Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-'Adl

KAJIAN FILSAFAT HUKUM ISLAM DALAM Al-QURAN Muhammad Hasdin Has
Al-'Adl Vol 8, No 2 (2015): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.655 KB) | DOI: 10.31332/aladl.v8i2.359

Abstract

Tulisan ini mengungkap hakikat , sejarah dan fungsi hukum Islam serta hubungannyadengan al-Quran dan Hadis. Hukum Islam selalu terpojok oleh opini negatifemasyarakat non muslim dan memposisikannya sebagai hukum irrasional dan penuhkekerasan. Tulisan ini menggambarkan hikmah dan bagaimana seharusnya hokumIslam dipahami. Dengan pendekatan sejarah dan tafsir, penulis menggunakan motedediskriptif analisis tentang filsafat hukum Islam dan hasilnya bahwa filsafat hukumislam terbagi kepada dua rumusan, yaitu falsafah tasyri dan falsyafah syariah.Falsafah tasyri: Falsafah yang memancarkan hukum Islam atau menguatkannya danmemeliharanya. Falsafat syari’ah: Filsafat yang di ungkapkan dari materi-materihukum Islam, seperti ibadah, muamalah, jinayah, uqubah dan sebagainya. Filsafat inibertugas membicarakan hakikat dan rahasia hukum Islam. Dalam perkembangannyafilsafat hukum Islam ini berdasar dari al-Quran dan hadis yang berusahamempertemukan ajaran Islam dengan hasil-hasil pemikiran para filosuf Yunani, dantasawuf Islam yang berbaur dengan berbagai macam unsur: India, Parsi, Cina danYunani. Sehingga mengindikasikan bahwa mempergunakan akal dan pikiran atauberpikir falsafi itu sangat perlu dalam memahami berbagai persoalan.Kata Kunci: filsafat, hukum, Islam, al-Quran.
The Tradition of The Wakatobi Bajo Tribe in Determining Inheritance: A Legal Perspective of Islamic Inheritance Rahim, Basteng; Restu, Restu; Has, Muhammad Hasdin; Pangki, Pangki
Al-'Adl Vol 16, No 1 (2023): Al-'Adl
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/aladl.v16i1.3964

Abstract

The distribution of heirs to the Pesisir Bajo Wakatobi community is divided into five parts, namely; 1. Only child in a family, 2. Only child, male or female in a family, 3. Carer parents (family), 4. Youngest child in the family and 5. Will to caregiver parents (non-family). Meanwhile, the view of Islamic law regarding the distribution of heirs to the Bajo Wakatobi Coastal Community views that the distribution of heirs is selective., so that Islam views that the distribution of heirs to the Pesisir Bajo Wakatobi community is still based on existing customary law, so Islam views it as something that needs to be reviewed based on existing Islamic law, because in this distribution of heirs many parties are harmed.