Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sistem Informasi Pengiriman Barang Kepada Customer Berbasis Website Pada PT. Lisaboy Dengan Model Waterfall Richky Faizal Amir, Richky; akbar, fajar; andreyestha, andreyestha; Eko Pramono
Techno Xplore : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 9 No 1 (2024): Techno Xplore: Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Publisher : Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/technoxplore.v9i1.6688

Abstract

Dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat dan dinamika pasar yang terus berubah, pengoptimalan operasional menjadi kunci utama bagi perusahaanperusahaan yang ingin tetap bersaing. Fokus utama dalam upaya tersebut adalah efisiensi dalam pengelolaan pengiriman barang, terutama dengan perkembangan teknologi yang mengarah ke globalisasi, seperti penggunaan web dalam operasional perusahaan. PT. Lisaboy Gaya Cantika, sebagai perusahaan dagang importir dan distributor kemasan kosmetik dengan pelanggan dari berbagai kota di Indonesia, menghadapi permasalahan dalam pengelolaan pengiriman barang. Metode konvensional yang melibatkan pencatatan manual, penjadwalan kompleks, dan kurangnya transparansi dalam pelacakan pengiriman menjadi hambatan utama. Maka dari itu, metode yang digunakan adalah Waterfall dengan melewati fase-fase perencanaan, pemodelan, implementasi dan pengujian. Keberlanjutan penggunaan metode konvensional menimbulkan risiko kesalahan administratif, terutama dalam pengelolaan dokumen pengiriman. Laporan pengiriman yang ditulis pada kertas nota dan disimpan secara manual menyebabkan kesulitan dalam pencarian data dan memerlukan waktu yang lama. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan solusi inovatif yang dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko kesalahan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan mengusulkan implementasi sistem informasi, diharapkan teknologi informasi dan platform web dapat mengotomatisasi serta mengintegrasikan proses manajemen pengiriman dan pelacakan barang. Hal ini diharapkan akan meningkatkan kepuasan pelanggan terkait barang yang diterima
OPTIMALISASI JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN VPN CONCENTRATOR DENGAN BONDING PADA PT MAXINDO MITRA SOLUSI JAKARTA Supriadi, Yudi; Sobari, Irwan Agus; Amir, Richky Faizal
Jurnal Infortech Vol 3, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/infortech.v3i1.10493

Abstract

Pada jaringan internet kualitas suatu koneksi ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya throughput bandwidth yang berjalan karena banyak sedikitnya bandwidth akan mempengaruhi akses bagi pengguna baik itu untuk browsing, streaming, download dan upload. Hal tersebut bukan hanya terjadi pada traffic yang menuju ke internet, melainkan terjadi juga pada jaringan VPN dimana apabila banyak user yang menggunakan traffic data VPN dapat menyebabkan akses menjadi lambat.  Terlebih lagi apabila pada suatu jaringan memiliki 2 link internet yang seharusnya kedua link tersebut dapat digunakan secara bersamaan. Ada beberapa parameter yang dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas bandwidth diantaranya adalah Bonding. Bonding adalah sebuah teknologi yang memungkinkan agregasi lebih dari satu interface ethernet dan menggabungkan kedalam satu link virtual sehingga kita akan mendapatkan throughput bandwith yang lebih besar. Faktor lain yang berpengaruh terhadap kualitas suatu koneksi diantaranya adalah topologi. Pemilihan topologi terutama pada jaringan VPN yang memiliki banyak node diperlukan topologi yang menerapkan sebuah perangkat jaringan yang bertugas menjadi concentrator sehingga jaringan VPN terpusat pada concentrator tersebut. Perangkat yang digunakan sebagai router concentrator adalah Mikrotik
Analysis of Personal Data Security Awareness Level Among Social Media Users Using the Technology Acceptance Model Aldi Juliansyah; Richky Faizal Amir
International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Vol. 6 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijsecs.v6i1.6554

Abstract

The rapid development of information technology has fundamentally altered communication patterns, most visibly through the widespread adoption of social media as a primary channel for sharing and receiving information. What began as a tool for interpersonal connection has since expanded into a space for commercial activity, personal expression, and mass information exchange — bringing with it a set of risks that deserve more attention than they typically receive. Social media platforms, while offering considerable convenience, carry real threats to personal data security, threats that are too often underestimated by both users and service providers. Personal data routinely spreads across these platforms, sometimes deliberately, more often through carelessness or inattention on either side of the service relationship. The gap between internet penetration rates and actual security awareness among users remains a persistent concern, particularly in developing digital markets where platform adoption has outpaced digital literacy. The present study measured the level of awareness among social media users regarding personal data privacy and security, applying the Technology Acceptance Model (TAM) as the analytical lens. A blended research method was used, combining qualitative and quantitative data collection through a structured questionnaire distributed to 100 randomly selected respondents. The findings indicate a relatively high level of awareness overall: 68.6% of respondents demonstrated awareness of information security practices, while 65.1% showed awareness of personal privacy. These figures are encouraging — though the 15% gap between the two warrants further scrutiny.