Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Rasio Keuangan terhadap Struktur Modal (Perusahaan Makanan dan Minuman di BEI 2015-2018) Melia Sari
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 3 No 2 (2020): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.093 KB) | DOI: 10.32332/finansia.v3i2.2115

Abstract

Capital structure is a picture of a company's finances that is a source of discussion within the company. This study discusses to analyze and analyze the financial ratio analysis of the Capital Structure of the food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2015-2018. The population in this study are food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2015-2018 using purposive sampling techniques, obtained 12 companies that meet the sample criteria. The method used is multiple linear regression. The results of this study indicate that profitability, liquidity, and asset structure affect the capital structure. While company size, company growth, and business risk did not increase on capital structure.
Terapi Tuberkulosis Melia Sari
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. Indonesia is one of the five countries with the highest incidence of tuberculosis cases in the world. Tuberculosis is still a public health problem that causes high morbidity, disability, and death, so it is necessary to make efforts to overcome it. One of the ways to treat tuberculosis is to take the form of both pharmacological and non-pharmacological therapy. The purpose of this paper to determine tuberculosis therapy. The method used is literature research by searching for the words tuberculosis, management, treatment, and Mycobacterium tuberculosis in Google Scholar and Pubmed. Searching the literature from both national and international journals then summarizes the discussion topics and compares the results presented in the articles. From a review of the existing literature, tuberculosis therapies include isoniazid (INH), rifampicin (R), pyrazinamide (Z), ethambutol (E) and streptomish (S). Therapy is tailored to the patient's condition, drug resistance, medication history, and age.
L1-Minimization Sinyal Pergerakan Doppler Objek Untuk Pemulihan Sinyal Pada Radio Detection And Ranging Array Puspa Kurniasari; Iwan Pahendra Anto Saputra; Melia Sari
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v18n2.2604

Abstract

Sinyal yang ditransmisikan dari suatu pemancar radio detection and ranging adalah berupa gelombang elektromagnetik yang diarahkan ke arah objek dan memiliki cakupan wilayah sebaran gelombang untuk mendeteksi objek melalui sinyal pantulan dari objek ke bagian penerima radio detection and ranging. Media wireless yang digunakan untuk transmisi sinyal ke objek dipengaruhi gangguan dari derau sehingga sinyal terima pantulan objek tidak maksimal dalam penerimaan di radio detection and ranging receiver. Pergerakan objek dan perpindahan posisi objek menghasilkan respon atau tanggapan dari radio detection and ranging. Pada penelitian ini, sinyal pergerakan doppler objek dioptimasi melalui pemulihan L1-minimization dan pemulihan sinyal terima dari perangkat radio detection and ranging array berhasil dilakukan. Pengujian perangkat array juga berhasil dilakukan terhadap objek di jarak satu meter, dua meter dan tiga meter dengan masing-masing pergerakan objek ke arah kanan dan ke kiri dari posisi awal objek terhadap perangkat array sejauh 50 cm dan 100 cm. Array pada perangkat transceiver radio detection and ranging diletakkan sejajar menghadap objek. Hasil pengukuran kinerja pemulihan sinyal menggunakan L1-minimization dan estimasi sinyal menghasilkan amplitudo tegangan sinyal hasil paling baik yaitu 359725.8655 V pada jarak 50 cm pergerakan objek ke arah kanan perangkat array sedangkan mean square error yang dihasilkan 1.653 % pada rasio signal to noise 226773.8723 dB serta 290737.6723 dB sebagai hasil dari rasio peak signal to noise.
Pendampingan  Pengelolaan  Kompetensi Sumber Daya Manusia Bagi Komunitas Sahabat Berdikari Mandiri (SBM) Jambi  Sebagai Usaha Ekonomi Kreatif Trisninawati, Trisninawati; Sabeli Aliya; Efan Elpanso; Andrian Noviardy; Sherly Marlina; Melia Sari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/myv26m79

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas program pendampingan dalam optimalisasi pengembangan kompetensi SDM UMKM guna meningkatkan daya saing di sektor ekonomi kreatif. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan dan workshop, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan digital, di mana 75% peserta mampu memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk. Dalam aspek manajemen keuangan, 70% peserta berhasil menerapkan sistem pembukuan dasar dan memisahkan keuangan pribadi dengan bisnis. Di bidang inovasi produk, 60% peserta mampu menciptakan produk baru yang lebih kreatif dan sesuai dengan permintaan pasar. Secara keseluruhan, pendapatan rata-rata UMKM mengalami peningkatan sebesar 30% dalam tiga bulan pasca-pendampingan. Dapat disimpulkan bahwa pendampingan dalam pengembangan kompetensi SDM efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM di sektor ekonomi kreatif. Diperlukan keberlanjutan program melalui sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha untuk memastikan dampak jangka panjang.
L1-Minimization Sinyal Pergerakan Doppler Objek Untuk Pemulihan Sinyal Pada Radio Detection And Ranging Array Puspa Kurniasari; Iwan Pahendra Anto Saputra; Melia Sari
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v18n2.2604

Abstract

Sinyal yang ditransmisikan dari suatu pemancar radio detection and ranging adalah berupa gelombang elektromagnetik yang diarahkan ke arah objek dan memiliki cakupan wilayah sebaran gelombang untuk mendeteksi objek melalui sinyal pantulan dari objek ke bagian penerima radio detection and ranging. Media wireless yang digunakan untuk transmisi sinyal ke objek dipengaruhi gangguan dari derau sehingga sinyal terima pantulan objek tidak maksimal dalam penerimaan di radio detection and ranging receiver. Pergerakan objek dan perpindahan posisi objek menghasilkan respon atau tanggapan dari radio detection and ranging. Pada penelitian ini, sinyal pergerakan doppler objek dioptimasi melalui pemulihan L1-minimization dan pemulihan sinyal terima dari perangkat radio detection and ranging array berhasil dilakukan. Pengujian perangkat array juga berhasil dilakukan terhadap objek di jarak satu meter, dua meter dan tiga meter dengan masing-masing pergerakan objek ke arah kanan dan ke kiri dari posisi awal objek terhadap perangkat array sejauh 50 cm dan 100 cm. Array pada perangkat transceiver radio detection and ranging diletakkan sejajar menghadap objek. Hasil pengukuran kinerja pemulihan sinyal menggunakan L1-minimization dan estimasi sinyal menghasilkan amplitudo tegangan sinyal hasil paling baik yaitu 359725.8655 V pada jarak 50 cm pergerakan objek ke arah kanan perangkat array sedangkan mean square error yang dihasilkan 1.653 % pada rasio signal to noise 226773.8723 dB serta 290737.6723 dB sebagai hasil dari rasio peak signal to noise.
Real-Time Server Room Temperature and Visual Surveillance Monitoring Using ESP32-CAM Integrated with DHT22 Sensor: Sistem Monitoring Suhu dan Keamanan Ruang Server Secara Real-Time dengan ESP32-CAM dan Sensor DHT22 Melia Sari
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Renewable Energy (IJEERE) Vol 6 No 1 (2026): IJEERE Juni 2026
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/ijeere.v6i1.2794

Abstract

Server rooms are critical information technology infrastructures where uncontrolled temperature fluctuations can cause permanent hardware damage. The ASHRAE TC 9.9 standard recommends server room temperatures within the range of 18°C–27°C; however, many mid-scale institutions lack integrated real-time temperature and visual monitoring systems. This study designs and implements an ESP32-CAM-based server room monitoring system integrating a DHT22 temperature sensor with a real-time web interface and a threshold-based alarm mechanism. The system was developed using an experimental approach, encompassing sensor accuracy testing, alarm response evaluation, data transmission latency measurement, and operational reliability testing. Test results show that the DHT22 sensor has an average temperature measurement error of 1.18% over the 20°C–35°C range, with an RMSE of 0.177°C. The system detects critical temperature threshold breaches (35°C) with an average latency of 1.9 seconds and automatically activates a local buzzer alarm. Data transmission latency on a local LAN reaches 110–160 ms with video streaming at 15–20 FPS at 640×480 pixel resolution. System uptime reached 99.7% during 24-hour operational testing, including power outage scenarios supported by a mini UPS module. The developed system proves capable of providing early warning against critical thermal conditions at a low-cost component making it a comprehensive low-cost solution suitable as an alternative Building Management System (BMS) for budget-constrained institutions.