Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Positive Correlation of Family Support and Level of Anxiety in Facing Labor Devi Septiani; Wan Anita; Rummy Islami Zalni
Journal of Ners and Midwifery Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v10i1.ART.p053-058

Abstract

Anxiety that occurs in pregnant women can be reduced in various ways, one of which is with family support. Family support can provide peace, calm, and comfort for pregnant women in undergoing pregnancy in the first, second and third trimesters. The purpose of this study was to determine the correlation between family support and the anxiety level of third trimester pregnant women. This study used a quantitative method with a cross-sectional study design. The population in this study were third trimester pregnant women with purposive sampling technique. The sample in this research is 30 respondents. Data was collected using a questionnaire. The results showed that 22 respondents (73.3%) who received family support did not experience anxiety, 8 respondents did not receive family support, namely 7 respondents (23.3%) experienced mild anxiety and 1 respondent (3.3%) experienced severe anxiety . The results of the Chi Square test showed a p value (0.000 <0.05), it could be concluded that there was a correlation between family support and the level of anxiety in in facing labor in third trimester pregnant women at the Ernita Midwife Independent Practice
PENINGKATAN SELF-CONFODENT IBU HAMIL TERHADAP PEMERIKSAAN KEHAMILAN MASA COPID-19 Emi Yulita; Rummy Islami Zalni; Qori Armiza Septia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.675-680

Abstract

Berdasarkan pengamatan terhadap ibu-ibu hamil baik di Puskesmas maupun di klinik atau tempat praktek Bidan di Pekanbaru masih terdapat ibu-ibu yang takut untuk memeriksakan kehamilan, karena kondisi Civid-19, mereka memiliki kekwatiran terjadi penularan virus corona tersebut baik kepada ibu hamil maupun kepada janin yang kandungnya. Permasalahan ini akibat masih kurangnya pemahaman ibu-ibu hamil dalam penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19. Menjawab permasalahan ini pernah dilakukan oleh berbagai pihak baik instansi kesehatan berupa penyuluhan tentang penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19 namun hasilnya belum memuaskan artinya cakupan pemeriksaan Kehamilan menurun 30% dari pemeriksaan rutin setiap bulannya dan tentu akan berpengaruh kepada target pemerintah yakni 80% dari ibu hamil harus memeriksakan kehamilan secara rutin ke tenaga kesehatan.Berdasarkan masalah diatas solusi yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM ini berupa aspek sosial pendampingan kepada ibu hamil untuk menjelaskan penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19. Kegiatan ini berupa:1) dimulai dengan menjelaskan tentang covid -19, 2) Menjelaskan tentang penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19, 3) dukungan/ support dari keluarga.Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan PKM berupa melakukan pendampingan yang dilakukan dalam memberikan pengetahuan tentang pentingnya pemeriksaan rutin kehamilan dengan harapan ibu hamil dapat meningkatkan pemeriksaan kehamilannya sebagaimana biasanya. Sehingga tidak ada lagi ibu hamil yang merasa takut atau tidak percaya diri terhadap pemeriksaan kehamilan dimasa Covid-19Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan PKM ini berupa peningkatan kepercayaan diri ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, sehingga diharapkan dengan keberhasilan peningakatn pemeriksaan kehamilan pencapaian pemerintah terhadap pemeriksaan ibu-ibu hamil sesuai target yang telah ditetapkan. Manfaat yang didapat oleh mitra adalah berupa mendapatkan dan mengetahui kondisi kesehatan baik pada ibu hamil maupun bayi sehingga saat melahirkan diharapkan ibu dan bayi sehat, dan dapat melakukan deteksi dini komplikasi kemhamilan dan mendapatkan penanganan secara cepat
PENDIDIKAN KESEHATAN PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Rummy Islami Zalni; Wan Anita; Qori Armiza Septia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.783-789

Abstract

Ancaman penyakit bagi masyarakat di dunia adalah penyakit kanker. Kanker payudara salah satu nya penyakit kanker yang mengkhawatirkan wanita. Pemerintah Indonesia memprioritaskan penanganan penyakit kanker payudara ini dengan tidak mengabaikan penanganan penyakit kanker jenis lainnya. Upaya pendeteksian dari kanker payudara salah satunya dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pemeriksaan SADARI ini paling tepat dilakukan secara rutin minimal dilakukan setiap bulan sekali tepatnya pada hari ke 7-10 setelah menstruasi karena pada saat ini payudara terasa lunak. Tujuan sadari secara rutin adalah untuk merasakan dan mengenal lekuk-lekuk payudara, sehingga jika terjadi perubahan dapat segera terdeteksi. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dengan metode: 1) Penyuluhan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), 2) Demonstrasi pemeriksaan SADARI. Kegiatan Pengabdian yang dilaksanakan dengan acara tatap muka dan penyuluhan mengenai Pendidikan Kesehatan Mengenai Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) di RT 002 wilayah kerja puskesmas Garuda sesuai dengan perencanaan dan terlaksana dengan baik. Kegiatan dilakukan secara tatap muka dengan metode ceramah (penyuluhan). Penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juli 2022 dari pukul 15.00 s/d 18.00 WIB. Peserta kegiatan sebanyak 23 peserta. Lokasi pelaksanaan pengabdian  di RT 002 wilayah kerja puskesmas Garuda. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan hasil nilai pre test sebanyak 70% peserta benar dalam menjawab soal pre test yang disebarkan. Sedangkan hasil post test menunjukkan peningkatan menjadi 90% peserta menjawab benar, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil dilaksanakan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PRIMER PADA REMAJA PUTRI Melia Aprina; Rummy Islami Zalni; Qori Armiza Septia
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 8 (2026): Vol. 8 No. 8 Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i8.3865

Abstract

Dysmenorrhea is pain or pain in the lower abdomen that occurs when women experience the menstrual cycle, this problem causes 14% of adolescent patients to often not attend school and do not carry out daily activities. Dysmenorrhea can be treated by using a sour turmeric drink. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of giving sour turmeric decoction to reduce primary menstrual pain in adolescent girls. The research method used in this study is a quasi-experimental method. The sampling technique used purposive sampling with a total of 18 respondents. The instrument used is a Numeric Rating Scale questionnaire. Analysis of the data used is the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann Whitney U-Test. The average pain scale before being given turmeric acid drink was moderate pain. while the average pain after being given turmeric acid drink was 68.8% mild pain and 31.2% no pain. Statistical test analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test obtained a p-value of 0.000 0.05, indicating that there is an influence between sour turmeric drink in 8th grade students and primary dysmenorrhea at SMP Negeri 47 Pekanbaru. The conclusion of this study is that there is a significant difference in changes in the pain scale of 8th grade students with primary dysmenorrhea. Based on this research, it is suggested that students drink 100cc of sour turmeric per day during menstruation as an alternative to reduce pain scale.Keywords: Turmeric Tamarind Drink, Dysmenorrhea
Penyuluhan Kesehatan Tentang Abortus dan Risiko Perdarahan Qori Armiza Septia; Iznirrahma Hayati; Rummy Islami Zalni
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xc03kp08

Abstract

Abortus merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama perdarahan yang berisiko mengakibatkan kegawatdaruratan hingga kematian ibu apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai abortus dan tanda bahaya perdarahan masih menjadi salah satu faktor yang menyebabkan keterlambatan penanganan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai abortus dan risiko perdarahan melalui penyuluhan kesehatan. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pemberian media edukasi berupa leaflet. Sasaran kegiatan adalah wanita usia subur, remaja putri, dan masyarakat umum. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Peserta mampu memahami pengertian abortus, faktor penyebab, tanda bahaya perdarahan, serta pentingnya mencari pertolongan medis secara cepat apabila terjadi perdarahan pada kehamilan atau setelah keguguran. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung melalui keaktifan dalam diskusi dan tanya jawab. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai abortus dan risiko perdarahan sehingga diharapkan mampu mendorong deteksi dini serta mencegah keterlambatan penanganan kegawatdaruratan obstetri di masyarakat.
PENGARUH EDUKASI SEKS MELALUI APLIKASI VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DALAM MENCEGAH PELECEHAN SEKSUAL DI SDN 04 LUBUK DALAM KABUPATEN SIAK Rummy Islami Zalni; Riska Mardianti; Melia Aprina; Ratna Juwita
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 1 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3545

Abstract

Based on data from UPT P2TP2A Riau Province 2021, sexual crime cases handled by UPT P2TP2A Riau Province in the last 3 years from 2016 to 2018 there were 49 cases of sexual crimes against women and children in Pekanbaru city which shows that in 2016 there were 11 cases, then 2017 there were 18 cases, and in 2018 it again increased by 20 cases of sexual crimes . Providing sexual education at an early age will have an impact on children's sexual health as adults . The way to prevent sexual harassment is by providing education through animated media. Animation media is the movement of an object or image so that it can change position. The purpose of this study was to determine the effect of sex education through the application of animated videos on knowledge in preventing sexual harassment from an early age . This study used the One Group Pretest Posttest design . Data collection was carried out using a questionnaire sheet . The sample was determined by the total sampling method of 35 respondents. The results of the T-test test have a p-value of 0.000 because the value of 0.000 is less than 0.05, so it can be concluded that there is an effect of sex education through animated video applications on knowledge in preventing sexual harassment at SDN 04 Lubuk Dalam Siak Regency so that H0 is rejected . It is recommended that everyone use the animated video to increase knowledge in preventing sexual harassmentKeywords :animated video, knowledge, sexual harassment 
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Mengunakan Media Video Animasi terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kehamilan Risiko Tinggi Emi Yulita; Rummy Islami Zalni; Iznirrahma Hayati; Erika Erika
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i10.15700

Abstract

ABSTRACT Pregnancy is a process that begins with the release of a mature egg cell in the oviduct which then meets sperm so that the two unite to form a cell that will grow. High risk pregnancy is a pregnancy that will cause greater harm and complications to both the mother and the fetus in the womb and can cause death, pain, disability, discomfort and dissatisfaction. Complications during pregnancy can be categorized as a risk of pregnancy, as much as 90%. Maternal death according to the World Health Organization (WHO) is death that occurs during pregnancy, childbirth, or within 42 days after delivery from causes that are directly or indirectly related to the pregnancy. The aim of this research is to determine the influence of health education using animated video media on pregnant women's knowledge about high-risk pregnancies. The method used was Quasy Experiment. The results obtained were respondents' knowledge before being given health education about High Risk Pregnancy with a median of 1.23. Meanwhile, respondents' knowledge after being given health education was a median of 1.55. So a p value of 0.000 can be obtained. Thus, Ha 0.05 means that it is accepted or there is an influence of Health Education Using Animation Video Media on Pregnant Women's Knowledge about High Risk Pregnancy, with the significance value (p) in the Kolmogorov-Smirnov test being 0.300 (p 0.05), so it is based on the normality test Kolomogorov-Smirnov data is normally distributed. Meanwhile, the significance value (p) in the Shapiro-Wilk test is 0.650 (p 0.05), so that based on the Shapiro-Wilk normality test the data is normally distributed. The hope is that through the results of this research, respondents are asked to continue to increase their knowledge regarding pregnancy examinations, not only through health workers. but can be done through the media and other information places Keywords: Health Education, Animation Video, Knowledge of Pregnant Women, High Risk Pregnancy  ABSTRAK Kehamilan adalah suatu proses yang diawali dengan keluarnya sel telur yang matang pada saluran telur yang kemudian bertemu dengan sperma sehingga keduanya menyatu membentuk sel yang akan tumbuh. Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang akan menyebabkan terjadinya bahaya dan komplikasi yang lebih besar baik pada ibu maupun pada janin dalam kandungan dan dapat menyebabkan kematian, kesakitan, kecacatan, ketidaknyamanan dan ketidakpuasan. Komplikasi pada saat kehamilan dapat dikategorikan dalam risiko kehamilan, sebanyak 90%. Kematian ibu menurut World Health Organization (WHO) adalah kematian yang terjadi saat hamil, bersalin, atau dalam 42 hari pasca persalinan dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsung terhadap kehamilan. Tujuan Pneleitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi. Adapun metode yang digunakan adalah Quasy Eksperimen, Hasil diperoleh Pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang Kehamilan Risiko Tinggi dengan median 1,23. Sedangkan Pengetahuan responden sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan median 1,55. Sehingga dapat diperoleh nilai p value 0,000. Dengan demikian Ha 0,05 artinya diterima atau terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi, dengan Nilai signifikansi (p) pada uji Kolmogorov-Smirnov adalah 0.300 ( p 0.05), sehingga berdasarkan uji normalitas Kolomogorov-Smirnov data berdistribusi normal. Sedangkan nilai signifikansi (p) pada uji Shapiro-Wilk adalah 0.650 ( p 0.05), sehingga berdasarkan uji normalitas Shapiro-Wilk data berdistribusi normal.. Harapannya Melalui hasil penelitian ini responden diminta untuk terus meningkatkan pengetahuan terkait Pemeriksaan Kehamilan tidak saja melalui tenaga kesehatan namun bisa melalui media dan temapt informasi lainnya Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Vidio Animasi, Pengetahuan Ibu Hamil, Kehamilan Resiko Tinggi