Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Positive Correlation of Family Support and Level of Anxiety in Facing Labor Devi Septiani; Wan Anita; Rummy Islami Zalni
Journal of Ners and Midwifery Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v10i1.ART.p053-058

Abstract

Anxiety that occurs in pregnant women can be reduced in various ways, one of which is with family support. Family support can provide peace, calm, and comfort for pregnant women in undergoing pregnancy in the first, second and third trimesters. The purpose of this study was to determine the correlation between family support and the anxiety level of third trimester pregnant women. This study used a quantitative method with a cross-sectional study design. The population in this study were third trimester pregnant women with purposive sampling technique. The sample in this research is 30 respondents. Data was collected using a questionnaire. The results showed that 22 respondents (73.3%) who received family support did not experience anxiety, 8 respondents did not receive family support, namely 7 respondents (23.3%) experienced mild anxiety and 1 respondent (3.3%) experienced severe anxiety . The results of the Chi Square test showed a p value (0.000 <0.05), it could be concluded that there was a correlation between family support and the level of anxiety in in facing labor in third trimester pregnant women at the Ernita Midwife Independent Practice
PENINGKATAN SELF-CONFODENT IBU HAMIL TERHADAP PEMERIKSAAN KEHAMILAN MASA COPID-19 Emi Yulita; Rummy Islami Zalni; Qori Armiza Septia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.675-680

Abstract

Berdasarkan pengamatan terhadap ibu-ibu hamil baik di Puskesmas maupun di klinik atau tempat praktek Bidan di Pekanbaru masih terdapat ibu-ibu yang takut untuk memeriksakan kehamilan, karena kondisi Civid-19, mereka memiliki kekwatiran terjadi penularan virus corona tersebut baik kepada ibu hamil maupun kepada janin yang kandungnya. Permasalahan ini akibat masih kurangnya pemahaman ibu-ibu hamil dalam penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19. Menjawab permasalahan ini pernah dilakukan oleh berbagai pihak baik instansi kesehatan berupa penyuluhan tentang penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19 namun hasilnya belum memuaskan artinya cakupan pemeriksaan Kehamilan menurun 30% dari pemeriksaan rutin setiap bulannya dan tentu akan berpengaruh kepada target pemerintah yakni 80% dari ibu hamil harus memeriksakan kehamilan secara rutin ke tenaga kesehatan.Berdasarkan masalah diatas solusi yang dilakukan dalam pelaksanaan PKM ini berupa aspek sosial pendampingan kepada ibu hamil untuk menjelaskan penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19. Kegiatan ini berupa:1) dimulai dengan menjelaskan tentang covid -19, 2) Menjelaskan tentang penatalaksaan pemeriksaan kehamilan di masa Covid-19, 3) dukungan/ support dari keluarga.Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan PKM berupa melakukan pendampingan yang dilakukan dalam memberikan pengetahuan tentang pentingnya pemeriksaan rutin kehamilan dengan harapan ibu hamil dapat meningkatkan pemeriksaan kehamilannya sebagaimana biasanya. Sehingga tidak ada lagi ibu hamil yang merasa takut atau tidak percaya diri terhadap pemeriksaan kehamilan dimasa Covid-19Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan PKM ini berupa peningkatan kepercayaan diri ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, sehingga diharapkan dengan keberhasilan peningakatn pemeriksaan kehamilan pencapaian pemerintah terhadap pemeriksaan ibu-ibu hamil sesuai target yang telah ditetapkan. Manfaat yang didapat oleh mitra adalah berupa mendapatkan dan mengetahui kondisi kesehatan baik pada ibu hamil maupun bayi sehingga saat melahirkan diharapkan ibu dan bayi sehat, dan dapat melakukan deteksi dini komplikasi kemhamilan dan mendapatkan penanganan secara cepat
PENDIDIKAN KESEHATAN PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Rummy Islami Zalni; Wan Anita; Qori Armiza Septia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.783-789

Abstract

Ancaman penyakit bagi masyarakat di dunia adalah penyakit kanker. Kanker payudara salah satu nya penyakit kanker yang mengkhawatirkan wanita. Pemerintah Indonesia memprioritaskan penanganan penyakit kanker payudara ini dengan tidak mengabaikan penanganan penyakit kanker jenis lainnya. Upaya pendeteksian dari kanker payudara salah satunya dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pemeriksaan SADARI ini paling tepat dilakukan secara rutin minimal dilakukan setiap bulan sekali tepatnya pada hari ke 7-10 setelah menstruasi karena pada saat ini payudara terasa lunak. Tujuan sadari secara rutin adalah untuk merasakan dan mengenal lekuk-lekuk payudara, sehingga jika terjadi perubahan dapat segera terdeteksi. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dengan metode: 1) Penyuluhan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), 2) Demonstrasi pemeriksaan SADARI. Kegiatan Pengabdian yang dilaksanakan dengan acara tatap muka dan penyuluhan mengenai Pendidikan Kesehatan Mengenai Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) di RT 002 wilayah kerja puskesmas Garuda sesuai dengan perencanaan dan terlaksana dengan baik. Kegiatan dilakukan secara tatap muka dengan metode ceramah (penyuluhan). Penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juli 2022 dari pukul 15.00 s/d 18.00 WIB. Peserta kegiatan sebanyak 23 peserta. Lokasi pelaksanaan pengabdian  di RT 002 wilayah kerja puskesmas Garuda. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan hasil nilai pre test sebanyak 70% peserta benar dalam menjawab soal pre test yang disebarkan. Sedangkan hasil post test menunjukkan peningkatan menjadi 90% peserta menjawab benar, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil dilaksanakan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PRIMER PADA REMAJA PUTRI Melia Aprina; Rummy Islami Zalni; Qori Armiza Septia
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 8 (2026): Vol. 8 No. 8 Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i8.3865

Abstract

Dysmenorrhea is pain or pain in the lower abdomen that occurs when women experience the menstrual cycle, this problem causes 14% of adolescent patients to often not attend school and do not carry out daily activities. Dysmenorrhea can be treated by using a sour turmeric drink. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of giving sour turmeric decoction to reduce primary menstrual pain in adolescent girls. The research method used in this study is a quasi-experimental method. The sampling technique used purposive sampling with a total of 18 respondents. The instrument used is a Numeric Rating Scale questionnaire. Analysis of the data used is the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann Whitney U-Test. The average pain scale before being given turmeric acid drink was moderate pain. while the average pain after being given turmeric acid drink was 68.8% mild pain and 31.2% no pain. Statistical test analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test obtained a p-value of 0.000 0.05, indicating that there is an influence between sour turmeric drink in 8th grade students and primary dysmenorrhea at SMP Negeri 47 Pekanbaru. The conclusion of this study is that there is a significant difference in changes in the pain scale of 8th grade students with primary dysmenorrhea. Based on this research, it is suggested that students drink 100cc of sour turmeric per day during menstruation as an alternative to reduce pain scale.Keywords: Turmeric Tamarind Drink, Dysmenorrhea