Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Service Journal of Computer Science

Pelatihan Arsip Elektronik di Era Teknologi Digital Bagi Remaja Masjid Pudjiarti, Eni; Rudianto, Biktra; Faizah, Siti; Sofica, Verra
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 1 No. 1 (2024): Periode Januari 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v1i1.1988

Abstract

As an information center, each archive can help someone's memory of a particular text. As a source of documentation, archives can be used by organizational leaders in making the right decisions about the problems they face. As official proof of accountability for administration. Mosque youth are required to parade in understanding and being able to archive important documents as part of the implementation of learning. Thus the purpose of this training is to improve and make it easier for mosque youth to manage documents. To improve this it is considered important to provide workshops or training in electronic archive applications. The training was carried out using the method of providing material, practice of making electronic applications and assisting participants after completing the training activities. The results of the training illustrate that mosque youth have been able to make electronic archive applications using the application. Sebagai pusat informasi, setiap arsip bisa membantu ingatan seseorang mengenai sebuah naskah tertentu. Sebagai sumber dokumentasi, arsip dapat digunakan pemimpin organisasi dalam mengambil keputusan dengan tepat mengenai masalah yang dihadapi. Sebagai bukti resmi pertanggung jawaban penyelenggaraan administrasi. Remaja masjid dituntut untuk pawai dalam memahami dan mampu mengarsipkan dokumen-dokumen penting sebagai bagian dari pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan dan mempermudah remaja masjid dalam mengelola dokumen. Untuk meningkatkan hal tersebut dianggap penting dianggap penting untuk memberikan workshop atau pelatihan dalam aplikasi arsip elektronik. Pelatihan dilaksanakan dengan metode pemberian materi, praktek pembuatan aplikasi elektronik dan pendampingan peserta setelah selesai kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan memberikan gambaran bahwa remaja masjid telah mampu membuat aplikasi arsip elektroonik dengan menggunakan aplikasi.
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK DESAIN KEGIATAN YAYASAN NAELUL KHAIR KOTA BEKASI Fauzi , Ahmad; Sofica, Verra; Mukhayaroh , Anna
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 1 No. 2 (2024): Periode Juli 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v1i2.3400

Abstract

Training on the Use of Artificial Intelligence (AI) to Design Activities for the Naelul Khair Foundation, Bekasi City for Foster Child Participants is an important initiative considering the strategic role of technology in today's social and educational transformation. This foundation, which is committed to providing education and development to its foster children, faces challenges in providing equitable access to technological knowledge and skills, especially AI, to its participants who may have limited resources and knowledge. Thus, this training is a progressive step in empowering foster children to face changing times which are increasingly driven by technological developments. By strengthening AI knowledge and skills, foster children are expected to increase their creativity and ability in designing and managing activities both within the foundation and in the wider community. More than just providing knowledge, this training also creates space for foster children to collaborate and share ideas in using technology as a tool to solve problems and improve the quality of their own lives and the environment around them. Thus, the collaboration between the education and technology sectors in this training is not only a means of imparting knowledge, but also a manifestation of a shared commitment to creating a better and more inclusive future for foster children, where technology becomes a tool that empowers them. to reach their best potential and contribute to sustainable social development. Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Desain Kegiatan Yayasan Naelul Khair Kota Bekasi bagi Peserta Anak Asuh menjadi sebuah inisiatif yang penting mengingat peran strategis teknologi dalam transformasi sosial dan pendidikan masa kini. Yayasan ini, yang berkomitmen untuk memberikan pendidikan dan pengembangan kepada anak-anak asuhnya, menghadapi tantangan dalam memberikan akses yang merata terhadap pengetahuan dan keterampilan teknologi, khususnya AI, kepada pesertanya yang mungkin memiliki keterbatasan sumber daya dan pengetahuan. Dengan demikian, Pelatihan ini menjadi sebuah langkah progresif dalam memberdayakan anak-anak asuh untuk menghadapi perubahan zaman yang semakin didorong oleh perkembangan teknologi. Melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan AI, anak-anak asuh diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan mereka dalam merancang serta mengelola kegiatan baik di lingkungan yayasan maupun di masyarakat luas. Lebih dari sekadar memberikan pengetahuan, Pelatihan ini juga menciptakan ruang bagi anak-anak asuh untuk berkolaborasi dan berbagi ide dalam menggunakan teknologi sebagai alat untuk memecahkan masalah dan meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri serta lingkungan sekitar. Dengan demikian, kolaborasi antara sektor pendidikan dan teknologi dalam Pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi perwujudan dari komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan inklusif bagi anak-anak asuh, di mana teknologi menjadi alat yang memberdayakan mereka untuk meraih potensi terbaik mereka dan berkontribusi pada pembangunan sosial yang berkelanjutan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK PENCATATAN KESEHATAN BALITA DI POSYANDU MAWAR MELATI Sofica, Verra; Cahya, Fani Nurona; Ghani , Muhamad Abdul; Pebrianto, Rangga
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 2 No. 1 (2025): Periode Januari 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v2i1.7536

Abstract

Kesehatan balita sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal. Namun, di beberapa daerah, pencatatan kesehatan balita masih dilakukan secara manual, yang berisiko terhadap kesalahan data dan kurang efisien. Dengan kemajuan teknologi, penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi dapat membantu memudahkan pencatatan dan pemantauan kesehatan balita secara lebih akurat dan efisien. Pelatihan ini mengusulkan pemanfaatan teknologi sederhana, seperti Google Sheets atau Microsoft Excel, untuk mencatat dan memantau data kesehatan balita. Data yang dicatat meliputi berat badan, tinggi badan, status imunisasi, dan indikator kesehatan lainnya. Aplikasi tersebut dipilih karena mudah diakses, sederhana digunakan, dan dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan posyandu sehari-hari tanpa memerlukan keterampilan teknis yang kompleks.Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kemampuan ibu-ibu kader Posyandu dalam mengelola data kesehatan balita secara digital. Dengan menggunakan aplikasi seperti Google Sheets atau Excel, diharapkan proses pencatatan dan pemantauan kesehatan menjadi lebih efisien, mudah diakses, dan dapat dilaporkan dengan cepat dan akurat. The health of toddlers is crucial to supporting optimal growth and development. However, in some areas, toddler health records are still maintained manually, posing risks of data errors and inefficiency. With advancements in technology, the use of information technology-based applications can facilitate more accurate and efficient recording and monitoring of toddler health. This training suggests utilizing simple technologies such as Google Sheets or Microsoft Excel to record and monitor toddler health data, including weight, height, immunization status, and other health indicators. These applications are chosen for their accessibility, ease of use, and ability to be integrated into daily Posyandu activities without requiring complex technical skills. The main goal of this program is to enhance the capability of Posyandu volunteer mothers in managing toddler health data digitally. By using applications like Google Sheets or Excel, it is expected that the recording and monitoring processes will become more efficient, easily accessible, and can be reported quickly and accurately.
PEMANFAATAN ARTIFICAL INTELLIGENCE (AI)  UNTUK BIMBINGAN BELAJAR PADA ANAK ASUH YAYASAN NAELUL KHAIR KOTA BEKASI Fauzi, Ahmad; Septiani, Minda; Hardi, Nila; Sofica, Verra
Indonesian Community Service Journal of Computer Science Vol. 2 No. 2 (2025): Periode Juli 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/indocoms.v2i2.9438

Abstract

The Artificial Intelligence (AI) Training Program at Yayasan Naelul Khair, Bekasi, is a strategic initiative aimed at enhancing the technological literacy and skills of foster children in response to the evolving demands of digital-based education. The program introduces fundamental AI concepts applicable to learning processes, particularly in assisting with subjects perceived as challenging. Beyond technical proficiency, the training emphasizes the development of critical thinking, collaboration, and technology-driven problem-solving capabilities. This initiative reflects the synergy between education and technology in cultivating an adaptive, competitive younger generation capable of contributing meaningfully to inclusive and sustainable development. Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Yayasan Naelul Khair Kota Bekasi diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan literasi dan keterampilan teknologi anak-anak asuh dalam menghadapi dinamika pendidikan berbasis digital. Program ini memperkenalkan konsep dasar AI yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, terutama untuk membantu pemahaman terhadap mata pelajaran yang dianggap sulit. Selain penguasaan teknis, pelatihan ini juga menekankan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan pemecahan masalah berbasis teknologi. Inisiatif ini mencerminkan sinergi antara pendidikan dan teknologi dalam menciptakan generasi muda yang adaptif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi secara aktif dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.