Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EFEKTIFITAS MEDIA PROMOSI KESEHATAN KANKER SERVIKS TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN WUS ., Masruroh; ., Cahyaningrum
Jurnal Kebidanan VOLUME 11. No.02, Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v11i02.347

Abstract

ABSTRAKProgram pemeriksaan IVA dicanangkan agar semua wanita usia subur mau melakukan pemeriksaan IVA, namun cakupan pemeriksaan IVA masih dibawah target nasional. Upaya promosi kesehatan tentang  kanker serviks sudah dilakukan dengan metode ceramah dan leaflet  tetapi masih kurang efektif dan menarik. Media elektronik seperti video diharapkan lebih menarik dan mudah dipahami.Penelitian ini mempunyai tujuan umum untuk menganalisis efektifitas media promosi kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks  dengan IVA. Populasi dalam penelitian  adalah wanita usia subur yang ada di Puskesmas Bergas. Sampelnya  Wanita usia subur  berjumlah 40 responden.Teknik pengambilan sampel dengan  simple random sampling. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah video, Leaflet dan kuesioner. Metode yang dipakai adalah eksperimen semu dengan pendekatan pre-posttest design. Analisis dilakukan dengan uji beda Wilcoxon, uji untuk melihat keefektifanan media menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok leaflet   ( p = 0,0001), ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok video    ( p = 0,0001). Media video lebih efektif pada upaya promosi kesehatan (p = 0,016 ). Kesimpulan pemberian  promosi kesehatan dengan media video lebih efektif daripada menggunakan media leafledKata kunci : Media Promosi Kesehatan, IVA, Pengetahuan,WUSTHE EFFECTIVENESS OF HEALTH PROMOTION MEDIA TALKING ABOUT CERVICAL CANCER TOWARD THE IMPROVEMENT OF PRODUCTIVE AGE-WOMEN’S KNOWLEDGE ABSTRACTThe IVA examination program is planned so that all women of productive age are willing to do IVA examination, but the scope of IVA examination is still below the national target. Some efforts to promote health about cervical cancer have been carried out by using lecture and leaflet methods but they are still less effective and interesting. Electronic media such as videos are expected to be more interesting and easier to understand. This study had a general objective to analyze the effectiveness of health promotion media on early detection of cervical cancer using IVA. The populatin in this study  was productive age womens in the puskesmas bergas. The sampel was productive age women 40 respondont.Sampling technique with simple random sampling.The Instrument used in this research are video,leaflet and questionnaer. The method used quasi-experimental with a pre-posttest design approach. The analysis was carried out by using the difference test of Wilcoxon, while the test to see the effectiveness of the media used the Mann Whitney test. The results showed the differences of knowledge before and after the treatment in the leaflet group (p = 0.0001), the differences of knowledge before and after the treatment in the video group (p = 0,0001). Video media are more effective in health promotion efforts (p = 0.016). The conclusion is that providing health promotion using video media is more effective than using leaflet mediaKey words: Health Promotion Media, IVA, Knowledge, Productive Age Womens
Analisis Pengetahuan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas X: Analysis of Knowledge on The Incident of Anemia in Pregnant Women at Public Health Center X Fera Aldania; Masruroh
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 7 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v7i1.2565

Abstract

Anemia is a condition where the number and size of red blood cells or hemoglobin concentration is below the normal limit value and in pregnant women this occurs due to hemodilution.  The number of pregnant women at the Kledung Community Health Center in January – December 2021 was 198 people and 53 people (26.76%) of them had anemia, while the number of pregnant women in January – October 2022 was 265 people and 110 people (41.50%) of them  suffer from anemia.  Factors that influence anemia are lack of knowledge.  The aim of the research was to determine the relationship between the level of knowledge of pregnant women about anemia and the incidence of anemia in pregnant women at the Kledung Community Health Center Temanggung. This research is a type of quantitative research in the form of analytical survey research with a cross sectional research design.  Collecting primary data with questionnaires and secondary data from the cohort of pregnant women at the Kledung Community Health Center Temanggung.  The sampling was carried out using a total population technique of 49 respondents.  Data analysis used chi-square. The level of knowledge of pregnant women about anemia in the good category was 17 people (34.7%), 20 people (40.8%) were sufficient and 12 people (24.5%) were poor.  The incidence of anemia in pregnant women was 24 people (49%).  The results of statistical tests using Chi-Square showed p-value = 0.019 (p<0.05) so that there was a relationship between the level of knowledge of pregnant women about anemia and the incidence of anemia in pregnant women at the Kledung Community Health Center Temanggung. There is a relationship between anemia and the incidence of anemia in pregnant women at the Kledung Community Health Center Temanggung in 2022.   Abstrak Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin dibawah nilai batas normal dan pada ibu hamil terjadi karena hemodilusi. Jumlah ibu hamil di Puskesmas Kledung pada bulan Januari – Desember 2021 sebanyak 198 orang dan 53 orang (26,76%) diantaranya mengalami anemia, sedangkan jumlah ibu hamil bulan Januari – Oktober 2022 sebanyak 265 orang dan 110 orang (41,50%) diantaranya mengalami anemia. Faktor yang mempengaruhi anemia yaitu kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kledung Temanggung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan bentuk penelitian survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Mengumpulkan data primer dengan kuesioner dan data sekunder dari kohort ibu hamil Puskesmas Kledung Temanggung. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total populasi sebanyak 49 responden. Analisis data menggunakan chi-square. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia kategori baik sebanyak 17 orang (34,7%), cukup sebanyak 20 orang (40,8%), dan kurang sebanyak 12 orang (24,5%). Kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 24 orang (49%). Hasil uji statistik dengan Chi-Square didapatkan p-value = 0,019 (p<0,05) sehingga terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kledung Temanggung. Ada hubunagna antar tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kledung Temanggung 2022.