Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Informasi Arsip Surat Menggunakan Metode Prototype Masan Abdi Wicaksono; Christ Rudianto; Penidas Fiodinggo Tanaem
Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7 No 2 (2021): JuTISI
Publisher : Maranatha University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jutisi.v7i2.3664

Abstract

Letters archiving is the process of receiving, collecting, maintaining letters in a structured manner by an agency, however, the process of filing letters at the Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Salatiga still has problems such as recording letter archive data that still uses a letter agenda book which sometimes occurs errors in recording, archival document storage which is physically stored on a mailing cabinet which is prone to being lost, scattered, or damaged and the large number of existing documents causes employees to need extra time and effort to look for them. With the Letter Archive Information System designed using the prototype method, it allows employees to take part in the design of this system by providing opinions and suggestions on system design so that the results will be more optimal, maximum and can be a solution to the problems that exist in the Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Salatiga.
UI/UX Design of a Children's Playmate Community Website using the Goal-Directed Design Method Paramasatya, Amatya Keiko; Rudianto, Christ
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 14, No 3 (2025): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v14i3.5224

Abstract

The TEBAK (Teman Bermain Anak) Community is a social organization focused on children's education through educational games. However, it currently lacks a centralized information platform that allows members and the public to easily access information about activities, programs, and community developments. The absence of an effective information medium hinders both the dissemination of information and broader community participation. This study aims to design a website interface that supports TEBAK’s efforts in information sharing and community engagement. The design process adopts the Goal-Directed Design (GDD) method, an approach in Human-Computer Interaction (HCI) that emphasizes user needs and goals. The design stages include research, modeling, requirements, refinement, and support. In the support phase, the System Usability Scale (SUS) was used to evaluate usability and user satisfaction. The testing results showed that the design received a score of 89.65 from community members and 88.55 from external stakeholders. These scores fall into the “Acceptable” category, with a Grade of “A” and an Adjective Rating of “Excellent.”
Implementasi ISO 27001:2022 dalam Manajemen Risiko Keamanan Informasi Arumdiya, Filany Cahya; Rudianto, Christ
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v6i2.2012

Abstract

Abstrak: Implementasi ISO 27001:2022 merupakan langkah strategis dalam memperkuat manajemen risiko keamanan informasi di berbagai organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan standar ISO 27001:2022 dalam mengelola risiko keamanan informasi secara terstruktur dan efisien. Penelitian ini menerapkan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang mengkaji proses identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi berdasarkan kerangka kerja ISO 27001:2022. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keamanan, memperkuat kontrol pengamanan data, serta meminimalkan potensi ancaman terhadap aset informasi organisasi, berdasarkan pada upaya pemenuhan prinsip – prinsip keamanan informasi yang ditetapkan. Di sisi lain, implementasi ISO 27001:2022 turut mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen informasi publik. Dengan demikian, standar tersebut memberikan panduan komprehensif bagi organisasi dalam menghadapi tantangan keamanan informasi di era digital. Kata Kunci: ISO 27001:2022, Manajemen Risiko, Keamanan Informasi Abstract: The implementation of ISO 27001:2022 serves as a strategic step in strengthening information security risk management across various organizations. This study aims to analyze the application of the ISO 27001:2022 standard in managing information security risks in a structured and efficient manner. A case study method with a descriptive qualitative approach is employed, focusing on the processes of identification, analysis, evaluation, and mitigation based on the ISO 27001:2022 framework. The results of the study are expected to enhance security awareness, strengthen data protection controls, and minimize potential threats to organizational information assets, based on efforts to fulfill the established information security principles. However, the implementation of ISO 27001:2022 also promotes transparency and accountability in public information management. Thus, this standard provides a comprehensive guideline for organizations in addressing information security challenges in the digital era. Keywords: ISO 27001:2022, Risk Management, Information Security
PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE PADA PT ZAMARAYA ASTRIN MENGGUNAKAN TOGAF ADM Sakalessy, Margaretha; Rudianto, Christ
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6352

Abstract

Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) memegang peranan yang krusial dalam hampir semua aspek kehidupan bisnis modern. Dalam konteks ini, SI/TI berfungsi sebagai penunjang utama bagi organisasi dalam mengoptimalkan operasional agar lebih efektif, hemat biaya, dan produktif dengan menggunakan sistem informasi untuk mencapai tujuan bisnisnya. PT Zamaraya Astrin, sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang layanan pemasaran batubara, menghadapi tantangan pengelolaan data akibat metode manual yang menggunakan alat seperti Microsoft Excel dan Word, yang menyebabkan masalah seperti keterlambatan transfer data antar divisi, kehilangan data, dan duplikasi. Untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas operasional, penelitian ini bertujuan untuk merancang Arsitektur Enterprise bagi PT Zamaraya Astrin menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM. Penelitian ini menggunakan metode TOGAF ADM sebagai pendekatannya. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan TOGAF ADM menghasilkan blueprint untuk perencanaan Arsitektur Enterprise yang disesuaikan dengan kebutuhan PT Zamaraya Astrin. Blueprint ini mencakup pengembangan arsitektur bisnis, arsitektur aplikasi, arsitektur data, dan arsitektur teknologi, yang menyediakan panduan sistematis untuk meningkatkan fleksibilitas, efisiensi operasional, dan adaptabilitas terhadap lingkungan bisnis dan teknologi yang dinamis.
Analisa Strategi Pengembangan Smart City menggunakan Metode Ward and Papperd (Studi Kasus Pemerintah Kota Jayapura) Triady Sinurat, Hendra; Rudianto, Christ
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v1i4.51

Abstract

Pendahuluan: Jayapura merupakan ibu kota dari Provinsi Papua, Indonesia. Kota ini merupakan Ibu kota provinsi yang terletak paling ujung timur Indonesia, dan berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Papua Nugini, yang terletak di teluk Jayapura. Masalah yang ditemukan yakni kurang optimalnya pemerataan penerapan Smart City, Infrastruktur dan SDM yang belum memadai, Akses Internet yang masih sering mengalami gangguan. Tujuan: Analisa strategi pengembangan smart city ini bertujuan, mencermati bagaimana Pemerintah Kota Jayapura menyiapkan strategi-strategi unggul dari solusi atau rekomendasi yang diberikan untuk dapat mengembangkan dan meminimalisir masalah pembangunan daerah yang berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan metode Ward and Papperd. Metode ini terdapat beberapa analisis yakni Value Chain, SWOT, dan Porter Five Forces. Hasil: Dari hasil penelitian yang dilakukan Kota Jayapura telah siap mengembangkan Smart City berkelanjutan, dilihat dari perencanaan rencana strategi dalam kurung beberapa waktu kedepan. Kesimpulan: Pemerintah Kota Jayapura melanjutkan atau memanfaatkan sarana prasarana dibidang SI, untuk melakukan penyediaan layanan informasi serta pelayanan kepada publik.
Analysis of User Satisfaction with the Netflix Application as an Entertaiment Medium Using the UX Method Oktaviola, Yasinta; Rudianto, Christ
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 13, No 5 (2024): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v13i5.4452

Abstract

This research was conducted to analyze user satisfaction with the Netflix application using the UX Honeycomb method. The UX Honeycomb method is used to evaluate various aspects of user experience, such as usability, aesthetic value, sustainability, accessibility, satisfaction, and diversity. This study involved data collection through online surveys and interviews with active Netflix users. Data analysis was conducted using statistical techniques and qualitative interpretation. The UX Honeycomb method was employed to understand the essential aspects of user experience within the application. The results of this study are expected to provide valuable insights for other streaming service providers to enhance their service quality and create a better user experience. Additionally, the contribution of the UX Honeycomb methodology in assessing user satisfaction can serve as a foundation for further research in the context of digital entertainment applications.
Audit Tata Kelola TI Talent Acquisition KB Bank Dengan COBIT 2019 Laurentius Widi Kristiawan; Christ Rudianto
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2720

Abstract

This study analyzes the IT governance audit of KB Bank’s Talent Acquisition team using the COBIT 2019 framework, supported by SWOT and RACI-Chart analyses to evaluate the effectiveness and efficiency of IT systems in the recruitment process. The findings reveal several key challenges, including limited storage capacity, unscheduled internal audits, inconsistent data entry, dependency on HRIS vendors, and the absence of an Applicant Tracking System (ATS) to optimize candidate management. These challenges hinder operational efficiency, increase the risk of input errors, and slow down the selection process. To address these issues, the study recommends implementing an ATS to enhance automation and data accuracy, scheduling regular audits to ensure optimal IT governance, and expanding the capacity and security of cloud-based storage to improve system integration and accessibility. By adopting a COBIT 2019-based strategy, these measures are expected to enhance IT governance efficiency, support recruitment effectiveness, and strengthen KB Bank’s competitiveness in the industry.Keywords: IT Governance; COBIT 2019; SWOT; RACI-Chart; IT Audit AbstrakPenelitian ini menganalisis audit tata kelola teknologi informasi pada tim Talent Acquisition KB Bank menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, dengan dukungan analisis SWOT dan RACI-Chart untuk menilai efektivitas dan efisiensi sistem TI pada proses rekrutmen. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai kendala utama, seperti keterbatasan kapasitas penyimpanan, audit internal yang tidak terjadwal dengan baik, pengisian data yang belum konsisten, ketergantungan pada vendor HRIS, serta tidak menggunakan sistem Applicant Tracking System (ATS) yang dapat mengoptimalkan pengelolaan kandidat. Kendala ini menghambat efisiensi operasional, meningkatkan potensi kesalahan input, serta memperlambat proses seleksi. Untuk mengatasinya, penelitian merekomendasikan implementasi ATS guna meningkatkan otomatisasi dan akurasi pengolahan data, penjadwalan audit rutin untuk memastikan tata kelola TI yang optimal, serta peningkatan kapasitas dan keamanan penyimpanan berbasis cloud agar sistem lebih terintegrasi dan mudah diakses. Dengan menerapkan strategi berbasis COBIT 2019, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengolahan TI, mendukung efektivitas rekrutmen, dan memperkuat daya saing KB Bank dalam industri yang kompetitif.Kata kunci: Tata Kelola TI; COBIT 2019; SWOT; RACI-Chart; Audit TI
Evaluasi Pengalaman Pengguna Spotify dan YouTube Music Menggunakan Metode User Experience Questionnaire Stefanus Francois Saro Harefa; Christ Rudianto
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2831

Abstract

Despite the popularity of Spotify and YouTube Music in Indonesia, reviews from the Google Play Store show several complaints regarding bugs and errors in the application's features and functions that affect the user experience. Using the User Experience Questionnaire (UEQ) method, this research aims to evaluate and compare the user experience of the two applications through a quantitative approach from a scale of attractiveness, clarity, efficiency, reliability, stimulation and novelty. 253 valid respondent data shows that both applications received positive ratings on all UEQ scales. However, benchmark results show that Spotify gets good scores on five scales, while YouTube Music only scores on one scale. The T-test results show significant differences between the two applications on the 5 UEQ scales, except on the reliability scale. Overall, this research provides insight into user experience and confirms the importance of continuous development of UX aspects for application developers in improving user experience.Keywords: Spotify; YouTube Music; User Experience Questionnaire; User experience AbstrakTerlepas dari kepopuleran Spotify dan YouTube Music di Indonesia, ulasan dari Google Play Store menunjukkan beberapa keluhan terkait bug dan error pada fitur serta fungsionalitas aplikasi yang memengaruhi pengalaman pengguna. Dengan metode User Experience Questionnaire (UEQ), penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan pengalaman pengguna kedua aplikasi melalui pendekatan kuantitatif dari skala daya tarik, kejelasan, efisiensi, keandalan, stimulasi, dan kebaruan. 253 data responden yang valid menunjukkan kedua aplikasi mendapatkan evaluasi positif pada seluruh skala UEQ. Namun, Hasil benchmark menunjukkan Spotify dinilai excellent pada lima skala, sementara YouTube Music hanya pada satu skala. Hasil uji T-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua aplikasi pada 5 skala UEQ, kecuali skala keandalan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan terkait pengalaman pengguna dan menegaskan pentingnya pengembangan berkelanjutan pada aspek UX bagi pengembang aplikasi dalam meningkatkan pengalaman pengguna.Kata kunci: Spotify; YouTube Music; User Experience Questionnaire; Pengalaman pengguna