Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Hexagon

KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA PERAIRAN SUNGAI BEDOG AKIBAT PEMBUANGAN LIMBAH BATIK DI KABUPATEN BANTUL Pramudya Bagas Utama; Shafira Fitriyani
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains Vol 3 No 1 (2022): HEXAGON - Edisi 5
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1228.781 KB) | DOI: 10.36761/hexagon.v3i1.1341

Abstract

Water is one of basic needs of living things on earth. River water utilization in Wijirejo Village, Bantul District is used to rice field irrigation and also as a recipient of liquid waste from batik home industry. River water pollution is indicated by colors and odors which is contained in Bedog River that damage geophysical- chemical and socio-economic environment. This study aims to discover river water and under ground water characteristic, spread of waste, under ground water and river water vulnerability with water pollution management as a control. Research data collection using observation and mapping method. Sample quality under ground water and river water using purposive sampling method. Water quality data using laboratory test and quantitive analysis with pollution index. Determination of under ground water pollution vulnerability level using method PCSM (Point Count System Model). Liquid waste of batik home industry which affects river water quality is indicated by Biological Oxygen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD) that exceed standard quality those decreasing water quality status before the waste outlet with good condition and at waste outlet is lightly polluted
KARAKTERISTIK FISIKA LINGKUNGAN DAN PENDUGAAN FLUKS BAHANG TERASA PADA PERTANAMAN KELAPA SAWIT Nurul Amri Komarudin; Yuni Yolanda; Pramudya Bagas Utama; Syamsul Hidayat
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains Vol 3 No 2 (2022): HEXAGON - Edisi 6
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.328 KB) | DOI: 10.36761/hexagon.v3i2.1632

Abstract

Kelapa sawit merupakan sumber daya alam di sektor perkebunan yang bentuk kanopi hampir seragam, dimana semakin dewasa, tutupan kanopi kelapa sawit akan semakin rapat dan mempengaruhi langsung terhadap karakteristik fisika lingkungan (iklim mikro) disekitarnya. Pendugaan fluks bahang terasa pada pertanaman kelapa sawit penting dilakukan untuk menduga kontribusi kelapa sawit dalam meredam atau melepas panas ke lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode aerodinamik dan penman-monteith. Hasil menunjukkan bahwa bahwa nilai penerimaan radiasi global, suhu udara, dan kecepatan angin maksimum di kedua perkebunan terjadi pada siang hari , sedangkan nilai maksimum kelembaban relatif pada kedua wilayah terjadi pada pagi hari untuk nilai penerimaan radiasi global dan suhu udara pada lingkungan pertanaman kelapa sawit muda (umur 2 tahun) lebih tinggi darpada umur dewasa ( umur 12 tahun), sedangkan untuk nilai kecepatan angin dan kelembaban relatif terjadi sebaliknya, puncak fluks bahang terasa terjadi pada siang hari pada kedua umur tanaman kelapa sawit. Fluks bahang terasa pada pertanaman kelapa sawit muda (umur 2 tahun) lebih tinggi dibandingkan umur dewasa (umur 12 tahun), dengan nilai rata-rata pada masing-masing pertanaman sebesar 20.02 W/m² dan 9.16 W/m².