Penelitian ini mengevaluasi antarmuka dan pengalaman pengguna (user experience) Web OPAC Perpustakaan O. Notohamidjojo UKSW dengan menerapkan pendekatan User-Centered Design (UCD). Metode yang digunakan adalah mixed methods yaitu observasi, task-based usability testing, dan kuesioner standar (SUS dan UEQ) kepada 100 responden mahasiswa. Hasil reliabilitas menunjukkan instrumen layak (Cronbach’s α SUS = 0,82, dimensi UEQ ≥ 0,71). Skor rata-rata SUS adalah 52,5 (SD = 2,92), tergolong marginal / poor, menandakan kebutuhan perbaikan kegunaan. Analisis UEQ memperlihatkan profil pragmatis (kejelasan 0,12, efisiensi 0,08, ketepatan 0,15 - netral) dan profil hedonis yang negatif (daya tarik -0,21, stimulasi -0,34, kebaruan -0,47). Task testing mengungkap tingkat keberhasilan: pencarian judul 92% (41 s), penggunaan filter 63% (78 s), melihat detail koleksi 71% (66 s). Temuan kualitatif menyorot navigasi yang tidak intuitif, visibilitas filter rendah, struktur detail koleksi kurang rapi, dan umpan balik sistem minim. Rekomendasi prioritas meliputi perbaikan visibilitas kontrol filter, peningkatan feedback sistem, optimasi performa, pembaruan visual language, dan strategi evaluasi berkelanjutan berbasis metrik ( target SUS ≥ 68, kenaikan dimensi UEQ hedonis ≥ +0,5). Implikasi praktis dan langkah implementasi diusulkan mengikuti siklus UCD iteratif. Kata Kunci: Antarmuka Pengguna, Evaluasi Usabilitas, OPAC, Pengalaman Pengguna (UX), User-Centered Design.