Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SOCIAL REALITY OF RURAL SOCIETY IN 'H.A.H' DRAMA MANUSCRIPT BY PUTU WIJAYA (REALITAS SOSIAL MASYARAKAT PERKAMPUNGAN DALAM NASKAH DRAMA 'H.A.H' KARYA PUTU WIJAYA) Ferdian Achsani
Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ljbs.v4i2.1769

Abstract

The drama script is a type of prose fiction literature that can not only be enjoyed through pen strokes from writers, but also aims to be performed on stage shows. In drama scripts, the topic or story that is displayed is inseparable from the life of society in general. Through the action of the cast of the cast, it is able to show that the story brought in the script seems to reflect the real life. This study aims to describe the form of reality of social life that occurs in the H.A.H drama by Putu Wijaya. This research is in the form of qualitative descriptive, with the method of analysis analysis through the sociological approach of literature. The source of the data in this study is citation text in the H.A.H drama script by Putu Wijaya, which reflects the reality of social life in the village community. Data collection techniques in this study are document techniques. While the data validity technique used in this study uses source triangulation. Triangulangi source is one of the validity test data that is suitable for use in this study. After analysis, the results of this study show that Putu Wijaya's H.A.H drama script reflects the social life of the community such as: moral degradation, cultural shifts, social conflict, crime. This is due to weak economic conditions, lack of understanding of religious teachings about faith, faith and piety, and lack of education.
REGISTER BAHASA INGGRIS DALAM KOMPETISI MEMASAK MASTER CHEF INDONESIA SEASON 5 Ferdian Achsani; Rustiya Ningsih; Lenggar Berryl Permana
Jurnal Bahasa Lingua Scientia Vol 12 No 1 (2020)
Publisher : Unit Pengembangan Bahasa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ls.2020.12.1.31-50

Abstract

Register is one variation of language that arises because of the existence of certain social groups. This is because language always experiences development which cannot be seen when the language development occurs. The existence of social groups such as professional field does not rule out the possibility of creating a register. This study aims to describe the form of secret language codes or registers that often appear in the Master Chef Indonesia season 5 cooking. This research is included in the type of qualitative descriptive. Data and sources of data in this study are English words spoken either by the jury or the contestants, which are related to cooks or cooking. Data collection uses simat and note technique, that is by listening the use of English language registers on research objects, namely the Master Chef Indonesia season 5 impressions uploaded on youtube social networks. The results showed that there were forms of adjectives, nouns, verbs and adverbs in the spoken language used in the cooking competition. The existence of the phenomenon of the English register further adds to the vocabulary of the community, in bilingual mastery.
KEMAMPUAN MENCERITAKAN VIDEO HIKAYAT ABU NAWAS SISWA KELAS X IPA 1 MAN 1 SURAKARTA MELALUI KETERAMPILAN MENULIS Ferdian Achsani; Farida Yufarlina Rosita
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2: November 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i2.29420

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini mendeskripsikan tentang kemampuan menulis siswa kelas X IPA 1 di MAN 1 Surakarta. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2018 ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan menulis siswa dengan bantuan media berupa video hikayat abu nawas dengan cara mendeskripsikan melalui bentuk kata-kata maupun tulisan. Subjek penelitian yaitu kelas X IPA 1 dengan siswa yang berjumlah 34 orang. Data yang diambil untuk mengetahui keterampilan menulis siswa dengan menggunakan metode penilaian tes tertulis. Teknik analisis data bertujuan untuk membeirkan gambaran mengenai kemampuan menulis siswa di kelas X IPA 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam keterampilan menulis menunjukkan kategori baik. 4 siswa mendapat kategori nilai kurang, 13 siswa mendapat kategori nilai cukup, dan 17 siswa mendapat kategori nilai baik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi guru bahasa Indonesia di MAN 1 Surakarta maupun di sekolah lain untuk meningkatkan keterampilan berbahasa siswa. Kata Kunci : Kemampuan Siswa; Menulis; Teks Hikayat. Abstract. This descriptive qualitative study describes the writing ability of class X students of IPA 1 in MAN 1 Surakarta. The research conducted in 2018 aims to determine the extent to which students' writing skills with the help of the media are in the form of the video of abu nawas saga by describing it through the form of words and writing. The research subjects were class X IPA 1 with 34 students. Data was taken to find out students' writing skills using the written test assessment method. The data analysis technique aims to provide an overview of the writing skills of students in class X Science 1. The results of the study show that students' abilities in writing skills show good categories. 4 students get a less value category, 13 students get enough value categories, and 17 students get good value categories. The results of this study can be used as a reference for Indonesian language teachers in MAN 1 Surakarta and in other schools to improve students' language skills. Keyword: Student Ability; Write; Text of Story
NOVEL KARTINI KARYA ABIDAH EL KHALIEQY SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI MADRASAH TSANAWIYAH Ferdian Achsani
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Balai Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v13i2.257

Abstract

Pembelajaran apresiasi karya sastra di sekolah dilakukan melalui tahap pembedahan unsur intrinsik. Pembedahan unsur intrinsik dengan menggunakan pendekatan struktural pada karya sastra ini bertujuan untuk memahami unsur-unsur dalam karya sastra sehingga pembaca dapat memahami makna dalam suatu karya sastra tersebut. Penelitian  deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dalam novel Kartini karya Abidah El Khalieqy. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, yaitu peneliti membaca novel secara berulang-ulang. Teknik analisis data menngunakan teknik interaktif yang meliputi pengumpulan data, pemilahan data, penampilan data, dan penarikan simpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur intrinsik dalam novel Kartini karya Abidah El Khalieqy meliputi tema yang berkisah tentang perjuangan dalam meraih cita-cita, penggunaan alur campuran, tokoh dalam novel yang meliputi tokoh protagonis, antagonis dan tambahan, sudut pandang yang digunakan dalam novel yaitu orang ketiga serba tahu, dan latar waktu, tempat dan suasan yang beragam dalam membangun cerita. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran kegiatan apresiasi sastra pada pembelajaran bahasa Indonesia di madrasah tsanawiyah kelas sembilan dalam  materi pembelajaran literasi buku fiksi dan nonfiksi.
Dari Generasi Millenial hingga Generasi Alfa: Analisis Nama Masyarakat Banaran-Bugel Ferdian Achsani
MABASAN Vol. 14 No. 1 (2020): Mabasan
Publisher : Balai Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v14i1.329

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan penamaan masyarakat di dukuh Banaran-Bugel. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara, yaitu peneliti terjun langsung ke masyarakat dan melakukan wawancara terhadap nama-nama pada generasi millenial hingga generasi alpha di dukuh tersebut. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi proses pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan masyarakat di dukuh Banaran-Bugel mengalami perkembangan dari yang semula tradisional beralih ke nama-nama modern. Hal ini dapat dilihat dari beberapa nama-nama generasi millenial hingga generasi alpha yang diambil dari beberapa bahasa seperti bahasa Arab, Sansekerta, Jawa, dll. Meskipun demikian, Proses penamaan di dukuh ini dapat dilihat dari beberapa klasifikasi seperti urutan kelahiran, bulan kelahiran, penanda jenis kelamin, harapan sifat yang meliputi sifat benda dan sufat manusia, harapan, dan gabungan nama orang tua.