Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS LENTUR BETON DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH Dwi Kurniati
Media Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v16i2.6522

Abstract

Dewasa ini semakin banyak pembangunan konstruksi dalam suatu wilayah. Kondisi ini yang menyebabkan timbulnya permasalahan pada kelangkaan material yang digunakan. Demi meminimalisir kelangkaan material, diperlukan penelitian mengenai pengolahan limbah material sebagai bahan tambah alternatif yang dapat digunakan dalam pekerjaan pembangunan konstruksi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kelecakan pada campuran beton, dan nilai kuat lentur beton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bahan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, dengan metode pengujian uji lentur beton. Benda uji yang digunakan adalah sampel uji balok, dengan prosentase 5%, 10% dan 15%. Pengujian dilakukan pada umur beton 14 hari dan 28 hari. Mutu beton rencana adalah 25 MPa. Pada pengujian kuat lentur rata-rata nilai tertinggi dengan umur 14 hari yaitu beton dengan bahan tambah 5% sebesar 5,73 MPa. sedangkan nilai rata-rata kuat lentur tertinggi di 28 hari yaitu beton normal sebesar 5,93 MPa. Hasil dari pengujian nilai slump pada campuran beton normal yaitu 10,5 cm, campuran dengan bahan tambah 5% yaitu 14,4 cm, campuran beton dengan bahan tambah 10% yaitu 15,35 cm dan campuran beton dengan bahan tambah 15% yaitu 16 cm. Sehingga didapatkan kesimpulan bahwa bahan tambah limbah pecahan genteng, fly ash dan superplasticiser kurang direkomendasikan untuk digunakan dalam konstruksi, dikarenakan mutu beton yang dihasilkan jauh dri mutu beton rencana.
KEKUATAN TEKAN PAVING BLOCK DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH LAS ASETELIN Dwi Kurniati; Imam Trianggoro Saputro; Eka Faisal Hidayatullah; Cahyo Dita Saputro; Adwiyah Asyifah
Jurnal Karkasa Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Karkasa - Desember 2021
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v7i2.421

Abstract

Paving block merupakan salah satu bahan bangunan yang sering digunakan sebagai alternatif perkerasan jalan. Bahan yang digunakan untuk membuat paving block, terdiri dari campuran semen atau bahan perekat lainnya, air dan juga agregat. Penambahan bahan juga dilakukan untuk melakukan inovasi, maka pada penelitian ini limbah las asetelin menjadi bahan tambah atau campuran untuk pembuatan paving block. Bahan ini digunakan karena limbah las asetelin membuat lingkungan menjadi tercemar, sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu membantu menjaga lingkungan. Pembuatan paving block dengan campuran limbah las asetelinbertujuan untuk mengetahui hasil kuat tekan dari persentase limbah yang digunakan sebesar 1%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, 9%, dan 11%. Metode yang dilakukan adalah eksperimental dengan acuan dari SNI03-0691-1996. Hasil penelitian dari pembuatan paving block dapat dilihat pada pengujian kuat tekannya menghasilkan 1% sebesar 11,14 MPa, 3% sebesar 11,26 MPa, 4% sebesar 12,42 MPa, 5% sebesar 10,80 MPa, 6% sebesar 12,49 MPa, 7% sebesar 8,41 MPa, 8% sebesar 13,19 MPa, 9% sebesar 10,29 MPa, dan 11% sebesar 12,69 MPa. Hasil pengujian kuat tekan ini dapat disimpulkan bahwa pembuatan paving block dengan campuran limbah las asetelin 1%, 2%, 4%, 5%, 6%, 7%, 9%, 11% memenuhi klasifikasi kelas mutu D untuk taman dan 8% memenuhi klasifikasi kelas mutu C untuk pejalan kaki, serta sangat layak digunakan
Desain dan Analisis Flat Slab dengan Software Matlab Samsul A Rahman Sidik Hasibuan; Dwi Kurniati; Mega Puspita Sari
Teknika Vol 16, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.939 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v16i2.2357

Abstract

Flat slab adalah pelat beton bertulang yang didukung oleh kolom ditambah drop panel atau mungkin kolom ditambah kepala kolom atau tanpa kepala kolom dan drop panel. Metode desain dan analisis flat slab yang akan digunakan adalah metode desain langsung dimana metode tersebut adalah menentukan tebal minimum pelat yang tinjau berdasarkan mutu baja yang akan digunakan pada analisis ini. Distribusi momen pada analisis dengan metode desain langsung menghasilkan momen total yang kemudian akan didistribusi ke masing-masing panel untuk lajur kolom dan lajur tengah. Kegagalan geser (punching shear) terjadi pada area penampang kritis di sekitar kepala kolom dan drop panel sehingga kekuatan geser akan dihitung berdasarkan nilai kekuatan geser yang terjadi dan akan di kontrol dengan kekuatan geser dari mutu beton yang digunakan. Dalam tulisan ini desain dan analisis akan dilakukan secara numerik berdasarkan SNI 2847:2019 dengan menggunakan software Matlab. Selanjutnya hasil analisis yang telah diperoleh dari software Matlab menunjukan bahwa panel internal yang didesain aman dari kegagalan punching shear.
ANALISA KELAYAKAN RUMAH SEDERHANA DI YOGYAKARTA Dwi Kurniati; Eka Faisal Nurhidayatullah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1321

Abstract

Perumahan bersubsidi yang berlokasi di Yogyakarta ini memiliki target masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah. Harga yang terjangkau dan persyaratan kepemilikan yang cukup rendah, diharapkan memiliki kualitas struktur yang baik juga. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data berkualitas tentang kelayakan struktur dinding rumah subsidi khas. Metode penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Teknis pelaksanaannya adalah melakukan penilaian langsung di lapangan dengan bantuan bentuk rumah dinding yang khas. Formulir ini diadaptasi dari FEMA dan Pedoman Konstruksi Rumah Sederhana yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Kuantifikasi dilakukan pada elemen struktural dan non-struktural termasuk fondasi, sloof, balok, kolom, rangka atap, campuran beton, tulangan, dinding, dan atap. Proses analisis data menggunakan penilaian dengan skala 1 hingga 100% pada kelayakan yang kurang, sedang, dan tinggi. Sehingga mendapatkan hasil berupa rekomendasi dari struktur rumah subsidi. Hasil penelitian ini adalah tingkat kerapian struktur fondasi 5%, sloof 5%, kolom utama 5 %, koneksi 5% dan kuda 5%, dan untuk non struktur yaitu dinding dengan persentase 4%. Kelayakan rumah subsidi ini  mendapatkan angkanya 71%. Kemudian dapat ditarik kesimpulan bahwa struktur pembangunan rumah bersubsidi telah mengikuti aturan yang berlaku dan dinyatakan layak secara struktur
Rapid Assessment of Earthquake Threat Vulnerability in Campus 3 of University of Technology Yogyakarta Based on Android Application Dwi Kurniati; Eka Faisal Nurhidayatullah; Samsul A Rahman Sidik Hasibuan
Jurnal Internasional Teknik, Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4 No 2 (2022): International Journal of Engineering, Technology and Natural Sciences
Publisher : University of Technology Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.997 KB) | DOI: 10.46923/ijets.v4i2.178

Abstract

The province of D.I.Yogyakarta is crossed by the Indo-Australian Plate which is one of the three world plates. The impact that occurs when an earthquake happens is the damage to buildings not only simple buildings but also multi-story buildings, such as School Buildings and Educational Facilities. The Campus 3 of University of Technology Yogyakarta is located at Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H. No.21, Muja Muju, the sub district of Umbul Harjo, Yogyakarta. The purpose of this study is to determine the results of the evaluation using the RVS method on a form that is filled out manually and by an application using ArGis. The method used in this research is FEMA 154-2015 which is adjusted to the regulations in Indonesia, namely SNI 1726-2019, and the results are analyzed quantitatively. Based on the checking of vulnerability of the campus building with the RVS High Seismicity form, the campus 3 building is of the type of reinforced concrete frame and functioning as a school. The results obtained show that the average of two buildings in the Campus 3 of University of Technology Yogyakarta is 2.3, and the RVS stops at level 1. Both conditions confirm that the two buildings have a risk that is not dangerous. Nevertheless, there should be a further supervision.