Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA PT. BPR. SURYA KATIALO Subagiyo Subagiyo; Zuraedah Indah
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 4 (2021): Vol 3 No 4 Edisi 1 Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.064 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i4.797

Abstract

Perkembangan dunia perbankan yang dewasa ini bergerak sangat cepat disertai dengan adanya tantangan-tantangan yang semakin luas dan kompleks. Hal tersebut membuat perbankan harus cepat dan tanggap dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya melayani masyarakat. Bank adalah salah satu lembaga keuangan yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa keuangan, sehingga harus dapat memberikan pelayanan yang terbaik (service excellent) agar dapat memenangkan persaingan yang semakin hari semakin kompetitif. Selanjutnya dirumuskan permasalahan bagaimana pelaksanaan pelayanan prima, tingkat kepuasan nasabah dan seberapa besar pengaruh pelayanan prima terhadap kepuasan nasabah pada PT. BPR. Surya Katialo. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan prima, tingkat kepuasan nasabah dan hubungan pelayanan prima dengan kepuasan nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analis. Meneliti populasi dan menentukan survei pada objek penelitian perusahaan. Populasi penelitian sebanyak 300 orang dengan pengambilan sampel secara sampling jenuh sehingga jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa korelasi antara pelayanan prima dengan kepuasan nasabah dihasilkan r = 0,86 termasuk kategori sangat kuat dan hasil pengujian statistik melalui uji t (pada tingkat kekeliruan 5 % nilai ttabel 2,048) sedangkan hasil analisis diperoleh thitung 8,94 maka dinyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan pelayanan prima terhadap peningkatan kepuasan nasabah. Koefisien determinasi 73,96% sehingga kepuasan nasabah dipengaruhi oleh pelayanan prima sebesar 73,96%. Sedangkan untuk regresi linear dihasilkan persamaan Y=9,98+1,56X yang artinya apabila nilai X dinaikkan 1 satuan maka nilai Y akan naik sebesar 1,56 pada konstanta 9,98. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh positif dan signifikan pelayanan prima terhadap kepuasan nasabah pada PT. BPR. Surya Katialo. Saran untuk meningkatkan kepuasan nasabah PT. BPR. Surya Katialo agar meningkatkan pelayanan prima sehingga pada akhirnya peningkatan kepuasan nasabah akan jauh lebih maksimal.
ANALISIS KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN BAJA TAHAN KARAT MARTENSITIK FASA GANDA HASIL PERLAKUAN PANAS DENGAN VARIASI TEMPERATUR DAN MEDIA PENDINGIN Subagiyo Subagiyo
Jurnal Teknologi Vol 1 No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.432 KB)

Abstract

Baja tahan karat mempunyai sifat mekanik yang baik dibanding dengan bahan lain untuk kekuatan dan kekerasannya, disamping itu juga dapat ditingkatkan sifat mekaniknya Khususnya jenis martensitik yaitu dengan proses perlakuan panas.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang: Nilai kekuatan tarik dan kekerasan baja tahan karat martensitik hasil perlakuan panas fasa ganda dengan temperatur dan media pendingin yang bervariasi.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan proses perlakuan panas fasa ganda pada baja tahan karat martensitic, yaitu memanaskan baja hingga temperature Ferit+Perlit (α+γ) dengan variasi temperature dan media pendingin, Hasilnya diuji tarik dan diuji kekerasan dengan metode Rockwell C (HRC). Hasil penelitian menunjukkan kekuatan tarik meningkat dari 68 Kg/mm2 menjadi 125-140 Kg/mm2 diperoleh dari perlakuan panas fasa ganda temperature 880oC, dan kekerasan juga meningkat dari 22 HRC menjadi 30-37 HRC, tetapi alongasi sedidkit turun dari 17% menjadi 13-15%.
Effectiveness of Herbal Extract (Piper retrofractum, Curcuma aeruginosa, and Curcuma zanthorrhiza) as Immunomodulator in Non-Specific Immunity System of Tiger Grouper (Epinephelus fuscoguttatus) against Infection from Vibrio alginolyticus and Vibrio parah wilis setyati; Subagiyo Subagiyo; Rini Pramesti; Delianis Pringgenies
Science and Technology Indonesia Vol. 4 No. 4 (2019): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.639 KB) | DOI: 10.26554/sti.2019.4.4.94-100

Abstract

The success of aquaculture is one of the supporting factors in food sustainability, one of such is the aquaculture of tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus). The main issue of tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus) aquaculture is disease infestation caused by viruses, microbes, and fungi (1). One of the technologies to control such infestation is the immunostimulant of non-specific immunity. Traditional herbs such as Piper retrofractum, Curcuma aeruginosa, and Curcuma zanthorrhiza have been proven to enhance the immunity system. This study aims to determine the optimal dosage of herb extract (Piper retrofractum, Curcuma aeruginosa, and Curcuma zanthorrhiza) to strengthen non-specific immunity of tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus), to record data on total leukocyte count and phagocytosis activity in the subject against pathogenic infection from Vibrio alginolyticus and Vibrio parahaemolyticus, and on the side effects of the application of the herbal extracts on meat quality (organoleptic) of tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus)(2). The study was carried out by experimental method using random design with 3 repetitions. The experiment was performed in plastic tanks using flow through system with siphon construction. Steps performed include: Herb sample collection, herb samples extraction, herb extract supplementation into artificial food, dose optimization of herb extract application, challenge test, and side effect test (3). The result shows that treatment with 1% Piper retrofractum, 0.5% Curcuma aeruginosa, and 1% Curcuma zanthorrhiza herb extract increased total leukocyte count and phagocytosis activity in tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus). Organoleptic test of all three treatments indicated similar results, with solid texture and bland flavor. Challenge test against pathogenic infection from V. alginolyticus and V. parahaemolyticus found that the treatment reduced the mortality rate to 0%. Based on the results of this study, Piper retrofractum, Curcuma aeruginosa, and Curcuma zanthorrhiza were proven to be viable immunomodulator on non-specific immunity system in tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus) fish against infection from Vibrio alginolyticus and Vibrio parahaemolyticus.
Pembuatan Mesin Perajang Wortel Metode Pemotongan Vertikal Kapasitas 75 Kg/Jam Pipit Wahyu Nugroho; Moh. Hartono; Lisa Agustriyana; Moh. Nasir Hariyanto; Subagiyo Subagiyo
Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks "SOLIDITAS" Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v6i1.4092

Abstract

Wortel merupakan tanaman buah yang juga mengandung vitamin A yang salah satunya bermanfaat bagi mata. Dengan adanya ragam kebutuhan olahan dasar wortel sehingga menjadikan produk olahan wortel meningkat, salah satunya jajanan risol ataupun adonan bubur bayi. Produsen olahan dasar wortel pada industri menengah kebawah masih banyak yang menggunakan cara manual dengan pisau tangan dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses perajangan wortel. Tujuan perancangan mesin perajang wortel ini untuk meningkatkan kinerja pada proses perajangan dan mempersingkat waktu produksi dalam usaha olahan bahan dasar wortel.Metode desain dan pembuatan mesin perajang wortel ini meliputi: menentukan mekanisme mesin perajang wortel, perhitungan daya motor yang diperlukan, perhitungan susunan transmisi, perhitungan diameter poros, perhitungan rasio gearbox, pemilihan material, serta pembuatan gambar kerja mesin perajang wortel.Hasil dari desain berupa gambar kerja dan gambar susunan dengan dimensi 940 x 600 x 725 mm, serta material yang dipilih yaitu baja karbon St 37 untuk mendapatkan harga yang ekonomis agar dapat dijangkau oleh industri menengah kebawah dan SS 304 untuk menjaga kualitas produk agar teteap higienis. Total estimasi harga jual mesin perajang wortel kapasitas 75 kg/jam adalah Rp 4.477.000,00.
Pengaruh Variasi Temperature dan Media Pendingin Pada Single Screw Plastic Extruder Machine Terhadap Dimensi Diameter Filamen 3D Printing Dengan Material Plastik ABS Firza Nurdin Maulana; Nurlia Pramita Sari; Agus Hardjito; Subagiyo Subagiyo
Mars : Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus : Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mars.v3i4.951

Abstract

3D printing technology is rapidly developing and being used in various fields. One of the main factors affecting print quality is the filament, with ABS being a popular material due to its eco-friendliness, ease of printing, and good mechanical strength. To achieve precision, the filament diameter must be consistent, around 1.75 mm or 2.85 mm according to the design nozzle diameter. The production of ABS filament uses a single screw plastic extruder machine, where the material is melted, extruded, and then cooled. Two main factors that affect the final dimensions are the extrusion temperature and the cooling medium. Improper temperature can alter the viscosity of ABS melt, affecting the extrusion rate and diameter accuracy. Meanwhile, differences in cooling media, such as blower air and water, affect material shrinkage and dimensional stability. This research aims to analyze the influence of extrusion temperature variations and cooling media on the diameter of ABS filaments. Through experiments with varying parameters, the pattern of diameter changes will be analyzed to determine the optimal conditions that minimize dimensional deviations. The research results are expected to contribute to the optimization of ABS filament extrusion parameters to support the 3D printing industry with higher quality materials.