer cells in vitro by MTT (microculture tetrazolium salt) method. The n-hexane extract of sernai leaves was obtained from the maceration process of samples that were collected from the Langsa city, Aceh. The cytotoxicity test was carried out by incubating MCF-7 cells which had been exposed to several series of sample levels, viz. 1000; 500; 100; 50; 25; 10; 5 and 1 µg/mL. LC50 values are calculated using probit analysis. The results revealed that the n-hexane extract of S. trilobata leaves was cytotoxic against breast cancer cells (MCF-7) with an LC50 value of  0.037 μg /mL.Abstrak : Sphagneticola trilobata (L.) J.F. Pruski merupakan salah satu tanaman herbal yang digunakan secara luas oleh masyarakat nasional dan internasional untuk mengobati berbagai penyakit termasuk kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antikanker ekstrak n-heksana daun S. trilobata dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara MCF-7 secara in vitro dengan metode MTT (microculture tetrazolium salt). Ekstrak n-heksana daun sernai diperoleh dari proses maserasi sampel yang dikoleksi dari kota Langsa, Aceh. Uji sitotoksisitas dilakukan dengan menginkubasi sel MCF-7 yang telah dipaparkan beberapa seri  kadar sampel yaitu 1000, 500, 100, 50, 25, 10, 5 dan 1 µg/mL. Nilai LC50 dihitung dengan menggunakan analisa probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana daun S. trilobata bersifat sitotoksik terhadap sel kanker payudara (MCF-7) dengan harga LC50 sebesar 0,037 µg/mL. 
Valorisasi Pankreas Ikan Tongkol (Eutynnus Affinis) Untuk Produksi Enzim Lipase Vivi Mardina; Fitriani Fitriani; Tisna Harmawan; Goldha Maulla Hildayani
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v4i2.3487

Abstract

Indonesia khususnya Aceh kaya dengan sumber daya kelautan dan perikanan seperti ikan tongkol (Euthynnus affinis). Valorisasi jeroan ikan tongkol sebagai sumber enzim lipase menjadi teknologi yang menjanjikan pada bidang bioteknolgi. Pada penelitian ini, pankreas dari jeroan ikan tongkol diekstraksi sebagai sumber kasar enzim cair lipase dan dikarakterisasi pH optimumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi protein pada pankreas ikan tongkol adalah 4.615 mg/ml. Enzim lipase yang diperoleh memiliki aktivitas berkisar antara pH 4 -  9, dengan pH optimum pada pH 9 dan nilainya mencapai 11.962 U/ml. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk mengkonversi jeroan ikan tongkol menjadi produk yang bernilai ekonomi dan aplikatif serta meminimalisir pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah perikanan.Indonesia particularly Aceh, is rich in marine and fisheries resources such as tongkol (Euthynnus affinis). Valorization of tuna’s viscera as a source of lipase enzymes is a promising technology in biotechnology. In this study, the pancreas from tuna’s viscera was extracted for the production of lipase enzyme and characterized by its optimum pH. The results showed that the protein concentration of pancreas was 4,615 mg/ml. The lipase enzyme has activity ranging from pH 4 - 9, with an optimum at pH 9 and reaches 11.962 U/ml. Thus, this research is expected to be one way to convert tuna’s viscera into the product that was economic, applicative and minimize environmental pollution caused by fishery waste.
UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN BACCAUREA MACROCARPA TERHADAP ESCHERICHIA COLI DAN SALMONELLA TYPHI Vivi Mardina; Fitri Helmalia; Fadhliani Fadhliani; Lendawati Lendawati
Konservasi Hayati Vol 17, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/hayati.v17i1.12879

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk menghentikan reproduksi bakteri. Penggunaan antibiotik komersial dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah resistensi, sehingga diperlukan alternatif antibiotik yang berasal dari tanaman dengan alasan lebih aman, relative murah dan mudah diperoleh. Salah satu tanaman herbal yang digunakan adalah Baccaurea macrocarpa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metabolit sekunder pada B.macrocarpa, mengevaluasi pengaruh ekstrak metanol daun  B.macrocarpa terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi serta  mengukur konsentrasi optimum sampel  untuk menghambat pertumbuhan bakteri  E.coli dan S.typhi. Penelitian telah dilakukan selama 3 bulan dilaboratorium Universitas Samudra. Metode yang digunakan adalah metode sumuran dengan bakteri uji E.coli dan S.typhi.  Setiap perlakuan diberi ekstrak metanol daun B. macrocarpa dengan berkonsentrasi 20%, 30% dan 40% (g/mL). Kontrol positif menggunakan ciprofloxacin dan kontrol negatif menggunakan aquades steril. Hasil yang diperoleh adalah konsentrasi 40% (g/mL) merupakan konsentrasi optimum untuk menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dan S.typhi dengan zona hambat yang dihasilkan  6,3 mm dan 5 mm. Hasil penelitian telah menyimpulkan bahwa ekstrak daun Baccaurea Macrocarpa berpotensi dikembangkan sebagai bahan dasar antibiotik.
ISOLASI FUNGI ENDOFIT PADA TUMBUHAN (Rhizophora apiculata Blume) DI KUALA LANGSA, ACEH Vivi Mardina
Konservasi Hayati Vol 18, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kh.v18i1.14711

Abstract

Fungi endofit merupakan mikroba yang bersimbiosis dalam jaringan tumbuhan dan biasanya tidak merugikan pada inangnya. Fungi endofit dapat ditemukan hampir disemua jenis tumbuhan, termasuk tumbuhan mangrove. Salah satu jenis mangrove yang tumbuh subur dikawasan Kuala Langsa adalah Rhizophora apiculata Blume. Studi ini bertujuan (1) menginventarisasi jumlah fungi endofit pada sampel daun dan ranting mangrove (2) mengidentifikasi jenis/spesies fungi endofit yang terdapat pada daun dan ranting mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah direct planting dengan parameter pengamatan makroskopis dan mikrokopis. Penelitian berhasil mengisolasi 5 jenis fungi endofit asal R. apiculata Blume yaitu Fusarium sp, Crysosporium sp, Colletrotrihum sp, Aspergillus sp, dan Botrysphaeri sp. Penelitian ini menyarankan agar data awal hasil penelitian dapat dikembangkan lebih lanjut tentang aplikasi fungi endofit menjadi produk yang dapat dimanfaatkan pada berbagai bidang seperti kesehatan dan pangan.
Analysis of Coliform and Colifecal Total Pollution Test on Various Types of Drinking Water Using the MPN (Most Probable Number) Method Wanda Aulya; Fadhliani Fadhliani; Vivi Mardina
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 2, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v2i2.2416

Abstract

Water is the main source for life and also the most severe substance caused by pollution. The mandatory parameters for determining microbiological quality of drinking water are total non-fecal Coliform bacteria and Coliform fecal (Escherichia coli). Coliform bacteria are a group of microorganisms commonly used as indicators, where these bacteria can be a signal to determine whether a water source has been contaminated by bacteria or not, while fecal Coliform bacteria are indicator bacteria polluting pathogenic bacteria originating from human feces and warm-blooded animals (mammals) . The water inspection method in this study uses the MPN (Most Probable Number) method which consists of 3 tests, namely, the presumption test, the affirmation test, and the reinforcement test. The results showed that of 15 drinking water samples 8 samples were tested positive for Coliform bacteria with the highest total bacterial value of sample number 1, 15 (210/100 ml), while 7 other samples were negative. From 8 positive Coliform samples only 1 sample was stated to be negative fecal Coliform bacteria and 7 other samples were positive for Coliform fecal bacteria with the highest total bacterial value of sample number 1 (210/100 ml).
PENINGKATAN SKILL WANITA TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN VERMIKOMPOS PADA KWT CITRA KARSA Rini Mastuti; Muhammad Fuad; Vivi Mardina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4234-4243

Abstract

Pupuk kompos adalah jenis pupuk organik yang dihasilkan dari bahan-bahan alami, seperti sisa-sisa tanaman, limbah dapur, dan kotoran hewan yang telah mengalami proses pelapukan atau dekomposisi. Desa Benua Raja, yang terletak di Kecamatan Rantau, Kab. Aceh Tamiang, menghasilkan sejumlah limbah organik, seperti kotoran ayam potong dan kotoran sapi, yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah-limbah ini saat ini hanya dibuang tanpa pengolahan. Di desa ini, terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT) Citra, yang fokus pada pengembangan usaha sayuran. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hard skill dan soft skill dari  KWT Citra Karsa dalam pembuatan vermikompos. Metode vermikomposting yang diperkenalkan dengan menggunakan cacing Lumbricus rubellus. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan antusiasme yang tinggi, dan sebagai akibat dari kegiatan ini, keterampilan teknis dan lunak  mengalami peningkatan hingga mencapai 85%. Dalam tahap selanjutnya, pendampingan lebih lanjut sangat diperlukan untuk membantu  dalam mengelola vermikompos sehingga bisa dipasarkan, serta dalam pengembangan usaha pertanian organik di Desa Benua Raja.
PENINGKATAN SKILL WANITA TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN VERMIKOMPOS PADA KWT CITRA KARSA Rini Mastuti; Muhammad Fuad; Vivi Mardina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4234-4243

Abstract

Pupuk kompos adalah jenis pupuk organik yang dihasilkan dari bahan-bahan alami, seperti sisa-sisa tanaman, limbah dapur, dan kotoran hewan yang telah mengalami proses pelapukan atau dekomposisi. Desa Benua Raja, yang terletak di Kecamatan Rantau, Kab. Aceh Tamiang, menghasilkan sejumlah limbah organik, seperti kotoran ayam potong dan kotoran sapi, yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah-limbah ini saat ini hanya dibuang tanpa pengolahan. Di desa ini, terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT) Citra, yang fokus pada pengembangan usaha sayuran. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hard skill dan soft skill dari  KWT Citra Karsa dalam pembuatan vermikompos. Metode vermikomposting yang diperkenalkan dengan menggunakan cacing Lumbricus rubellus. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan antusiasme yang tinggi, dan sebagai akibat dari kegiatan ini, keterampilan teknis dan lunak  mengalami peningkatan hingga mencapai 85%. Dalam tahap selanjutnya, pendampingan lebih lanjut sangat diperlukan untuk membantu  dalam mengelola vermikompos sehingga bisa dipasarkan, serta dalam pengembangan usaha pertanian organik di Desa Benua Raja.
Free Radical Scavenging, Cytotoxic Activity, and Antioxidant-Targeted Molecular Docking Analysis of Akar Kusim Besar (Artabotrys sp.) Methanolic Extract from Ketambe, Indonesia Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Ulil Amna; Vivi Mardina; Misdi Misdi
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 22, No 1 (2026): March
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.22.1.108079.200-216

Abstract

Akar Kusim Besar (Artabotrys sp.), a vine from the Annonaceae family and an orangutan food source in Ketambe (Indonesia), is known to contain diverse bioactive metabolites. This study evaluated the phytochemical profile, antioxidant activity, cytotoxicity, and molecular docking of its methanolic leaf extract. Phytochemical screening confirmed the presence of alkaloids, steroids, terpenoids, saponins, flavonoids, phenolics, and tannins. The extract showed strong radical scavenging activity (IC50 = 100.816 µg/mL) and cytotoxicity against Artemia salina larvae (LC50 = 57.702 µg/mL), indicating potential bioactivity attributable to flavonoids and phenolic compounds. Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) analysis detected 30 compounds, of which 12 were subjected to molecular docking against human glutathione peroxidase 7 (2P31). Stigmasta-3,5-diene exhibited the strongest binding affinities, while several compounds complied with Lipinski's Rule of Five, supporting their potential druglikeness. Together, these findings suggest that Artabotrys sp. exhibits promising antioxidant and cytotoxic activities, and that molecular docking provides mechanistic insight into its anticancer potential.
Phytochemical Examination, GC-MS Analysis, and Antibacterial Activity of Methanol Extract of Dadap Leaves (Erythrina variegata L.) Against Staphylococcus aureus and Escherichia coli Bacteria using Disc Diffusion Method Yulia Theodora Situmorang; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Ulil Amna; Vivi Mardina
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 22, No 1 (2026): March
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.22.1.99255.264-273

Abstract

This study examines the antibacterial activity of a methanol extract from the leaves of Dadap (Erythrina variegata L.) against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Bacterial infections are a major health issue in Indonesia, so the development of plant-based natural medicines is being pursued. The Dadap plant has the potential to treat bacterial infections. This study aims to identify the types of secondary metabolites in the methanol extract of Dadap leaves, analyze the active compounds using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS), and evaluate their antibacterial activity. Extraction was performed by maceration with methanol, and antibacterial testing was conducted by disk diffusion on Mueller-Hinton Agar with extract concentrations of 5, 10, 20, and 40% (w/v). The extracts were diluted in sterile distilled water. The results exhibited antibacterial activity against S. aureus and E. coli, with inhibition zones of 14 mm (strong) and 8.8 mm (moderate) at a 40% concentration, respectively. These activities might be linked to the active compounds found in the Dadap leaves extract using phytochemical and GC-MS analysis. The phytochemical analysis showed that the E. variegata L. leaf extract contains alkaloids, steroids, terpenoids, saponins, flavonoids, phenols, and tannins. Furthermore, the GC-MS chromatogram identified 11 compounds, including 7 with antibacterial activity, such as neophytadiene, 3,7,11,15-tetramethyl-2-hexadecen-1-ol, hexadecanoic acid, methyl ester, n-hexadecanoic acid, phytol, methyl stearate, and stigmasterol. Overall, the crude extract of Dadap leaves showed a potential candidate for development as an antibiotic.