Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL HUTAN TROPIS

ANALISIS OBYEK DAYA TARIK WISATA (ODTW) DAN INTERPRETASI JALUR EKOWISATA ELEPHANT TOUR DI PUSAT LATIHAN GAJAH TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Miftahudin Miftahudin; Gunardi Djoko Winarno; Trio Santoso; Arief Darmawan
Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2021): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 9 NOMER 2 EDISI JULI 2021
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.888 KB) | DOI: 10.20527/jht.v9i2.11275

Abstract

Way Kambas National Park is famous as an endemic habitat for the Sumatran Elephant (Elephas maximus sumatranus) precisely in the Elephant Training Center area as a base for ecotourism activities. Statistics on the number of tourist visits turned out to show a decrease, therefore we need an innovative eco-tourism breakthrough one of which has the potential to be developed is the Elephant Tour ecotourism. The purpose of this study is to identify potential attraction objects that exist in the Way Kambas National Park Elephant Training Center and interpret ecotourism path plans. The method used in this study is field observations to obtain data on potential points and ecotourism path. The data that has been obtained is then tabulated for descriptive and spatial analysis. The results showed that the object of attraction in the Way Kambas National Park precisely in the area of the Elephant Training Center consists of flora, fauna, beauty landscape and planned ecotourism path into two, long and short trips.
PERBANDINGAN METODE MAXIMUM LIKELIHOOD CLASIFICATION (MLC) DAN OBJECT ORIENTED CLASSIFICATION (OOC) DALAM PEMETAAN TUTUPAN MANGROVE DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Emi Artika; Arief Darmawan; Rudi Hilmanto
Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 3 Edisi November 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v7i3.7513

Abstract

Hutan mangrove berperan penting dalam menjaga ekosistem daerah pesisir. Ekosistem ini telah banyak mengalami konversi dan alih fungsi lahan menjadi tambak, pemukiman, perkebunan, dan sawah. Informasi mengenai tutupan hutan mangrove secara periodik dan akurat sangat diperlukan untuk memastikan ekosistem ini terjaga dengan baik, akan tetapi saat ini informasi tersebut masih sangat terbatas ditinjau dari aspek kuatitas data maupun metodologi pemetaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik deteksi hutan mangrove yang paling tepat dengan menggunakan citra satelit penginderaan jauh secara digital. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Lampung Selatan. Tutupan lahan mangrove dihasilkan dari proses klasifikasi citra satelit menggunakan algoritma maximum likelihood classification dan object oriented classification. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa algoritma object oriented classification merupakan metode klasifikasi yang lebih baik dan akurat dalam memetakan hutan mangrove dengan nilai akurasi sebesar 95%. Total tutupan hutan mangrove di Kabupaten Lampung Selatan yang dihasilkan dari hasil klasifikasi ini pada tahun 2017 adalah seluas 458 ha.
POTENSI KESESUAIAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA KEMIRI SUNAN (Reutealis trisperma) DI KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) Lukas Rudy Hadi Saputra; Melya Riniarti; Arief Darmawan
Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 2 Edisi Juli 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v7i2.7309

Abstract

The fraquenly used of non-renewable fuel causes the oil depletion in nature. Alternative fuels are needed to overcome excessive use and sustainability of oil. Reutealis trisperma could be processed as biodiesel oil, it could replace non-renewable oil. The purpose of this study is to analyze the suitability of land for Reutealis trisperma cultivation and analyze the land recommandation for planting Reutealis trisperma in Pesawaran District, Lampung Province. Determination of sampling points was done by purposive sampling. The analysis was carried out with data on each criteria parameter carried out by processing Arc GIS 10.3 software to obtain altitude maps, rainfall maps, numbers of dry months maps, temperature maps, air humidity maps, slope maps, pH maps, drainage and soil textures. Than, the whole map was being overlay. The results of analysis for suitability land in Pesawaran District found that there were no suitability class S1 (very suitable), S2 (suitable) covering area of 283.70 km2, and S3 (not suitable) covering area of 891.07 km2. Based on the suitability map that has been integrated with the regional spatial design Pesawaran District map, the directions for the cultivation of Reutealis trisperma located in the District of Padang Cermin, with the area of 131.82 km2, Way Lima 24.88 km2 and Marga Punduh 24.39 km2.
DETEKSI TUTUPAN REPONG DAMAR DI PESISIR BARAT LAMPUNG MENGGUNAKAN CITRA SATELIT PENGINDERAAN JAUH Cecilinia Tika Laura; Arief Darmawan; Rudi Hilmanto
Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Hutan Tropis Volume 7 No 3 Edisi November 2019
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v7i3.7511

Abstract

Sistem agroforestri yang khas dari Pesisir Barat Lampung ialah Repong Damar yang telah memberikan hasil bernilai ekonomi,ù bagi masyarakat secara turun temurun. Secara ekologi, peranannya sebagai penyangga kehidupan masyarakat sangatlah penting karena secara fisik memiliki kemiripan dengan hutan alam.  Penelitian ini dilakukan untuk mencari metode deteksi tutupan repong damar yang tepat dan akurat menggunakan data penginderaan jauh, sehingga pemantauannya secara berkelanjutan dapat dilakukan. Tiga metode deteksi tutupan repong damar dari Citra Landsat 8 dievaluasi, yaitu Maximum Likelihood Classification (MLC), Object Oriented Classification (OOC) dan Indeks Vegetasi (Normalized Difference Vegetation Index/NDVI, Normalized Difference Water Index/NDWI dan Enhanced Vegetation Index/EVI) melalui perbandingan matriks kesalahan (error matrix) dari tabel kontingensi. Hasil menunjukkan bahwa nilai akurasi total (overall accuracy) metode MLC adalah 92,16%, metode OOC adalah 92,27% dan metode Indeks Vegetasi dengan algoritma EVIadalah 83,33%. Metode OOC dan MLC memiliki perbedaan nilai akurasi yang sangat kecil yaitu sebesar 0,11%. Dari ketiga metode tersebut, metode OOC memiliki tingkat akurasi paling tinggi dengan nilai sebesar 92,27%
PENDUGAAN KARBON STOK DI ATAS PERMUKAAN TANAH PADA HUTAN MANGROVE DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Agung Tri Cahyo; Arief Darmawan; Dian Iswandaru; Agus Setiawan
Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 3 (2022): Jurnal Hutan Tropis Volume 10 Nomer 3 Edisi November 2022
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v10i3.14969

Abstract

Pendugaan karbon di atas permukaan tanah dari vegetasi mangrove di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur penting dilakukan karena memiliki kemampuan mengikat karbon jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hutan terestrial dan hutan hujan tropis. Penelitian ini bertujuan untuk menduga stok karbon di atas permukaan tanah dari ekosistem mangrove menggunakan inventarisasi hutan terestrial dan citra satelit resolusi tinggi. Jenis mangrove dipetakan menggunakan citra satelit resolusi tinggi SPOT 6/7 menggunakan metode Object-Oriented Classification (OOC), dan di dalam lokasi mangrove telah dibuat 33 sampel plot masing-masing seluas 400 . Dari hasil analisis citra satelit didapatkan akurasi peta tipe mangrove yang sangat baik (97,75% dari akurasi keseluruhan), sehingga dapat dipetakan sebanyak 486 hektar kawasan mangrove di lokasi penelitian. Kawasan mangrove terluas terletak di Desa Margasari dan Sriminosari. Dari inventarisasi hutan didapatkan rata-rata stok karbon di atas permukaan tanah hutan mangrove adalah 65 tC / ha, dengan total estimasi stok karbon di atas permukaan tanah adalah 25.796,39 tC.
ANALISIS KEANEKARAGAMAN JENIS DAN STATUS KONSERVASI BURUNG PADA AGROFORESTRI BERBASIS KOPI Annisa Annisa; Dian Iswandaru; Arief Darmawan; Yulia Rahma Fitriana
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 3 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi September 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i3.17630

Abstract

Tipe habitat utama pada jenis burung sangat berhubungan dengan kebutuhan hidup dan aktivitas hariannya. Agroforestri kopi yang ada di KPHL Batutegi adalah habitat berbagai satwa, khususnya burung. Keanekaragaman jenis burung di agroforestri kopi dapat dijadikan sebagai bioindikator karena kehidupan burung dipengaruhi kualitas lingkungan (faktor biotik dan abiotik). Penelitian bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman jenis burung, status perlindungan, konservasi dan status perdagangan burung yang ada di agroforestri kopi pada Desa Penantian dan Desa Sinar Banten di KPHL Batutegi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode titik hitung (point count). Hasil-hasil yang diperoleh kemudian dianalisis keanekaragaman jenisnya menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil yang diperoleh mengidentifikasi 80 individu dari 6 Famili di Desa Penantian dan 82 Individu dari 9 Famili di Desa Sinar Banten. Keanekaragaman spesies burung di Desa Penantian termasuk dalam kategori rendah, yaitu 1,437 dan Desa Sinar Banten dalam kategori sedang, yaitu 1,549.
PEMODELAN KESESUAIAN HABITAT GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) DENGAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Fawwaz Akbar; Arief Darmawan; Yulia Rahma Fitriana; Indra Gumay Febryano; Kuswandono Kuswandono; Nazaruddin Nazaruddin; Elisabeth Devi Krisnamurniati
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi Desember 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i4.18205

Abstract

Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan satwa yang dilindungi karena populasinya terus menurun sehingga dikategorikan sebagai spesies dengan status kritis oleh IUCN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter kesesuaian habitat gajah sumatera di Taman Nasional Way Kambas berdasarkan para ahli atau pemangku kepentingan dan memodelkannya dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Januari 2023 di Kawasan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Data kuisioner didapatkan dari hasil wawancara para ahli yang diolah menggunakan software expert choice kemunian diinput ke dalam attribute table melalui ArcGIS untuk dikalkulasikan menjadi nilai akhir kesesuaian habitat gajah sumatera. Model kemudian divalidasi menggunakan data GPS Collar. Hasil penelitian menunjukkan parameter lingkungan yang paling berpengaruh adalah jarak dari sungai (nilai 0,319) dan jenis tutupan lahan (nilai 0,213). Nilai akhir menunjukkan bahwa kelas kesesuaian habitat gajah di TNWK adalah sangat sesuai (0,280-0,389), sesuai (0,170-0,280), dan tidak sesuai (0,061-0,170). Berdasarkan hasil validasi, didapatkan 65,3% tagging gajah berada pada kategori sangat sesuai, 33,2% tagging gajah berada pada kategori sesuai, dan 1,5% titik tagging gajah berada pada kategori tidak sesuai.